Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Peran Senam Jantung Sebagai Upaya Penurunan Tekanan Darah pada Lansia Hipertensi Ledia Restipa; Syafitri, Rika
Jurnal Pengabdian Ilmu Kesehatan (JPIK) Vol. 4 No. 1 (2025): JPIK - Juni 2025 Volume 4 Nomor 1 Tahun 2025
Publisher : Universitas Alifah Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33757/jpik.v4i1.94

Abstract

Hypertension is a condition where systolic blood pressure increases above normal, which is more than 140 mmHg and diastolic blood pressure is more than 90 mmHg. The incidence of hypertension at Andalas Health Center, Padang City was 505 cases in the last two months from January to February. Currently, non-pharmacological treatment is very popular among the community, one of which is heart gymnastics. The purpose of this community service is to determine the effect of heart gymnastics on blood pressure in elderly hypertensives. The activity involved measuring blood pressure before the intervention, showing a cardiac exercise video prior to the elderly participants performing the exercise, measuring blood pressure after the intervention, and distributing educational leaflets.The results of the study were obtained before heart gymnastics, the average blood pressure was 140/90 mmHg. The average blood pressure after 140/80 mmHg, the p-value of 0.000 means that there is an effect of blood pressure before and after heart gymnastics. Based on the results that have been carried out, it is recommended to carry out community service on other non-pharmacological therapies such as (heart gymnastics or traditional types and others) to overcome the problem of changes in blood pressure in hypertensive patients.
PENGARUH TERAPI GUIDED IMAGERY TERHADAP PENURUNAN TINGKAT STRES PADA LANSIA Syafitri, Rika; Restipa, Ledia
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 8, No 1 (2025): Mei 2025
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v8i1.3186

Abstract

Memasuki usia tua berarti mengalami kemunduran fisik, lansia pada umumnya mengalami berbagai masalah kesehatan akibat terjadinya perubahan fisik, psikologis, psikososial dan spiritual. Lebih dari 90% kasus bunuh diri terkait dengan sakit mental seperti stres. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh terapi guided imagery terhadap penurunan tingkat stres lansia. Jenis penelitian pra-eksperiment dengan menggunakan pendekatan One Group Pretest-Posttest design. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh lansia yang mengalami stres berjumlah 247 orang dengan sampel 30 orang. Teknik pengambilan sampel purposive sampling. Penelitian ini dianalisa secara univariat dan bivariat menggunakan uji statistik paired T-test. Rata-rata tekanan darah sesudah diberikan teknik relaksasi otot progressive adalah sistolik mean 132,30 mmHg dan diastolik mean 86,67 mmHg. ada pengaruh teknik guided imagery terhadap stres pada lansia. Kesimpulan penelitian ini terapi guided imagery dapat menurunkan tingkat stres pada lansia. Diharapkan perawat di Puskesmas dapat memberikan edukasi mengenai pemberian terapi teknik guided imagery pada lansia yang mengalami gangguan stres.Kata kunci : Guided Imagery, stres, lansia
Pengaruh Senam Jantung Terhadap Tekanan Darah Pada Lansia Hpertensi Di Puskesmas Andalas Kota Padang Rika Syafitri
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 3 No. 2 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi merupakan suatu keadaan dimana peningkatan darah sistolik berada diatas normal yaitu lebih dari 140 mmHg dan tekanan darah diastolik lebih dari 90 mmHg. Angka kejadian hipertensi di Puskesmas Andalas Kota Padang Tahun 2023 sebanyak 505 kasus dalam dua bulan terakhir dari bulan Januari-Februari. Saat sekarang ini pengobatan non farmakologi dikalangan masyarakat sangat populer salah satunya senam jantung. Tujuan penelitian untuk mengatahui pengaruh senam jatung terhadap tekanan darah pada lansia hipertensi. Jenis penelitian ini Quise eksperiment dengan pendekatan pre-test and post-test grop. Penelitian dilakukan di Puskesmas Andalas Kota Padang. Penelitian dan pengumpulan data dilakukan dari bulan Maret sampai Juni. populasi sebanyak 505 lansia hipertensi dan sampel yang diperoleh sebanyak 20 lansia dengan hipertensi ringan dan sedang ,teknik pengabilan sampel purposive sampling dan analisis Uji T-test. Instrumen penelitian untuk mengukut tekanan darah menggunakan tensi meter raksa. Hasil penelitian univariat didapatkan sebelum dilakukan senam jantung rata-rata tekanan darah 140/90 mmHg. Rata-rata tekanan darah sesudah 140/80 mmhg,nilai p-0.000 berarti ada pengaruh tekanan darah sebelum dan sesudah dilakukan senam jantung. Berdasarkan hasil penelitian disarankan dapat melakukan peneliti tentang terapi nonfarmokologi lainya seperti (senam jantung atau sejenis tradisional dan lain-lainya) untuk mengatasi masalah perubahan tekanan darah pada pasien hipertensi dan kemudian membandingkan
Pengaruh Terapi Musik Tradisional Minang Saluang Pada Lansia Penderita Insomnia Manitha, Nadya Sekar; Syafitri, Rika; Restipa, Ledia
Jurnal Keperawatan Medika Vol 4 No 1 (2025): Jurnal Keperawatan Medika
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jkem.v4i1.461

Abstract

Hubungan Dukungan Keluarga Terhadap Kepatuhan Kontrol Gula Darah Pada Pasien Diabetes Melitus Di Puskesmas Belimbing Kota Padang Tahun 2025 Anisa Nabila Putri; Rika Syafitri; Setiadi Syarli
Gudang Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 1 (2026): GJIK - Februari
Publisher : PT. Gudang Pustaka Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/gjik.v4i1.2022

Abstract

Diabetes melitus (DM) merupakan penyakit kronis yang ditandai dengan hiperglikemia dan berpotensi menimbulkan komplikasi serius apabila tidak ditangani secara tepat. Kepatuhan pasien dalam melakukan kontrol gula darah secara rutin menjadi faktor penting dalam upaya pencegahan komplikasi. Salah satu determinan kepatuhan pasien adalah dukungan keluarga, baik berupa dukungan emosional, informasional, instrumental, maupun penghargaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan dukungan keluarga terhadap kepatuhan kontrol gula darah pada pasien diabetes melitus di Puskesmas Belimbing Kota Padang tahun 2025. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi adalah seluruh pasien diabetes melitus yang berkunjung ke Puskesmas Belimbing berjumlah 275 orang. Sampel penelitian sebanyak 71 responden dipilih dengan teknik accidental sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner dukungan keluarga dan kuesioner kepatuhan kontrol gula darah. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat dengan uji Chi-square pada tingkat kepercayaan 95% (p = 0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden tidak mendapatkan dukungan keluarga (52,1%) dan tidak patuh dalam melakukan kontrol gula darah (52,1%). Uji Chi-square menghasilkan nilai p = 0,000 (p < 0,05), yang berarti terdapat hubungan signifikan antara dukungan keluarga dengan kepatuhan kontrol gula darah. Kesimpulan penelitian ini adalah dukungan keluarga berperan penting dalam meningkatkan kepatuhan pasien DM terhadap kontrol gula darah rutin. Oleh karena itu, diharapkan keluarga dapat memberikan dukungan optimal, baik secara emosional, informasional, maupun praktis, sehingga kepatuhan pasien dapat meningkat dan risiko komplikasi diabetes dapat diminimalisir.
Hubungan Kecanduan Smartphone dengan Nomophobia Di Kalangan Remaja di SMA Negeri 5 Padang Fitri, Tiwi Zulira; Wahyudi, Eri; Syafitri, Rika
Jurnal Sains Farmasi Dan Kesehatan Vol. 3 No. 3 (2026): Januari - April
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The phenomenon of intensive smartphone use among teenagers has led to various psychological impacts, one of which is nomophobia, a condition characterized by excessive fear or anxiety when unable to access or use a smartphone. In West Sumatra, the highest percentage of smartphone users is among teenagers who are currently in high school or equivalent levels, with a usage rate reaching 39.28%. This study aims to determine the relationship between smartphone addiction and nomophobia among teenagers at SMA Negeri 5 Padang. The research uses a quantitative approach with a descriptive-analytic design, conducted from February to August 2025, with the data collection period from May 14 to May 20, 2025. The study population consisted of 819 students, with a sample of 98 students selected using proportional stratified random sampling. Data were collected using a questionnaire and analyzed univariately and bivariately using the Chi-Square statistical test. The results of the study show a significant relationship between smartphone addiction and nomophobia among students at SMA Negeri 5 Padang. The findings indicate that 51.8% of respondents experienced smartphone addiction, with a moderate level of nomophobia. The results also show a significant p-value (≤ 0.05) and a strong positive correlation (r = 0.00), meaning that the higher the level of smartphone addiction, the higher the level of nomophobia experienced by the students. In conclusion, this study confirms a significant relationship between smartphone addiction and nomophobia among teenagers at SMA Negeri 5 Padang. It is recommended that the school play an active role in increasing students' awareness of the negative impacts of smartphone use by providing regular counseling and guidance sessions related to healthy smartphone usage.
Pengaruh Tandem Walking Exercise Terhadap Penurunan Resiko Jatuh Pada Lansia Di Wilayah Krja Puskesmas Andalas Lutfi Dwi Acpa; Ledia Restipa; Rika Syafitri
Gudang Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 2 (2026): GJIK - AGUSTUS
Publisher : PT. Gudang Pustaka Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/gjik.v4i2.2068

Abstract

Lansia memiliki risiko jatuh yang tinggi akibat penurunan fungsi keseimbangan dan kekuatan otot postural. Pada Puskesmas Andalas, sekitar 60% lansia tergolong berisiko jatuh sedang hingga tinggi berdasarkan skor Berg Balance Scale (BBS). Latihan Tandem Walking Exercise (TWE) merupakan metode yang dapat meningkatkan keseimbangan dan stabilitas tubuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh TWE dalam menurunkan risiko jatuh pada lansia di wilayah kerja Puskesmas Andalas tahun 2025. Penelitian ini bersifat kuantitatif dengan desain pre-eksperimen menggunakan pendekatan one group pretest-posttest. Penelitian ini dilakukan di Wilayah Kerja Puskesmas Andalas dari Maret-Agustus 2025 dengan pengambilan data antara 26 Mei-21 Juni 2025. Populasi penelitian ini mencankup seluruh lansia yang ada di Wilayah Kerja Puskesmas Andalas dan Sampel yang diambil sebanyak 17 dengan menggunakan teknik purposive sampling. Intervensi TWE dilakukan selama 4 minggu (3 sesi/minggu, 10 menit/sesi), dengan resiko jatuh diukur menggunakan Berg Balance Scale (BBS). sebelum dan setelah intervensi. Data dianalisis secara univariat dan bivariat dengan uji wilcoxon signed rank test (p-value ≤ 0,05). Hasil penelitian di dapatkan Rata-rata resiko jatuh sebelum di lakukan tandem walking exercise pada lansia di Wilayah Kerja Puskesmas Andalas yaitu 24.88 dan rata-rata resiko jatuh sesudah di lakukan tandem walking exercise pada lansia yaitu 50.41 dengan selisih 23.59 serta adanya pengaruh signifikan dari latihan tandem walking exercise terhadap penurunan risiko jatuh pada lansia, dengan p-value 0,000. Kesimpulan penelitian ini ada Pengaruh Dari Tandem Walking Exercise Terhadap Penurunan Resiko Jatuh Pada Lansia. Saran bagi tenaga kesehatan di Puskesmas Andalas untuk menerapkan TWE sebagai intervensi keperawatan guna meningkatkan keseimbangan lansia dan mencegah jatuh pada lansia.