Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Penerapan Kepemimpinan Asta Brata dalam Pendidikan dari Sudut Pandang Teori Konflik Aryawan, I Wayan
Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial Vol 7, No 1 (2021): Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jiis.v7i1.31628

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan kepemimpinan berlandaskan filosofi Asta Brata dalam pendidikan dari sudut pandang Teori Konflik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Sumber data diperoleh melalui studi kepustakaan. Hasil penelitian ini yaitu filosofi Asta Brata merupakan filosofi yang menuntun seorang pemimpin memiliki sifat dari delapan dewa dalam agama Hindu yang terdiri dari Indra Brata, Yama Brata, Surya Brata, Candra Brata, Bayu Brata, Kuwera Brata, Baruna Brata, dan Agni Brata. Kepemimpinan Asta Brata dari sudut pandang teori konflik merupakan konsep kepemimpinan yang dapat digunakan sebagai peredam konflik. Pemimpin dalam hal ini kepala sekolah seharusnya memiliki sifat kedewataan sehingga dapat lebih bijaksana dalam menjalankan kepemimpinannya di lingkungan sekolah. Dengan sifat kedewataan yang diterapkan diharapkan konflik yang terjadi dapat dikelola menjadi konflik ke arah yang positif sehingga apa yang menjadi visi, misi dan tujuan sekolah dapat tercapai.
STRATEGI KOMUNIKASI ANTAR PRIBADI ANTARA GURU DAN SISWA DALAM MEMOTIVASI MINAT SISWA BELAJAR BAHASA INGGRIS Aryawan, I Wayan; Putra Adnyana Manuaba, Ida Bagus
Jurnal Kajian Ilmu Komunikasi Vol 23 No 2 (2021): Jurnal Kajian Ilmu Komunikasi
Publisher : Dwijendra University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

English is one of the most influential lessons in the present and future, because English is one of the most commonly used international languages ​​at this time. This study aims to find out how interpersonal communication strategies between teachers and students in motivating students' interest in learning English. This research uses a qualitative descriptive approach with data collection methods in the form of interview and documentation techniques. The context of interpersonal communication that the teacher has applied in motivating students' interest in learning English is the psychological, relational, situational, environmental and cultural context
Pengaruh Brand Image Produk Emina sebagai “MakeupTeenager” terhadap Keputusan Pembelian pada Siswi SMKN 2 Denpasar Aryawan, I Wayan; Putri, Triana M.
Jurnal Kajian Ilmu Komunikasi Vol 24 No 1 (2022): Jurnal Kajian Ilmu Komunikasi
Publisher : Dwijendra University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Brand Image is set offaiths in a name, symbol or design and the impression of person are obtained based on information about facts and the nuse the brand, so the impression that appears relatively in long-term that formed in consumer’s mind. In there search entitled “Pengaruh Brand Image Produk Emina sebagai “MakeupTeenager” Terhadap Keputusan Pembelian Pada Siswi SMKN 2 Denpasar”, aims to find out the significant effect between brand image and purchasing decisions on Emina’s makeup products for high school students of SMKN 2 Denpasar. This research uses quantitative approach, with a subjectof 87 respondents from high school students of SMKN 2 Denpasar. Data collected by questionnaire distribution technique through online media. To solved the problem used assumption test technique, linear regression test, and coefficient of determination test. Based on analysis results known there is significant effect between brand image of Emina’s product as teenager’s makeup and purchasing decision for high school students of SMKN 2 Denpasar. From the calculation of correlation coefficient (r) obtained at 0.851 and determination coefficient (r2) obtained at 0.725, it shows that brand image of Emina’s product has a strong correlation of purchasing decisions with a contribution of 72,5%. Variable regression coefficient for brand image of Emina’s product (X) obtained at 1.142 , so if brand image of Emina’s product increased as 1, then purchasing decisions (Y) will increase at 1.142. Coefficient is positive, it means positive relationship between brand image of Emina’s product and purchasing decisions. The more brand image of Emina’s product rises, the more purchasing decisions increase
Peningkatan Kualitas Pelayanan Pendidikan Melalui Optimalisasi Penerapan Manajemen Peserta Didik I Wayan Aryawan
Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial Vol. 5 No. 1 (2019): Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jiis.v5i1.18778

Abstract

Penelitian ini membahas permasalahan tentang bagaimana peningkatan kualitas pelayanan pendidikan melalui optimalisasi penerapan manajemen peserta didik. Tujuan dari penelitian yaitu untuk memberikan deskripsi dan masukan kepada semua pihak yang terkait utamanya sekolah tentang pelaksanaan kegiatan manajemen peserta didik yang optimal sehingga dapat meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Data dikumpulkan dengan menggunakan  studi kepustakaan. Teori-teori diambil dari buku literatur, jurnal dan media online yang mendukung dan relevan dengan permasalahan yang dibahas. Simpulan dari penelitian yaitu optimalisasi penerapan manajemen peserta didik dapat dilakukan dengan baik jika manajemen peserta didik dilaksanakan sesuai dengan jenis-jenis kegiatan utama yang disyaratkan yaitu perencanaan, pembinaan, evaluasi dan mutasi peserta didik. Kegiatan ini juga dapat berjalan optimal jika didukung oleh sarana prasarana yang memadai di sekolah dan didukung pula oleh kepemimpinan kepala sekolah serta kerjasama yang baik antar elemen sekolah seperti guru, tenaga kependidikan, peserta didik, dan komite sekolah.
Praktik Baik Manajemen Pendidikan di Finlandia untuk Meningkatkan Mutu Pendidikan di Indonesia Aryawan, I Wayan; Rai, Ida Bagus
Widya Accarya Vol 15 No 1 (2024): Widya Accarya
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Dwijendra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46650/wa.15.1.1532.35-41

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui praktik manajemen pendidikan yang berhasil diterapkan di Finlandia dan relevansinya dalam konteks pendidikan di Indonesia. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif. Data dikumpulkan melalui tinjauan literatur yang bersumber dari jurnal ilmiah, buku, laporan pemerintah, dan dokumen resmi yang berkaitan dengan pendidikan di Finlandia. Data yang diperoleh dianalisis dengan analisis perbandingan. Finlandia telah dikenal sebagai salah satu negara dengan sistem pendidikan yang unggul, menciptakan lingkungan belajar yang merangsang, inklusif, dan berfokus pada pengembangan keterampilan abad ke-21. Melalui pendekatan yang holistik dan kolaboratif, Finlandia berhasil meningkatkan kualitas pendidikan dengan memperhatikan aspek seperti kurikulum yang relevan, pelatihan guru yang berkualitas, serta dukungan terhadap siswa dengan kebutuhan khusus. Penelitian ini juga mengeksplorasi tantangan yang mungkin dihadapi dalam menerapkan praktik-praktik tersebut di Indonesia dan memberikan rekomendasi untuk adaptasi yang sukses. Dengan memahami prinsip-prinsip yang mendasari keberhasilan Finlandia, Indonesia dapat mengambil langkah-langkah konkret untuk meningkatkan mutu pendidikan secara signifikan.
PERANAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI DALAM MENINGKATKAN PELAYANAN REKAM MEDIS PASIEN PADA RSUD KABUPATEN KARANGASEM Aryawan, I Wayan; Astuti Wijayanti
Jurnal Kajian Ilmu Komunikasi Vol 25 No 2 (2023): Jurnal Kajian Ilmu Komunikasi
Publisher : Dwijendra University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi informasi yang begitu pesat telah merambah keberbagai sector termasuk kesehatan. Meskipun dunia kesehatan merupakan bidang yang bersifat informatif intensif, akan tetapi adopsi teknologi informasi relatif tertinggal. Teknologi informasi dan komunikasi saat ini adalah bagian penting dalam manajemen informasi. Di dunia medis, dengan perkembangan pengetahuan yang begitu cepat, dokter akan cepat tertinggal jika tidak memanfaatkan berbagai hal untuk mengupdate perkembangan terbaru. Selain memiliki potensi dalam memilih data dan mengolah menjadi informasi, Teknologi Informasi mampu menyimpanya dengan jumlah kapasitas jauh lebih banyak dari cara-cara manual. Konvergensi dengan teknologi komunikasi juga memungkinkan data kesehatan di-share secara mudah dan cepat. Disamping itu, teknologi memiliki karakteristik perkembangan yang sangat cepat. Pelayanan rekam medis bukan pelayanan dalam bentuk pengobatan, tetapi merupakan bukti pelayanan, financial, aspek hukum dan ilmu pengetahuan. Peran rekam medis sangat dibutuhkan untuk mengelola bahan bukti pelayanan kesehaatan dengan aman, nyaman, efisien, efektif dan rahasia. Sehingga rekaman pelayanan kesehatan dapat berfungsi sebaik-baiknya untuk tindakan pelayanan yang diperlukan. Demikian pula halnya dengan instalasi, rekam medis di RSUD kabupaten karangasem yang merupakan instalasi yang bergerak dalam bidang penyampaian informasi atau mencatat keterangan mengenai hasil pengobatan pasien . Sebagai salah satu instalasi yang menjadi jembatan antara rumah sakit dan masyarakat khususnya yang memerlukan pelayanan rumah sakit mengenai data pasien . Maka instalasi rekam medis harus memiliki perkembangan khususnya mengenai teknologi informasi dan komunikasi
PENERAPAN KOMUNIKASI BISNIS PRODUK FASHION YANG EFEKTIF PADA E-COMMERCE UNTUK MENARIK MINAT PELANGGAN Aryawan, I Wayan; Ayu Mirah Dwiyanti, Anak Agung; Ari Sutriani, Sang Ayu Kadek; Ernawati, Nena
Jurnal Kajian Ilmu Komunikasi Vol 26 No 1 (2024): Jurnal Kajian Ilmu Komunikasi
Publisher : Dwijendra University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Komunikasi bisnis yang efektif memainkan peran penting dalam menarik minat pelanggan pada industri fashion melalui platform e-commerce. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan konsep 7C (Clarity, Conciseness, Completeness,Correctness, Courtesy, Consideration dan Concretness) serta cakupan/aspek-aspek komunikasi bisnis pada tiga toko online: Lilo Official, Gurlbucket, dan 99kOutlet. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan melalui observasi terhadap toko online dimaksud dan studi kepustakaan. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Hasil penelitian menemukan bahwa toko pakaianonline 99kOutlet, Lilo Offical, dan Gurlbucket telah mengikuti prinsip 7C dalamkomunikasi bisnis. Pelaksanaan 7C dari masing-masing toko pun sudah baik, yang ditunjukan dengan penjabaran informasi dari masing-masing toko yang sangat informatif dan menyampaikan setiap pesan kepada pelanggan sesuai ciri khas masing-masing toko, penyampaian pesan maupun balasan terhadap tanggapan pelanggan disampaikan dengan jelas dan didukung dengan pengunaan bahasa yang sopan yang pada akhirnya dapat membangun kepercayaan bagi para pelanggannya. Terlebih lagi jika dilihat dari masing-masing toko, 99kOutlet memberikan respon dengan cepat meskipun sekedar tanggapan/review dengan fakta-fakta produk yang mendukung, sedangkan Lilo Offical sangat mengedepankan kualitas produk dalam melakukan promosi, dan Gurlbucket menjadi toko yang jeli melihat peluang sehingga mampu menghadirkan produk sesuai dengan keinginan pasar.
Peningkatan Penguasaan Deep Learning Melalui Project Based Learning untuk Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) PPKn SMA Kabupaten Tabanan Sujana, I Gede; Mahendra, Putu Ronny Angga; Aryawan, I Wayan; Lestari, Limas Dwi
Abdimas Indonesian Journal Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Civiliza Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59525/aij.v5i2.943

Abstract

A community service activity aimed at improving the mastery of Deep Learning concepts through the implementation of the Project-Based Learning (PjBL) learning model for Pancasila and Citizenship Education (PPKn) teachers in Tabanan Regency, Bali. The service methods included workshops, intensive training, mentoring, and the provision of relevant learning resources. Evaluation results showed a significant increase in teachers' understanding of Deep Learning and their ability to design and implement PjBL that integrates technology and local wisdom. This activity is expected to improve the quality of PPKn learning at the high school level, thereby producing competent, creative, and Pancasila-based graduates.
Pendampingan Perancangan SOLO Taxonomy Berbasis Tri Pramana dalam Praktik Pembelajaran dan Penilaian Formatif SDN 24 Dauh Puri : Pengabdian Dewa Made Dwicky Putra Nugraha; I Wayan Aryawan; I Made Astra Winaya; Ni Nyoman Sri Mastini; I Wayan Gede Anggra Wisana
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 2 (October 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i2.3811

Abstract

This mentorship program addressed gaps in classroom design and formative assessment at SDN 24 Dauh Puri notably, limited capacity to assess depth of student understanding and insufficient application of deep-learning strategies. This program combined in-service and on-service model to integrate theoretical grounding with classroom practice. Activities comprised an introductory session on SOLO Taxonomy and Tri Pramana, collaborative lesson-plan workshops, followed by structured independent classroom trials by 16 teachers,, and an online reflection and evaluation meeting. Evaluation drew on lesson-plan artifacts, teachers’ implementation reports, formative assessment observations, and synthesized teacher testimonials. Results indicate full conceptual uptake among participants (mean understanding 100%), successful production of SOLO-aligned Lesson Plans, and at least two implementations per teacher. Observable impacts included more systematic student reasoning (movement toward relational and extended-abstract levels), enhanced reflective classroom interactions via the Tri Pramana cycle, and improved formative assessment precision through SOLO-based rubrics. The study recommends creating a rubric/item bank, extending practical implementation time, and establishing follow-up collaborative forums to sustain and scale the instructional innovation.