Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Jurnal SOLMA

Optimalisasi Peran Kader Laktasi Berbasis Lactation Training sebagai Penunjang Keberhasilan ASI Nian Afrian Nuari; Melani Kartika Sari; Efa Nur Aini
Jurnal SOLMA Vol. 9 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v9i2.5433

Abstract

Cakupan pemberian ASI eksklusif di Indonesia masih belum optimal karena beberapa faktor. Hal ini perlu mendapatkan perhatian akan pentingnya keberhasilan ASI eksklusif . Tujuan dari kegiatan ini meningkatkan optimalisasi peran kader laktasi berbasis lactation training sebagai penunjang keberhasilan asi. Metode dalam pengabdian ini meliputi pelatihan peran kader laktasi dan mendemontrasikan cara menyusui yang benar dan mendemonstrasikan cara penggunaan metode breast pump untuk meningkatkan keberhasilan ASI pada ibu yang bekerja. Kegiatan ini dilakukan dengan melibatkan mitra kader laktasi yang terdiri dari 20 orang. Dari hasil kegiatan ini terdapat 20 kader laktasi yang mayoritas berusia 40 tahun, berpendidikan SMA, dan pernah mendapatkan informasi tentang keberhasilan ASI eksklusif sebelumnya. Berdasarkan uji T Test terdapat pengaruh tingkat pengetahuan setelah dilakukan lactation training yang mampu menunjang keberhasilan ASI eksklusif. Peran kader laktasi ini diharapkan mampu meningkatkan upaya keberhasilan ASI eksklusif dan mendukung ibu bekerja tetap memberikan asi eksklusif kepada bayinya.
Manajemen Edukasi Preventif dan Penatalaksanaan Covid-19 Berbasis Home Learning System Pada Remaja Nian Afrian Nuari; Didit Damayanti; Sony Susanto
Jurnal SOLMA Vol. 10 No. 3 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v10i3.7204

Abstract

Background: The high number of Novel Coronavirus Diseases (Covid-19) cases in Indonesia has caused the public to need proper education regarding the prevention and management of Covid-19, especially teenagers. Teenagers are part of the community who need to know about Covid management to maintain healthy living behaviours. This preventive management education using the home learning system method is very suitable for use during the pandemic. The purpose of this community service was to increase the knowledge and skills of adolescents in taking preventive measures and the management of Covid-19. Methods: This activity includes two stages of providing education and demonstration using online media. Results: Based on the post-test results, it was found that almost all teenagers had scores of knowledge scores at 8-10 intervals after a preventive education and Covid-19 management based on a home learning system. The results of the skills indicator show that almost all teenagers can knowledge again with a score of 8-10. Conclusion: The application of the Home Learning System is very suitable for students to increase their knowledge and abilities in taking preventive and curative actions independently.
Pemberdayaan Lansia dalam Upaya Program Vaksinasi Covid-19 dengan Edukasi Herd Immunity Nian Afrian Nuari; Dhina Widayati; Efa Nur Aini; Sony Susanto
Jurnal SOLMA Vol. 11 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v11i1.8378

Abstract

Background: Vaksinasi COVID-19 merupakan upaya pengendalian yang bertujuan untuk meningkatkan kekebalan komunitas atau herd immunity. Kelompok lansia merupakan kelompok sangat rentan saat pandemik Covid-19 ini sehingga perlu ditingkatkan cakupan vaksinasi yang kurang. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah meingkatkan pemahaman lanisa dengan edukasi tentang herd immunity pada lansia sebagai bentuk pemberdayaan lansia dalam program vaksinasi COVID-19. Metode: Kegiatan ini meliputi 3 tahap yaitu assessment, pelaksanaan dan evaluasi. Kegiatan pengabdian masyarakat pada lansia ini dilaksanakan untuk meningkatkan pemahaman tentang herd immunity sehingga cakupan vaksinasi pada lansia bisa meningkat. Hasil: Hasil pengukuran dengan kuesioner terdapat peningkatan indikator pengetahuan pada lansia dari kategori baik yang hanya 23% menjadi 66,67%. Rencana tindak lanjut dalam pengabdian masyarakat ini adalah melakukan promosi kesehatan berkelanjutan kepada para lansia tentang program vaksinasi dan herd immunity lebih lanjut. Kesimpulan: Cakupan vaksinasi COVID-19 pada lansia diharapkan dapat ditingkatkan seiring dengan meningkatnya pengetahuan lansia tentang program vaksinasi.