Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

PEMBERDAYAAN PETANI BUAH DALAM PENYEDIAAN BIBIT DURIAN METODE GRAFTING DI JALAN DURIAN DESA MANDIANGIN BARAT KECAMATAN KARANG INTAN Ari Jumadi Kirnadi; Arief Hidayatullah; Suslinawati Suslinawati; Inda Ilma Ifada
JURNAL PENGABDIAN AL-IKHLAS UNIVERSITAS ISLAM KALIMANTAN MUHAMMAD ARSYAD AL BANJARY Vol 10, No 1 (2024): AL-IKHLAS JURNAL PENGABDIAN
Publisher : Universitas Islam kalimantan MAB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jpaiuniska.v10i1.14383

Abstract

ABSTRAKDurian menjadi salah satu buah yang memberikan nilai ekonomis tinggi bagi petani buah,   tetapi hanya sedikit buah durian lokal yang bermutu tinggi yang dijual dipasaran. Salah satu faktor yang mempengaruhi ialah kurangnya penyediaan bibit varietas unggul yang ada. Oleh karena itu perlu cara perbanyakan durian yang dapat menghasilkan bibit varietas unggul untuk menghasilkan produksi tinggi.Keterbatasan pengetahuan dan ekonomi masyarakat khalayak sasaran tidak memungkinkan melakukan peremajaan tanaman dengan membeli bibit durian yang berkualitas, baik yang berasal dari Okulasi maupun grafting (Sambung pucuk).  Mereka umumnya hanya menanam bibit yang berasal dari biji, yang kualitasnya kurang memuaskan di tambah mulai berbuahnya sangat lama. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan dengan harapan petani yang ada di wilayah jalan Durian Desa Mandiangin Barat mau dan mampu meremajakan tanaman durian dengan menggunakan bibit yang bermutu sehingga berdampak positif bagi ekonomi dan kelestarian buah durian.  Bentuk kegiatannya adalah memberikan pengetahuan dan keterampilan dalam membuat bibit durian dengan teknik grafting.Parameter-parameter yang digunakan untuk menilai keberhasilan program kegiatan ini adalah pernyataan kepuasan dari peserta pelatihan, meningkatnya pengetahuan dan keterampilan serta keaktifan peserta.
COMPARATIVE INCOME ANALYSIS OF RICE FARMING (Oryza sativa L.) USING CERTIFIED AND NON-CERTIFIED CIHERANG SEED VARIETIES Rudianoor Rudianoor; Ana Zuraida; Inda Ilma Ifada
AL ULUM: JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI Vol 11, No 2 (2025)
Publisher : UPT Publication and Journal Management, Islamic University of Kalimantan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jst.v11i2.19903

Abstract

This study evaluates the financial performance of Ciherang rice farming using certified and non-certified seeds in Ulu Benteng, Marabahan Subdistrict. Cultivation follows standard agronomic practices such as seedbed preparation, planting (tegel system), fertilization, and harvesting. Certified seed farming incurs explicit and implicit costs of IDR 4,924,024 and IDR 4,221,471 respectively, yielding revenue of IDR 15,026,477, with income of IDR 10,102,465 and profit of IDR 5,880,976. In contrast, non-certified seed farming incurs slightly lower costs (IDR 4,567,240 and IDR 4,098,846), but generates lower revenue (IDR 12,577,846), income (IDR 7,748,308), and profit (IDR 3,911,760). The profit gap of IDR 1,969,216 confirms that certified seeds deliver better financial outcomes, supporting their use to enhance farm profitability and sustainability.