Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Journal of Islamic Education Policy

Model Pendidikan dalam Tasawuf Yusno Abdullah Otta
Journal of Islamic Education Policy VOL 2, NO 1 (2017)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (14972.379 KB) | DOI: 10.30984/j.v2i1.691

Abstract

ABSTRACT This study shows that education in Sufism has its own uniqueness compared to the model of education in general. The uniqueness is evident from their educationnal designs and models that apply distinctive patterns and stages, known as soul cleansing. The process pursued in Sufism education model is necessary, given that the material and practise that are lived and practiced are not always concrete and physical. The majority of the material is metaphysical, so that a special educational media is required. For the Sufis, education is not only the media to gain ‘learned knowledge’, that is hushuli, but also the presented knowledge, that is hudhuri. The latter type of knowledge is difficult for a man to gain if he or she relies only on the power of reason and senses. There is no suitable medium for acquiring this type of knoweledge except the purification of the soul and heart through the consistency in guarding of its fitrah consciousness. The form of awareness of nature that opens the opportunity to open the veil/curtain of separation between the self with the object and reality. To be able to maintain the state of awareness of nature in perfect state there is no other way except with the purification of the soul through soul management that is not easy.Keywords: Education, radikalisme, tasawuf
URGENSI PENDIDIKAN ISLAM DALAM PELESTARIAN LINGKUNGAN Muh Idris; Sabil Mokodenseho; Evra Willya; Yusno Abdullah Otta
Journal of Islamic Education Policy Vol 7, No 1 (2022)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30984/jiep.v7i1.1907

Abstract

Abstrak: Manusia dihadapkan pada beberapa bencana alam yang mengerikan yang membahayakan kehidupan mereka dan biosfer. Hal ini tidak terlepas dari aktivitas manusia yang menyebabkan pemanasan global. Oleh karena itu, diperlukan upaya sadar untuk melakukan pelestarian lingkungan dan ini akan lebih efektif bila dilakukan oleh semua pihak. Pendidikan Islam merupakan salah satu upaya pelestarian lingkungan karena membangun kesadaran akan pentingnya lingkungan dan merupakan perjalanan yang dirintis untuk kelangsungan hidup generasi berikutnya. Pendidikan membantu memahami berbagai nilai dan konsep yang diperlukan untuk mengembangkan sikap dan keterampilan dalam membangun hubungan timbal balik antara manusia, budaya dan lingkungan. Melalui pendidikan, manusia membentuk sikap yang membantu untuk memiliki kepedulian terhadap lingkungan. Abstract: The urgency of Islamic Education in Environment Conservation. Humans are faced with terrible natural disasters that endanger their lives and the biosphere. These are inseparable from human activities, which lead to global warming. Therefore, it takes conscious effort to carry out environmental Conservation, which would be more effective when carried out by all parties. Islamic education is one of the efforts aimed at conserving the environment because it builds awareness of its importance and is a journey pioneered for the next generation's survival. Education helps to understand various values and concepts needed to develop the attitudes and skills toward building mutual relations between humans, culture, and the environment. Through education, humans form attitudes that help to have a concern for the environment.  Kata Kunci: Pendidikan Islam; Pelestarian Lingkungan
REORIENTASI DAN PRAKSIS PENDIDIKAN MULTIKULTURAL PERSPEKTIF PEMIKIRAN AZYUMARDI AZRA Wisnu Muhammad Hamzah; Muh Idris; Yusno Abdullah Otta
Journal of Islamic Education Policy Vol 7, No 1 (2022)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30984/jiep.v7i1.1687

Abstract

Permasalahan yang akan dibahas dalam tesis ini yaitu (1) Bagaimana Konsep Pendidikan Multikulutral Perspektif Azyumardi Azra, (2) Bagaimana Praksis Pendidikan Multikultural Perspektif Pemikiran Azyumardi Azra. Penelitian pada tesis ini merupakan penelitian studi tokoh. Jenis penelitian ini dengan jenis kajian pustaka (library research) yakni proses mencari dan menyusun secara sistematis dan data yang diperoleh dari pustaka, baik dari sumber primer, sumber sekunder, dan dari data pendukung.            Penelitian ini menunjukkan: (1) Pandangan pendidikan multikultural menurut Azyumardi Azra adalah pendidikan tentang keragaman kebudayaan masyarakat Indonesia dalam membentuk keikaan di tengah kebhinnekaan. Dari pandangan Azyumardi Azra tersebut, lahirlah konsep pendidikan yaitu revitalisasi titik temu bangsa. yaitu wawasan kebangsaan, Pancasila, NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia), UUD 1945, dan Bhinneka Tunggal Ika. (3) Praksis Pendidikan multikultural menurut Azyumardi Azra adalah dilakukan melalui tiga ranah pendidikan, yaitu pendidikan formal, informal, dan nonformal. Pendidikan multikulutral di dalam ruang lingkup nonformal adalah dimulai dari keluarga, ayah dan ibu mengajarkannya dari rumah. Dalam ruang lingkup formal adalah dengan mengintegrasikan nilai-nilai Pendidikan multikultural dalam setiap mata pelajaran. Dalam ruang lingkup informal adalah dilakukan dengan melalui karang taruna, ormas, dan forum-forum dalam masyarkat lainnya.Kata Kunci : Konsep Pendidikan Multikulutral, Praksis Pendidikan Multikulutral
MENGINTEGRASIKAN PENDIDIKAN, LINGKUNGAN, DAN NILAI-NILAI ISLAM SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN ETIKA DAN LITERASI LINGKUNGAN Muh Idris; Sabil Mokodenseho; Evra Willya; Yusno Abdullah Otta
Journal of Islamic Education Policy Vol 7, No 2 (2022)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30984/jiep.v7i2.1966

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis integrasi pendidikan berbasis lingkungan dengan nilai-nilai Islam sebagai upaya meningkatkan etika dan literasi lingkungan. Pemecahan masalah dengan isu-isu sosio-konteks telah memperkuat keterlibatan siswa dalam isu-isu lingkungan, dan keterlibatan mereka pada akhirnya mampu meningkatkan pemahaman mereka tentang masalah lingkungan. Nilai-nilai Islam yang terintegrasi dengan ilmu diyakini dapat mempengaruhi pola pikir dan persepsi siswa. Etika dan kepekaan terhadap lingkungan dimulai dari cara mereka memandang dan bertindak terhadap lingkungan. Konsep pendidikan lingkungan yang efektif dapat memperkuat literasi lingkungan dan kesiapan berperilaku baik terhadap lingkungan. Pembelajaran berbasis masalah adalah pembelajaran yang menggunakan masalah sebagai titik awal pembelajaran. Pembelajaran ini telah mengarahkan siswa untuk mencari dan menentukan sumber yang relevan dengan pengetahuan. Abstract: Integrating Education, Environment, and Islamic Values as Effort to Improve Environmental Ethics and Literacy. This study aims to analyze the integration of environmental-based education with Islamic values to improve ethics and environmental literacy. Problem-solving with socio-context issues has strengthened students' engagement in environmental issues, and their involvement is finally able to improve their understanding of environmental problems. Islamic values which integrated with knowledge are believed to influence students' mindset and perception. Ethics and sensitivity to the environment begin with the way they view and act on the environment. An effective environmental educational concept can strengthen environmental literacy and readiness to behave well concerning the environment. Problem-based learning is learning using the problem as a starting point for learning. This learning has directed students to seek and determine relevant sources with knowledge.Kata Kunci: Pendidikan; Nilai-nilai Islam; Literasi Lingkungan