Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Peningkatan Keterampilan Membaca Intensif Melalui Strategi Directed Reading Thinking Activity (DRTA) Berbantuan Kartu Kata pada Siswa Kelas III SD Negeri 10 Jaya Kabupaten Aceh Jaya Nur Afni; Maulidar '; Antonius Remigus Abi; Samsul Bahri
JURNAL EDUKASI EL-IBTIDA'I SOPHIA Vol 1, No 2 (2022)
Publisher : UNIVERSITAS SERAMBI MEKKAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jeis.v1i2.5045

Abstract

Algorithmic Citizenship Awareness Formation in AI Shaped Democratic Learning Ecosystems Hafidh Maksum; Anwar Anwar; Badratun Nafis; Maulidar Maulidar; Putry Julia
Education Achievement: Journal of Science and Research Volume 7 Issue 1 March 2026
Publisher : Pusdikra-Publishing.com

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/jsr.v7i1.3317

Abstract

The development of artificial intelligence (AI) technology has affected the way people obtain information, interact, and participate in the life of digital democracy. Algorithms that regulate the distribution of information across various digital platforms indirectly shape people's perceptions, attitudes, and civic participation. This condition requires civic education to be able to respond to changes in the learning ecosystem that are increasingly influenced by digital technology and algorithmic systems. This study aims to analyze the formation of algorithmic citizenship awareness in the democratic learning ecosystem influenced by artificial intelligence. The research uses a qualitative approach with literature study methods on various scientific sources related to civic education, digital literacy, and the development of AI technology in the digital public space. The results of the study show that digital algorithms have an important role in shaping patterns of political participation, access to information, and democratic awareness of citizens. Therefore, civic education needs to integrate digital literacy, algorithmic literacy, and critical thinking skills so that students are able to understand the impact of technology on the democratic process. Such integration is important to form adaptive, critical, and responsible citizens in the digital democracy ecosystem.
EFEKTIVITAS INDIRECT ENVIRONMENTAL LEARNING BERBASIS VIDEO PANGKAL BABU TERHADAP LITERASI SAINS DAN KESADARAN LINGKUNGAN SISWA KELAS V SEKOLAH DASAR Maria Melani Ika Susanti; Muhammad Isa; Roslina Roslina; Armi Armi; Maulidar Maulidar
Edumedia : Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol 10 No 1 (2026): Edumedia: Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Publisher : Universitas Kapuas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51826/edumedia.v10i2.1903

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya literasi sains dan kesadaran lingkungan siswa sekolah dasar yang disebabkan oleh pembelajaran IPA yang masih bersifat abstrak dan kurang kontekstual. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas pembelajaran IPA berbasis lingkungan wisata Pangkal Babu melalui pendekatan indirect environmental learning dalam meningkatkan literasi sains dan kesadaran lingkungan siswa. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi eksperimen pretest–posttest control group. Sampel penelitian terdiri atas 40 siswa kelas V yang dibagi ke dalam kelompok eksperimen dan kontrol. Instrumen yang digunakan berupa tes literasi sains dan angket kesadaran lingkungan. Analisis data dilakukan menggunakan uji independent sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara kelompok eksperimen dan kontrol dengan nilai signifikansi 0,000 (<0,05). Rata-rata nilai posttest kelompok eksperimen (82,75) lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol (70,20), serta nilai N-gain kelompok eksperimen (0,62) berada pada kategori sedang dan lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol (0,35). Temuan ini menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis lingkungan melalui representasi video ekosistem Pangkal Babu efektif dalam meningkatkan literasi sains dan kesadaran lingkungan siswa. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam pengembangan pembelajaran IPA yang kontekstual, adaptif, dan berbasis lingkungan melalui integrasi media digital.
Efektivitas Model Inquiry Learning terhadap Peningkatan Kemampuan Berpikir Kritis dan Kreatif Siswa Sekolah Dasar dalam Pembelajaran Matematika Siti Aisyah; Maulidar Maulidar; Indra Puji Astuti; Erny Untari; Wahyu Indra Lesmana
Walada: Journal of Primary Education Vol. 5 No. 1 (2026): Walada: Journal of Primary Education
Publisher : cendekia citra gemilang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/wjpe.v5i1.545

Abstract

Pembelajaran matematika di sekolah dasar masih cenderung bersifat prosedural, sehingga kemampuan berpikir kritis dan kreatif siswa belum berkembang secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas model inquiry learning dalam meningkatkan kedua kemampuan tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pre-experimental tipe one-group pretest–posttest pada 18 siswa kelas VI. Instrumen penelitian berupa tes berpikir kritis dan kreatif berbasis indikator HOTS yang telah divalidasi. Analisis data meliputi uji normalitas, uji paired sample t-test, perhitungan N-gain, dan effect size. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan rata-rata kemampuan berpikir kritis dari 60,28 menjadi 80,11 dan kemampuan berpikir kreatif dari 62,17 menjadi 82,39, dengan perbedaan yang signifikan (p < 0,05). Nilai N-gain masing-masing sebesar 0,62 dan 0,64 (kategori sedang), serta effect size sebesar 1,45 dan 1,38 (kategori besar), yang menunjukkan bahwa peningkatan tersebut tidak hanya signifikan secara statistik, tetapi juga kuat secara praktis. Temuan ini mengindikasikan bahwa inquiry learning efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan kreatif secara simultan. Implikasi penelitian ini menegaskan bahwa model inquiry learning dapat menjadi alternatif pembelajaran matematika yang berorientasi pada pengembangan HOTS, meskipun masih diperlukan pengujian lebih lanjut pada sampel yang lebih luas.
Civic Identity Formation through Digital Citizenship Learning in Higher Education Hafidh Maksum; Halik Halik; Badratun Nafis; Maulidar Maulidar; Juanda Juanda
Jurnal Sosial, Politik dan Budaya (SOSPOLBUD) Vol. 5 No. 1 (2026): January 2026
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55927/sospolbud.v5i1.16152

Abstract

This study assessed a Virginia tobacco (Nicotiana tabacum L.) bark–based botanical insecticide for controlling whitefly (Bemisia tabaci) and improving potato (Solanum tuberosum L.) yield. Using a completely randomized design with six concentrations (0–10%), results showed a significant negative linear relationship between insecticide concentration and pest population (R² = 0.98) and infestation intensity (R² = 0.99). The 10% concentration reduced pest populations by 22.82% and produced the lowest infestation levels. Pest population strongly correlated with infestation intensity (R² = 0.98). Yield increased markedly at 10%, with tuber number and weight rising by 66.67% and 82.93%, respectively (R² > 0.99). The insecticidal effect is attributed to nicotine alkaloids and toxic secondary metabolites. These findings highlight the potential of tobacco-based botanical insecticides as a sustainable component of integrated pest management.
Pemanfaatan Desa Wisata Pulau Banyak Barat Sebagai Sumber Belajar IPAS Berbasis Kontekstual untuk Siswa Sekolah Dasar Railando Railando; Maulidar Maulidar; Faisal Anwar; Badratun Nafis
UNM Journal of Biological Education Vol 7, No 2 (2025): Vol 7 No 2 September 2025
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/ujbe.v7i2.87147

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk pemanfaatan Desa Wisata Pulau Banyak Barat Kabupaten Aceh Singkil sebagai sumber belajar Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) berbasis kontekstual bagi siswa sekolah dasar. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya pemanfaatan lingkungan sekitar sebagai sumber belajar, padahal Desa Wisata Pulau Banyak Barat memiliki potensi alam, sosial, dan budaya yang sangat mendukung pembelajaran berbasis konteks nyata. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi yang melibatkan guru IPAS, pengelola desa wisata, serta siswa kelas V di UPTD SPF SD Negeri Asantola. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan desa wisata diwujudkan melalui beberapa bentuk, yaitu: (1) observasi dan pengamatan langsung terhadap ekosistem pantai, mangrove, dan terumbu karang; (2) penggunaan media dan bahan ajar lokal seperti pasir, kerang, dan air laut; (3) praktik lapangan seperti penanaman mangrove dan percobaan penguapan; serta (4) interaksi dengan masyarakat lokal sebagai narasumber pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan Desa Wisata Pulau Banyak Barat sebagai sumber belajar berkaitan dengan pemahaman konsep IPAS yang lebih baik, keterampilan observasi, motivasi belajar, serta kepedulian siswa terhadap lingkungan dan budaya lokal. Penelitian ini menegaskan bahwa desa wisata dapat menjadi laboratorium alam yang efektif untuk pembelajaran IPAS berbasis kontekstual.
Efektivitas Project Based Learning dalam Meningkatkan Kreativitas Siswa pada Pembelajaran IPAS di SDN 47 Banda Aceh Nabila Fitrah; Indah Suryawati; Maulidar Maulidar
UNM Journal of Biological Education Vol 7, No 2 (2025): Vol 7 No 2 September 2025
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/ujbe.v7i2.87182

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan model Project Based Learning (PjBL) dalam meningkatkan kreativitas siswa pada pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) di kelas V SD Negeri 47 Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain one group pretest-posttest.teknik analisis data Purposive Sampling dan  Sampel penelitiannya adalah 32 siswa kelas V. Instrumen penelitian berupa angket kreativitas yang terdiri dari empat indikator utama, yaitu kelancaran (fluency), keluwesan (flexibility), keaslian (originality), dan pengembangan (elaboration). Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kreativitas siswa setelah diterapkannya model Project Based Learning. Nilai pretest menunjukkan persentase kreativitas sebesar 54% dengan kategori cukup. sedangkan posttest mengalami peningkatan menjadi 80% dengan kategori baik. Uji statistik melalui uji normalitas dan uji-t menunjukkan bahwa t-hitungnya 8,76 dan t-tabel 2,042 terdapat perbedaan signifikan antara nilai pretest dan posttest, sehingga dapat disimpulkan bahwa penggunaan model PjBL ada peningkatan positif dalam meningkatkan kreativitas siswa pada pembelajaran IPAS. Dengan demikian, model Projek Based Learning layak dijadikan alternatif strategi pembelajaran inovatif untuk menciptakan proses belajar yang aktif, kolaboratif, dan mendorong pengembangan keterampilan berpikir kreatif pada siswa sekolah dasar.
Implementasi media digital berbasis canva terhadap peningkatan hasil belajar ipas siswa kelas lV di Sd Negeri 52 Banda Aceh Rosalina; Maulidar; Saudah
Jurnal Inovasi Pendidikan Nusantara Vol. 3 No. 1 (2026): Juni
Publisher : LLDIKTI WILAYAH XIII

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64958/jipn.v3i1.97

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas implementasi media digital berbasis aplikasi Canva dalam meningkatkan hasil belajar IPAS siswa kelas IV SD Negeri 52 Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen sederhana One Group Pretest-Posttest Design. Subjek penelitian adalah 27 siswa kelas IV. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes hasil belajar (pretest dan posttest), sedangkan analisis data menggunakan uji normalitas dengan Chi-Square dan uji hipotesis dengan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai pretest siswa adalah 37,59, sedangkan rata-rata nilai posttest meningkat menjadi 72,59, dengan selisih peningkatan sebesar 35 poin. Uji normalitas menunjukkan data tidak berdistribusi normal, sehingga pengujian hipotesis dilakukan dengan uji Wilcoxon. Hasil perhitungan diperoleh nilai Zhitung −4,54 dan Ztabel 1,96, sehingga nila Zhitung >Ztabel. Hal ini menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan antara nilai pretest dan posttest. Kesimpulannya, implementasi media digital berbasis aplikasi Canva terbukti efektif dalam meningkatkan hasil belajar IPAS siswa kelas IV SD Negeri 52 Banda Aceh. Canva memberikan kontribusi positif tidak hanya pada peningkatan pemahaman siswa, tetapi juga pada motivasi belajar dan keterlibatan aktif dalam pembelajaran.