Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

CHITOSAN SEBAGAI BAHAN KOAGULAN LIMBAH CAIR INDUSTRI TEKSTIL Prayudi, Teguh; Susanto, Joko Prayitno
Jurnal Teknologi Lingkungan Vol. 1 No. 2 (2000): JURNAL TEKNOLOGI LINGKUNGAN
Publisher : Center for Environmental Technology - Agency for Assessment and Application of Technology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (220.589 KB) | DOI: 10.29122/jtl.v1i2.171

Abstract

The industrial development for textile in Indonesia has created environmental problem caused by its untreated wastes due to limited inexpensive waste treatment technology available. Chitosan is a chemical compound that can be obtained easily from chitin made from crabs and shrimps shell with is abundantly available in Indonesia. One of its superiority characteristic of chitosan is its capability in bonding colloidal solution and heavy metals in textile waste. The aim of this research studies is assessing the capability of chitosan to bond the colloidal solution in industrial waste treatment process especially for textile industry.
Kelayakan Air Danau Toba di Wilayah Kabupaten Tapanuli Utara untuk Air Baku dan Wisata Air Susanto, Joko Prayitno; Riyadi, Agung; Garno, Yudhi Soetrisno
Jurnal Teknologi Lingkungan Vol. 22 No. 2 (2021)
Publisher : Center for Environmental Technology - Agency for Assessment and Application of Technology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (318.616 KB) | DOI: 10.29122/jtl.v22i2.4853

Abstract

ABSTRACT In the area of North Tapanuli Regency, a special economic zone for Taman Bunga Tourism will be developed; so that in the future this area will require large amounts of clean water for consumption and water tourism facilities. In order to anticipate this water demand, a research was carried out to determine the feasibility of Lake Toba water in the North Tapanuli Regency area for drinking water raw water and water tourism infrastructure. This research was carried out with in-situ observations and water sampling for analysis in the laboratory according to the procedures of ISO 5667-6:2014 and ISO 5667-3:2012. This study suggests that Lake Toba water in the North Tapanuli Regency area is not yet suitable to be used as raw water for drinking water and water tourism infrastructure because it still has parameters of BOD, COD, Iron, and Barium that do not meet (exceed) the water quality criteria; according to Attachment Number VI to Government Regulation of the Republic of Indonesia Number 22 of 2021 concerning the Implementation of Environmental Protection and Management Keywords: Lake Toba, North Tapanuli, raw water, water recreation, water quality standard.   ABSTRAK Di wilayah Kabupaten Tapanuli utara akan dikembangkan kawasan ekonomi khusus Pariwisata Taman Bunga, sehingga pada saatnya nanti kawasan ini akan memerlukan air bersih dalam jumlah besar untuk konsumsi dan sarana wisata air. Dalam rangka mengantisipasi kebutuhan air tersebut maka dilaksanakan penelitian untuk mengetahui kelayakan air Danau Toba di wilayah Kabupaten Tapanuli Utara untuk air baku air minum dan sarana prasarana wisata air. Penelitian dlaksanakan dengan pengamatan in-situ dan pengambilan sampel untuk analisis laboratorium sesuai prosedur ISO 5667-6:2014 dan ISO 5667-3:2012. Penelitian ini mengisaratkan bahwa air Danau Toba di wilayah Kabupaten Tapanuli Utara tidak layak untuk dijadikan air baku air minum dan sarana prasarana rekreasi air karena masih memiliki parameter BOD, COD, total fosfat, besi, dan barium yang tidak memenuhi nilai baku mutu yang berlaku. Untuk memanfatkan air Danau Toba di wilayah Kabupaten Tapanuli Utara diperlukan upaya penurunan konsentrasi parameter-parameter tersebut. Kata kunci: Danau Toba, Tapanuli Utara, bahan baku air, wisata air, baku mutu.
CHITOSAN SEBAGAI BAHAN KOAGULAN LIMBAH CAIR INDUSTRI TEKSTIL Teguh Prayudi; Joko Prayitno Susanto
Jurnal Teknologi Lingkungan Vol. 1 No. 2 (2000): JURNAL TEKNOLOGI LINGKUNGAN
Publisher : Center for Environmental Technology - Agency for Assessment and Application of Technology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (220.589 KB) | DOI: 10.29122/jtl.v1i2.171

Abstract

The industrial development for textile in Indonesia has created environmental problem caused by its untreated wastes due to limited inexpensive waste treatment technology available. Chitosan is a chemical compound that can be obtained easily from chitin made from crabs and shrimps shell with is abundantly available in Indonesia. One of its superiority characteristic of chitosan is its capability in bonding colloidal solution and heavy metals in textile waste. The aim of this research studies is assessing the capability of chitosan to bond the colloidal solution in industrial waste treatment process especially for textile industry.
PENERAPAN METODE PASSIVE SAMPLER UNTUK ANALISA NO2 UDARA AMBIEN DI BEBERAPA LOKASI DI JAKARTA DAN SEKITARNYA Joko Prayitno Susanto; Teguh Prayudi
Jurnal Teknologi Lingkungan Vol. 1 No. 3 (2000): JURNAL TEKNOLOGI LINGKUNGAN
Publisher : Center for Environmental Technology - Agency for Assessment and Application of Technology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (275.667 KB) | DOI: 10.29122/jtl.v1i3.185

Abstract

Analisa polutan udara ambien seperti NO2, SO2, O3 dan lain-lain denganmenggunakan Metode Passive Sampler telah banyak digunakan di negara-negara maju seperti Jepang, Thailand, China, USA. Sedangkan di Indonesia, metode ini masih belum dikenal luas. Metode ini memiliki banyak kelebihan dibanding dengan metode lain, antara lain mudah dibawa dan mempunyai tingkat mobilitas yang tinggi, dapat digunakan untuk menganalisa udara pada kondisi cuaca yang berbeda dll.Dalam paper ini, penulis bekerja sama dengan Universitas Tokushima, Jepang telah mencoba menerapkan metode Passive Sampler yang dikembangkan oleh Yanagisawa(1) untuk menganalisa konsentrasi NO2 dalam udara ambien di beberapa lokasi di Jakarta dan sekitarnya dari bulan Januari 1997 sampai Agustus 1997. Hasil analisa menunjukkan bahwa kandungan NO2 udara ambien di wilayah Jakarta dan sekitarnya belum melebihi nilai ambang batas yang ditentukan.
PEMANFAATAN METODE FLOW INJECTION ANALYSIS (FIA) UNTUK ANALISA PHOSPATE PADA KONSENTRASI ULTRA-TRACE DALAM SAMPEL AIR Joko Prayitno Susanto
Jurnal Teknologi Lingkungan Vol. 1 No. 3 (2000): JURNAL TEKNOLOGI LINGKUNGAN
Publisher : Center for Environmental Technology - Agency for Assessment and Application of Technology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (282.76 KB) | DOI: 10.29122/jtl.v1i3.190

Abstract

Dalam paper ini akan dilaporkan tentang hasil penelitian analisa ion phosphatpada konsentrasi rendah (ultra-trace concentration) yang terkandung dalamsampel air dengan metoda FIA - spektrophotometer. Penelitian ini didasarkanpada reaksi pembentukan ion associate (ion gabungan) berwarna antaramolybdophosphate and Malachite Green (MG) serta proses filtrasi ionassociate pada mikro membran filter (membran filter cellulose nitrate, ukuranpori-pori 1.0 mm; ukuran membran 9 mm) yang dilanjutkan dengan prosespelarutan membran filter pada sedikit (1 ml atau kurang) Methyl Cellosolveuntuk dianalisa dengan menggunakan sistem FIA-Spektrophotometer. Hasilanalisa menggunakan metode ini menunjukkan bahwa absorbance, standarddeviation (SD) dan relative standard deviation (RSD) dari larutan blanko,masing-masing adalah 0.027, 0.0005 and 1.8%. Grafik kalibrasi yangdiperoleh menunjukkan linier pada konsentrasi phosphat antara 0.018 to 1.0ppb, dengan LOD (Limit of detection) hingga 3 ppb.
ANALISA Cu(II) PADA SAMPEL AIR SUNGAI BERDASARKAN PEMBENTUKAN SENYAWA KOMPLEKS Cu-DDTC Joko Prayitno Susanto
Jurnal Teknologi Lingkungan Vol. 2 No. 1 (2001): JURNAL TEKNOLOGI LINGKUNGAN
Publisher : Center for Environmental Technology - Agency for Assessment and Application of Technology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (389.417 KB) | DOI: 10.29122/jtl.v2i1.196

Abstract

Dalam penelitian ini, dikembangkan suatu metode analisa Cu dengan menggunakan peralatan pemekatan yang telah dikembangkan sebelumnya(1). Dengan ini dimungkinkan dapat dilakukan analisa Cu dengan konsentrasi yang sangat rendah. Ion Cu pada kadar rendah (trace concentration) dalam sampel cair direaksikan dengan Diethyldithio Carbamate (DDTC) untuk menghasilkan senyawa komplek Cu- DDTC. Larutan yang mengandung senyawa kompleks tersebut selanjutnyadipekatkan kedalam Micro Membrane Filter (MMF) menggunakan alat yang telah dikembangkan(1) dan MMF yang telah mengandung senyawa komplek tersebut kemudian secara langsung dimasukkan ke dalam Graphite Furnace Atomic Absortion Spectrophotometric (GF-AAS) untuk meanalisa konsentrasi Cu secara langsung. Dengan metode ini, sensitivitas (3 x σ larutan blanko) Cu(II) adalah 0,03 ppb dan relative standard deviation (n=6) adalah 2,5 %. Metoda ini telah diterapkan untuk menganalisa kandungan ion Cu dalam sampel air sungai dengan hasil yang sangat memuaskan.
PENGARUH UKURAN PARTIKEL CHITOSAN PADA PROSES DEGRADASI LIMBAH CAIR TEKSTIL Teguh Prayudi; Joko Prayitno Susanto
Jurnal Teknologi Lingkungan Vol. 2 No. 3 (2001): JURNAL TEKNOLOGI LINGKUNGAN
Publisher : Center for Environmental Technology - Agency for Assessment and Application of Technology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (248.681 KB) | DOI: 10.29122/jtl.v2i3.226

Abstract

Sebagai salah satu dampak dari perkembangan industri, khususnya industri tektil adalah timbulnya berbagai masalah lingkungan yang diakibatkan oleh limbah industri yang belum terolah secara optimal. Hal ini disebabkan karena masih sedikitnya teknologi pengolahan limbah yang mudah dan murah untuk di terapkan.Pada Penelitian terdahulu (1) telah dicoba mengkaji efektivitas penggunaan chitosan untuk mengikat partikel-partikel koloid pada proses pengolahan limbah industri dalam air limbah industri tekstil. Sebagai kelanjutan penelitian di atas, pada penelitian ini dilakukan optimalisasi ukuran (mesh) untuk mengetahui ukuran chitosan yang paling optimal pada proses degradasi bahan-bahan pencemar dalam limbah industri.Hasil penelitian menunjukkan bahwa ukuran partikel chitosan sangat berpengaruh terhadap daya adsorbsi polutan dan semakin kecil ukuran chitosan maka daya adsorpsi terhadap BOD5 dan COD semakin besar. Dari hasil penelitian diketahui pula bahwa kemampuan optimum chitosan mengadsorsi polutan dalam limbah cair adalah masing- masing 4,56% untuk BOD dan 4,49% untuk COD dari berat yang digunakan.
PENGARUH LOGAM DAN KONSENTRASI SUBSTRAT TERHADAP PERTUMBUHAN DAN AKTIVITAS BAKTERI PROTEOLITIK PADA PROSES DEPROTEINASI CANGKANG RAJUNGAN Joko Prayitno Susanto
Jurnal Teknologi Lingkungan Vol. 4 No. 1 (2003): JURNAL TEKNOLOGI LINGKUNGAN
Publisher : Center for Environmental Technology - Agency for Assessment and Application of Technology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (259.943 KB) | DOI: 10.29122/jtl.v4i1.271

Abstract

Dalam penelitian ini telah dilakukan penelitian untuk mengetahui pengaruhpenambahan ion-ion logam di dalam media padat terhadap pertumbuhanbakteri protease, serta pengujian pengaruh konsentrasi substrat protein dalam media cair terhadap aktivitas proteolitik bakteri. Penambahan ion logam Mn, Co, Cu dan Zn ke dalam media padat telah mampu meningkatkan pertumbuhan bakteri protease yang ditunjukkan melalui peningkatan jumlah produksi enzim ekstraseluler disekitar tempat tumbuh isolat. Diantara ion-ion logam yang digunakan, ion Mn memberikan hasil yang sangat baik dibanding dengan ion-ion lainnya. Penambahan konsentrasi substrat protein pada media cair sebanyak 24%~40% telah mampu meningkatkan aktivitas protease bakteri, sedangkan penambahan 8%~16% substrat ini justru menghambat aktivitas bakter. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar untuk mengoptimalkan proses pembuatan chitin dengan bahan baku limbah cangkang rajungan secara biologis, yang dipandang sebagai proses yang lebih ramah lingkungan dibandingkan dengan proses secara kimiawi.
PEMANFAATAN PASSIVE SAMPLER UNTUK MONITORING KUALITAS NO2 DALAM UDARA AMBIEN DI BEBERAPA LOKASI DI INDONESIA Joko Prayitno Susanto
Jurnal Teknologi Lingkungan Vol. 5 No. 2 (2004): JURNAL TEKNOLOGI LINGKUNGAN
Publisher : Center for Environmental Technology - Agency for Assessment and Application of Technology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (161.433 KB) | DOI: 10.29122/jtl.v5i2.302

Abstract

Analysis methods by using passive sampler for the content of pollutant materials in the ambient air, such as the content of NO2, SO2, O3, etc, has been widely used and applied in several countries. The advantage of this method is easier to carry and more moveable, and taking samples among various locations with different weather, compares to others. In Indonesia this method is not much known yet.The writers through a collaboration of research with The University of Tokushima-Japan, is trying to apply one of passive sampler method in order to measure the concentration of NO2 in the air on several locations in Jakarta, Surabaya and Bandung. Hence, The result of analyze in Indonesian was comparing with the result in the others country by used thesame methods. The conclusion of this research is the quality of the air on Indonesian city worse than the Asia city, so in the future Indonesian government can give more attention to handle the air pollutant.
PENGOLAHAN LINDI (LEACHATE) DARI TPA DENGAN SISTEM KOAGULASI - BIOFILTER ANAEROBIC Joko Prayitno Susanto
Jurnal Teknologi Lingkungan Vol. 5 No. 3 (2004): JURNAL TEKNOLOGI LINGKUNGAN
Publisher : Center for Environmental Technology - Agency for Assessment and Application of Technology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (180.715 KB) | DOI: 10.29122/jtl.v5i3.312

Abstract

Leachate is the pollutant which contains various kinds of both organic such as some harmful photogenic bacteria’s and parasitic microbes like Sarcoptes sp and inorganic compounds such as ammonia. The leachate can be caused prurity to human skin. Base on data from Piyungan Community Health Centre, Microbes caused the incidence of dermatitis take number 4 from 10-disease rank within 75%. Piyungan Disposal Site has a possiblity to pollute to Opak River. the leachate need to be processed to decrease the MPN, COD, BOD, TSS and Ammonia parameters before it will be polluted of Opak River. The research had been done to process the leachate to decrease the MPN, COD, BOD, TSS and Ammonia parameters with use coagulation - biofilter anaerobic system. Equipment used was consisted of leachate equalisation (catcher) tank; alum and lime solution container; leachate coagulation tank and biofilter anaerobic tank. The research show that there were influence of leachate processing with coagulation and anaerobic biofilter toward the decreasing of MPN, COD, BOD, TSSand Ammonia parameters with 1, 2, and 3 hours detention time.