Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

Penerapan Model Discovery Learning Berbantuan Quizizz untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Peserta Didik Nusywari, Widya; Rabbani, Aftina; Suprihatin, Titin; Hauli, Zulfiana
Griya Journal of Mathematics Education and Application Vol. 4 No. 4 (2024): Desember 2024
Publisher : Pendidikan Matematika FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/griya.v4i4.479

Abstract

This study aims to improve students' mathematics learning outcomes by implementing the discovery learning model assisted by quizizz. The subjects of the study were 30 eighth-grade students from SMP Negeri 1 Labuhan Haji, Lombok Timur. The research used a classroom action research (CAR) method conducted in two cycles. Each cycle consisted of planning, action, observation, and reflection stages. The results showed a significant improvement in learning outcomes from the pre-cycle to cycle I and cycle II. In the pre-cycle, only 23.33% of students achieved mastery, with an average score of 45.31. After the implementation of the discovery learning model assisted by Quizizz in cycle I, the mastery percentage increased to 56.70%, and in cycle II, it reached 90.00% with an average score of 86.21. Based on these results, it can be concluded that the implementation of the discovery learning model assisted by quizizz is effective in improving students' mathematics learning outcomes.
DUKUNGAN SOSIAL DAN OPTIMISME SEBAGAI PREDIKTOR STRESS-RELATED GROWTH PADA SANTRI DI PONDOK PESANTREN ASKHABUL KAHFI SEMARANG Fiqih, Fikri Tahta Nurul; Suprihatin, Titin
Psikoislamedia: Jurnal Psikologi Vol. 6 No. 1 (2021): PSIKOISLAMEDIA : JURNAL PSIKOLOGI
Publisher : Fakultas Psikologi, Universitas Islam Negeri (UIN) Ar Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/psikoislamedia.v6i1.7819

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran dukungan sosial dan optimisme terhadap stress-related growth pada santri di Pondok Pesantren Askhabul Kahfi Semarang. Populasi dalam penelitian ini yaitu santri MA dan SMK Pondok Pesantren Askhabul Kahfi Semarang dengan sampel berjumlah 212 santri. Teknik pengambilan sampel menggunakan cluster random sampling. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan skala stress-related growth, skala dukungan sosial, skala optimisme. Teknik analisis data menggunakan analisis regresi berganda dan korelasi parsial. Hasil uji hiposesis pertama menunjukkan ada peran signifikan dukungan sosial dan optimisme terhadap stress-related growth pada santri di Pondok Pesantren Askhabul Kahfi Semarang. Hasil uji hipotesis kedua menunjukkan ada peran signifikan dukungan sosial terhadap stress-related growth pada santri di Pondok Pesantren Askhabul Kahfi Semarang. Hasil uji hipotesis ketiga menunjukkan ada peran signifikan optimisme terhadap stress-related growth pada santri di Pondok Pesantren Askhabul Kahfi Semarang. Selain itu, terdapat temuan lain dalam penelitian ini yaitu tidak ada perbedaan stress-related growth antara santri MA dengan santri SMK dan antara santri laki-laki dengan santri perempuan di Pondok Pesantren Askhabul Kahfi Semarang.
Analisis Kebijakan Cuti Melahirkan dalam RUU Kesejahteraan Ibu-Anak dihubungkan Dengan Maslahah Mursalah Salwa Alya Fitri; Titin Suprihatin
Jurnal Riset Hukum Keluarga Islam Volume 3, No.2, Desember 2023, Jurnal Riset Hukum Keluarga Islam (JRHKI)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jrhki.v3i2.2802

Abstract

Abstract. In Indonesia, until now the welfare of mothers and children is still not optimal which can be seen from the high maternal mortality rate (MMR), infant mortality rate (IMR) and high stunting rates. Until now, many mothers have a dual role where pregnant women who work in public spaces must get their maternity rights, but in reality, the right to maternity leave in the field of employment has not been implemented optimally. Therefore, the government issued the RUU KIA. The purpose of this research is to find out the policy analysis on maternity leave in the RUU KIA if it is related to the maslahah mursalah. This study uses a qualitative descriptive method with a normative juridical approach. The type of research data uses literature study, using primary and secondary data sources. The data collection method in this study was in literatur, which was then processed using descriptive data analysis methods. The results of the study concluded that the rearrangement of maternity leave to 6 months in RUU KIA has greater benefits and even this maternity leave policy in the RUU KIA is considered appropriate because it contains benefits that are in line with the syara' but are not contained in the syara'. If seen from the level, it is included in maslahah dharuriyah. where the maternity leave policy is a benefit related to the basic needs of humanity in this world and the hereafter. Abstrak. Di Indonesia, sampai saat ini kesejahterann ibu dan anak masih belum optimal yang dimana dapat dilihat dari tingginya Angka Kematian Ibu (AKI), Angka Kematian Bayi (AKB) dan tingginya angka stunting. Sampai saat ini banyak ibu yang berperan ganda yang dimana bagi ibu hamil yang bekerja di ruang publik harus mendapatkan hak maternitasnya namun kenyataanya, hak cuti melahirkan di bidang ketenagakerjaan belum telaksana dengan maksimal. Maka dari itu pemerintah mengeluarkan RUU Kesejateraan Ibu dan Anak (KIA). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui analisis kebijakan cuti melahirkan dalam RUU KIA jika dihubungkan dengan maslahah mursalah. Penelitian ini menggunakan metode deksriptif kualitatif dengan pendekatan yuridis normatif. Jenis data penelitian menggunakan studi pustaka, dengan menggunakan sumber data primer dan sekunder. Metode pengumpulan data pada penelitian ini secara literatur (library research), yang kemudian diolah dengan menggunakan metode analisis data secara deskriptif. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa adanya pengaturan ulang cuti melahirkan menjadi 6 bulan pada RUU KIA memiliki manfaat lebih besar dan kebijakan cuti melahirkan dalam RUU KIA inipun jika dihubungkan maslahah mursalah dinilai telah sesuai karena mengandung kemaslahatan yang sejalan dengan syara’ namun tidak terdapat dalam syara’. Jika dilihat dari tingkatannya termasuk dalam maslahah dharuriyah. yang dimana kebijakan cuti melahirkan merupakan kemaslahatan yang berhubungan dengan kebutuhan pokok umat manusia di dunia dan akhirat.
Using Problem-Based Learning to Improve 12th Grade Students’ Learning Outcome of Mathematical Three-Dimension Suprihatin, Titin
Interdisciplinary Social Studies Vol. 1 No. 12 (2022): Special Issue
Publisher : International Journal Labs

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55324/iss.v1i12.283

Abstract

Mathematics learning about three dimensions has difficulties in solving learning, for that it requires a fixed learning method, one of which is problem-based learning. This study aims to understand and solve mathematics learning problems about the third dimension with the problem-based learning method. The samples taken were class XII IPA 4 in the 2019/2020 academic year as many as 25 students. The instrument used is a written test with 5 assessments. It is a Classroom Action Research (CAR) on mathematics learning problems about three dimensions in class XII IPA-4 Semester 1 of the 2019/2020 academic year at SMA N (Public Senior High School) 9 Cirebon City. The data collection techniques conducted were observation, interviews, data processing, and documentation. The results of the research from the initial study data obtained that from the number of students 25 students only 9 students who have a complete score and the rest, namely 16 students do not get a complete score, with a total student score of only 1702 and an average of 68.08 and gets a percentage of completeness 36%. Then improvements were made in two cycles, in the first cycle with two assessments, in the first cycle it produced an average score of 74.92 and the percentage of completeness was 56%. While in Cycle II, the average score was 78.64 and the percentage of completeness was 80.77%, thus the percentage of completeness from Pre Cycle I, Cycle I, and Cycle II increased.
Integrasi Prinsip Halalan Thayyiban dalam Transformasi Ekonomi Syariah Kontemporer: Analisis Tematik Berbasis Tafsir Al-Mishbah dan Al-Qurthubi. Firmansyah, Andre; Ihwanudin, Nandang; Suprihatin, Titin
Jesya (Jurnal Ekonomi dan Ekonomi Syariah) Vol 9 No 1 (2026): Artikel Riset Januari 2026
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Al-Washliyah Sibolga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36778/jesya.v9i1.2543

Abstract

Di era ekonomi kontemporer, praktik ekonomi seringkali terjebak pada formalitas hukum halal semata tanpa menyentuh substansi thayyib (kualitas, keadilan, dan keberlanjutan). Transformasi ekonomi syariah memerlukan fondasi yang kuat untuk mengintegrasikan keduanya guna menghindari praktik batil seperti riba, maysir, dan gharar. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi integrasi prinsip halalan thayyiban dalam berbagai akad ekonomi kontemporer dan kebijakan fiskal, dengan membedah pemikiran dua mufasir besar: M. Quraish Shihab (Tafsir Al-Mishbah) yang mewakili perspektif modern-substansif, dan Imam Al-Qurthubi (Tafsir Al-Jami' li Ahkam Al-Qur'an) yang mewakili perspektif klasik-yuridis. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka (library research). Analisis dilakukan secara tematik (tafsīr mawḍū‘ī) terhadap ayat-ayat ekonomi, seperti QS. Al-Baqarah: 275, An-Nisa: 29, dan Al-Hashr: 7, yang diperkuat dengan hadis-hadis ekonomi terkait. Temuan penelitian menunjukkan bahwa: (1) Halalan thayyiban dalam ekonomi kontemporer mencakup aspek kehalalan zat (halal lidzatihi) dan cara perolehan (halal lighairihi) serta kualitas dampak sosial-ekonominya; (2) Tafsir Al-Mishbah menekankan pada dimensi batin, niat ('azm), dan keserasian sosial dalam transaksi, sementara Al-Qurthubi memberikan batasan hukum yang tegas mengenai keadilan pertukaran dan perlindungan hak; (3) Integrasi kedua perspektif ini sangat relevan dalam memperkuat akad kerjasama (mudharabah/musyarakah) dan instrumen fiskal (APBN Islami) agar tidak hanya bebas dari riba tetapi juga mampu mendistribusikan kekayaan secara berkeadilan. Integrasi prinsip halalan thayyiban melalui pendekatan tafsir klasik dan modern mampu menjadi solusi atas tantangan ekonomi kontemporer. Hal ini mengalihkan paradigma ekonomi dari sekadar kepatuhan formalitas hukum menuju pembangunan ekonomi yang berbasis moralitas, produktivitas, dan kemaslahatan umat.
Penanganan dan Pencegahan Bullying di MI Muhammadiyah Linggapura Berbasis Kolaborasi Orang Tua-Sekolah abdillah, muhamad aznar; Dhani Sutanti; Khofiatun; Megawati; Dwiba Elisa; Titin Suprihatin
Jurnal Arba - Multidisiplin Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2026): Februari
Publisher : Jurnal Arba - Multidisiplin Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bullying merupakan salah satu permasalahan yang masih ditemukan pada satuan pendidikan dasar dan berpotensi menghambat perkembangan karakter serta kesejahteraan psikososial peserta didik. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat upaya penanganan dan pencegahan bullying di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Muhammadiyah Linggapura melalui kolaborasi antara orang tua dan pihak sekolah. Metode pelaksanaan meliputi analisis kebutuhan, sosialisasi dan edukasi mengenai bullying, pelaksanaan parenting class bagi wali murid, serta pendampingan sekolah dalam merumuskan langkah-langkah pencegahan yang kontekstual dan berkelanjutan. Subjek kegiatan terdiri atas guru dan orang tua peserta didik sebagai mitra pengabdian. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman mitra mengenai bentuk, dampak, dan strategi penanganan bullying, serta terbangunnya kesadaran kolektif akan pentingnya sinergi orang tua dan sekolah dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman dan kondusif. Selain itu, kegiatan ini mendorong sekolah untuk mengembangkan komitmen bersama dalam pencegahan bullying sebagai bagian dari budaya sekolah. Dengan demikian, kolaborasi orang tua dan sekolah terbukti menjadi pendekatan yang efektif dalam mendukung upaya pencegahan dan penanganan bullying di madrasah ibtidaiyah.