Articles
Penerapan Dakwah Milenial Berbasis Pemuda Di Ranting Gedung Johor Medan (Aktualisasi Konsep Dakwah Milenial Masjid Jogokarian Jogya)
Dedi Amrizal;
Mohammad Yusri
JURNAL PRODIKMAS Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (348.353 KB)
|
DOI: 10.30596/jp.v4i2.6314
Abstrak Tujuan Program Kemitraan Pengembangan Muhammadiyah ini adalah untuk menggerakkan dakwah millennial berbasis kegiatan yang dikelola oleh Pemuda Muhammadiyah di Ranting Muhammadiyah Gedung Johor Medan. Dakwah milenial ini merupakan dasar pengkaderah yang paling menjanjikan di masa yang akan datang untuk kelangsungan organisasi. Metode pelaksanaan program ini adalah pelatihan agar penerapan dakwah milenial dipahami dengan baik. Program ini melaksanakan tahapan penyatuan persepsi tentang dakwah milenial dan pelatihan pembuatan standar operasional prosedur terkait dakwah milenial ini kepada para Pimpinan Ranting Muhammadiyahdan Anggota serta Pimpinan Pemuda. Hasil yang telah diperoleh terlihat dari kesepakatan yang telah diperoleh terkait dakwah dan tahapan dakwah milenia serta panduan garak dalam penerapannya di masjid Taqwa dalam kehidupan sehari hari. Pemanfaatan internet dalam program kerja yang mengarah pada penciptaan lapangan kerja serta penambahan keterampilan anggota dan pemuda merupakan prioritas utama setelah kegiatan ini. Namun target penerapan program ini adalah pendekatan kepada kaum milenial diluar organisasi untuk dijadikan kader pemuda dan muhammadiyah dimasa yang akan datang.
Upaya Meningkatkan Produktivitas Tanaman Ubi Kayu Melalui Teknik Budidaya Dan Penerapan Model Penyuluhan Kelompok Tani Terbatas Di Desa Baru Titi Besi
Dedi Amrizal;
Yusriati Yusriati
JURNAL PRODIKMAS Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (395.326 KB)
|
DOI: 10.30596/jp.v4i1.5773
Abstrak. Tujuan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat di Desa Baru Titi Besi ini adalah untuk merubah model penyuluhan tani tradisional menjadi penyuluhan kelompok tani terbatas guna meningkatkan produktivitas tanaman ubi kayu. Memberikan alternatif tambahan penghasilan melalui perubahan cara tanam ubi kayu di lahan yang sama. Metode pelaksanaan pengabdian masyarakat ini adalah pelatihan kepala rumah tangga dalam rangka pembinaan petani ke dalam kelompok terbatas dan pemberian teknologi baru kepada petani agar penanaman ubi kayu dapat diterapkan dengan baik. Pengabdian kepada masyarakat ini berisi beberapa tahapan kerja sebagai berikut: melaksanakan pendekatan kepada petani penanam dan pemilik lahan, penyuluhan kepada kelompok terbatas petani penanam, praktek penanaman bersama di lahan, pengevaluasian penerapan penyuluhan tani kelompok terbatas dan pola penenaman baru penanaman ubi kayu. Pelaksanaan Pengabdian kepada Masyarakat di desa Baru Titi Besi mengharuskan satu persatu pemilik lahan dan petani penggarap didatangi, selain itu dikunjungi juga pengajian wirid pekanan untuk menjadi tempat efektif sosialisasi dan undangan pelatihan. Hasil yang telah diperoleh terlihat dari efektivitas penelaksanaan pola penyuluhan tani kepada kelompok tani terbatas dan hasil tanam ubi kay yang lebih besar dibandingkan dengan pola tanam lama setelah dilihat hasilnya pada saat panen..
PENERAPAN METODE FAHIM QURAN (TINGKAT DASAR) PADA PENGAJIAN QUR’AN ANAK DAN REMAJA DI RANTING MUHAMMADIYAH MENUJU PEMBERDAYAAN CABANG DAN RANTING DI KOTA MEDAN
Dedi Amrizal
JURNAL PRODIKMAS Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (664.586 KB)
|
DOI: 10.30596/jp.v2i1.1760
This community service was conducted to re-establish the activity of reciting Al-Quran by the children and adolescents before ‘Isha which was commonly done in the masjid of Muhammadiyah. The target of activity was the students and the members of Youth Muhammadiyah or NA who were active in organizations and in masjid and they were from Muhammadiyah family. They were trained to be teachers of reciting al-Quran to the children by using the method of Fahim Quran. These teachers were trained for a month about using the basic Fahim Quran method that contained Makhaarijul Huroof, sifaatul huroof, tajweed, and good memorization of short surahs of Juz ‘Amm. The next step was to improve their ability to interpret and understand the Qur'an properly and correctly by using the method of Fahim quran. The specific target of this activity was to empower the young generation in Muhammadiyah organization and to open recruitment opportunities from the children of the community around Masjid of Muhammadiyah who participated in this program.
Efektivitas Pelayanan Program Kartu Indonesia Pintar (KIP) dalam Rangka Peningkatan Kualitas Pendidikan di SMA Negeri 1 Tanjung Balai
Dedi Amrizal;
Dian Ferdina Nasution;
Ali Amran
Jurnal SOMASI (Sosial Humaniora Komunikasi) Vol. 1 No. 1 (2020): Juli 2020
Publisher : CERED Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53695/js.v1i1.27
Tujuan penelitian ini adalah untuk mempelajari program implementasi implementasi Kartu Indonesia Pintar (KIP) dalam rangka peningkatan kualitas pendidikan di SMA Negeri 1 Tanjungbalai.Metode dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan analisis kualitatif yang membahas masalah yang diselidiki dengan pengamatan masalah penelitian pada saat sekarang berdasarkan fakta-fakta yang dapat dilihat atau ditampilkan.Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa Program Kartu Indonesia Pintar (KIP) di SMA Negeri 1 Tanjungbalai belum berjalan dengan efektif, karena masih banyak siswa yang tidak mendapat Kartu Indonesia Pintar, dapat berpartisipasi dalam penyaluran dana, membuat program tidak berjalan dengan cepat, dan juga mempercepatnya bank penyalur menyebabkan penyaluran dana Kartu Indonesia Pintar (KIP) terbengkalai. Selain itu, program peningkatan keberhasilan Kartu Indonesia Pintar telah berjalan dengan baik sehingga siswa dapat mengembangkan potensi mereka dalam belajar untuk meningkatkan kualitas penddikan
Efektivitas Penerapan Prinsip Good Governance pada Pelayanan Publik di Kantor Camat Tanah Jawa
Vica Mutiara Shandy;
Dedi Amrizal
Jurnal SOMASI (Sosial Humaniora Komunikasi) Vol. 1 No. 1 (2020): Juli 2020
Publisher : CERED Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53695/js.v1i1.30
Pelaksanaan tugas dalam konteks pemerintahan daerah masih menghadapi berbagai masalah dalam melaksanakan tugas dan kewenangannya guna mewujudkan good governance secara utuh. Permasalahan yang terjadi adalah masyarakat diposisikan sebagai pihak yang melayani bukan yang dilayani, kurang transparannya pengambilan keputusan yang dilakukan pemerintah, ketidakbebasan masyarakat dalam mengeluarkan pendapat, kritikan ataupun saran, serta masalah diskriminasi pelayanan yang melihat suku, agama, jabatan, dan hubungan kekeluargaan. Bagaimana efektivitas penerapan prinsip-prinsip good governance pada pelayanan publik di Kantor Camat Kecamatan Tanah Jawa Kabupaten Simalungun. bagaimana efektivitas penerapan prinsip-prinsip good governance pada pelayanan publik di Kantor Camat Kecamatan Tanah Jawa Kabupaten Simalungun. Hal ini dapat dilihat dari aktifnya masyarakat dalam pelaksanaan pelayanan publik, namun informasi terbaru jarang didapat oleh masyarakat pedesaan, dan Pemerintahan Kecamatan sudah memenuhi kebutuhan masyarakat, namun belum berjalan efisien karena masih banyak membuang-buang waktu, serta pertanggungjawaban yang diberikan Pemerintahan Kecamatan sudah berjalan cukup baik
IMPLEMENTASI PERATURAN DAERAH KABUPATEN TAPANULI UTARA NOMOR 4 TAHUN 2016 DALAM RANGKA OPTIMALISASI PENGELOLAAN POTENSI EKONOMI DI DESA SUKAMAJU
sahrul al azhar nainggolan;
Dedi Amrizal
Jurnal Administrasi Publik dan Kebijaka (JAPK) Vol 2, No 1 (2022): Jurnal Administrasi Publik dan Kebijakan (JAPK)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30596/japk.v2i1.10326
Penelitian ini dilaksanakan di Desa Sukamaju Kec. Pahae Jae, Kab. Tapanuli utara. Tujuan penelitian untuk mengetahui Pengelolaan Potensi Ekonomi di Desa Sukamaju dalam pendirian BUM Desa di Desa Sukamaju. Jenis penelitian yang digunakan dengan metode deskriptif dengan pengelolaan data kualitatif, yaitu metode yang digunakan untuk membedah suatu fenomena dan peristiwa dan menjabarkan dalam bentuk kalimat dan bahasa berdasarkan hasil temuan di lapangan. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan bahwa diketahui peraturan kabupaten tapanuli utara nomor 4 tahun 2016 ini telah terimplementasi namun belum sepenuhnya optimal dan terlaksanakan secara sempurna, hal ini diketahui berdasarkan pada kategorisasi penelitian seperti adanya upaya mencapai tujuan kebijakan pendirian BUM Desa belum optimal dikarenakan sebelumnya tidak adanya program dan kegiatan dalam memperhatikan potensi ekonomi di Desa Sukamaju. Upaya melakukan sosialisasi pengelolaan potensi ekonomi sudah terlaksana dan dilakukan oleh pengurus BUMDes Maju Bersama. Kemudian proses Administrasi pengelolaan potensi ekonomi oleh BUMDes telah dilaksanakan untuk saat ini walaupun masih dalam upaya perbaikan prosedur pelayanan yang lebih baik lagi. Selanjutnya adanya pembuatan suatu keputusan yang dilakukan BUMDes sudah terlaksana sejak adanya perubahan struktur kepengurusan, diketahui bahwa adanya tindakan agenda dan program yang telah ditentukan untuk dicapai kedepannya. Adapun hambatan selama ini dalam mengoptimalkan potensi ekonomi di Desa Sukamaju yaitu disebabkan kurangnya perhatian dan program dari BUMdes Sukamaju terhadap sumber daya alam yang memiliki potensi ekonomi.
COMMITMENT TO INTERNATIONAL ACCREDITATION IN ISLAMIC-BASED UNIVERSITIES AFTER THE COVID-19
Dedi Amrizal;
Yusriati Yusriati
Proceeding International Seminar of Islamic Studies INSIS 3 (February 2022)
Publisher : Proceeding International Seminar of Islamic Studies
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Commitment to international accreditation in higher education must be supported by three parties. First, there is a commitment from the rectorate; second, there is a commitment from the quality assurance team; and third, commitment from the accreditation team. The implementation of international accreditation means that it has received guaranteed funding and facility support from the university; the existence of technical and scientific support as well as basic training from the university's quality assurance team; as well as the existence of accrediting staff in study programs. The existence of international accreditation in the future will be a benchmark for success in realizing the vision, mission and statutes of higher education. International Accreditation must be an important aspect of realizing the commitment of a higher education targeting word class university. The purpose of this research is to explore the extent of commitment of Islamic-based universities in achieving international accreditation in their study programs and it aims to describe the readiness of Islamic-based universities and their study programs towards international accreditation after the Covid-19 Pandemic. Descriptive research method used with qualitative data processing. The results of this study indicate that the commitment built at Islamic-based universities is very low and the study programs are also still busy with independent learning curriculum activities and national accreditation.Keywords: Accreditation, International, International Accreditation, University and Commitment.
Application Of Internal Quality Evaluation And Audit As A Performance Measurement Tool In Islamic Higher Education In North Sumatra
Dedi Amrizal;
Yusriati Yusriati
Proceeding International Seminar of Islamic Studies INSIS 1 (December 2019)
Publisher : Proceeding International Seminar of Islamic Studies
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Building a quality culture is not as easy as we imagine. One of the quality criteria that has been entrenched is the ongoing evaluation of quality and audit quality as a means of measuring performance. Quality evaluations and audits that take place in several Islamic tertiary institutions in Sumatra are modest and rarely followed up. In fact this is an important stage in measuring performance in every tertiary institution from the lowest level to the highest level. This study aims to (1) find out the implementation of quality evaluations and audits in Islamic tertiary institutions (2) explain the constraints of conducting quality evaluations and audits in Islamic tertiary institutions; (3) analyze the reasons for not following up on the quality evaluation and audit that has been carried out. This study uses a descriptive research method with a case study approach to prove that the implementation of internal quality evaluations and audits in several Islamic tertiary institutions in North Sumatra Province has been carried out or not. Furthermore, through this method, there will also be a follow-up to what the Islamic tertiary institution did from the evaluation and audit findings. The results showed that the evaluation of quality management and quality management audits in most Islamic tertiary institutions were still not going well. If someone has already carried out a quality evaluation and audit, it appears that the follow-up has not been carried out and followed. Two the causes of this happening, namely the belief that the evaluation and audit have not been perfect so that it is not appropriate to be used as a measurement of actual performance. Furthermore, he did not know what else to do if an evaluation or quality audit was carried out.
THE EFFECTIVENESS OF ONLINE LEARNING FOR ISLAMIC-BASED HIGHER EDUCATION TOWARDS A NEW NORMAL ERA IN KOTA MEDAN
Dedi Amrizal;
Yusriati Yusriati
Proceeding International Seminar of Islamic Studies INSIS 2 (January 2021)
Publisher : Proceeding International Seminar of Islamic Studies
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (41.682 KB)
The implementation of online learning is applied throughout all Islamic-based universities in Kota Medan. Problems arise among lecturers and students when learning takes place. The implementation of online learning at the beginning of the pandemic was challenging and fun, but after a few months it turned out to give excess to lecturers, students and the learning process. This study aims to (1) determine the implementation of online learning carried out by Islamic-based university lecturers; (2) knowing the implementation of online learning experienced by Islamic-based university students; (3) to analyze the constraints in implementing the online learning process for Islamic-based higher education institutions in Kota Medan. This study uses a descriptive research method with a survey approach to prove that the implementation of online learning in Medan has been implemented optimally. Furthermore, through this method it will also be seen the impact of this online learning continuously for one semester for lecturers and students. The results showed that there had been a decrease in the quality of work among lecturers and a decrease in enthusiasm for learning among students. In addition, there is also a high level of boredom among students caused by the lifeless atmosphere of the lecture. Finally, the most dominant thing is that this online learning method is felt by students and lecturers as burdensome and expensive.Keywords: Online Learning, Higher Education, New Normal Era
Implementasi Peraturan Bupati Langkat Nomor 4 Tahun 2021 Dalam Rangka Meningkatkan Disiplin Kesehatan di Desa Pulau Sembilan Kecamatan Pangkalan Susu
Muhammad Putrama Al Khairi;
Dedi Amrizal
KESKAP: Jurnal Kesejahteraan Sosial, Komunikasi dan Administrasi Publik Vol 1, No 2 (2022): KESKAP: Jurnal Kesejahteraan Sosial, Komunikasi dan Administrasi Publik
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (652.018 KB)
|
DOI: 10.30596/keskap.v1i2.11999
This research was conducted in the village of Pulau Sembilan, Pangkalan Susu Subdistrict, Langkat. The purpose of this study was to determine whether or not the Langkat Regent's Regulation No. 4 of 2021 in order to improve health discipline in Pulau Sembilan Village has been implemented. The type of research used is descriptive method with qualitative data processing, namely the method used to dissect a phenomenon and event and describe it in the form of sentences and language based on the findings in the field. Based on the results of the research that has been carried out, it is known that the Langkat Regent's Regulation Number 4 of 2021 has been implemented but has not been fully optimal. This can be seen based on the categorization of research such as the existence of actions in achieving goals that have not been carried out optimally due to the lack of actions and programs carried out by the Pulau Sembilan village government in improving health discipline, the interaction between the government and the community in the form of education and socialization but so far it has not produced results. as expected, the implementation of administrative activities in the form of planning and implementing work procedures although it is still not efficient, the existence of sanctions given by the Pulau Sembilan village government to people who violate the health protocol policy rules even though it is only in the form of giving a warning. The obstacle to improving the health discipline of the Pulau Sembilan village community so far is the lack of firmness by the Pulau Sembilan village government in giving sanctions to violators of the rules in an effort to improve health discipline and a sense of the importance of maintaining health from within the community.