Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

Analisis Kekuatan Sambungan Las Metal Inert Gas (MIG) pada Logam Aluminium Paduan AA6063 dengan Variasi Arus Listrik Asrul Asrul; Kusno Kamil; Muhammad Halim Asiri
Teknik Mesin "TEKNOLOGI" Vol 18, No 1 Apr (2018): Jurnal Teknik Mesin TEKNOLOGI
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1637.842 KB)

Abstract

Sambungan las dapat berpengaruh terhadap pemilihan arus pengelasan dan bahan tambah dengan logam induk. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh kekuatan sambungan las aluminium paduan AA6063 terhadap variasi arus listrik yaitu 150 ampere, 155 ampere dan 160 ampere menggunakan kampuh V sudut 60° dengan las MIG. Data hasil pengujian uji tarik dengan menggunakan standar ASTM B 557M 02-a dengan nilai tegangan tarik tertinggi diperoleh pada pengelasan dengan menggunakan arus 155 ampere, yaitu 13,03 kg/mm² dan nilai tegangan tarik paling rendah pada arus 160 ampere 9,47 kg/mm². Hasil pengujian nilai kekerasan tertinggi pada arus 160 ampere yaitu 87,09 BHN. Kata kunci: Sambungan las, kuat arus listrik, pengujian tarik, pengujian kekerasan
RANCANG BANGUN ALAT PENGUJIAN LELAH POROS MODEL ROTARY BENDING SEBAGAI MEDIA PRAKTIKUM PENGUJIAN BAHAN UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN MAHASISWA DI POLITEKNIK KOTABARU Asrul Asrul; Muhammad Faisal
Jurnal Teknovasi : Jurnal Teknik dan Inovasi Vol 8, No 4 (2021): TEKNOVASI DESEMBER 2021
Publisher : LPPM Politeknik LP3I Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55445/teknovasi.v8i4.618

Abstract

Kelelahan (fatigue) adalah bentuk kegagalan yang terjadi pada struktur yang mengalami tegangan dinamis dan berfluktuasi, akibat dari kondisi lingkungan kerja di industri yang tidak terlalu memperhatikan bagian-bagian komponen yang bisa mengalami kegagalan, banyak kasus yang menimbulkan kecelakaan kerja akibat kegagalah suatu bahan tersebut. Dengan ketersediaan alat pengujian yang sudah ada dan mudah didapatkan, pencegahan dari kegagalan suatu komponen bisa di hindari dengan alat pengujian kelelahan yang bisa memprediksi umur kelelahan suatu bahan, hasil penelitian ini juga akan sangant bermanfaat bagi mahasiswa politeknik kotabaru dan dosen dalam pemahaman ilmu bahan pada pengujian poros. Hasil pengujian alat menunjukan hasil yang  baik, dengan menggunakan standar ASTM E466 pada ketiga spesimen yang telah di uji, dapat dilihat pada jumlah siklus dengan menggunakan sensor pembaca putaran yang langsung muncul pada layar monitor dengan memberikan 3 jenis pembebanan dengan hasil pada spesimen 3 dengan suklus terendah pada beban pengujian lelah 22 kgf sebesar 9418 siklus, sedangkan jumlah siklus yang paling banyak terjadi pada pengujian kelelahan pada spesimen 1 dengan pembebanan pengujian lelah  14 kgf sebesar 348677 siklus. Kondisi material dan sifat ketahanan lelah material memiliki hubungan yang sangat erat. Setiap penambahan beban pada spesimen uji akan memperpendek siklus atau ketahanan lelah material. Penambahan beban berarti juga menambah tegangan pada spesimen, batas aman beban dapat diketahui dari perhitungan dan pengujian (Kurva S-N) berada pada daerah dibawah beban sebesar 14 kgf atau tegangan sebesar  273,27 MPa.
Metode Pelacakan HAZ Berdasarkan Urutan Gambar menggunakan Termografi Inframerah Pada Pengelasan MIG Aluminium AA6063 asrul asrul
Jurnal Teknovasi : Jurnal Teknik dan Inovasi Vol 6, No 3 (2019): TEKNOVASI OKTOBER (2) 2019
Publisher : LPPM Politeknik LP3I Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55445/teknovasi.v6i3.291

Abstract

Sambungan las umumnya diterapkan dalam industri, metode pelacakan HAZ pada sambungan las MIG adalah kewajiban untuk mengetahui pengaruh panas pada daerah pengelasan menggunakan metode pelacakan urutan gambar menggunakan termografi inframerah yang diperoleh selama proses pengelasan. Metode yang dilakukan ini dapat berguna untuk mendeteksi dan melacak ketidakstabilan dalam proses pengelasan dan cacat pada sambungan las. Dari percobaan data pertama, kedua dan ketiga dengan hasil batas HAZ rata-rata 17 mm berdasarkan data pengukuran langsung pada hasil pengelasan. Adapun temperatur pada saat pengelasan tertinggi pada waktu detik ke-80 pada pengujian pertama yaitu 280°C. Kata kunci: Sambungan las, pelacakan HAZ, termografi inframerah
Rancang Bangun Mesin Pencacah Rumput dan Pelepah Kelapa Sawit dengan Penggerak Motor Bensin Sebagai Pakan Ternak Hasbi Assiddiq S; Asrul; Pratama Hermanto
Infotekmesin Vol 13 No 2 (2022): Infotekmesin: Juli, 2022
Publisher : P3M Politeknik Negeri Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35970/infotekmesin.v13i2.1530

Abstract

In increasing cattle productivity by using the cage method, adequate feed availability is needed. Farmers in Mandala Village still use the traditional method of chopping feed during the process of providing feed, which requires a lot of energy and time. The purpose of this research is to make a chopping machine for animal feed and to find out the results of the machine chopping. The method used is observation, literature review, experimental method, and design method. The grass chopper machine as a result of the research has a chopping chamber size of 360 x 360 x 490 mm, blade 270 x 50 x 10 mm, with a gasoline motor drive of 5,5 HP, transmission pulley, and V-belt type A-45. The chopping results obtained were 5,75 kg of palm fronds and leaves, 19,25 kg of trees and banana leaves, and 5 kg of grass in the chopping time of 02.00 minutes each at an average engine speed of 2100 rpm with the size of the chopped results between 3-6 cm
Analisa Analisa Kelelahan Dan Kekerasan Pada Logam Axle shaft Dengan Pengelasan Gesek muhammad faisal; Asrul Asrul
Jurnal Teknik Mesin Vol 15 No 2 (2022): Jurnal Teknik Mesin
Publisher : Politeknik Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30630/jtm.15.2.964

Abstract

The axle shaft is a component of the power transfer system which often experiences mechanical failure. The purpose of this study was to determine the degree of fatigue and hardness of metal shafts with variations in frictional load as information on friction welding recommendations on metal shafts. The research method used is the experimental method, which is a way to compare specimens with variations in friction welding loads of 2 kg, 4 kg, and 6 kg using the Rockwell method of hardness testing and fatigue testing using a rotary bending machine. From the research results it is recommended that friction welding on metal axle shafts can be carried out with a friction load of 6 kg because from the results of the fatigue test SPBG6 has the highest average fatigue strength compared to SPBG2 and SPBG4. This was reinforced by the results of the SPBG6 hardness test which showed the lowest hardness level for the parent metal at 80.44 HRA.
Rancang Bangun Burner Peleburan Logam Tipe Gun Berbahan Bakar Liquified Petrolium Gas (LPG) Mochamad Bastomi; Muhammad Faisal; Asrul
Teknobiz : Jurnal Ilmiah Program Studi Magister Teknik Mesin Vol 13 No 2 (2023): Teknobiz
Publisher : Magister Teknik Mesin Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/teknobiz.v13i2.5286

Abstract

Dalam perkembangan teknologi pengecoran logam, burner yang baik adalah burner yang menghasilkan panas optimal dalam membakar tungku peleburan logam sehingga dapat mempercepat leburnya logam. Burner sebagai alat yang dapat mengatur pembakaran melakukan pencampuran antara udara dan bahan bakar sehingga dihasilkan pembakaran yang baik dan meningkatkan efisiensi pembakaran. Tujuan penelitian ini untuk merancang burner peleburan logam tipe gun berbahan bakar LPG yang mengarah pada produksi kalor yang dihasilkan pada saat pembakaran. Tahapan proses rancangan alat yaitu gambar desain alat, pemotongan bahan, dan perakitan alat hingga menjadi burner. Proses pengambilan data pada penelitian ini melakukan pengujian langsung pada burner sebagai data awal penelitian. Hasil penelitian bahwa alat pembakar tipe gun dirancang menghasilkan nilai kalor (q) sebesar 1311,35 kJ dengan rasio udara terhadap bahan bakar 1:10,17.
Analisis Kekuatan Lengkungan Material Baja Karbon Rendah Pada Lambung Kapal Sukarno, Sukarno; Bastomi, Mochamad; Asrul, Asrul; Tahir, M Ashar
Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol 12 No 1 (2024): JURNAL ILMIAH TEKNIK MESIN
Publisher : Universitas Islam 45 Bekasi, Fakultas Teknik, Jurusan Teknik Mesin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33558/jitm.v12i1.8099

Abstract

Kekuatan lengkung material merupakan kemampuan suatu material untuk menerimah tegangan tanpa menyebabkan material menjadi patah.. Untuk mengetahui lengkungan material lambung kapal melalui proses penekukan dan untuk mengetahui kekuatan lengkung maksimum material pada lambung kapal yang sesuai dengan standar. Bahan material pada pengujian ini menggunakan plat baja ST.40 karbon rendah dengan ketebalan 8 mm. Spesimen menggunakan tandar ASTM baja ST 40 disebut dengan istilah AISI 420, Jenis pengujian ini menggunakan pengujian lengkung untuk mengetahui kekuatan baja. Hasil pengujian kekuatan lengkung ST.40 specimen A didapatkan rata-rata kekuatan lengkung maksimum sebesar 606 N/mm2, sedangkan spesimen B didapatkan rata-rata kekuatan lengkung maksimum sebesar 785 N/mm2. Kesimpulan Dari 2 (dua) pengujian spesimen nilai rata-rata kekuatan lengkung maksimum yang mendekati standar BKK yaitu specimen A.
Rancang Bangun Alat Pemberi Pakan Ikan Otomatis Berbasis Arduino Uno Asrul, Asrul; S, Hasbi Assiddiq; Malik Zaki, Kemal Abdul
Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol 12 No 1 (2024): JURNAL ILMIAH TEKNIK MESIN
Publisher : Universitas Islam 45 Bekasi, Fakultas Teknik, Jurusan Teknik Mesin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33558/jitm.v12i1.8102

Abstract

Pemberian pakan dalam budidaya ikan banyak dilakukan secara manual, yaitu dengan menaburkan sendiri makanan ikan berupa pelet pada waktu yang ditentukan setiap harinya. Penulis merancang alat ini untuk memudahkan para pembudidaya ikan dalam hal pemberian pakan, mengontrol waktu pemberian pakan, membatasi jumlah pakan sesuai kebutuhan dan bisa mengurangi campur tangan manusia dalam pemberian pakan berulang setiap harinya. Hasil pengujian diperoleh : alat berhasil memberikan pakan ikan 3 kali sehari dengan jadwal jam 06:00, jam 12:00, dan jam 18:00; waktu yang ditampilkan pada alat dapat diatur untuk menyinkronkan waktu alat dengan waktu terkini; hasil keluaran pakan ikan dengan 7 variasi berat yang tersedia pada alat yaitu 50 g, 105 g, 148 g, 213 g, 275 g, 332 g, dan 386 g; hasil jarak lontaran pakan ikan menggunakan 5 variasi putaran didapatkan jarak maksimum di 7,08 m di putaran 7410 rpm dan jarak minimum 0 m di putaran 2100 rpm; biaya konsumsi listrik alat dengan tarif Rp 1.352 per kWh didapatkan biaya konsumsi listrik alat dalam sehari yaitu Rp 256, jadi tarif biaya yang digunakan alat ini dalam sebulan sebesar Rp 7.685. Kata Kunci: alat, pemberi pakan ikan, kontrol, ardiuno uno
Rancang Bangun Burner Peleburan Logam Tipe Gun Berbahan Bakar Liquified Petrolium Gas (LPG) Mochamad Bastomi; Muhammad Faisal; Asrul
Teknobiz : Jurnal Ilmiah Program Studi Magister Teknik Mesin Vol. 13 No. 2 (2023): Teknobiz
Publisher : Magister Teknik Mesin Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/teknobiz.v13i2.5286

Abstract

Dalam perkembangan teknologi pengecoran logam, burner yang baik adalah burner yang menghasilkan panas optimal dalam membakar tungku peleburan logam sehingga dapat mempercepat leburnya logam. Burner sebagai alat yang dapat mengatur pembakaran melakukan pencampuran antara udara dan bahan bakar sehingga dihasilkan pembakaran yang baik dan meningkatkan efisiensi pembakaran. Tujuan penelitian ini untuk merancang burner peleburan logam tipe gun berbahan bakar LPG yang mengarah pada produksi kalor yang dihasilkan pada saat pembakaran. Tahapan proses rancangan alat yaitu gambar desain alat, pemotongan bahan, dan perakitan alat hingga menjadi burner. Proses pengambilan data pada penelitian ini melakukan pengujian langsung pada burner sebagai data awal penelitian. Hasil penelitian bahwa alat pembakar tipe gun dirancang menghasilkan nilai kalor (q) sebesar 1311,35 kJ dengan rasio udara terhadap bahan bakar 1:10,17.