Agustin Syamsianah
Unknown Affiliation

Published : 27 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search
Journal : PROSIDING SEMINAR NASIONAL

OPTIMALISASI PERKEMBANGAN MOTORIK KASAR DAN UKURAN ANTROPOMETRI ANAK BALITA DI POSYANDU “BALITAKU SAYANG” KELURAHAN JANGLI KECAMATAN TEMBALANG KOTA SEMARANG Rosidi, Ali; Syamsianah, Agustin
PROSIDING SEMINAR NASIONAL & INTERNASIONAL 2012: SEMINAR NASIONAL HASIL PENELITIAN 2012
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (144.669 KB)

Abstract

Kualitas seorang anak dapat dinilai dari proses pertumbuhan dan perkembangannya sejak masa bayi,oleh sebab itu masa tersebut perlu perhatian lebih termasuk proses perkembangan fisik maupunpsikologis. Salah satu perkembangan fisik yang perlu diperhatikan yaitu perkembangan motorik, yangterdiri dari perkembangan motorik halus dan motorik kasar. Beberapa hal yang berkaitan denganperkembangan adalah keadaan tubuh baik kualitatif maupun kuantitatif yang berubah secara teratur,progresif dan koheren atau dikenal dengan pertumbuhan Salah satu metode untuk mengukurpertumbuhan adalah penggunaan ukuran antropometri. Beberapa hasil penelitian mengungkapkanbahwa anak yang mengalami hamatan pertumbuhan menjadi tidak aktif, apatis, pasif, dan tidakmampu berkonsentrasi. Kondisi tersebut akan berakibat pada terlambatnya perkembangan motorikkasar. Tujuan penelitian ini untuk melakukan kajian terhadap ukuran antropometri tubuh yangmenjadi pemicu proses pertumbuhan dan perkembangan motorik kasar anak balita. Populasipenelitian adalah seluruh balita di Posyandu “Balitaku Sayang” Kelurahan Jangli KecamatanTembalang Kota Semarang, sebanyak 160 orang. Sampel diambil secara purposiv sebanyak 80 balita .Hasil penelitian menunjukkan bahwa ukuran antropometri yang berhubungan dengan perkembanganmotorik kasar adalah tinggi badan dalam bentuk indeks tinggi badan berdasarkan umur (TB/U) danindeks massa tubuh berdasarkan umur (IMT/U).
EFEKTIVITAS VITARAL MIX TERHADAP KADAR HDL DAN LDL Syamsianah, Agustin; Anggraini, Herlisa
PROSIDING SEMINAR NASIONAL & INTERNASIONAL 2015: Prosiding Bidang MIPA dan Kesehatan The 2nd University Research Colloquium
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (108.311 KB)

Abstract

Fluctuations in blood glucose levels in Diabetes Mellituspatients to be the main cause of developing complications, due to the formation of free radicals which can lead to oxidative stress. Many studies have been done, but it is still rare that utilize food that can be consumed daily as a source of vegetable-based therapy. Vitaral mix is the formula of food sourced watercress and black rice bran. Watercress contains vary nutrients vitamins B1, B2, C, E, provitamin A, folic acid, protein, glucosinolates, minerals iodine, iron, calcium, and phosphorus. Black rice bran contains anthocyanins were shown to have strong antioxidant activity. This study aimed to analyze the effect of vitaral mix diet to changes in the levels of HDL and LDL cholesterol, which treated on animal models. The results showed that the levels of HDL in the control group is 44.7 ± 2.19 mg / dl during the study, as well as LDL (59.6 ± 2.89 mg / dl). HDL levels in the group of diabetic rats increased 3.4 ± 2.99 mg / dL, while elevated LDL levels is 19.6 ± 11.33 mg / dl. HDL levels of diabetic rats with vitaral mix diet increased significantly during the study amounted to 53.9 ± 3.59 mg / dl, but LDL levels decrease with 9.9 ± 5.72 mg / dl.Keywords:vitaral mix, HDL, LDL
FORMULASI DAN EVALUASI SIFAT SENSORIS VITARAL MIX Agustin Syamsianah; Herlisa Anggraini
PROSIDING SEMINAR NASIONAL & INTERNASIONAL 2014: PROSIDING SEMINAR NASIONAL HASIL - HASIL PENELITIAN & PENGABDIAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1019.612 KB)

Abstract

Vitaral Mix merupakan bahan makanan formula yang terdiri dari selada air dan bekatul beras hitam dengan perbandingan komposisi bahan tertentu. Formula tersebut diharapkan dapatmenjaga kestabilan kadar glukosa darah penderita DM.Berdasarkan rekomendasi ADA (American Diabetes Assosiacition) dan EASD(European Association for the Study of Diabetes) bahwa jalur terapi utama penatalaksanaanhiperglikemia pada pasien DM tipe 2 adalah diet, latihan fisik, dan edukasi. Berbagai penelitiantelah dilakukan, namun masih jarang yang memanfaatkan bahan makanan yang dapatdikonsumsi sehari-hari sebagai terapi berbasis sumber nabati.  Bahan makanan yangmengandung antioksidan kuat, mudah didapat, dan harganya terjangkau yaitu sayuran selada airdan bekatul beras hitam. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji daya terima vitaral mix, suatumakanan formula bersumber selada air dan bekatul beras hitam sebagai upaya preventifpencegahan terjadinya hiperglikemia pada penderita DM.Warna, tekstur, dan aroma yang paling disukai untuk Vitaral Mix dalam bentuk serbukyaitu formula 1 (selada air) : 1 (bekatul beras hitam). Sedangkan Vitaral Mix dalam bentukminuman yang paling disukai adalah formula 1 (selada air) : 2 (bekatul beras hitam).Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan sumbangan pemikiran serta informasiilmiah mengenai makanan formula vitaral mix sebagai terapi diet dalam pengendalian  kadarglukosa darah pada penderita DM.  Kata Kunci : Makanan Formula, Selada Air, Bekatul Beras Hitam
ANALISIS ZAT GIZI TEMPE FORTIFIKASI ZAT BESI BERDASARKAN PEMASAKAN Rahayu Astuti; Siti Aminah; Agustin Syamsianah
PROSIDING SEMINAR NASIONAL & INTERNASIONAL 2012: SEMINAR NASIONAL HASIL PENELITIAN 2012
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (98.886 KB)

Abstract

Anemia merupakan salah satu masalah gizi paling umum pada negara berkembang, termasukIndonesia. Diantara berbagai solusi perbaikan gizi, fortifikasi makanan merupakan salah satuupaya yang dapat dilakukan. Tempe yang berbahan dasar kedele memungkinkan sebagai alternatifmakanan untuk difortifikasi dengan besi. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis zat gizi padatempe fortifikasi zat besi, mentah dan masak. Penelitian yang dilakukan adalah pembuatan tempefortifikasi zat besi, dimana terdapat 5 kelompok perlakuan dengan 3 ulangan. Rancanganpenelitian yang digunakan adalah percobaan satu faktor dengan dasar Rancangan Acak Lengkap(RAL). Analisis statistik yang digunakan adalah uji t indipendent dan uji Mann Whitney sertaAnova dan uji Kruskal Wallis. Analisis zat gizi dilakukan pada tempe mentah dan masak(dibacem). Hasil analisis menunjukkan terdapat penurunan yang bermakna zat gizi (protein,lemak, dan zat besi) pada tempe fortifikasi yang telah dimasak. Namun pada kadar abu dankarbohidrat mengalami kenaikan yang bermakna setelah dilakukan pemasakan (dibacem). Tempeyang difortifikasi zat besi, makin tinggi kadar zat besi yang ditambahkan pada fortifikan makakadar zat besi tempe makin meningkat (pada tempe fortifikasi mentah) dan ada perbedaan yangbermakna. Pada tempe fortifikasi masak juga ada pengaruh perlakuan terhadap kadar zat besi,namun antar perlakuan kadar zat besinya bervariasi. Pengaruh pemasakan dengan dibacemmenurunkan kadar zat besi secara bermakna (p=0,00), dimana rata-rata kadar zat besi tempefortifikasi mentah 3,36 mg menjadi 2,67 mg
KETERSEDIAAN SUMBER ZAT BESI, ZAT PEMACU DAN PENGHAMBAT ABSORPSI ZAT BESI DALAM HUBUNGANNYA DENGAN KADAR HB DAN DAYA TAHAN FISIK ATLET SENAM PERSANI JATENG Agustin Syamsianah; Erma Handarsari
PROSIDING SEMINAR NASIONAL & INTERNASIONAL 2008: CONTINUING MEDICAL AND HEALTH EDUCATION (CMHE) | Peran Biomolekuler dalam Penegakan Diagnosis
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (65.217 KB)

Abstract

Levels of iron in the various body compartments – collectively knownas iron status – are the particular importance to the athlete. The iron function are producing haemoglobine, myoglobine, role in enzyme function, and the oxygen transport from the lung interface with the athmosphere to the muscle capillaries and subsequent delivery to the mitochondria within the muscle cells.The objective of this research is to analyze the availability of ironresources, the iron spur and inhibitors, correlation effects within haemoglobine level and endurance of gymnastics athletes of “PERSANI Jawa Tengah”.The research design is an explanatory research with cross sectionaldesign. The total of twenty three (23) athletes are selected as samples.There is no significant correlation between the iron resources withhaemoglobine level (p = 0, 708 ) and so between the iron resources withendurance (p = 0, 872 ). There is a significant correlation between the ironcomsumption with haemoglobine level (p = 0, 000). But there is no significant correlation between the iron consumption with endurance (p = 0, 591).There is a significant correlation between the iron spur with haemoglobine level (p = 0, 000). But there is no significant correlation betweenthe iron spur with endurace (p = 0, 971).There is a negatif significant correlation between the iron inhibitorswith haemoglobine level (p = 0, 033 ; r = -0,446) but no significant correlation between the iron inhibitors with endurance (p = 0, 638).This result suggested that the iron consumption and the iron spur areable to increase the haemoglobine level but no for endurance. But the ironinhibitors is able to decrease the haemoglobine level but no for endurance. The iron spurKey Words : iron resources, iron spur, iron inhibitors, haemoglobine levels,endurance
ANALISIS KADAR ZAT GIZI, UJI CEMARAN LOGAM DAN ORGANOLEPTIK PADA BAKSO DENGAN SUBSTITUEN AMPAS TAHU Erma Handarsari; Agustin Syamsianah
PROSIDING SEMINAR NASIONAL & INTERNASIONAL 2010: Kesehatan Masyarakat, Olahraga, Gizi, dan Pangan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (74.552 KB)

Abstract

Latar Belakang: Bakso merupakan salah satu dari makanan sepinggan yang sangat populer dan digemari oleh masyarakat Ampas tahu digolongkan dalam limbah industri hasil pertanian yaitu barang sisa proses hasil pertanian yang dibuang karena dipandang tidak mempunyai nilai ekonomi, mudah rusak dan akan menjadi sarang bakteri pembusuk jika dibuang sembarangan. Bila dilihat dari nilai gizinya ampas tahu masih mempunyai kandungan protein yang cukup tinggiTujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kadar zat gizi ( protein dan lemak ),  cemaran logam ( tembaga dan timbal), dan organoleptik pada bakso dengan berbagai variasi substitusi ampas tahu Metode : Penelitian ini dilakukan analisa kadar protein menggunakan Mikro Kjedal, kadar lemak  menggunakan Metode Soxhlet sedangkan Kadar tembaga( Cu) dan timbal ( Pb)   dibaca absorbansinya dengan AAS, kadar Pb pada panjang gelombang 293, nm dan Cu pada panjang gelombang 324,7 nm. Hasil : Hasil analisa  menunjukkan semakin banyak  substitusi ampas tahu semakin  tinggi kadar protein, dan semakin rendah kadar lemaknya. Analisa  statistic  dengan uji Anova menunjukkan hasil ada pengaruh substitusi ampas  tahu terhadap kadar protein dan kadar lemaknya .Sedangkan hasil analisa kadar timbal dan tembaga lebih rendah dibandingkan kadar timbal dan tembaga maksimum yang diperbolehkan SNI No.01-3818-1995.Analisa statistik dengan uji Anova menunjukkan ada pengaruh substitusi ampas tahu terhadap  kadar timbal dan tidak ada pengaruh substitusi ampas tahu terhadap kadar tembaga. Penilaian organoleptik dengan 25 panelis menunjukkan citarasa yang paling disukai adalah bakso dengan substitusi ampas tahu 30%. Uji Friedmen untuk analisa organoleptik menunjukkan ada pengaruh kualitas bakso dari aspek warna sedangkan dari aspek rasa, aroma dan rasa tidak ada pengaruh
Control Of Lipid Profile On Diabetes Mellitus Animal Models With Watercress And Black Rice Bran Agustin Syamsianah; Herlisa Anggraini
PROSIDING SEMINAR NASIONAL & INTERNASIONAL 2016: Proceeding of International Seminar on Education Technology (ISET) 2016
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (166.181 KB)

Abstract

Abstract. Fluctuations of blood glucose levels in people with diabetes is a major cause of developing complications fromhyperglycemia ability to form the free radicals. Hyperglycemia condition that causes glucose autooxidation, proteinglycation, and polyol pathway activation so as to accelerate the formation of reactive oxygen compounds, furtherincreasing the modification of proteins, lipids, and DNA in various tissues. Various studies have been done, but theyrarely take advantage of local foodstuffs as a functional food therapy. Raw foods contain a powerful antioxidant that is acombination of watercress and black rice bran. This study aimed to analyze the effect of functional food supplements tochanges in the lipid profile of experimental animals . The results showed that levels of total cholesterol and triglyceridelevels decreased significantly after being given the supplement. There is a significant increase in HDL levels inexperimental animals after supplementation for 4 weeks, however, supplementation is not significant effect on LDLlevels decrease.
PENINGKATAN PENGETAHUAN DAN KETRAMPILAN KADER POSYANDU DI KELURAHAN PURWOSARI KECAMATAN MIJEN KOTA SEMARANG Erma Handarsari; Agustin Syamsianah; Rahayu Astuti
PROSIDING SEMINAR NASIONAL & INTERNASIONAL 2015: Prosiding Bidang MIPA dan Kesehatan The 2nd University Research Colloquium
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (603.525 KB)

Abstract

Indonesia still have nutritional problems that requires serious handling. Posyandu (Integrated Service Post) is part of a society which is the spearhead in the implementation of government programs especially those related to health issues. In this case, including nutrition problems in the handling of malnutrition. Health officials cooperating with the cadres Posyandu in supplementary additional meal/food and monitoring weight gain. The goal in this devotion is to increase the cadre's ability to manage the Posyandu, nutritional knowledge and creativity to made additional meal/food for toddler to achieve optimal health care in Posyandu. The method used is counseling, guidance, practice and competition between cadres that can increased ability as a volunteer in society service. The sample in this devotion is 37 cadres residing in the village Purwosari, Mijen district ,Semarang City. Results of this devotion showed increased abilities, knowledge and skills of cadres,. The results of pre-test and post-test all the training materials showed an increased level cadre's knowledge. While the increase in skill can be seen from variability of ten kinds of dishes snack menu creativity of the cadre's results.Keywords : Posyandu cadres, knowledge, skills