Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

Kebijakan Pendidikan Sekolah Dasar 3 Negara (Singapur, Jepang, Korea Selatan) Dan Implikasinya Terhadap Pendidikan Sekolah Dasar Indonesia M Ridlwan; Asy'ari Asy'ari; Ratno Abidin
Pedagogi : Jurnal Anak Usia Dini dan Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 2 (2021): AGUSTUS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/pedagogi.v7i2.8859

Abstract

Abstrak: Tujuan dari penulisa ini adalah untuk mengetahui kebijakan pendidikan sekolah dasar 3 negara (Singapur, Jepang, Korea Selatan) dan implikasinya terhadap pendidikan sekolah dasar indonesia. Adapun yang menjadi latar belakang penulisan ini karena Indonesia merupakan salah satu Negara yang memiliki jumlah penduduk terbesar di dunia. Ini terjadi dikarenakan jumlah kelahiran di Indonesia yang tidak dapat terkendali. Dari sini perlu terus melakukan upaya untuk mengembangkan kreativitas dengan cara meningkatannya pendidikan. Karena Negara-Negara di dunia berkembang  tidak lepas dari proses pendidikannya yang lebih baik. Penulisan yang dilakukan oleh penulis ini merupakan penelitian dalam bentuk diagnostik. Metode penulisan yang digunakan adalah dengan menggunakan metode doktrinal (normatif), penulisan ini bertujuan untu kmengetahui landasan kebijakan pendidikan. Informasi yang telah telah dikumpulkan diolah dengan cara menelisik hasil kajian pustakan melalui observasi kunjungan ke 3 Negara dan implikasinya kepada pendidikan Indonesia dan kesimpilannya ind ensia harus update terhadap pendidikan internasional sehingga sedikit banyak menjadikan penddikan indonesia dapat di rekonstruksi menjadi pendidikan yang beroreientasi pada kebutuhan masyarakat. Dari pendidikan perbandingan tiga Negara terkait pendidikan dapat dirumuskan bahwa di Asia Timur dan Pasifik, WEF (World Economic Forum) mencatat bahwa Singapura (peringkat 11) menjadi negara yang terbaik disusul dengan Jepang (peringkat 17) dan Korea Selatan (peringkat 27). Ketiganya merupakan negara di Asia Timur yang memiliki komitmen terhadap peningkatan potensi manusia lewat pendidikan. Indonesia peringkat 65 dari 130 negara di dunia. Kata Kunci: kebijakan publik, kebijakan pendidikan, sekolah dasar
Optimalisasi Aktivis Ikatan Pelajar Muhammadiyah (Ipm) Upaya Memperdayakan Keterampilan Nalar Kritis Siswa Sma Muhammadiyah Kota Surabaya M. Ridlwan; Asy'ari Asy'ari; Endang Suprapti
Didaktis: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan Vol 22, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/didaktis.v22i2.8616

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan dalam rangka meningkatkan kemampuan berfikir kritis dan keterampilan proses belajar mengajar siswa kelas 10 dan 11 MIA SMA Muhammadiyah 10 Surabaya. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Subjek penelitian adalah siswa kelas 10 MIA dan 11 MIA SMA Muhammadiyah 10 Surabaya tahun pelajaran 2019/2020 dengan jumlah 28 siswa dan 15 siswa. Penelititian dilakukan selama satu kali siklus. Data penelitian terdiri atas hasil observasi keterlaksanaan pembelajaran,hasil tertulis dan kemampuan berfikir kritis. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa siswa siswi yang aktif berorganisasimemiliki nilai tersendiri dimata guru dan kemampuan nalarnya melalui  tingkat kritis dalam menanggapi masalah didukung dengan adanya organisasi Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) siswa kelas 10 dan 11 MIA SMA Muhammadiyah 10 Surabaya.Katakunci : aktivis IPM, nalar kritis, siswaABSTRACTThis research is in the context of improving critical thinking skills and teaching and learning process skills of 10th and 11th grade students of Muhammadiyah senior high school of Surabaya. This research is a cualitative research and interview. The subjects of the study were students of grade 10 in mathematics and natural sciences and students of grade 11 in mathematics and natural sciences at Muhammadiyah senior high school of Surabaya in 2019/2020 with a total of 28 students and 15 students. The study was conducted for one cycle. The research data consisted of observations of the implementation of learning, written results and the ability to think critically. Data was analyzed descriptively qualitatively. The results showed that students who actively organize had their own values in the eyes of teachers and their ability to reason through a critical level in responding to problems supported by the organization of Muhammadiyah student associations of 10th and 11th grade students in mathematics and natural science at Muhammadiyah senior high school of Surabaya.Keywords: IPM activists, critical reasoning, students
Literasi Digital bagi Guru dan Siswa Sekolah Dasar: Analisis Konten dalam Pembelajaran Ishmatun Naila; Muhammad Ridlwan; Muhammad Amirul Haq
Jurnal Review Pendidikan Dasar : Jurnal Kajian Pendidikan dan Hasil Penelitian Vol. 7 No. 2 (2021): Vol. 7 No. 2 Mei 2021
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jrpd.v7n2.p166-122

Abstract

This study aims to determine how digitalization of learning content, especially learning media, in elementary schools. Digital literacy, as a critical skill for teachers and elementary school students, consists of information literacy, media literacy, and ICT literacy. Through digital literacy, students are expected to have extraordinary abilities to think, learn, communicate, work together, and create. The research results conducted in three different elementary schools show that teachers have provided learning media with a touch of technology.Keywords: elementary school teachers, learning content, digital literacy, learning media, elementary students.ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana digitalisasi konten pembelajaran terutama media pembelajaran di sekolah dasar. Literasi digital sebagai keterampilan yang sangat penting dimiliki guru dan siswa sekolah dasar terdiri dari: literasi informasi, literasi media, dan literasi ICT. Melalui literasi digital siswa diharapkan memiliki kemampuan yang luar biasa untuk berpikir, belajar, berkomunikasi, bekerja sama, serta berkarya. Hasil penelitian yang dilakukan di tiga sekolah dasar berbeda menunjukkan bahwa guru telah memberikan media pembelajaran dengan sentuhan teknologi.Kata Kunci: guru SD, konten pembelajaran, literasi digital, media pembelajaran, siswa SD
Pembekalan Literasi Dasar Guru Sekolah Dasar Islam untuk Mencapai Sustainable Development Goal (SDGs): Pendidikan Berkualitas Muhammad Ridlwan; Ishmatun Naila; Lutfiyan Nurdianah
Stilistika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 15, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/st.v15i2.13390

Abstract

Basic Literacy Training of Islamic Primary Teachers for Achieving Sustainable Development Goal: Quality Education ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk melatih dan mengembangkan perangkat pembelajaran literasi kelas awal yang cocok digunakan untuk guru Sekolah Dasar Islam. Tingkat literasi dan keterampilan literasi dasar anak Sekolah Dasar telah menjadi permasalahan dalam dunia pendidikan di Indonesia beberapa tahun terakhir. Lebih dari setengah pemuda Indonesia yang menyelesaikan sekolah formal masih belum memahami apa itu literasi, termasuk tidak memahami apa yang dibaca serta banyaknya manfaat yang diperoleh seperti keterampilan tambahan, kekayaan pengetahuan, dan peningkatan kualitas hidup. Metode yang digunakan adalah pengembangan model ADDIE. Penelitian ini menggunakan teknis analisis kualitatif deskriptif untuk mendeskripsikan pengembangan dan hasil evaluasi, serta analisis kuantitatif deskriptif untuk menjabarkan hasil implementasi. Hasil pengembangan berupa paket pembelajaran literasi dasar (early class literacy package). Penelitian ini menunjukkan bahwa keberhasilan pelatihan literasi pada guru Sekolah Dasar Islam ditandai dengan penguasaan paket pembelajaran literasi dasar. Paket pembelajaran literasi dasar dapat juga membantu guru dalam memberikan pendidikan yang berkualitas.Kata kunci: Guru pendidikan sekolah dasar Islam, literasi, sekolah dasar, SDGs, pendidikan berkualitasABSTRACTThis study aims to train and develop early grade literacy learning tools which is suitable for Islamic primary school teachers. The literacy level and basic literacy skills of primary school children have become a problem in the education field in Indonesia in recent years. More than half of Indonesian youth who finish formal education still do not understand what literacy is, including not understanding what to read and the many benefits that come with it, such as additional skills, a wealth of knowledge, and improved quality of life. The method used is the development of the ADDIE model. This study uses descriptive qualitative analysis techniques to describe the development and evaluation results and descriptive quantitative analysis to describe the implementation results. The result of the development is in the form of an early class literacy package. This study shows that the success of literacy training for Islamic primary School teachers is characterized by mastery of basic literacy learning packages. Basic literacy learning packages can also assist teachers in providing quality education.Keyword: Islamic teacher, literacy, primary schools, SDGs, quality education
Using ECL Media to Improve Information Literacy of Islamic Elementary School Students Ishmatun Naila; Muhammad Ridlwan; Lutfiyan Nurdianah
Mimbar Sekolah Dasar Vol 9, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53400/mimbar-sd.v9i2.44819

Abstract

This research examines the use of ECL media to improve literacy information of Islamic elementary school students. The method used was repeated pre-experiment without a control class. The research design used was one group pre-test and post-test. Data were analyzed using paired t-test, n-gain calculation, and ANOVA using IBM SPSS Version 25. The results showed an increase in students' information literacy, which was statistically significant at 5% alpha after learning using ECL media. The mean n-gain for the three classes was in the medium category and does not differ in three experimental classes, and more than 90% students responded positively to the teaching using ECL media. Based on the results, ECL media effectively improved students' information literacy. This research will be a new reference to improve the information literacy of elementary school students, especially first graders, for teachers, parents, and students independently.
Eksistensi Keikutsertaan Ekstrakurikuler Pramuka Sebagai Upaya Pembentukan Karakter Kedisiplinan Siswa MTS Negeri Gresik M Ridlwan; asy'ari asy'ari; Ratno Abidin
Didaktis: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan Vol 23 No 1 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/didaktis.v23i1.15525

Abstract

Tujuan penulisan karya ilmiah ini untuk mengetahui tentang peran kegiatan ekstrakurikuler pramuka dalam pembentukan karakter kedisiplinan siswa MTs Negeri Gresik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Pengumpulan data menggunakan  teknik melalui wawancara dan observasi serta dekumentasi audio visual dan gambar. Data penelitian dianalisis dengan cara deskriptif. Hasil penelitian di lapangan menunjukkan bahwa kegiatan ekstrakurikuler Pramuka sangat berperan dalam membentuk karakter disiplin pada siswa. Metode yang digunakan untuk membentuk karakter disiplin adalah dengan banyaknya kegiatan yang mengharuskan untuk datang tepat waktu  dan akan diberi sanksi jika melangggar juga ada kegiatan Pramuka lain seperti PBB yang mengharuskan keserasian dan kerapian dalam berbaris. Faktor-faktor pendukungnya adalah sikap, pengetahuan, dan pengalaman yang dimiliki oleh Pembina Pramuka , kesadaran dan motivasi diri peserta didik,  dana, sarana dan prasarana, dukungan dari orang tua dan masyarakat sekitar, sedangkan factor penghambatnya adalah masih ada peserta didik yang masih kurang berminat dalam melakukan kegiatan Pramuka. 
ONLINE-BASED SCIENCE PROJECT LEARNING AS AN ELECTIVE INSTRUCTING MODEL TO IMPROVE THE COLLABORATIVE SKILLS OF ELEMENTARY STUDENTS Ishmatun Naila; Wahju Kusumajanti; Muhammad Ridlwan; Eddy Sutadji; Aynin Mashfufah
Al-Bidayah : Jurnal Pendidikan Dasar Islam Vol. 15 No. 1 (2023): Al-Bidayah : jurnal pendidikan dasar Islam
Publisher : Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/albidayah.v15i1.1030

Abstract

In the era of Intelligent Society 5.0, collaborative skills, which can be defined as the ability to work effectively with others to achieve common goals, are essential competencies for students to thrive. Therefore, this study aims to explore the effectiveness of Online-based Science Project Learning (SPL) as a substitute instructional model for fostering collaborative skills among elementary school students. The study participants consisted of 75 elementary school fifth-grade students, distributed across three classes in Muhammadiyah Islamic Elementary School, Surabaya, East Java, Indonesia. It is important to comprehend that this examination was a replica of a preliminary test, and was conducted following the same methodology without the inclusion of a control group. The study design utilized a single-group approach, incorporating both a pretest and a posttest assessment. Furthermore, data analysis was conducted through paired t-test, n-gain calculation, and ANOVA using IBM SPSS version 25. The obtained results showed a statistically significant increase in the collective proficiency score of the observed students, as assessed at a 5% alpha level, after their engagement with the online-based Science Project Learning (SPL) model. Additionally, the average n-gains for the three grades were high, with no grade-level differences, and over 90% of the students responded positively to the online-based SPL Model teaching method. Based on these findings, it was concluded that online-based SPL models improved the collaborative work skills of the observed students. This study has several implications. First, it enhances the understanding of 21st-century life skills and abilities among elementary school teachers in Indonesia. Second, it suggests the potential for expanding the scope of the subject matter. Third, it underscores the importance of government collaborations in studies that prioritize the development of 4C skills, particularly collaboration, among students. Moreover, the study also emphasizes the necessity of online-based Science Project Learning (SPL) for scholars interested in remote learning, with a focus on examining the collaborative abilities and science learning outcomes of elementary students in virtual learning environments. Keywords: completion rate and primary education; sustainable development education; technology education
Metode Pembelajaran Melalui Media Loose Part dalam Meningkatkan Kemampuan Kreatifitas Anak Usia Dini Elluza Dwi Febrianti; Muhammad Ridlwan; Ratno Abidin
J-SES : Journal of Science, Education and Studies Vol 2 No 3 (2023): Jurnal J-SES Vol 2 No 3
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jses.v2i3.21016

Abstract

The aim of this research is to determine the application of learning methods through loose part media in improving the creative abilities of young children at Dharma Wanita Kedungsari Kindergarten. This research method is quantitative research with a descriptive and inferential approach. The population in this research is TK Dharma Wanita Bendung. Sampling was carried out using the purposive sampling method. Data collection techniques were carried out by distributing pretests and posttests to students before and after learning. The research method used to test the hypothesis was with the help of SPSS software version 16.00 for Windows. The results of the research show that the application of learning methods through loose part media and the dependent variable is the creativity ability of early childhood students at Dharma Wanita Kedungsari Kindergarten in accordance with the data found that the significance of Sig. (2-tailed) is 0.000 < 0.05, then Ho is rejected and Ha is accepted, so it can be concluded that there is an average difference between pre-test and post-test learning outcomes, which means there is an application of learning methods through loose part media. So in this data analysis it can also be seen that the t count has a negative value of 34,568. The t-count has a negative value because the average pretest learning score is lower than the average posttest learning result so that the t-count becomes t-count 34,568 > t-table 2,037, so this means as a basis for decision making that Ho is rejected and Ha is accepted, so it can be concluded that there is a difference between the pretest and posttest averages.
Pelatihan Organisasi Sekolah Berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi di MTS Muhammadiyah `9 Surabaya M. Ridlwan; Mawaddah, Khusnul
Humanism : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 1 No 1 (2020): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/hm.v1i1.24026

Abstract

Pengelolaan organisasi sekolah merupakan pengelompokkan terhadap bidang-bidang urusan yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan organisasi dan memudahkan penetapan penanggung jawab dari masing masing bidang urusan yang akan berwewenang untuk mengawasi kinerja sumber daya manusia pelaksanaannya. Strategi yang dapat dipilih sebagai jawaban dalam pengelolaan organisasi sekolah untuk secara cepat mengakses informasi dan pelayanan yaitu melalui penerapan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK). Pelatihan ini dipandang penting bagi peningkatan kinerja sekolah dalam meningkatkan mutu pendidikan karena berupaya untuk memberikan pelatihan peningkatan pengelolaan organisasi sekolah berbasis TIK terhadap peningkatan kinerja sekolah dan hasil akhir dari pelatihan ini akan sangat bermanfaat bagi pengambil kebijakan dalam meningkatkan kinerja sekolah. Pelatihan Pengelolaan Organisasi Sekolah dilakukan dengan mengunakan berbagai metode yang terdiri dari ceramah, diskusi kelompok besar dan kecil serta presentasi individu dan kelompok. Metode ceramah digunakan untuk memberikan pengarahan kepada peserta hal-hal yang berhubungan dengan teori tentang Pengelolaan Organisasi Sekolah. Sedangkan metode kerja individu dan kelompok digunakan untuk praktik Pengelolaan Organisasi kepada para peserta pelatihan. Kegiatan pelatihan yang dilaksanakan terdiri dari: 1) Tata Kerja Organisasi Sekolah yang berupa a) Pelatihan Penyusunan SOP dan b) Pelatihan Evaluasi Program; serta 2) Pelatihan Penerapan TIK yang berupa a) Pelatihan Manajemen Sekolah Berbasis TIK, 2) Pengelolaan Kelas Online dan Pembuatan Video Pembelajaran, dan c) Pelatihan Penulisan Penelitian Tindakan Kelas, Artikel Ilmiah dan Manajemen Referensi Berbasis TIK.
Nilai Keagamaan pada Antologi Cerpen Anak Islami “Enam Belas Warna Keikhlasan” Nurillah, Ika Harisah; M. Ridlwan; Affandy, Ali Nuke
Kode : Jurnal Bahasa Vol. 13 No. 4 (2024): Kode: Edisi Desember 2024
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/kjb.v13i4.65857

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai aqidah, akhlak, dan empati yang terkandung pada buku antologi cerpen anak islami "Enam Belas Warna Keikhlasan". Menggunakan teori Glock dan Stark yang menyebutkan beberapa dimensi keagamaan yaitu keterlibatan ritual, ideologi, intelektual, eksperiential, dan konsekuential. Metode dalam penelitian ini menggunakan tekstual deskriptif kualitatif dengan teknik analisis isi untuk pengumpulan data. Sumber data penelitian adalah antologi cerpen anak islami "Enam Belas Warna Keikhlasan" dengan menganalisis nilai aqidah, akhlak, dan empati. Hasil dari penelitian ini ialah nilai aqidah yang terkandung dalam buku antologi cerpen anak islami "Enam Belas Warna Keikhlasan" adalah iman kepada Allah Swt seperti ungkapan kalimat tayyibah alhamdulillah, masya Allah, insyaa Allah, aamiin, astaghfirullah. Nilai akhlak yang terkandung adalah akhlak pribadi seperti mengakui kesalahan dan berani meminta maaf, akhlak bergaul dalam masyarakat seperti menolong orang lain, bersedekah. Nilai empati yang terkandung adalah peduli terhadap kondisi orang lain, turut merasakan perasaan orang lain, rasa iba dan kasihan kepada orang lain.