Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Peran Tutor Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Peserta Didik Program Kejar Paket C di PKBM Ki Hajar Dewanatoro Desa Blongko Kecamatan Ngetos Kabupaten Nganjuk Kilana Sari Sukma Brawijaya; Soedjarwo Soedjarwo
J+PLUS UNESA Vol. 11 No. 1 (2022): J+PLUS, Juni 2022
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Adapun tujuan dari penelitian ini diantaranya: 1) mendeskripsikan motivasi belajar peserta didik program kejar paket C; 2) menjelaskan peran apa saja yang dilakukan oleh tutor dalam meningkatkan motivasi belajar peserta didik program kejar paket C; 3) menjelaskan faktor pendukung dalam meningkatkan motivasi belajar peserta didik program kejar paket C; dan 4) menjelaskan faktor penghambat dalam meningkatkan motivasi belajar peserta didik program kejar paket C. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Beberapa teknik pengumpulan data yang digunakan adalah sebagai berikut: reduksi data, penyajian data dan verifikasi data. Adapun hasil yang diperoleh pada penelitian ini diantaranya: 1) Motivasi belajar peserta didik berada di tingkat rendah; 2) peran-peran yang dilakukan oleh tutor dalam meningkatkan motivasi belajar peserta didik program kejar paket C yaitu melakukan perannya sebagai inofator, motivator, director, fasilitator dan evaluator; 3) Faktor pendukung untuk meningkatkan motivasi belajar peserta didik diantaranya: terletak di tempat yang mendukung, perhatian yang cukup besar dari masyarakat, pemerolehan dana dari masyarakat dan swadaya, penyelenggaraan program pelatihan keterampilan, dan komunikasi yang baik tutor dan peserta didik; 4) faktor penghambat untuk meningkatkan motivasi belajar peserta didik diantaranya: alasan peserta didik yang tidak hadir dalam pembelajaran, cuaca yang tidak mendukung, dan kurang aktifnya TBM di PKBM Ki Hajar Dewantoro.
MANAJEMEN PEMBELAJARAN BERBASIS VIDEO ANIMASI UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN DALAM JARINGAN (DARING) PADA ANAK USIA DINI SELAMA PANDEMI COVID-19 DI PAUD SKB SIDOARJO Melinda Nurma Agustin; Soedjarwo Soedjarwo
J+PLUS UNESA Vol. 11 No. 1 (2022): J+PLUS, Juni 2022
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Manajemen pembelajaran sangat penting kedudukannya dalam proses pembelajaran, apalagi di masa pandemi covid-19. Berbagai usaha dilakukan untuk melakukan pembelajaran yang sesuai dengan pandemi saat ini. PAUD SKB Sidoarjo awalnya belum menerapkan video animasi saat pembelajaran daring. Manajemen pembelajaran berbasis video animasi sangat dibutuhkan dalam mengelola manajemen yang sesuai dengan situasi saat ini dengan mengimplementasikan pembelajaran berbasis daring. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji manajemen pembelajaran daring pada masa pandemi yang berfokus pada menganalisis pembelajaran pendidikan anak usia dini sebelum dan sesudah menggunakan video animasi dan mengetahui apa yang harus dilakukan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran daring. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan observasi dan wawancara 4 orang pendidik. Teknik yang digunakan berupa mengamati pendidik saat pembelajaran dan wawancara pendidik. Hasil penelitian menujukkan bahwa manajemen pembelajaran berbasis video animasi pada masa pandemi dapat meningkatkan kualitas pembelajaran dengan video animasi cukup menyita perhatian anak didik yang membuat peserta didik tertarik dan munculnya motivasi belajar.
Hubungan Komunikasi Interpersonal Orangtua dengan Perkembangan Bahasa Anak Usia Dini di PAUD Tunas Cendekia UPT SKB Gresik Lailatul Farikha Ramadhani; Soedjarwo Soedjarwo
J+PLUS UNESA Vol. 11 No. 2 (2022): J+PLUS, Desember 2022
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Maraknya kelainan yang dihadapi anak usia dini selama fase tumbuh kembangnya membuat orang-orang di sekitarnya, terutama orang tua, merasa sedih dan dilema. Orang tua dengan kesulitan anak usia dini, seperti di PAUD Tunas Cendekia SKB Gresik yang memiliki anak dengan masalah keterlambatan bicara, tidak jarang terjadi. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat hubungan antara komunikasi Interpersonal orang tua dengan perkembangan berbahasa anak di PAUD Tunas Cendekia UPT SKB Gresik. Data untuk penelitian ini dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner dan pendekatan kuantitatif korelasional. Koefisien determinasi komunikasi interpersonal orang tua dengan perkembangan bahasa anak adalah 0,133, menurut analisis data. Komunikasi interpersonal orang tua memiliki koefisien korelasi 0,365 dengan perkembangan bahasa anak. Hal ini menunjukkan bahwa 36,5 persen interaksi interpersonal orang tua adalah positif, dengan perkembangan bahasa anak yang substansial sebesar 5%. Hal ini menunjukkan bahwa di PAUD Tunas Cendekia UPT SKB Gresik, komunikasi interpersonal orang tua memiliki hubungan 36,5 persen dengan perkembangan bahasa anak. Akibatnya, dapat dikatakan bahwa pola komunikasi orang tua dan perkembangan bahasa anak-anak saling terkait, menyiratkan bahwa cara orang tua berbicara memiliki dampak besar pada perkembangan bahasa anak-anak.
PENGARUH KOMPETENSI TUTOR TERHADAP KREATIVITAS BELAJAR WARGA BELAJAR KESETARAAN PAKET C DI PKBM HOMESCHOLING PENA SURABAYA Siti Miftakhul Jannah; Soedjarwo Soedjarwo
J+PLUS UNESA Vol. 11 No. 2 (2022): J+PLUS, Desember 2022
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan guna mengetahui adakah pengaruh kompetensi tutor terhadap kreativitas belajar warga belajar kesetaraan paket C di PKBM Homeschooling Pena Surabaya. Jenis penelitian ini termasuk penelitian deskriptif kuantitatif. Subjek pada penelitian ini diambil dengan menggunakan teknik simple random sampling yakni berjumlah 60 warga belajar. Teknik pengumpulan data yakni dengan menggunakan angket yang telah diuji validitasnya dan disebar secara online. Sebelum data di analisis dilakukan uji normalitas yang hasilnya data berdistribusi normal. Analisis data menggunakan SPSS versi 25 yakni uji regresi linier sederhana serta uji T. Penelitian menunjukkan hasil nilai thitung (2,415) > ttabel (1,670) dengan nilai signifikansi 0,019 < 0,05 sehingga Ho ditolak dan Ha diterima, yang artinya kompetensi tutor secara signifikan berpengaruh terhadap kreativitas belajar warga belajar. Analisis koefisien determinasi (R Square) = 0,091 yang memiliki arti bahwa pengaruh kompetensi tutor terhadap kreativitas belajar adalah sebesar 9,1% dan 90,9% dipengaruhi oleh faktor lain diantaranya faktor internal yang meliputi aspek fisiologis, aspek psikologis dan faktor eksternal meliputi lingkungan sosial dan lingkungan non sosial. Simpulannya bahwa kompetensi tutor berpengaruh terhadap kreativitas belajar warga belajar paket C di PKBM Homeschooling Pena Surabaya.
Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar di Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Indah Noer Ashfarina; Soedjarwo Soedjarwo; Dewie Tri Wijayati W
EDUKASIA: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 2 (2023): Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : LP. Ma'arif Janggan Magetan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62775/edukasia.v4i2.442

Abstract

This research is motivated by the implementation of independent curriculum for driving schools at every level of education including early childhood education. Independent curriculum is a new curriculum, preparing a new curriculum is not easy for every education unit. This is a polemic that is often felt by schools, including early childhood teachers, at every turn of the curriculum. However, the independent curriculum is not yet mandatory to be applied in every early childhood education institution. There are three alternative options in its implementation. To provide an understanding related to the essence and how to prepare an independent curriculum, it is important to do this research. This type of research is qualitative research. The research location is defined as the place where the research is carried out. The research was conducted in kindergarten Al Ibrah Gresik and kindergarten Sunrise proclamation Gresik. The research instruments used were interviews, observation and documentation studies. The results showed that the independent curriculum goes hand in hand with the concept of independent learning proclaimed by the Minister of Education and culture. In preparing the independent curriculum that needs to be considered is the basic framework and structure of the curriculum. The purpose of National Education is related to the profile of Pancasila students, namely (1) Faith, fear of God Almighty and noble character; (2) independent; (3) work together; (4) global Diversity; (5) critical reasoning; (6) creative. National standards of Education as a reference and framework that has been translated in the curriculum structure, learning principles, and assessment and learning outcomes. In the independent curriculum, the curriculum structure contains intraculricular activities to strengthen the profile of Pancasila students. There are learning achievements that must be achieved in accordance with three elements, namely (1) religious and ethical values; (2) identity; (3) the basics of literacy, mathematics, science, technology, engineering, and art.