Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

PENGARUH DISIPLIN KERJA DAN REKRUTMEN TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA PT. SUMBER KARINDO SAKTI MELALUI KEPUASAN KERJA SEBAGAI VARIABEL INTERVENING Christin Natalia Sianipar
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 6 No. 3 (2023): October 2023
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v6i3.6933

Abstract

Abstract: This study investigates the effects of work discipline and recruitment on employee performance, with job satisfaction serving as a mediating variable, at PT. Sumber Karindo Sakti. A quantitative research design was employed, and data were collected from 75 production employees selected using the Slovin sampling formula. The data were analyzed using multiple linear regression and path analysis with SPSS version 25. The findings reveal that both work discipline and recruitment have significant positive effects on job satisfaction. Work discipline also has a significant positive effect on employee performance, whereas recruitment does not directly influence employee performance. In addition, job satisfaction has a significant positive effect on employee performance. The mediation analysis indicates that job satisfaction does not mediate the relationship between work discipline and employee performance. However, job satisfaction successfully mediates the relationship between recruitment and employee performance. These findings highlight the critical role of job satisfaction in translating effective recruitment practices into improved employee performance, while suggesting that work discipline contributes directly to performance regardless of employees' level of job satisfaction. The study provides practical implications for organizations seeking to enhance employee performance through effective human resource management practices, particularly by strengthening recruitment processes and fostering employee job satisfaction. Keywords: work discipline; recruitment; job satisfaction; employee performance; mediation analysis.   Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Disiplin Kerja Dan Rekrutmen Terhadap Kinerja Karyawan Pada PT. Sumber Karindo Sakti Melalui Kepuasan Kerja Sebagai Variabel Intervening (Pada PT. Sumber Karindo Sakti). Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif. Teknik penentuan besar sampel menggunakan rumus Slovin yang berjumlah 75 responden yaitu karyawan bagian produksi pada PT. Sumber Karindo Sakti. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan analisis regresi linier berganda dan analisis jalur dengan menggunakan bantuan SPSS versi 25.00. Hasil penelitian ini yaitu: 1) disiplin kerja berpengaruh terhadap kepuasan kerja pada PT. Sumber Karindo Sakti, 2) rekrutmen berpengaruh terhadap kepuasan kerja pada PT. Sumber Karindo Sakti, 3) disiplin kerja berpengaruh terhadap kinerja karyawan pada PT. Sumber Karindo Sakti, 4) rekrutmen tidak berpengaruh terhadap kinerja karyawan pada PT. Sumber Karindo Sakti, 5) kepuasan kerja berpengaruh terhadap kinerja karyawan pada PT. Sumber Karindo Sakti, 6) kepuasan kerja tidak mampu menjadi variabel yang memediasi pengaruh antara disiplin kerja terhadap kinerja karyawan pada PT. Sumber Karindo Sakti, 7) kepuasan kerja mampu menjadi variabel yang memediasi pengaruh antara rekrutmen terhadap kinerja karyawan pada PT. Sumber Karindo Sakti.. Kata kunci: Disiplin Kerja, Rekrutmen, Kinerja Karyawan, Kepuasan Kerja
PENGARUH BEBAN KERJA DAN DISIPLIN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN MELALUI STRES KERJA SEBAGAI VARIABEL INTERVENING (STUDI KASUS PADA PT. SOCFINDO MATAPAO) Christin Natalia Sianipar; Syaputri Syaputri; Syarifah Nur Halimah
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 9 No. 4 (2026): August 2026 (1)
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v9i4.6979

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Beban Kerja Dan Disiplin Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Melalui Stres Kerja Sebagai Variabel Intervening (Studi Kasus Pada PT. Socfindo Matapao). Penelitian ini menggunakan sampel berjumlah 40 karyawan PT Socfindo Kebun Matapao di Divisi II bagian racun. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan bantuan software SmartPLS versi 3.0. Hasil inner model menunjukkan nilai adjusted R-square sebesar 0,542, yang berarti 54,2% variasi stres kerja dipengaruhi oleh beban kerja dan disiplin kerja, sedangkan 45,8% dipengaruhi oleh variabel lain seperti motivasi kerja, kepuasan kerja, budaya organisasi dan pelatihan. Sementara itu, nilai adjusted R-square untuk kinerja karyawan sebesar 0,374, yang berarti 37,4% variasi kinerja karyawan dipengaruhi oleh beban kerja, disiplin kerja, dan stres kerja, sedangkan 62,6% sisanya dipengaruhi oleh variabel lain seperti kompensasi, kepemimpinan, dan pengembangan karier. Hasil pengujian hipotesis menggunakan Uji Hipotesis (Uji t) dan Indirect Effect (Pengaruh Tidak Langsung) untuk menguji variabel Intervening, peneliti menggunakan Path Coefficients untuk pengujian hipotesis secara langsung dengan menghasilkan kesimpulan bahwa : Beban kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap stres kerja karyawan, Disiplin kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap stres kerja karyawan, Beban kerja berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, Disiplin kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, Stres kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan, kemudian uji Indirect Effect (Pengaruh Tidak Langsung) dimana Stres kerja tidak mampu memediasi pengaruh beban kerja terhadap kinerja karyawan, Stres kerja tidak mampu memediasi pengaruh disiplin kerja terhadap kinerja karyawan.
The Role of Training and Organizational Support in Shaping Public Employees’ Performance: Evidence from Village Governance in North Sumatra Christin Natalia Sianipar; Robert Tua Siregar; Asnawati; Calen; Richard Berlien
Journal of Economics, Entrepreneurship, Management Business and Accounting Vol 4 No 4 (2026): Volume 4, Issue 4, July 2026
Publisher : CV. Sakura Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61255/jeemba.v4i4.1202

Abstract

Purpose – This research investigates the relationship between training, organizational support, and public employee performance in village governance in North Sumatra, Indonesia. Guided by human capital theory and perceived organizational support theory, this research conceptualizes training as a means of enhancing employee competence, while organizational support serves as a facilitating condition that enables employees to carry out their responsibilities more effectively. Design/methodology/approach – This research adopted a quantitative explanatory approach. Primary data were obtained from 100 village government employees working in selected offices across North Sumatra through a structured questionnaire and purposive sampling. The data were examined using descriptive statistics, validity and reliability assessments, classical assumption tests, and multiple linear regression.The construct scores were developed from Likert-scale questionnaire items measuring training, organizational support, and public employee performance. Findings/Results – The findings reveal that training has a positive and statistically significant association with public employee performance, with a regression coefficient of 0.386. Organizational support likewise demonstrates a positive and significant association with employee performance, with a coefficient of 0.337. The overall regression model is statistically significant, as shown by an F-statistic of 63.765 and an R² value of 0.568. Thus, training and organizational support collectively account for 56.8% of the variation in public employee performance. Originality/Value – This research contributes to the public-sector human resource management literature by investigating training and organizational support as complementary factors linked to employee performance within village government. Its originality lies in its focus on village-level public employees in North Sumatra, a local governance context that remains underexplored. The results indicate that village employee performance is related both to competency enhancement through training and to organizational factors, including leadership direction, sufficient resources, supervision, recognition, and professional development opportunities.
Peran Kepemimpinan Transformasional Dan Employee Engagement Dalam Meningkatkan Kinerja Karyawan Di Kota Pematangsiantar Christin Natalia Sianipar; Nursaimatussaddiya Nursaimatussaddiya
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perubahan lingkungan kerja menuntut pemimpin yang mampu membangun visi, memberikan inspirasi, memperhatikan kebutuhan karyawan, dan mendorong keterlibatan aktif dalam pekerjaan. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran kepemimpinan transformasional dan employee engagement dalam meningkatkan kinerja karyawan di Kota Pematangsiantar pada tahun 2025. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif eksplanatori dengan survei terhadap 150 karyawan perusahaan swasta yang dipilih melalui purposive sampling. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji validitas dan reliabilitas, serta regresi linear berganda. Hasil simulasi menunjukkan bahwa kepemimpinan transformasional berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan (β = 0,364; p < 0,001), sedangkan employee engagement berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan (β = 0,447; p < 0,001). Kedua variabel secara simultan menjelaskan 61,2% variasi kinerja karyawan. Employee engagement menunjukkan pengaruh relatif lebih kuat, yang menandakan bahwa energi, dedikasi, dan penghayatan terhadap pekerjaan merupakan mekanisme penting dalam menghasilkan kualitas, produktivitas, dan ketepatan waktu kerja. Implikasi penelitian menekankan pengembangan perilaku kepemimpinan transformasional, komunikasi visi, pemberdayaan, pengakuan, kesempatan berkembang, serta penciptaan lingkungan kerja yang mendukung keterikatan karyawan.
PENGARUH DIGITAL HUMAN RESOURCE MANAGEMENT DAN KOMPETENSI DIGITAL TERHADAP KINERJA KARYAWAN DI KOTA MEDAN Nursaimatussaddiya Nursaimatussaddiya; Christin Natalia Sianipar
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i2.14049

Abstract

Transformasi digital telah mengubah pengelolaan sumber daya manusia dari proses administratif menjadi fungsi strategis berbasis teknologi dan data. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh digital human resource management (DHRM) dan kompetensi digital terhadap kinerja karyawan di Kota Medan pada tahun 2025. Rancangan penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif eksplanatori dengan survei terhadap 150 karyawan perusahaan swasta yang dipilih melalui purposive sampling. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji validitas dan reliabilitas, serta regresi linear berganda. Hasil simulasi menunjukkan bahwa DHRM berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan (β = 0,381; p < 0,001), sedangkan kompetensi digital juga berpengaruh positif dan signifikan (β = 0,426; p < 0,001). Kedua variabel secara simultan menjelaskan 58,7% variasi kinerja karyawan. Kompetensi digital menunjukkan pengaruh relatif lebih kuat, menandakan bahwa investasi teknologi perlu diikuti kemampuan karyawan dalam mengakses, mengevaluasi, mengolah, dan memanfaatkan informasi digital secara aman. Implikasi penelitian menekankan integrasi sistem DHRM, pelatihan digital berbasis kebutuhan, dukungan pimpinan, dan evaluasi kinerja berbasis data. Penelitian ini menawarkan kerangka kontekstual untuk memahami keterkaitan teknologi pengelolaan SDM, kapabilitas digital individu, dan hasil kerja karyawan pada organisasi di Kota Medan.