Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

NILAI-NILAI PRIBADI KONSELOR DALAM PRIBADI KIAI Hanik Mufaridah
LISAN AL-HAL: Jurnal Pengembangan Pemikiran dan Kebudayaan Vol. 12 No. 1 (2018): JUNI
Publisher : LP2M Universitas Ibrahimy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (702.638 KB) | DOI: 10.35316/lisanalhal.v12i1.143

Abstract

Values ​​include individual attitudes, as a standard of action and belief. And among the competencies that must be possessed by a counselor is personality competence. The purpose of this study is to find out and describe the similarities and differences in the counselor's personal values ​​contained in Carl Rogers' theory of person centered therapy with the personal values ​​contained in Kiai As'ad. The results show that the similarities are respecting individuals and humility; psychological knowledge and expert communication; harmony or authenticity and firmness hold the principle; and unconditional and sincere positive attention in charity and struggle. While the difference is Carl Rogers (objectivity, self-understanding, and accurate empathic understanding) and Kiai As'ad (zuhud and modest, fighters, time discipline and istiqomah, independent living and maintaining cleanliness, fond of building for the interests of religion and nation, attaching importance to interests people, and affection.
ANALISIS TEORI PERSON CENTERED THERAPY DALAM PERSPEKTIF BIMBINGAN DAN KONSELING ISLAM M. Syakur; Hanik Mufaridah
Maddah : Jurnal Komunikasi dan Konseling Islam Vol. 1 No. 2 (2019): Jurnal Komunikasi dan Konseling Islam
Publisher : Fakultas Dakwah Universitas Ibrahimy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (186.874 KB) | DOI: 10.35316/maddah.v1i2.508

Abstract

Teori person centered therapy berlandaskan suatu filsafat tentang bagaimana manusia menyusun dirinya sendiri menurut persepsi-persepsinya tentang kenyataan. Orang termotivasi untuk mengaktualisasikan diri dalam kenyataan dipersepsinya. Maka diperlukan adanya konsep diri dalam menghadapi masalah yang dihadapi tersebut, agar mencapai aktualisasi diri yang seseorang miliki. Manusia memiliki kesanggupan untuk mengarahkan diri dan melakukan perubahan pribadi yang konstruktif. Sedangkan bimbingan dan konseling Islam berupaya membantu individu belajar mengembangkan atau kembali kepada fitrah iman, dengan cara memberdayakan (enpowering), fitrah-fitrah (jasmani, rohani, nafs, dan iman) mempelajari dan melaksanakan tuntutan Allah dan Rasul-Nya, agar fitrah-fitrah yang ada pada individu berkembang dan berfungsi dengan baik dan benar.
Bimbingan Konseling Kiai dengan Perspektif Hakikat Manusia di Kecamatan Pragaan Kabupaten Sumenep Hanik Mufaridah
Maddah : Jurnal Komunikasi dan Konseling Islam Vol. 3 No. 1 (2021): Jurnal Komunikasi dan Konseling Islam
Publisher : Fakultas Dakwah Universitas Ibrahimy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (177.569 KB) | DOI: 10.35316/maddah.v3i1.1135

Abstract

Salah satu peran Kiai adalah sebagai pembantu dalam memecahkan persoalan masyarakat. Dalam hal ini Kiai berperan sebagai pemecah masalah (problem solver) bagi permasalahan yang kompleks yang ada di masyarakat. Hal ini berkaitan dengan bimbingan konseling yakni proses pemberian bantuan secara sistematis oleh pembimbing kepada yang dibimbing sehingga mampu mencapai kemandirian dalam pemahaman diri, penerimaan diri, pengarahan diri dan perwujudan diri dalam mencapai perkembangan yang optimal, penyesuaian diri dengan lingkungan. Hasil analisis menunjukkan bahwa, hakikat manusia adalah makhluk ciptaan Allah yang memiliki kesempurnaan jasmani dan rohani, yang memiliki kewajiban sebagai hamba Allah untuk beribadah dan sebagai kholifah Allah di muka bumi untuk bekerja dan memanfaatkan alam semesta serta potensi-potensi yang ada. Bimbingan ini dilaksanakan dengan metode ceramah atau nasehat, metode beribadah melalui amalan-amalan, metode dakwah bil hal (contoh langsung), dan metode berdo'a. Selanjutnya, langkah-langkah dalam pelaksanaan bimbingan konseling yakni mendengarkan permasalahan klien, mencari solusi, memberi nasihat, dan yang menerapkan apa yang telah didapat. Sedangkan teknik yang dipakai konselor (Kiai), yakni teknik bimbingan individu, teknik bimbingan individu atau kelompok, dan teknik individu dan kelompok.
Strategi Dakwah KHR. Ahmad Azaim Ibrahimy terhadap Abang Becak As’ad As’ad; Mukhammad Baharun; Hanik Mufaridah
Maddah : Jurnal Komunikasi dan Konseling Islam Vol. 3 No. 2 (2021): Jurnal Komunikasi dan Konseling Islam
Publisher : Fakultas Dakwah Universitas Ibrahimy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (274.925 KB) | DOI: 10.35316/maddah.v3i2.1337

Abstract

In the current millennial era, there are so many da'wah activities, both directly and indirectly, whether they are digital-based or not. However, in particular, the kiai prefer to go directly to the field of da'wah, touch directly and interact directly. As for the da'wah carried out by KHR. Ahmad Azaim Ibrahimy to the becak brother whom most people underestimate in terms of social stratification. This article will describe the KHR propaganda strategy. Ahmad Azaim Ibrahimy against his brother becak in Sukorejo Situbondo. The research method used is a qualitative research method. The results show that KHR. Ahmad Azaim Ibrahimy uses three strategies used in preaching, namely hikmah, mauidhatil hasanah, and mujadalah. Mau'dhatul hasanah delivered by KHR. Ahmad Azaim Ibrahimy to the becak brother can be categorized into two principles, namely the principle of qoulan maisyuraa and the principle of qoulan layyina. Another strategy carried out by KHR. Ahmad Azaim Ibrahimy is advice, stories, criticism and instructions
KURIKULUM MERDEKA DAN TELAAH PERAN KONSELOR DI SEKOLAH Hanik Mufaridah; Dian Mego Anggraini; Ahmad Andry Budianto
Maddah : Jurnal Komunikasi dan Konseling Islam Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Komunikasi dan Konseling Islam
Publisher : Fakultas Dakwah Universitas Ibrahimy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35316/maddah.v5i1.2701

Abstract

This study employs a qualitative research approach with a type of literature study research in which the examines various types of literature, including scientific articles and books available both online and offline, with the goal of examining independent curricula and the role of school counselors. The findings of this study can only be explained if the independent curriculum created by the ministry of education aims to maximize students’ potential in the areas of reading, numeracy, and character development. This study’s conclusion is that all stakeholders must support and actively work for the success of the curriculum, such as by providing suitable online and offline learning and employment opportunities. infrastructure and facilities to ensure that its use and implementation in the field go smoothly.
Hubungan Antara Keterampilan untuk Sukses dan Prestasi Akademik Siswa Madrasah Aliyah Kabupaten Situbondo Hanik Mufaridah
Jurnal Pendidikan Islam Indonesia Vol 2 No 1 (2017): Pendidikan Islam
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Ibrahimy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35316/jpii.v2i1.65

Abstract

The purpose of this study is to find out empirical evidence of the relationship between skills for success and academic achievement of Islamic Senior High School students in Situbondo regency. Data were collected with self-discipline scale, self-efficacy scale, need for achievement scale, self-control ability scale, time management skill scale, problem solving skill scale and scores of mathematics, physics, chemistry and biology which analyzed by Spearman correlation. The sample was obtained by using multistage random sampling technique. The results of studies from various literatures conclude that self-discipline, self efficacy, need for achievement, self-control ability, time management skills, and problem solving skills have a significant positive relationship with students’ achievement. And from the findings that will be obtained, there is one factor from the six factors that contribute greatly to the students’ academic achievement, so that factor will need to get attention especially from the teachers.
Resiliensi Akademik Mahasiswa Pesantren Hanik Mufaridah; Indriyana Rachmawati
Coution : journal of counseling and education Vol 4 No 1 (2023): Coution
Publisher : Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47453/coution.v4i1.611

Abstract

Resiliensi akademik merupakan ketahanan akademik individu dalam menghadapi tekanan akademik. Di era industri 5.0 ketahanan sangat dibutuhkan oleh individu untuk menghadapi berbagai tantangan di masa depan. Penelitian ini menentukan prevalensi resiliensi akademik mahasiswa pesantren dalam menghadapi era industri 5.0. Penelitian ini menggunakan desain survey. Sampel penelitian ini adalah 116 mahasiswa pesantren yang dipilih dengan teknik proportional stratified random sampling. Pengumpulan data menggunakan angket resiliensi akademik. Diuji validitas dan reliabilitas dengan nilai KMO dan Bartlett's Test sebesar 0,741. Data dianalisis secara deskriptif. Resiliensi akademik mahasiswa ditunjukkan dengan memiliki kompetensi, kepercayaan diri, karakter, komitmen, minat, dan pengendalian diri untuk mengatasi situasi sulit yang dihadapi. Komitmen merupakan aspek penting bagi individu untuk tegar dalam situasi akademik.