Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

KESEJAHTERAAN DALAM PERSPEKTIF KELUARGA PETANI Fahmi, Moh Farih; Rusyadi, Refki
Journal of Economics and Policy Studies (JEPS) Vol. 1 No. 1 (2020): JEPS: Journal of Economic and Policy Studies
Publisher : UIN Sayyid Ali Rahmatullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (322.504 KB) | DOI: 10.21274/jeps.v1i1.3351

Abstract

Manusia atau dalam istilah lain disebut sebagai homo economicus yang juga bisa disebut homo sosialis tentu dalam menjalani kehidupannya akan dihadapkan kepada upaya memenuhi segala kebutuhan yang tujuannya adalah mencapai kesejahteraan, khususnya bagi keluarga petani. Pandanga yang kurang populer megenai aktifitas pertanian memunculkan perspektif bagi orang yang tidak bekerja sebagai petani yang sering beranggapan bahwa petani itu orang miskin, pekerjaan rendahan, orang tidak berpendidikan atau lebih ekstrim lagi disebut sebagai kaum kelas bawah yang hidupnya susah dan tidak sejahtera. Padahal manusia yang bekerja sebagai petani itu mengaggap petani itu adalah sebuah profesi yang pada akhirnya adalah untuk memperoleh pendapatan yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari hari
Negotiating Salafism: Local Muslim Identity and Religious Adaptation in Banten Rusyadi, Refki; Degaf, Agwin; Aziz, Muhammad Sulthon; Sirad, Mochamad Chobir
Teosofi: Jurnal Tasawuf dan Pemikiran Islam Vol. 15 No. 2 (2025): December
Publisher : Department of Aqidah and Islamic Philosophy, Faculty of Ushuluddin and Philosophy, Sunan Ampel State Islamic University Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15642/teosofi.2025.15.2.429-458

Abstract

The expansion of Salafism has generated enduring tensions within the syncretic Islamic identity of Banten, where local traditions are deeply embedded in religious belief and practice. This study examines how Bantenese Muslims negotiate encounters between transnational Salafi doctrines and inherited forms of religiosity. Based on qualitative fieldwork, it finds that younger, urban Muslims are more exposed to Salafi interpretations through education and social networks, while rural communities largely preserve established traditions. These uneven encounters produce a fragmented yet adaptive religious landscape. Drawing on Berger and Luckmann’s theory of the social construction of reality, the article explains how processes of externalization, objectivation, and internalization shape patterns of religious negotiation. It advances the concept of selective adaptation to show how global Islamic movements intersect with, rather than replace, local religious identities. The findings demonstrate that Bantenese Muslims selectively adopt, reinterpret, or contest Salafi teachings, underscoring that religious change is context-dependent and shaped by resilient local traditions.
PENDAMPINGAN SISTEM ONLINE SINGLE SUBMISSION (OSS) BAGI PELAKU UKM SEBAGAI UPAYA LEGALITAS USAHA DAN TERCATAT DI PEMERINTAH BLITAR RAYA Refki Rusyadi; Ahmad Hanif Fajrin; Rahma Maulida F
InEJ: Indonesian Engagement Journal Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendukung tertib administrasi pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM) di wilayah Blitar Raya sekaligus menganalisis perubahan mindset pragmatis pelaku UKM terhadap program pemerintah. Penelitian ini menggunakan pendekatan berbasis pengabdian kepada masyarakat melalui kegiatan pendampingan pendaftaran Nomor Induk Berusaha (NIB) menggunakan sistem Online Single Submission (OSS). Metode yang digunakan adalah Service Learning, yang mengintegrasikan kegiatan pembelajaran dengan pelayanan kepada masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan pendaftaran NIB melalui platform OSS berjalan dengan baik dan memperoleh respons positif dari sebagian besar pelaku UKM. Namun demikian, selama proses pendampingan ditemukan adanya kecenderungan perilaku pragmatis, yang tercermin dari menurunnya tingkat partisipasi peserta pada tahapan pelatihan, pendampingan lanjutan, hingga evaluasi. Temuan ini mengindikasikan masih kuatnya persepsi sebagian pelaku UKM bahwa program pemerintah bersifat seremonial dan tidak berkelanjutan. Penelitian ini merekomendasikan agar pemerintah sebagai pemangku kebijakan melakukan evaluasi dan penyesuaian regulasi serta strategi pendampingan yang lebih berorientasi pada keberlanjutan dan perubahan perilaku pelaku UKM.