Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

PERBEDAAN HASIL BELAJAR EKONOMI DENGAN MENGGUNAKAN METODE PETA KONSEP DAN METODE CERAMAH PADA SISWA KELAS X SMA NEGERI 16 PADANG Fera, Mutia; Tanjung, Mirna; Jolianis, Jolianis
Pendidikan Ekonomi Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Mahasiswa Pendidikan Ekonomi Genap 2013-2014
Publisher : Pendidikan Ekonomi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT The aim of research was to know the differentiation of students’ studying result between the concept map method and the lecturing method to the X grade students of SMA Negeri 16 Padang.The type of this research was an experimental research. The population of the research was all of X grade students in SMA Negeri 16 Padang which was calculated 292 students, the sample of this research was only 73 students which was taken by using analysis technique was the Z test, before the test was given, the test was firstly tested and then the result of the was analyzed by using reability analysis, the level of difficulty and the differentiate capacity of the test. After that, to test the differentiation of students’ result, the writer used Z test with a = 0,05.The data analysis from the average result of the students’ posstest in experimental class was 81,28 with the deviation standard of 6,95 while the average posstest result for control class was 76,46 with deviation standard 5,46. from the result of hipothesis test the Z calculated = 3,29 and Z tabel = 1,96 means that Z calculated > Z tabel so that the alternative hypotesis could be accepted. It means that there were significant differentiation between students’ economic results in both experimental and control class, where the experimental class got a higher result than the control class. In this case, the differentiation was believed as the effect of the action which is given to the experimental class which was the learning process by using concept map method. To increase the students’ result in studying economics especially for X grade students of SMA Negeri 16 Padang, it is suggested to the economics teachers to consider the use of concept map method beside the lecturing method.
Pelaksanaan Fungsi Pengawasan Badan Permusyawaratan Desa Dalam Penyelenggaraan Pemerintahan Desa (Studi Desa Sinaka Kecamatan Pagai Selatan) Fera Mutia
Jurnal Ilmiah Pendidikan Scholastic Vol 2 No 3 (2018): Jurnal Ilmiah Pendidikan Scholastic
Publisher : Fakultas Sastra Universitas Ekasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (251.078 KB) | DOI: 10.36057/jips.v2i3.337

Abstract

Pelaksanaan Fungsi pengawasan Badan Pemusyawaratan Desa (BPD) dalam Penyelengaraan Pemerintahan Desa Sinaka Kecamatan Pagai Selatan bertujuan untuk peningkatan kinerja pemerintahan desa. Lokasi dari penelitian ini adalah Desa Sinaka Kecamatan Pagai Selatan Kabupaten Kepulauan Mentawai sedangkan fokus penelitian ini mendeskripsikan pelaksanaan fungsi pengawasan. Pelaksanaan Fungsi Pengawasan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dalam Penyelenggaraan Pemerintahan Desa (Studi Desa Sinaka Kecamatan Pagai Selatan) belum berjalan dengan optimal. Ini terlihat dari aspek kendala belum memadai sarana dan prasarana dan kekurangan sumber daya manusia serta lemahnya pengawasan yang dilaksanakan pelaksana. Begitu banyak peraturan yang mengatur tentang Badan Permusyawaratan Desa (BPD) tanpa Pelaksanaan atau Implementasi yang jelas menarik untuk mengetahui bagaimana sebenarnya Pelaksanaan Fungsi Pengawasan BPD itu, apakah benar-benar membantu pemerintah desa dalam penyelenggaraan pemerintahan atau hanya menjadi simbol demokrasi tanpa Pelaksanaan atau implementasi.
Efektivitas Pelayanan Pengujian Kendaraan Bermotor Pada Dinas Perhubungan Kota Sawahlunto Fera Mutia
Jurnal Ilmiah Pendidikan Scholastic Vol 4 No 2 (2020): Jurnal Ilmiah Pendidikan Scholastic
Publisher : Fakultas Sastra Universitas Ekasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36057/jips.v4i2.407

Abstract

Efektivitas kerja organisasi sangat tergantung dari efektivitas kerja dari orang-orang yang bekerja didalamnya. Sangat sulit untuk mengukur efektivitas kerja, karena penilaiannya sangat subjektif dan sangat tergantung pada orang yang menerima pelayanan tersebut. Kesukarannya terletak pada penarikan generalisasi yang akhirnya berlaku umum dan dapat diterima oleh setiap orang. Dalam penyelenggaraan pelayanan publik, aparat pemerintah sangatlah bertanggungjawab dalam memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat sebagai wujud dari penciptaan kesejahteraan masyarakat. Salah satu bentuk pelayanan yang diberikan oleh Dinas Perhubungan yaitu pelayanan pengujian kendaraan bermotor
Pengembangan UMKM Melalui Teknologi Informasi Pada Masa Pandemi Covid 19 Devi Anita; Fera Mutia
Jurnal Ilmiah Pendidikan Scholastic Vol 6 No 1 (2022): Jurnal Ilmiah Pendidikan Scholastic
Publisher : Fakultas Sastra Universitas Ekasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36057/jips.v6i1.527

Abstract

Pandemi Covid-19 telah menimbulkan dampak buruk dan memiliki pengaruh besar pada masalah perkonomian Indonesia khususnya Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Para pelaku UMKM tidak dapat lagi menjalankan usahanya akibat diberlakukannya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), maka diperlukanlah kontribusi langsung dari pemerintah dan masyarakat dalam membangun UMKM. Salah satu upaya yang dilakukan agar terhubung dengan konsumen adalah penjualan melalui media sosial. Digital marketing dapat membuka pasar baru yang efektif dan efisien yang sebelumnya tertutup karena keterbatasan komunikasi, jarak dan waktu. Untuk itu pelaku usaha UMKM perlu meningkatkan pengetahuan baik berupa pelatihan atau bimbingan mengenai pengelolaan media digital.
Kepemimpinan Kewirausahaan Fera Mutia; Devi Anita
Jurnal Ilmiah Pendidikan Scholastic Vol. 7 No. 3 (2023): Jurnal Ilmiah Pendidikan Scholastic
Publisher : Fakultas Sastra Universitas Ekasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36057/jips.v7i3.636

Abstract

Didalam membangun leadership, yang pertama harus dimiliki seorang pemimpin adalah kemampuan memimpin dirinya sendiri, sebelum memimpin orang lain. Pemimpin juga harus punya kualitas kompetensi, kepekaan emosi, dan jiwa empati. Kewirausahaan dikatakan sangat penting karena dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi secara umum di suatu negara. Kepemimpinan Kewirausahaan merupakan sebuah temuan reflektif yang sesungguhnya tampak dari nilai-nilai kepemimpinan yang telah lama berproses, tetapi dirumuskan secara baru. Jadi bukan sesuatu yang sama sekali baru untuk dijadikan pegangan, tetapi malah sesuatu yang telah lama mengalami proses. Terdapat tiga sub pokok bahasan yang akan dibahas yakni Konsep Kepemimpinan Kewirausahaan, Kompetensi Kepemimpinan Kewirausahaan, Model Analisis Pada Kasus – Kasus Kepemimpinan Kewirausahaan.
Pengelolaan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) di Kecamatan Kuranji Kota Padang Purnawati, Purnawati; Mutia, Fera
Jurnal Ilmiah Pendidikan Scholastic Vol. 8 No. 2 (2024): Jurnal Ilmiah Pendidikan Scholastic
Publisher : Fakultas Sastra Universitas Ekasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36057/jips.v8i2.676

Abstract

Pengelolaan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) di Kecamatan Kuranji Kota Padang belum sesuai dengan apa yang diharapkan masyarakat mengenai data yang tidak singkron dengan data yang ada di DISCAPIL, ada yang sudah pindah atau meninggal tapi masih terdata untuk menerima bantuan, dan kurangnya pengawasan dari pihak yang terkait. Dalam penelitian ini ada beberapa pengelompokan dalam mengkaji dalam pengelolaan DTKS di kecamatan Kuranji kota Padang yaitu  (1) Bagaimana pengelolaan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial di kecamatan Kuranji kota Padang (2) Apa kendala – kendala yang dihadapi dalam pengelolaan (DTKS) di kecamatan Kuranji kota Padang, dan (3) Bagaimana cara mengatasi kendala – kendala dalam pengelolaan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) di kecamatan Kuranji Kota Padang. Penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui Pengelolaan Data Tepadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) di kecamatan Kuranji kota Padang. Metodologi yang peneliti pakai yaitu dengan pendekatan Kualitatif Analisis Deskriptif, sumber data Primer dan Sekunder. Teknik penentuan sampelnya Perposive Sampling serta menggunakan teknik pengumpulan datanya melalui Observasi, Wawancara, dan Dokumentasi. Kendala yang peneliti temukan yaitu perencanaan yang kurang baik dalam pengusulan data, tata kelola pengorganisasian yang kurang baik, lambatnya dalam menetapkan maupun memberikan informasi, dan kurangnya pengawasan dalam pengelolaan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) di kecamatan Kuranji kota Padang. Dalam kendala – kendala yang ada peneliti memberikan pandangan sebagai cara untuk mengatasi kendala – kendala tersebut yaitu menempatkan dan memfasilitasi petugas yang mempunyai keahlian dan kinerja secara professional (Planning), membuat tata kelola pengorganisasian yang jelas dalam menjalankan suatu pekerjaan pada petugas pengelola Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) (Organizing), serta membuat evaluasi kinerja (Actuating ) dan pengawasan (Controlling) terhadap pencapaian hasil yang dilakukan oleh petugas – petugas pengelola Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) di kecamatan Kuranji kota Padang.
Pelayanan Prima di Instalasi Laboratorium Sentral RSUP. Dr. M. Djamil Padang Mutia, Fera; Helmi, Helmi
Jurnal Ilmiah Pendidikan Scholastic Vol. 9 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah Pendidikan Scholastic
Publisher : Fakultas Sastra Universitas Ekasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36057/jips.v9i1.719

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggali strategi pelayanan prima untuk diterapkan di Instalasi Laboratorium Sentral di RSUP. Dr. M. Djamil Padang, yang mana selama melakukan penelitian ini banyak di temui kendala dan permasalahan yang berakibat pada terganggunya kelancaran dalam pelayanan prima serta upaya apa saja yang harus dilakukan dalam meningkatkan pelayanan prima di Instalasi Laboratorium Sentral di RSUP. Dr. M. Djamil Padang. Dalam penelitian ini tipe yang digunakan adalah pendekatan penelitian kualitatif yang menggambarkan bagaimana keadaan dalam upaya meningkatkan pelayanan prima di RSUP. Dr. M. Djamil Padang, dengan pendekatan penelitian kualitatif, metode deskriptif adalah suatu penelitian yang mempelajari masalah dalam masyarakat serta situasi-situasi tertentu. Adapun sumber data penelitian ini ada dua yaitu sumber data primer yakni data yang didapat dari Instalasi Laboratorium Sentral dan pegawai Laboratorium Sentral, dan data sekunder didapatkan dari sumber lain seperti buku. Adapun metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Pelayanan Prima di Instalasi Laboratorium Sentral di RSUP. Dr. M. Djamil Padang adalah indikator pertama dari standar mutu rumah sakit. Kepuasan pasien yang rendah akan berdampak jumlah kunjungan pasien yang akan mempengaruhi probabilitas rumah sakit, sedangkan sikap pegawai terhadap pasien juga akan berdampak terhadap kepuasan pasien dimana kebutuhan pasien dari waktu ke waktu terus meningkat. Begitu pula tuntutannya akan pelayanan prima yang diberikan terdapat lima aspek profesionalisme Tenaga Medis, yaitu aspek Kompetensi Teknis, Tenaga Medis, aspek siap dan teroganisir, aspek memiliki antusias yang dinamis, aspek memiliki kepedulian yang tinggi, aspek komitmen yang mana akan bermuara akhir pada pelayanan prima ke masyarakat.
Pengelolaan Karsipan Pada Kantor Camat Bungus Teluk Kabung Mutia, Fera; Putriani, Yulia
Jurnal Ilmiah Pendidikan Scholastic Vol. 9 No. 3 (2025): Jurnal Ilmiah Pendidikan Scholastic
Publisher : Fakultas Sastra Universitas Ekasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36057/jips.v9i3.762

Abstract

Dalam penelitian ini dirumuskan masalah berupa a. Bagaimana pengelolaan kearsipan pada Kantor Camat Bungus Teluk Kabung? b. Apakah ada kendala yang ditemui dalam Pengelolaan kearsipan pada Kantor Camat Bungus Teluk Kabung? c. Apa saja upaya untuk mengatasi kendala yang ditemui dalam Pengelolaan kearsipan pada Kantor Camat Bungus Teluk Kabung? Penelitian bertujuan untuk a. Untuk mengetahui pengelolaan kearsipan pada Kantor Camat Bungus Teluk Kabung. b. Untuk mengetahui kendala yang ditemui dalam Pengelolaan kearsipan pada Kantor Camat Bungus Teluk Kabung, c. Untuk mengetahui upaya mengatasi kendala yang ditemui dalam Pengelolaan kearsipan pada Kantor Camat Bungus Teluk Kabung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah tipe penelitian deskriptif dengan metode pendekatan kualitatif, merupakan penelitian deskriptif yang bersifat menjelaskan, menggambarkan atau menuturkan dan menafsirkan data objek penelitian. Penelitian ini, penulis menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, diperoleh hasil dari efektivitas pengelolaan kearsipan pada Kantor Camat Bungus Teluk Kabung sudah cukup baik. Yang mana menurut kesederhanaannya, ketetapan penyimpanan arsip, menjamin keamanan, penempatan arsip, serta wawasan petugas sudah mulai dilaksanakan. Kendala yang ditemui kurang mendukungnya ruangan penyimpanan arsip, serta tidak adanya petugas khusus arsip sampai saat ini hanya dilakukan oleh pegawai masing – masing instansi dan stafnya.
Program Sosialisasi Peningkatan Literasi Pelayanan Publik di Era Digital: pada Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Padang Mutia, Fera; Anita, Devi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 3 (2026): Bulan Februari
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i3.933

Abstract

Perkembangan teknologi digital mendorong transformasi pelayanan publik menuju sistem yang lebih efektif, transparan, dan akuntabel. Namun, rendahnya literasi digital aparatur dan masyarakat masih menjadi tantangan utama dalam optimalisasi pelayanan publik berbasis digital. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi pelayanan publik di era digital pada Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Padang. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) dengan pendekatan partisipatif melalui sosialisasi, diskusi, dan pendampingan teknis. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, serta studi dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik Miles dan Huberman. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sosialisasi literasi digital mampu meningkatkan pemahaman aparatur terhadap pemanfaatan teknologi dalam pelayanan publik, khususnya dalam aspek transparansi, akuntabilitas, partisipasi, dan kesamaan hak. Digitalisasi pelayanan memberikan dampak positif berupa percepatan proses administrasi, pengurangan antrean layanan tatap muka, serta peningkatan keterbukaan informasi. Meskipun demikian, masih ditemukan kendala berupa keterbatasan infrastruktur dan variasi tingkat literasi digital. Oleh karena itu, diperlukan upaya berkelanjutan melalui kolaborasi lintas sektor untuk memperkuat kapasitas digital dan mewujudkan pelayanan publik yang lebih efektif dan inklusif.
Pengembangan Alat Bantu Teknologi Tepat Guna serta Pelatihan Tata Kelola Administrasi Publik dan Manajemen Stres bagi Aparatur Sumatera Barat Fera Mutia; Krismena Tovalini; Devi Anita; Sartika Yuliana; Nazirwan Nazirwan; Reflinda Reflinda
Jurnal Pengabdian West Science Vol 5 No 05 (2026): Jurnal Pengabdian West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpmws.v5i05.3428

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kapasitas aparatur melalui pengembangan alat bantu teknologi tepat guna, pelatihan tata kelola administrasi publik, dan pelatihan manajemen stres. Metode pelaksanaan dilakukan secara partisipatif melalui observasi kebutuhan, pengembangan alat bantu, pelatihan, praktik langsung, pendampingan, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa alat bantu yang dikembangkan dapat mendukung efisiensi administrasi, sementara pelatihan tata kelola administrasi meningkatkan pemahaman aparatur terhadap pentingnya kerja yang tertib, sistematis, transparan, dan akuntabel. Selain itu, pelatihan manajemen stres membantu aparatur mengenali tekanan kerja serta menerapkan strategi sederhana untuk menjaga stabilitas psikologis dan kualitas pelayanan publik.