Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

ANALISIS PENGARUH CUSTOMER EXPERIENCE TERHADAP LOYALITAS PELANGGAN Erick Lauren Ray; I Nyoman Wirya Artha; Erlita Khrisinta Dewi
Jurnal Manajemen Industri dan Logistik Vol 5, No 2 (2021): page 75 - 217
Publisher : Politeknik APP Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30988/jmil.v5i2.724

Abstract

abstractThis study aims to see the effect of sense, feel, act, think, relate on customer loyalty. The variables sense, feel, act, think and relate are part of the customer experience which are the independent variables, while the variable customer loyalty is the dependent variable. The object of this research is the visitors to the hoka-hoka bento restaurant or what is known as hokben. The target respondents for this study were 70 people spread across four hokben outlets in the South Jakarta area. The results of the study show that the variables sense, act and relate have a positive effect on customer loyalty in Hokben restaurant, while the variables feel and think do not have a significant effect on customer loyalty. The most dominant dimension of customer experience in this study is shown in the act experience variable.abstrakPenelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh antara sense, feel, act, think, relate terhadap loyalitas pelanggan. Variabel sense, feel, act, think dan relate adalah bagian dari customer experience yang menjadi variabel independen, sedangkan variabel loyalitas pelanggan adalah sebagai variabel terikat. Adapun objek penelitian ini adalah pengunjung restoran hoka-hoka bento atau yang dikenal hokben. Target responden untuk penelitian ini berjumlah 70 orang yang tersebar di empat gerai hokben di wilayah Jakarta Selatan.  Hasil peneltian menunjukan bahwa variabel sense, act dan relate berpengaruh positif terhadap loyalitas pelanggan restoran hokben sedangkan variabel feel dan think tidak berpengaruh signifikan terhadap loyalitas pelanggan. Dimensi customer experience dalam penelitian ini yang paling dominan ditunjukan pada variabel act experience.
ANALISIS EFEKTIVITAS PERIKLANAN MELALUI BROSUR PADA PRODUK TABUNGAN EMAS DI PT PEGADAIAN KCP SERBELAWAN SIMALUNGUN Erlita Khrisinta Dewi; Suryani Sere Pardosi
Jurnal Ilmiah Manajemen & Bisnis Vol 7 No 1 (2022)
Publisher : Universitas Pendidikan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (399.505 KB) | DOI: 10.38043/jimb.v7i1.3541

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas periklanan melalui brosur pada produk Tabungan Emas di PT Pegadaian KCP Serbelawan Simalungun dan untuk mengetahui dimensi yang paling berpengaruh terhadap efektivitas periklanan melalui brosur pada produk Tabungan Emas di PT Pegadaian KCP Serbelawan Simalungun. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dengan sampel 30 responden dari PT Pegadaian KCP Serbelawan Simalungun yang memiliki kriteria yaitu pernah membaca brosur produk Tabungan Emas. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji validitas, uji reliabilitas dan metode EPIC Model dimana dimensinya adalah empathy, persuation, impact, dan communication. Berdasarkan pengujian validitas data terhadap 16 pernyataan pada penelitian, maka diperoleh hasil dari r hitung > 0,361 maka semua pernyataan dinyatakan valid dan semua item pernyataan yang berjumlah 16 butir dalam penelitian dinyatakan reliabel dikarenakan Cronbach’s Alpha > 0,6. Hasil analisis EPIC untuk masing masing dimensi adalah dimensi empathy dengan indikator yang berada pada rata-rata nilai sebesar 3,24 dan masuk kedalam kategori cukup efektif. Dimensi persuation berada pada nilai rata-rata sebesar 3,47 dan termasuk kedalam kategori efektif. Dimensi impact berada pada nilai rata-rata sebesar 3,44 dan termasuk kedalam kategori efektif. Dimensi communication berada pada nilai rata-rata sebesar 2,97 dan termasuk kedalam kategori cukup efektif. Nilai EPIC rate adalah 3,27 yang jika dimasukkan ke skala penilaian termasuk dalam kategori cukup efektif. Hasil penelitian ini mengindikasikan bahwa periklanan melalui brosur pada produk Tabungan Emas di PT Pegadaian KCP Serbelawan Simalungun cukup efektif untuk menarik empati nasabah, mempengaruhi minat beli nasabah, meninggalkan kesan yang baik dan menyampaikan pesan secara jelas, baik dan benar.
ANALISIS EFEKTIVITAS PERIKLANAN MELALUI BROSUR PADA PRODUK TABUNGAN EMAS DI PT PEGADAIAN KCP SERBELAWAN SIMALUNGUN Erlita Khrisinta Dewi; Suryani Sere Pardosi
Jurnal Ilmiah Manajemen & Bisnis Vol 7 No 1 (2022)
Publisher : Universitas Pendidikan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (399.505 KB) | DOI: 10.38043/jimb.v7i1.3541

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas periklanan melalui brosur pada produk Tabungan Emas di PT Pegadaian KCP Serbelawan Simalungun dan untuk mengetahui dimensi yang paling berpengaruh terhadap efektivitas periklanan melalui brosur pada produk Tabungan Emas di PT Pegadaian KCP Serbelawan Simalungun. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dengan sampel 30 responden dari PT Pegadaian KCP Serbelawan Simalungun yang memiliki kriteria yaitu pernah membaca brosur produk Tabungan Emas. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji validitas, uji reliabilitas dan metode EPIC Model dimana dimensinya adalah empathy, persuation, impact, dan communication. Berdasarkan pengujian validitas data terhadap 16 pernyataan pada penelitian, maka diperoleh hasil dari r hitung > 0,361 maka semua pernyataan dinyatakan valid dan semua item pernyataan yang berjumlah 16 butir dalam penelitian dinyatakan reliabel dikarenakan Cronbach’s Alpha > 0,6. Hasil analisis EPIC untuk masing masing dimensi adalah dimensi empathy dengan indikator yang berada pada rata-rata nilai sebesar 3,24 dan masuk kedalam kategori cukup efektif. Dimensi persuation berada pada nilai rata-rata sebesar 3,47 dan termasuk kedalam kategori efektif. Dimensi impact berada pada nilai rata-rata sebesar 3,44 dan termasuk kedalam kategori efektif. Dimensi communication berada pada nilai rata-rata sebesar 2,97 dan termasuk kedalam kategori cukup efektif. Nilai EPIC rate adalah 3,27 yang jika dimasukkan ke skala penilaian termasuk dalam kategori cukup efektif. Hasil penelitian ini mengindikasikan bahwa periklanan melalui brosur pada produk Tabungan Emas di PT Pegadaian KCP Serbelawan Simalungun cukup efektif untuk menarik empati nasabah, mempengaruhi minat beli nasabah, meninggalkan kesan yang baik dan menyampaikan pesan secara jelas, baik dan benar.
PENGARUH PERSEPSI KEMUDAHAN TERHADAP MINAT NASABAH DALAM PENGGUNAAN RAYA DIGITAL BANK DI PT BANK RAYA INDONESIA Tbk. JAKARTA Erlita Khrisinta Dewi; Erick Lauren Ray; Fitri Ardanih
Nusantara Hasana Journal Vol. 2 No. 8 (2023): Nusantara Hasana Journal, January 2023
Publisher : Yayasan Nusantara Hasana Berdikari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine the perception of convenience, customer interest, and the effect of perceived convenience significantly on customer interest in using Raya Digital Bank at PT Bank Raya Indonesia Tbk in Jakarta. The approach used is a quantitative approach. This research uses descriptive analysis. The data used in this study is primary data with the method of distributing questionnaires. The sample used is 97 respondents who have customer criteria from Bank Raya Indonesia and use the Raya Digital Bank application. The test was carried out through instrument testing, correlation coefficient, determination coefficient, and T test. The results of the correlation coefficient test of the R value obtained were 0.733 so that it was known that the perceived convenience variable had a strong relationship with customer interest. The coefficient of determination test obtained R square results of 0.538 so that it can be seen that the ability of the perceived ease variable in explaining the variable of customer interest in using Raya Digital Bank is 0.538. The results also show that the perception of convenience has a significant and positive effect on customer interest in using Raya Digital Bank at PT Bank Raya Indonesia Tbk Jakarta.  
KECEMASAN MAHASISWA DALAM PRAKTIK PUBLIC SPEAKING (STUDI KASUS MAHASISWA MANAJEMEN PEMASARAN INDUSTRI ELEKTRONIKA ANGKATAN 2021) Erlita Khrisinta Dewi
Nusantara Hasana Journal Vol. 2 No. 4 (2022): Nusantara Hasana Journal, September 2022
Publisher : Yayasan Nusantara Hasana Berdikari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59003/nhj.v2i4.833

Abstract

This study aims to find out the description of student anxiety in public speaking practice, the causes of students experiencing anxiety, and how to overcome anxiety in public speaking practice in the Electronics Industry Marketing Management Study Program, especially students in class of 2021. This research is a descriptive qualitative research. This qualitative research uses the case study method. Data was collected through observation, interviews and documentation. Data analysis techniques were carried out through three stages, namely, data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The validity test used in this study uses trustworthiness, namely testing the truth and honesty of the subject in uncovering the reality according to what is experienced, felt or imagined. This study shows that the anxiety symptoms of 2021 MPIE Study Program students include physical, mental, and emotional symptoms. The causes of students experiencing anxiety in public speaking practice include lack of confidence, lack of preparation and practice, lack of experience, audience rejection, and unpleasant experiences in the past. The ways to overcome students' anxiety in public speaking practice can be done through self-adjustment, breathing exercises, changing body language, warming up, and anchoring.
FENOMENA ENDORSEMENT SEBAGAI TREN MEDIA PEMASARAN DIGITAL DI INDONESIA Erlita Khrisinta Dewi; Citra Ayu Nur Kholifah
Nusantara Hasana Journal Vol. 1 No. 10 (2022): Nusantara Hasana Journal, March 2022
Publisher : Yayasan Nusantara Hasana Berdikari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59003/nhj.v1i10.834

Abstract

This study discusses the endorsement phenomenon as a digital marketing media trend. The theory used to discuss research problems is the Transcendental Phenomenological Theory of Edmund Husserl and marketing communication theory as the basis of the research. This research is a qualitative research with a descriptive design. The data used in this study are secondary data obtained from literature in the form of books, scientific papers, journals, articles, and other information related to the research title. The results of the study show that endorsements have been widely used by business people to market their products digitally. Endorsement is one of the effective marketing strategies chosen by business people in this digital era. Endorsement goes directly to prospective buyers and is also an easy, fast and cheap medium for achieving targets. Endorsements can drive a rapid rise in brand awareness of a product. Endorsement activities are increasingly in demand by the public in this digital marketing. Information technology is developing rapidly thus encouraging increased use of endorsements as a digital marketing media trend in Indonesia.
ANALISIS PENGARUH CUSTOMER EXPERIENCE TERHADAP LOYALITAS PELANGGAN Erick Lauren Ray; I Nyoman Wirya Artha; Erlita Khrisinta Dewi
Jurnal Manajemen Industri dan Logistik Vol. 5 No. 2 (2021): page 75 - 217
Publisher : Politeknik APP Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30988/jmil.v5i2.724

Abstract

abstractThis study aims to see the effect of sense, feel, act, think, relate on customer loyalty. The variables sense, feel, act, think and relate are part of the customer experience which are the independent variables, while the variable customer loyalty is the dependent variable. The object of this research is the visitors to the hoka-hoka bento restaurant or what is known as hokben. The target respondents for this study were 70 people spread across four hokben outlets in the South Jakarta area. The results of the study show that the variables sense, act and relate have a positive effect on customer loyalty in Hokben restaurant, while the variables feel and think do not have a significant effect on customer loyalty. The most dominant dimension of customer experience in this study is shown in the act experience variable.abstrakPenelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh antara sense, feel, act, think, relate terhadap loyalitas pelanggan. Variabel sense, feel, act, think dan relate adalah bagian dari customer experience yang menjadi variabel independen, sedangkan variabel loyalitas pelanggan adalah sebagai variabel terikat. Adapun objek penelitian ini adalah pengunjung restoran hoka-hoka bento atau yang dikenal hokben. Target responden untuk penelitian ini berjumlah 70 orang yang tersebar di empat gerai hokben di wilayah Jakarta Selatan.  Hasil peneltian menunjukan bahwa variabel sense, act dan relate berpengaruh positif terhadap loyalitas pelanggan restoran hokben sedangkan variabel feel dan think tidak berpengaruh signifikan terhadap loyalitas pelanggan. Dimensi customer experience dalam penelitian ini yang paling dominan ditunjukan pada variabel act experience.
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR PREFERENSI KONSUMEN YANG MEMPENGARUHI KEPUTUSAN PEMBELIAN MAKANAN FAST FOOD DI MASA PANDEMI COVID 19 (STUDI KASUS PADA PELANGGAN RESTORAN KFC) erick lauren ray; I nyoman wirya artha; erlita khrisinta dewi
Prosiding Seminar Nasional Manajemen Industri dan Rantai Pasok Vol. 2 (2021): Prosiding Seminar Nasional Manajemen Industri dan Rantai Pasok 2nd, Jakarta 2021
Publisher : Politeknik APP Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor preferensi konsumen yang mempengaruhi keputusan pembelian makanan fast food. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menggunakan analisis faktor dan analisis regresi. Sampling pada penelitian berjumlah 73 orang dengan kategori konsumen wanita yang sudah memiliki penghasilan. Studi kasus dalam penelitian ini adalah konsumen restoran Kentucky Fried Chicken (KFC) yang berada di wilayah Jakarta. Pada penelitian ini, atribut yang digunakan untuk mengidentifikasi faktor preferensi konsumen makanan fast food adalah harga, kualitas pelayanan, merek, tangible, kualitas makanan dan iklan. Penelitian ini menghasilkan enam faktor pembentuk antara lain faktor 1 (tampilan fisik), faktor 2 (kehandalan), faktor 3 (cita rasa), faktor 4 (attention), faktor 5 (harga), dan faktor 6 (responsif). Dari keenam faktor yang terbentuk, faktor dominan untuk aspek tampilan fisik adalah protokol kesehatan yang dijalankan pada masa pandemik, pada aspek kehandalan adalah penyajian makanan yang bersih dan higienis, pada aspek cita rasa adalah variasi menu yang beragam, pada aspek attention adalah top of mind produk KFC, pada aspek harga adalah keterjangkaun harga produk KFC dan pada aspek responsif adalah makanan disiapkan dengan cepat. Faktor yang mempengaruhi preferensi konsumen terhadap keputusan pembelian adalah faktor kehandalan. Kata kunci: Analisis Faktor, Preferensi Konsumen, Keputusan Pembelian
ANALISIS PORTER'S DIAMOND MODEL INDUSTRI ALAS KAKI INDONESIA Siti Nurkomariyah; Erlita Khrisinta Dewi
Prosiding Seminar Nasional Manajemen Industri dan Rantai Pasok Vol. 3 No. 1 (2022): Prosiding Seminar Nasional Manajemen Industri dan Rantai Pasok 3rd, Jakarta 202
Publisher : Politeknik APP Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK  Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja industri alas kaki Indonesia dalam meraih keunggulan kompetitif di pasar domestik dan global. Data primer dan sekunder diperoleh melalui wawancara dan studi literatur. Responden merupakan perwakilan dari pemerintah dan industri. Metode analisis dengan pendekatan Porter's Diamond Model yang memiliki berbagai keunggulan dalam mengkaji strategi bisnis dan dayasaing industri dan negara secara kualitatif.  Ada enam variabel analisis yaitu kondisi faktor; kondisi permintaan; industri terkait dan pendukung; struktur, strategi dan persaingan industri, kesempatan serta pemerintah. Keenam faktor tersebut memiliki keterakaitan dan saling berinteraksi membangun dayasaing kompetitif. Hasil analisis menunjukkan bahwa industri alas kaki Indonesia memiliki dayasaing kompetitif di pasar domestik dan internasional. Indonesia memiliki daya tarik pasar global karena produknya berkualitas, upah relatif rendah, serta iklim investasi yang mendukung. Namun, dari sisi bahan baku, Indonesia tidak memiliki dayasaing sehingga ketergantung produsen alas kaki terhadap impor sangat tinggi. Ukuran pasar domestik dan global menjadi peluang, namun perlu meningkatkan efisiensi produksi agar dapat mempertahankan dan meningkatkan dayasaing. Pemerintah perlu mengioptimalkan regulasi impor alas kaki, relaksasi impor bahan bahan baku dan tingkat upah tenaga kerja untuk menjaga keberlangusngan industri di tengah turbulensi ekonomi global.  Kata kunci: alas kaki, dayasaing, efisiensi, Porter's Diamond Model.  ABSTRACT  This study aims to analyze the performance of the Indonesian footwear industry to gain of competitive advantage in the domestic and global markets”primary and secondary data collected through interviews and literature studies. Respondents are representatives of government and industry. The analytical method uses Porter's Diamond Model approach, which has various advantages in qualitatively assessing business strategy and industrial and national competitiveness. There are six variables: factor conditions; demand conditions; related and supporting industries; industry structure, strategy and rivalry, chance, and government. They relate and interact with each other to build competitiveness. The results show that the Indonesian footwear industry has a competitive advantage in domestic and international markets. Indonesia has a market attractiveness because of its quality products, relatively low wages, and supportive investment climate. However, regarding raw materials, Indonesia is not competitive, so the footwear manufacturers' dependence on imports is very high. The domestic and worldwide market size are opportunities, but it is necessary to increase production efficiency to maintain and enhance their competitiveness. The government needs to optimize footwear import regulations and relax raw materials and labor wages to maintain the sustainability industry during the turbulence of the global economy. Keywords: footwear, competitiveness, efficiency, Porter's Diamond Model
MEMBANGUN CO-STIMULATED INTERACTION QUALITY PADA LIVESTREAMING E-COMMERCE UNTUK MENINGKATKAN KINERJA PENJUALAN Nalal Muna; Erlita Khrisinta Dewi; Muhammad Rizki Ardian S
Prosiding Seminar Nasional Manajemen Industri dan Rantai Pasok Vol. 6 No. 1 (2025): Prosiding Seminar Nasional Manajemen Industri dan Rantai Pasok 6th, Tangerang 2
Publisher : Politeknik APP Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Era livestreaming shopping telah berkembang pesat dan menjadi salah satu strategi utama perusahaan dalam mempromosikan produk secara real time di platform e-commerce. Era ini ditandai dengan meningkatnya preferensi konsumen terhadap pengalaman belanja yang interaktif, autentik, dan imersif. Namun demikian, keberhasilan penjualan melalui livestream menghadapi sejumlah tantangan, terutama dalam menjaga kualitas interaksi antara penjual dan audiens. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana upaya perusahaan dalam meningkatkan kinerja penjualan produk melalui livestreaming e-commerce. Penelitian kuantitatif ini melibatkan 203 perusahaan yang menggunakan fitur livestreaming dari berbagai sektor bisnis di Jabodetabek. Data dianalisis menggunakan structural equation model. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan menjual berpengaruh signifikan terhadap co-stimulated interaction quality, sedangkan keterampilan linguistik tidak memiliki pengaruh yang berarti dalam membentuk co-stimulated interaction quality. Selain itu, co-stimulated interaction quality terbukti berpengaruh positif dalam meningkatkan kinerja penjualan. Temuan ini memberikan perluasan pada Service Dominant Logic yang berupaya menciptakan value co-creation melalui integrasi sumberdaya yang membutuhkan keterlibatan berbagai aktor mulai dari penjual, pembeli dan sistem operasi yang mampu menciptakan interaksi yang responsif, informatif, serta bersifat multisensori. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan strategis bagi perusahaan dalam merancang pendekatan penjualan berbasis livestream yang lebih efektif dan berdaya saing.. Kata kunci: ketrampilan menjual, ketrampilan linguistik, kualitas interaksi, kinerja penjualan, livestreaming