Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

POMPA AIR BERTENAGA HIBRID UNTUK IRIGASI TANAMAN BUAH NAGA Danar Susilo Wijayanto; Indah Widiastuti
VANOS Journal of Mechanical Engineering Education Vol 1, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1120.322 KB) | DOI: 10.30870/vanos.v1i2.1018

Abstract

Pemanfaatan angin dan radiasi matahari sebagai sumber energi bisa mengurangi ketergantungan terhadap penggunaan bahan bakar fosil, mengurangi biaya operasional dalam jangka panjang, dan mendukung konservasi sumber daya alam. Pengabdian ini menerapkan penggunaan sumber energi terbarukan untuk pompa air yang digunakan sebagai sumber irigasi tanaman buah dan sayuran pada pertanian organik di Balai Percontohan Pertanian (BPP) Ngasinan, Kelurahan Beji, Kecamatan Nguntoronadi, Kabupaten Wonogiri. Teknologi hibrid menggabungkan turbin tenaga angin dan sel surya untuk memberikan pasokan listrik kepada pompa yang mengangkat air dengan Total Dynamic Head (TDH) 12 meter. Sistem hibrid turbin angin dan solar sel mampu menghidupkan pompa air, sehingga pompa bisa mengalirkan air dari sumur ke tandon air. Sistem irigasi tetes dari tandon ke tanaman buah naga menyebabkan tanaman selalu lembab, sehingga mengurangi resiko kekeringan dan penyakit tanaman.
Implementasi Teknologi Irigasi Tetes pada Budidaya Tanaman Buah Naga Indah Widiastuti; Danar Susilo Wijayanto
Jurnal Keteknikan Pertanian Vol. 6 No. 1 (2018): JURNAL KETEKNIKAN PERTANIAN
Publisher : PERTETA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1101.081 KB) | DOI: 10.19028/jtep.06.1.1-8

Abstract

AbstractDevelopment of an efficient irrigation supplying precise amount of water can have benefits not only by reducing the operating costs but also by enhancing the dry land productivity. In the area with limited water resource, drip irrigation method provides advantage by minimizing water loss due to percolation, evaporation and surface flow. This article presents installation of a drip irrigation system for dragon fruit farmland in Nguntoronadi, Wonogiri, Indonesia. The water requirement of dragon fruit has been determined using the Cropwat software based in the local climate and field conditions. This data is required to determine the irrigation operation time each day. In evaluating economic feasibility of this irrigation system, a cost analysis was performed based on the site technical requirements. It is expected that the drip irrigation implemented will increase the total production of a rain fed farmland.AbstrakSalah satu upaya peningkatan produktivitas lahan kering adalah dengan pengembangan irigasi suplementer hemat air pada musim kemarau. Pada lahan dengan sumber air terbatas, sistem irigasi tetes dapat menghemat pemakaian air karena dapat meminimumkan kehilanganan air yang mungkin terjadi seperti perkolasi, evaporasi dan aliran permukaan. Artikel ini ditujukan untuk melakukan analisis implementasi sistem irigasi tetes pada lahan budidaya tanaman buah naga di wilayah Kecamatan Nguntoronadi Wonogiri yang memiliki topografi perbukitan dengan karakter tanah kering. Kebutuhan air tanaman dan laju aliran penetes digunakan sebagai dasar untuk menetapkan waktu operasional sistem irigasi. Analisis kelayakan teknis menunjukkan bahwa sistem irigasi tetes layak diterapkan di untuk budidaya tanaman buah naga di lahan kering. Analisis biaya dilakukan untuk menguji kelayakan ekonomis implementasi teknologi tersebut. Dibandingkan sistem irigasi manual, sistem irigasi tetes berdampak pada penghematan biaya yang akan berpengaruh pada keseluruhan biaya operasional budidaya tanaman buah naga.
Pengaruh Penambahan Fin Pada Sudu Terhadap Cut In Speed Turbin Angin Savonius Tipe L Deny Prabowo; Danar Susilo Wijayanto; Indah Widiastuti
Jurnal Mekanika dan Sistem Termal Vol 2, No 1: APRIL 2017
Publisher : Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (834.62 KB)

Abstract

This research aims to analyze the influence of additioning fin on blade of  the cut in speed by a savonius wind turbine type L with variation of wind speed. This research used a  savonius wind turbine type L with a rotor diameter of 1.1 m and a rotor height of 1.4 m. The method used is the experimental method by varying the addition of the fin on blade and the wind speed. Variables taken in this research are wind speed, variation of additioning fin, and cut in speed by wind turbine. Variations of additioning fin are without fin, 1 fin, 2 fin, 3 fin, 4 fin. Testing tools using anemometer. The results of the research was found that the additioning fin affect the cut in speed with the number of fin in the blade is linearly result in increasing ot the cut in speed. The lowest cut in speed is 2 m/s achieved the addition of 4 fin on the blade.
Mechanical and thermal properties of recycled polypropylene bamboo fibre-reinforced composites Indah Widiastuti; Devan Hidayat Pratama; Mohamad Lukmanul Hakim; Danar Susilo Wijayanto; Budi Harjanto
International Journal of Advances in Applied Sciences Vol 12, No 3: September 2023
Publisher : Institute of Advanced Engineering and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11591/ijaas.v12.i3.pp205-213

Abstract

In this article, a kind of green composite was prepared from recycled polypropylene (r-PP) which was further reinforced with various loadings of chemically modified bamboo fibres. Effects of bamboo fibre loading on the mechanical and thermal properties of r-PP/bamboo composites were studied. Those properties were characterized by tensile testing, impact testing, thermogravimetric analysis (TGA), and differential scanning calorimeter (DSC). Standardized test specimens with 0%, 10%, 20%, and 30% mass fractions of bamboo fibre were obtained by an extrusion process which was then finalized on injection molding. The experiment revealed the tensile strength and strain of the composite become greater with the increase of bamboo fraction in the ultimate value of 20% mass fraction. The composite with 10% bamboo fibre loading recorded the highest value of impact strength. Meanwhile, it was evident that the presence of bamboo fibre decreased the thermal stability of recycled polypropylene materials. Therefore, this composite material may find good potential for semi-structural loading applications in relatively low-exposure working.
Edukasi 3R (Reduce, Reuse, Recycle) sebagai Upaya Peningkatan Kesadaran Pengelolaan Sampah Rumah Tangga di Desa Taji, Juwiring, Klaten: 3R Education (Reduce, Reuse, Recycle) as an Effort to Raise Awareness of Household Waste Management in Taji Village, Juwiring, Klaten Danar Susilo Wijayanto; Diefa Nasywa Aedelia; Muhammad Ardenta Putra Sani; Garuda Ardhana; Abib Tri Purnomo; Aling Sangwidi; Azizah Nadia Rahmawati; Febrianti Zulfa Maghfira; Justine Diaz Damara; Cahya Anugrah Setya Irawan; Fahryzal Bintang Nugraha; Dewi Sulistianingrum; Indah Widiastuti; Aktavia Herawati
DEDIKASI: Community Service Reports Vol. 8 No. 1 (2026): DEDIKASI: Community Service Report - January
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Sebelas Maret, Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/dedikasi.v8i1.3023

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran warga Desa Taji, Klaten, mengenai pengelolaan sampah rumah tangga melalui pendekatan 3R (Reduce, Reuse, Recycle). Kegiatan dilaksanakan oleh tim PMM UNS dengan melibatkan berbagai pihak lokal melalui sosialisasi, diskusi, serta kuis interaktif. Narasumber utama menekankan urgensi penerapan prinsip 3R karena keterbatasan kapasitas TPA Troketon dan lamanya waktu penguraian sampah plastik. Kegiatan ini mampu mendorong partisipasi aktif warga yang antusias mempelajari pemilahan sampah, pengomposan, serta pemanfaatan kembali barang layak pakai. Hasil menunjukkan bahwa aksi kecil dari rumah tangga dapat memberi dampak besar ketika dilakukan secara kolektif. Program ini juga menjadi kontribusi nyata mahasiswa UNS dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 11 tentang permukiman berkelanjutan dan SDG 12 tentang konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab.