Titik Susiatik
IKIP Veteran Semarang

Published : 13 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Pawiyatan

Persepsi Masyarakat Terhadap Penerapan Protokol Kesehatan Sholichah, Thusma; Susiatik, Titik; Sukoco, Sukoco
Pawiyatan Vol 29 No 1 (2022): PAWIYATAN
Publisher : Universitas Ivet

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (60.199 KB)

Abstract

Masyarakat Kelurahan Kalipancur ini, sangat beragam dalam mematuhi kebijakan Protokol Kesehatan yang telah ditetapkan oleh Pemerintah, khususnya masyarakat di wilayah RW 01. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: 1). Persepsi masyarakat terhadap protokol kesehatan dalam penggunaan masker; 2). Persepsi masyarakat terhadap protokol kesehatan dalam kebiasaan mencuci tangan; 3). Persepsi masyarakat terhadap protokol kesehatan dalam menjaga jarak; 4). Persepsi masyarakat terhadap protokol kesehatan dalam mnghindari kerumunan; 5). Persepsi masyarakat terhadap protocol kesehatan dalam mengurangi mobilitas atau interaksi. Metode penelitian yang digunakan dalam adalah pendekatan kualitatif dengan jenis Fenomenologik. Hasil dari penelitian ini, hampir semua masyarakat Kelurahan Kalipancur sekarang ini sangat mematuhi kebijakan protokol kesehatan. Persepsi masyarakat dalam penggunaan masker, masyarakat mematuhi aturan tersebut walaupun awalnya masyarakat susah karena belum terbiasa. Persepsi masyarakat Kelurahan Kalipancur terhadap protokol kesehatan dalam kebiasaan mencuci tangan, sangat baik: Persepsi Masyarakat Kelurahan Kalipancur terhadap protokol kesehatan dalam menjaga jarak, tingkat kesadaran masyarakat cukup baik. Persepsi masyarakat Kelurahan Kalipancur terhadap Protokol Kesehatan dalam mengindari kerumunan, berada pada tingkat kesadaran sangat baik. Persepsi masyarakat Kelurahan Kalipancur terhadap protokol kesehatan dalam membatasi interaksi, masyarakat sudah mematuhi aturan protokol kesehatan untuk membatasi interaksi. Secara keseluruhan menunjukkan persepsi masyarakat Kelurahan Kalipancur mengenai kebijakan protokol kesehatan memiliki persepsi yang baik. Kata Kunci: Masyarakat, Protokol Kesehatan
Pelaksanaan Pembelajaran PKn Susiatik, Titik
Pawiyatan Vol 28 No 01 (2021): PAWIYATAN
Publisher : Universitas Ivet

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (726.361 KB)

Abstract

Proses pembelajaran yang dilaksanakan guru selama ini masih ada sebagian yang mengalami kendala, termasuk yang dialami guru PKn, sehingga perlu ada action atau tindakan sebagai masukan untuk mengurangi kelemahan tersebut. Hal yang dapat dilakukan selain motivasi belajar dari siswa juga dari orang tua serta sarana-prasarana, dan yang tidak kalah pentingnya adalah pihak guru mulai dari persiapan, pelaksanaan, hingga sampai pada evaluasi. Tujuan tujuan penelitian adalah mendeskripsikan: 1) persiapan atau rancangan guru PKn dalam proses pembelajaran; 2) pelaksanaan proses pembelajaran; dan 3) evaluasi atau penilaian dari proses pembelajaran oleh guru PKn. Model penelitian digunakan kualitatif dengan pendekatan deskriptif dengan sumber data diperoleh dari kata-kata atau tindakan, sumber data tertulis, dokumen, dan photo-photo kegiatan. Informan penelitian adalah: 1) kepala sekolah sebagai informan kunci atau key informan, dan informan lapangan adalah: 2) wakil kepala sekolah bidang kurikulum; 3) perwakilan guru; dan 4) perwakilah peserta didik. Teknik pengumpulan data digunakan: 1) wawancara; 2) observasi partisipatif; dan 3) studi dokumentasi, sedangkan teknik analisis data digunakan model interaktif. Simpulan penelitian adalah: 1) perencanaan pembelajaran guru PKn berjalan efektif dan efisien, dalam arti mempertimbangkan waktu yang tersedia dengan cakupan materi relatif luas; 2) pelaksanaan proses pembelajaran PKn oleh guru PKn selalu berpedoman pada Garis-garis Besar` Program Pengajaran (GBPP) yang dioperasionalkan dalam bentuk Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP); dan 3) evaluasi atau penilaian oleh guru PKn digunakan sistem berkelanjutan, mulai dari nilai harian dalam bentuk pop quis, ujian tengah semester dan ujian semester. Selain itu dilakukan penilaian dengan memperhatikan keseimbangan antara aspek kognitif, afektif, dan psikomotor. Kata kunci: pembelajaran, PKn.
Pengaruh Lingkungan Sekolah, Penggunaan Teknologi, Dan Prestasi Akademik Terhadap Kecurangan Akademik Susiatik, Titik; srihadi, Srihadi; slamet, Slamet
Pawiyatan Vol 29 No 1 (2022): PAWIYATAN
Publisher : Universitas Ivet

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (607.334 KB)

Abstract

Kecurangan akademik adalah tindakan yang dilakukan oleh peserta didik untuk mendapatkan hasil yang maksimal dengan cara melakukan perbuatan yang tidak baik atau dilarang seperti menyontek, diskusi dengan teman saat ujian berlangsung atau cara lainnya. Pada Ujian Nasional (UN) 2019 Kemendikbud menerima sebanyak 126 kasus aduan dan meningkat dibandingkan tahun 2017 dan 2018 yaitu masing-masing 71 dan 79 kasus aduan. Beberapa penelitian terdahulu juga menunjukkan hasil tentang angka kecurangan akademik yang cukup tinggi. Masalah yang dirumuskan dalam penelitian ini adalah: 1) apakah lingkungan sekolah berpengaruh terhadap perilaku kecurangan akademik?; 2) apakah penggunaan teknologi informasi berpengaruh terhadap perilaku kecurangan akademik?; dan 3) apakah prestasi akademik berpengaruh terhadap perilaku kecurangan akademik? Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) berdasarkan analisis statistik deskriptif, variabel kecurangan akademik termasuk tinggi, sedangkan lingkungan sekolah cukup tinggi, adapun penggunaan teknologi informasi termasuk kriteria tinggi dan nilai prestasi akademik termasuk cukup tinggi; 2) berdasarkan uji hipotesis hanya variabel lingkungan sekolah yang berpengaruh positif dan signifikan terhadap kecurangan akademik, sementara variabel penggunaan teknologi informasi dan prestasi akademik ditemukan tidak berpengaruh signifikan terhadap kecurangan akademik. Kata kunci: lingkungan sekolah, penggunaan teknologi, prestasi dan Kecurangan akademik.