Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Pemanfaatan Big Data dalam Peningkatan Pelayanan Publik: a Systematic Literature Review Bahar, Ana Aulia; Alifkah, Muhammad Haerul; Safitri, Khairunnisa Dian; Salsabillah, Wanda Thalia; Fahlevvi, Mohammad Rezza; Apriyansa, Ari
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.30596

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peranan big data dalam peningkatan pelayanan publik. Big data menjadi elemen penting dalam transformasi digital sektor pemerintahan karena mampu menyederhanakan proses layanan, meningkatkan efisiensi, dan memberikan dasar bagi pengambilan keputusan berbasis bukti. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi pustaka dengan pendekatan deskriptif kualitatif terhadap 28 artikel ilmiah yang relevan dari tahun 2018–2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan big data mendukung peningkatan efisiensi layanan, transparansi, personalisasi interaksi dengan masyarakat, serta mendorong reformasi pelayanan publik secara menyeluruh. Big data juga membantu dalam identifikasi kebutuhan masyarakat, evaluasi kinerja layanan, serta penyusunan kebijakan yang lebih adaptif. Meskipun demikian, implementasi big data menghadapi berbagai tantangan seperti keterbatasan infrastruktur teknologi, literasi data yang rendah, dan kurangnya integrasi data antar lembaga. Oleh karena itu, diperlukan strategi kebijakan dan penguatan kelembagaan agar pemanfaatan big data dalam pelayanan publik dapat berjalan secara optimal.
Analisis Kepuasan Pengguna Aplikasi Surek Nagari Dengan Metoda End User Computing Satisfaction Ali Akbar, Muh. Dylan; Muhammad Husein Syuhada; Raifa, Faizaqila; Thoriq Afif; Rezza Fahlevi; Ari Apriyansa
Data Sciences Indonesia (DSI) Vol. 5 No. 1 (2025): Article Research Volume 5 Issue 1, June 2025
Publisher : Yayasan Cita Cendikiawan Al Kharizmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/dsi.v5i1.6478

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kepuasan pengguna aplikasi Surek Nagari di lingkungan OPD Kabupaten Agam  berdasarkan lima dimensi End User Computing Satisfaction (EUCS), yaitu  content, accuracy, format, ease of use, dan timeliness. Data dikumpulkan  melalui wawancara mendalam dengan para pengguna aplikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel content, format, ease of use, dan  timeliness memperoleh penilaian sangat baik dari pengguna, sedangkan  accuracy dinilai baik namun masih terdapat beberapa kekurangan terkait  error pada fitur tertentu. Secara simultan, kelima dimensi EUCS terbukti  berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pengguna aplikasi Surek Nagari. Temuan ini menegaskan pentingnya pengelolaan kualitas  aplikasi pada seluruh aspek EUCS untuk meningkatkan kepuasan serta efektivitas penggunaan aplikasi di masa mendatang.
Strategi Transformasi Pelayanan Publik Berbasis Big Data : Studi Kasus Pemerintah Kota Pekanbaru Zahra Aqilah Dytihana; Aji Bayu Ramadhan; Arif Abdul Rahman Sakhi; Alwan Syarofi; Mohammad Rezza Fahlevvi; Ari Apriyansa
Jurnal ilmiah Sistem Informasi dan Ilmu Komputer Vol. 5 No. 2 (2025): Juli : Jurnal ilmiah Sistem Informasi dan Ilmu Komputer
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/juisik.v5i2.1331

Abstract

Big Data can help public services change and improve faster by using digital tools. Digital tools can make public services better and faster by using Big Data. Public services can change and improve faster by using digital tools that use Big Data. Pekanbaru City uses data to make decisions and improve its services. The Big Data-based SIPENDUDUK application is already circulating to help people access information. Then there is a different system with the implementation of SPBE. There is one website where people can find the data they need. This literature study analyses how the Pekanbaru City government uses Big Data to transform its public services. The TOE framework approach is used, which has three parts: technology, organization, and environment. This study found that using information technology, such as population, helps speed up administrative services. SPBE creates a framework that allows data to be combined across sectors. Other feature portals such as Satu Data make data more accessible and transparent across sectors. These three innovations serve as the basis for integrating Big Data into public services. The final result of this study shows that the success of digital transformation in this region depends on more than just technology. It also depends on how ready the organization is and how much support they get from regulators. The possibility of Technology Organization Environment (TOE) public services working well is because they use three dimensional integration. This means that the Pekanbaru City government considers the needs of the community, the resources they have, and the changes they face.
Integrasi Big Data Dan Sistem Informasi Geospasial Untuk Meningkatkan Ketahanan Pangan Di Indonesia Ade Setiawan, Farid; Rezkiadi, Faqih Septiya; Hardiansyah, Richo; Sekira, Selvi; Fahlevvi, Mohammad Rezza; Apriyansa, Ari
Data Sciences Indonesia (DSI) Vol. 5 No. 1 (2025): Article Research Volume 5 Issue 1, June 2025
Publisher : Yayasan Cita Cendikiawan Al Kharizmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/dsi.v5i1.6287

Abstract

Ketahanan pangan merupakan salah satu isu strategis nasional karena menyangkut keberlanjutan pembangunan, stabilitas sosial, dan kedaulatan negara. Kompleksitas permasalahan ketahanan pangan yang mencakup aspek produksi, distribusi, konsumsi, hingga kerentanan akibat perubahan iklim dan geografi menuntut adanya pendekatan multidisipliner dan pemanfaatan teknologi mutakhir. Pendekatan ini diperlukan untuk membangun sistem perencanaan dan tata kelola pangan yang adaptif, berbasis data, serta mampu merespons dinamika secara cepat dan tepat. Artikel ini membahas integrasi Big Data dan Sistem Informasi Geospasial (SIG) sebagai strategi untuk memperkuat sistem informasi dan pengambilan keputusan dalam kebijakan ketahanan pangan di Indonesia.Big Data menawarkan kemampuan analisis data dalam jumlah besar dan real-time, sementara SIG memungkinkan pemetaan spasial terhadap aspek-aspek penting ketahanan pangan seperti lahan pertanian, distribusi logistik, hingga kerawanan pangan. Melalui studi literatur dan analisis kebijakan, artikel ini menemukan bahwa integrasi dua teknologi ini mampu meningkatkan akurasi prediksi produksi pangan, identifikasi wilayah rawan pangan, serta optimalisasi distribusi. Namun, implementasi teknologi ini masih menghadapi tantangan berupa keterbatasan infrastruktur data, kualitas data yang bervariasi, serta kurangnya koordinasi antar lembaga. Diperlukan tata kelola data nasional yang kuat, pelatihan SDM berbasis data science dan geospasial, serta payung regulasi terpadu untuk menjamin interoperabilitas dan keamanan data. Artikel ini merekomendasikan pengembangan rancangan sistem Sistem Informasi Geospasial (SIG) berbasis Big Data yang mampu melakukan prediksi atau peramalan kondisi ketahanan pangan di Indonesia secara spasial-temporal. Sistem ini diharapkan dapat menjadi alat bantu analisis yang komprehensif bagi para pemangku kepentingan, khususnya pemerintah, dalam merumuskan kebijakan yang tepat, adaptif, dan responsif terhadap dinamika serta tantangan ketahanan pangan nasional.
Analisis Integrasi Big Data dan IoT untuk Meningkatkan Kualitas Layanan Kesehatan Berbasis Teknologi Sinaga, Eimanisura; Basnella, Rindu; Madiya, Rehuelli; Rompas, Veronica; Fahlevvi, Mohammad Rezza; Apriyansa, Ari
Data Sciences Indonesia (DSI) Vol. 5 No. 1 (2025): Article Research Volume 5 Issue 1, June 2025
Publisher : Yayasan Cita Cendikiawan Al Kharizmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/dsi.v5i1.6472

Abstract

Perkembangan teknologi informasi telah memberikan dampak besarpada sektor kesehatan, terutama dalam meningkatkan efisiensi dan kualitaslayanan. Teknologi seperti Big Data dan Internet of Things (IoT) memungkinkanpengumpulan dan analisis data medis dalam jumlah besar serta pemantauan pasiensecara real-time. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana integrasiBig Data dan IoT dapat meningkatkan kualitas layanan kesehatan, dengan fokuspada pengaruhnya terhadap perawatan pasien dan efisiensi operasional rumahsakit. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur, yang melibatkanpengumpulan dan analisis data dari berbagai sumber seperti jurnal ilmiah, artikel, dan laporan penelitian terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rumah sakityang telah mengimplementasikan teknologi ini mengalami peningkatan signifikandalam beberapa aspek, antara lain peningkatan akurasi diagnosis, penguranganwaktu tunda layanan, dan pengelolaan sumber daya yang lebih efisien. Pemantauan pasien secara real-time menggunakan perangkat IoT memungkinkanpengambilan keputusan medis yang lebih cepat, sementara analisis Big Data membantu dalam memprediksi pola penyakit dan kebutuhan medis. Meskipundemikian, tantangan yang dihadapi meliputi masalah keamanan data, keterbatasaninfrastruktur, serta perubahan paradigma dalam praktik kesehatan. Kesimpulannya, integrasi Big Data dan IoT dapat meningkatkan kualitas layanankesehatan, namun memerlukan pemecahan tantangan yang ada untukmengoptimalkan penerapannya di sektor kesehatan.
Pengujian User Experience (UX) Penggunaan Aplikasi E-Purchasing terhadap Pengadaan Barang dan Jasa di Kabupaten Agam Tampubolon, Phebe Gabriela; Kartika, Natasya Amalia; Mait, Berliany Cinta Adinda; Sinaga, Jesita Patricia; Fahlevi, Mohammad Rezza; Apriyansa, Ari
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.31538

Abstract

Pada tahun 2017 di Indonesia, jumlah pengguna web mencapai 143,26 juta jiwa atau setara dengan 54,68% dari jumlah penduduk Indonesia (APJII, 2017). Pertumbuhan jumlah pengguna web ini yang mendorong terciptanya persaingan bagi para pelaku bisnis untuk dapat memenangkan persaingan pasar, terutama pada bidang e- commerce.Pengadaan barang dan jasa merupakan suatu kegiatan yang dilakukan untuk memperoleh barang atau jasa yang dibutuhkan oleh suatu organisasi, seperti instansi pemerintah, BUMN, atau perusahaan swasta. User Experience (UX) atau Pengalaman Pengguna mengacu pada pengalaman yang didapatkan oleh pengguna saat berinteraksi dengan suatu produk, baik itu produk fisik seperti perangkat elektronik, ataupun produk digital seperti website atau aplikasi.(Datya Baventa dkk., 2022) UX menjadi semakin penting di era digital ini, di mana banyak orang berinteraksi dengan berbagai produk digital setiap harinya. Salah satu faktor kunci keberhasilan suatu produk perangkat lunak adalah fokus pada kebutuhan dan emosi pengguna saat berinteraksi dengan user experience (UX) yang sangat penting untuk mengeksplorasi dan memenuhi kebutuhan pengembangan produk yang berpusat pada pengguna (manusia), sehingga UX harus dipertimbangkan pada tahap awal pengembangan produk. Setiap aplikasi yang dibuat pasti memiliki kelebihan dan kekurangan dalam penggunaannya, pada aplikasi e- purchasing yang disediakan olek pihak LKPP (Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah) kali ini memiliki beberapa kelebihan yang dapat dinikmati oleh pengguna.
THE EMPOWERING THE YOUNG GENERATION THROUGH THE TOURISM AMBASSADOR COMPETITION TO ENHANCE THE TOURISM SECTOR AND STIMULATE NEW ECONOMIC GROWTH IN LEBAK REGENCY Khofiya, Nidaan; Awalia, Salsha; Apriyansa, Ari
J-3P (Jurnal Pembangunan Pemberdayaan Pemerintahan) Vol. 10 No. 1 (2025): Volume 10 Nomor 1 Tahun 2025
Publisher : ipdn

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The tourism sector plays a crucial role in Indonesia's economy, including in Lebak Regency. Despite its abundant natural and cultural tourism potential, this sector has yet to be fully optimized. One effective strategy to strengthen the tourism sector is by engaging the younger generation in the development and promotion of tourist destinations. The Tourism Ambassador Competition serves as an effective means to cultivate a generation that is both aware of and capable of promoting their region’s tourism potential. This study aims to analyze the role of the Tourism Ambassador Competition in youth empowerment and its impact on tourism sector growth and new economic revival in Lebak Regency. This research employs a qualitative approach using a case study method. Data were collected through interviews with competition organizers, Tourism Ambassador participants, and local communities. Additionally, observations of competition activities were conducted to obtain a more comprehensive understanding. The findings indicate that the Tourism Ambassador Competition has positively influenced young people's awareness and involvement in the tourism sector. Participants not only develop communication and promotional skills but also act as change agents in introducing local tourist destinations. Furthermore, the presence of Tourism Ambassadors contributes to local economic growth by increasing the number of visitors. The Tourism Ambassador Competition has proven to be an effective initiative in strengthening the role of the younger generation as pioneers in revitalizing tourism in Lebak Regency. Through capacity-building efforts for participants, the tourism sector can expand more rapidly, create new economic opportunities, and enhance the well-being of local communities.