Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Kualitas Produk, Kualitas Pelayanan, Dan Personal Selling Terhadap Keputusan Pembelian Konsumen Pada PT. Indako Trading Coy Medan Louis Fernando Wijaya; Albert Giovanni Chandra; Tuty Nainggolan; Richard Berlien
Jurnal Minfo Polgan Vol. 13 No. 2 (2024): Artikel Penelitian
Publisher : Politeknik Ganesha Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33395/jmp.v13i2.14094

Abstract

Honda didistribusikan ke berbagai daerah di Indonesia, termasuk kota Medan, oleh PT. Indako Trading Coy Medan. Meskipun Honda adalah merek motor yang sangat terkenal, perusahaan ini masih bisa mengalami peningkatan penjualan. Namun, dalam beberapa tahun terakhir, PT. Indako Trading Coy Medan mengalami penurunan penjualan. Konsumen yang semakin selektif dalam memilih produk melakukan berbagai evaluasi dan membandingkan merek Honda dengan pesaing seperti Yamaha, kemudian memilih produk yang paling unggul dan memberikan banyak manfaat bagi mereka. Oleh karena itu, penurunan keputusan pembelian ini dikaitkan dengan pengaruh kualitas produk, kualitas pelayanan, dan personal selling. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh kualitas produk, kualitas pelayanan, personal selling terhadap keputusan pembelian konsumen pada PT. Indako Trading Coy. Penelitian ini melibatkan 10.617 konsumen yang membeli produk dari perusahaan selama periode 2020 hingga 2022. Teknik penentuan sampel menggunakan rumus Slovin dengan tingkat toleransi 10%, sehingga diperoleh sebanyak 99 sampel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas Produk berpengaruh positif dan signifikan terhadap Keputusan Pembelian konsumen pada PT. Indako Trading Coy. Kualitas Pelayanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap Keputusan Pembelian konsumen pada PT. Indako Trading Coy. Personal Selling berpengaruh positif dan signifikan terhadap Keputusan Pembelian konsumen pada PT. Indako Trading Coy. Secara serempak Kualitas Produk, Kualitas Pelayanan dan Personal Selling berpengaruh signifikan terhadap Keputusan Pembelian konsumen pada PT. Indako Trading Coy.
Human Capital in Private Higher Education Institutions in North Sumatra: Determinants of Lecturer Performance and Perceived Educational Quality Calen; Richard Berlien; Willy Cahyadi; Horas Djulius
Fundamental and Applied Management Journal Vol. 4 No. 2 (2026): June
Publisher : Global Research Collaboration

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66314/famj.v4i2.569

Abstract

This research investigates how human capital, professional development, institutional conditions, lecturer performance, and perceived educational quality are connected in private higher education institutions in North Sumatra, Indonesia. The study applied an explanatory quantitative approach and used questionnaire responses from 247 lecturers. The proposed direct and mediating relationships were examined with Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Several limitations should be acknowledged, particularly the cross-sectional nature of the design and the use of lecturer self-reports to assess educational quality, both of which may create common-method bias. The findings are also tied to the setting of private universities in North Sumatra, so their applicability to other institutional contexts should be interpreted carefully. The analysis demonstrates that human capital, professional development, and institutional factors contribute significantly to lecturer performance, with human capital producing the largest effect. Lecturer performance is strongly associated with perceived educational quality (beta = 0.76). The mediation test further shows that lecturer performance partially explains the pathway from human capital to perceived educational quality. Overall, the study offers localized empirical evidence on the role of lecturer performance as an important channel through which lecturer competencies and institutional support are linked to quality perceptions in private higher education.
Pengembangan Kepemimpinan Visioner dalam Pelayanan Publik: Peningkatan Peran UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA) di Masyarakat Dewi Sartika Situmorang; Herman Herman; Sudung Simatupang; Richard Berlien; Nelly Ervina; Riny Riny; Juli Antasari br Sinaga; Sabar Dumayanti Sihombing
Pengabdian Masyarakat Sumber Daya Unggul Vol. 4 No. 1 (2026): Volume 4 Nomor 1 Tahun 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Publikasi Ilmiah, Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/pmsdu.v4i1.1789

Abstract

Adapun yang menjadi tujuan penting dilakukannya sosialisasi perlindungan perempuan dan anak adalah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, mencegah kekerasan (seperti kekerasan fisik, psikis, seksual, eksploitasi, dan diskriminasi), mendorong masyarakat untuk berani melapor, memberikan perlindungan terhadap perempuan dan anak serta layanan pendampingan bagi korban dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat dan aparat penegak hukum untuk menciptakan lingkungan yang aman dan berkeadilan bagi perempuan dan anak. Selain hal di atas, sosialisasi juga membahas tentang pernikahan anak usia dini sesuai dengan Undang-undang No. 16 Tahun 2019, perubahan Undang-undang No. 1 Tahun 1974. Adapun sosialisasi tersebut dilaksanakan di Kantor UPTD. Perlindungan Perempuan dan Anak Kabupaten Simalungun dengan jumlah peserta 20 orang. Setelah Narasumber menyampaikan pemaparan dengan metode ceramah, dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Banyak masyarakat kita menjadi korban kekerasan dan mengalami trauma serta depresi karena dianggap aib bagi keluarga maupun masyarakat. Perlu keberanian yang besar bagi korban untuk bisa bangkit dan membentuk diri yang lebih kuat. Oleh karenanya dukungan dari masyarakat sekitar sangat diharapkan untuk tidak mengucilkan mereka, karena mereka adalah korban. Untuk itu, marilah kita bersama-sama memberikan lingkungan yang aman dan tentram bagi setiap korban kekerasan terlebih lagi bagi anak-anak calon generasi bangsa. Pada tahun 2045, dalam merayakan 100 Tahun Kemerdekaan RI, Indonesia memiliki visi yakni Indonesia Emas, yang mana dapat dicapai apabila generasinya menjadi generasi emas yakni generasi muda yang berkualitas, berkompeten, dan berdaya saing tinggi. Oleh karenanya, marilah kita bersama-sama mendukung visi Bangsa Indonesia tersebut dengan menciptakan lingkungan yang aman dan tentram bagi tumbuh kembang anak-anak kita sehingga tercipta Generasi Emas ke depannya.