Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Peningkatan Keterampilan Membaca Intensif Melalui Strategi Directed Reading Thinking Activity (DRTA) Berbantuan Kartu Kata pada Siswa Kelas III SD Negeri 10 Jaya Kabupaten Aceh Jaya Nur Afni; Maulidar '; Antonius Remigus Abi; Samsul Bahri
JURNAL EDUKASI EL-IBTIDA'I SOPHIA Vol 1, No 2 (2022)
Publisher : UNIVERSITAS SERAMBI MEKKAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jeis.v1i2.5045

Abstract

Algorithmic Citizenship Awareness Formation in AI Shaped Democratic Learning Ecosystems Hafidh Maksum; Anwar Anwar; Badratun Nafis; Maulidar Maulidar; Putry Julia
Education Achievement: Journal of Science and Research Volume 7 Issue 1 March 2026 | IN PRESS
Publisher : Pusdikra-Publishing.com

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/jsr.v7i1.3317

Abstract

The development of artificial intelligence (AI) technology has affected the way people obtain information, interact, and participate in the life of digital democracy. Algorithms that regulate the distribution of information across various digital platforms indirectly shape people's perceptions, attitudes, and civic participation. This condition requires civic education to be able to respond to changes in the learning ecosystem that are increasingly influenced by digital technology and algorithmic systems. This study aims to analyze the formation of algorithmic citizenship awareness in the democratic learning ecosystem influenced by artificial intelligence. The research uses a qualitative approach with literature study methods on various scientific sources related to civic education, digital literacy, and the development of AI technology in the digital public space. The results of the study show that digital algorithms have an important role in shaping patterns of political participation, access to information, and democratic awareness of citizens. Therefore, civic education needs to integrate digital literacy, algorithmic literacy, and critical thinking skills so that students are able to understand the impact of technology on the democratic process. Such integration is important to form adaptive, critical, and responsible citizens in the digital democracy ecosystem.
EFEKTIVITAS INDIRECT ENVIRONMENTAL LEARNING BERBASIS VIDEO PANGKAL BABU TERHADAP LITERASI SAINS DAN KESADARAN LINGKUNGAN SISWA KELAS V SEKOLAH DASAR Maria Melani Ika Susanti; Muhammad Isa; Roslina Roslina; Armi Armi; Maulidar Maulidar
Edumedia : Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol 10 No 1 (2026): Edumedia: Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Publisher : Universitas Kapuas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51826/edumedia.v10i2.1903

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya literasi sains dan kesadaran lingkungan siswa sekolah dasar yang disebabkan oleh pembelajaran IPA yang masih bersifat abstrak dan kurang kontekstual. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas pembelajaran IPA berbasis lingkungan wisata Pangkal Babu melalui pendekatan indirect environmental learning dalam meningkatkan literasi sains dan kesadaran lingkungan siswa. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi eksperimen pretest–posttest control group. Sampel penelitian terdiri atas 40 siswa kelas V yang dibagi ke dalam kelompok eksperimen dan kontrol. Instrumen yang digunakan berupa tes literasi sains dan angket kesadaran lingkungan. Analisis data dilakukan menggunakan uji independent sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara kelompok eksperimen dan kontrol dengan nilai signifikansi 0,000 (<0,05). Rata-rata nilai posttest kelompok eksperimen (82,75) lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol (70,20), serta nilai N-gain kelompok eksperimen (0,62) berada pada kategori sedang dan lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol (0,35). Temuan ini menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis lingkungan melalui representasi video ekosistem Pangkal Babu efektif dalam meningkatkan literasi sains dan kesadaran lingkungan siswa. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam pengembangan pembelajaran IPA yang kontekstual, adaptif, dan berbasis lingkungan melalui integrasi media digital.
Efektivitas Model Inquiry Learning terhadap Peningkatan Kemampuan Berpikir Kritis dan Kreatif Siswa Sekolah Dasar dalam Pembelajaran Matematika Siti Aisyah; Maulidar Maulidar; Indra Puji Astuti; Erny Untari; Wahyu Indra Lesmana
Walada: Journal of Primary Education Vol. 5 No. 1 (2026): Walada: Journal of Primary Education
Publisher : cendekia citra gemilang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/wjpe.v5i1.545

Abstract

Pembelajaran matematika di sekolah dasar masih cenderung bersifat prosedural, sehingga kemampuan berpikir kritis dan kreatif siswa belum berkembang secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas model inquiry learning dalam meningkatkan kedua kemampuan tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pre-experimental tipe one-group pretest–posttest pada 18 siswa kelas VI. Instrumen penelitian berupa tes berpikir kritis dan kreatif berbasis indikator HOTS yang telah divalidasi. Analisis data meliputi uji normalitas, uji paired sample t-test, perhitungan N-gain, dan effect size. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan rata-rata kemampuan berpikir kritis dari 60,28 menjadi 80,11 dan kemampuan berpikir kreatif dari 62,17 menjadi 82,39, dengan perbedaan yang signifikan (p < 0,05). Nilai N-gain masing-masing sebesar 0,62 dan 0,64 (kategori sedang), serta effect size sebesar 1,45 dan 1,38 (kategori besar), yang menunjukkan bahwa peningkatan tersebut tidak hanya signifikan secara statistik, tetapi juga kuat secara praktis. Temuan ini mengindikasikan bahwa inquiry learning efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan kreatif secara simultan. Implikasi penelitian ini menegaskan bahwa model inquiry learning dapat menjadi alternatif pembelajaran matematika yang berorientasi pada pengembangan HOTS, meskipun masih diperlukan pengujian lebih lanjut pada sampel yang lebih luas.