Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia

Program Return To Work Sebagai Bentuk Perlindungan dan Pelatihan Jaminan Kecelakaan Kerja Bagi Pekerja Setyo Pambudi; Siti Hajati Hoesin
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (174.061 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i10.11675

Abstract

Dalam pelaksanaan perlindungan bagi para tenaga kerja yang berupa Jaminan Sosial Ketenagakerjaan masih banyak para pekerja yang belum terlindungi, Sehingga sangat rawan terjadinya risiko kecelakaan kerja ataupun kematian yang nantinya merugikan pekerja dan ahli waris. Dalam Undang Undang Ketenagakerjaan dan juga Perlindungan Jaminan Sosial sudah dijelaskan bahwa perlindungan bagi para tenaga kerja wajib dimiliki oleh setiap pekerja baik sektor formal maupun informal, terlebih Untuk melindungi hak tersebut, pemerintah memberikan jaminan sosial berupa Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) bagi pekerja yang mengalami penyakit akibat kerja dan kecelakaan kerja. Kecelakaan kerja dapat menimbulkan dampak yang serius seperti cacat atau berpotensi cacat yang tentunya mempengaruhi kemampuan bekerja. Return to Work merupakan perluasan manfaat pada jaminan kecelakaan kerja, yaitu berupa pendampingan kepada peserta yang mengalami kecelakaan kerja yang menimbulkan cacat atau berpotensi cacat, mulai dari terjadinya musibah kecelakaan sampai dengan dapat kembali bekerja. Tujuan program ini adalah untuk memastikan pekerja yang mengalami kecelakaan kerja dapat mendapatkan pelatihan dan kembali bekerja tanpa takut menghadapi risiko pemutusan hubungan kerja karena kecacatan yang dialaminya.
Implementation of Automation on Employee Rights in Termination of Employment Wardah, Kurniaty; Hoesin, Siti Hajati
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v10i4.57954

Abstract

The implementation of technological advancements has significantly impacted the labour sector, particularly in employment relations. Automation enhances efficiency and productivity, leading to job termination (layoffs) for affected workers. This study analyzes the impact of automation on employment relations and the fulfillment of workers' rights after layoffs in Indonesia and Malaysia. The research method used is normative juridical research, utilizing secondary data and case studies. The findings indicate that although labour regulations in Indonesia govern the mechanisms of employment termination and workers' rights, practical implementation still faces challenges. The case study of PT Jasa Marga (Persero) Tbk in 2017 demonstrates the company's commitment to justice and employee welfare by avoiding forced layoffs and instead providing a career transition program. In contrast, the case of layoffs conducted by TikTok in Malaysia in 2024 highlights the lack of worker protection, lower compensation, and minimal transition programs. This comparison shows that PT Jasa Marga in Indonesia prioritizes worker protection through dialogue and transition policies, whereas the Malaysian case emphasizes efficiency over worker welfare. Therefore, more adaptive labour policies are needed to balance industrial efficiency and workers' rights protection in response to technological advancements.