Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

ANALISA PENGARUH PERUBAHAN SUDUT PENGAPIAN DISTRIBUTOR TOYOTA KIJANG 4K TERHADAP UNJUK KERJA MESIN Muhammad Firman; Muhammad Irfansyah; Risko Agung Prasetyo
AL-JAZARI JOURNAL SCIENTIFIC OF MECHANICAL ENGINEERING Volume 2, Nomor 2, Nopember 2017
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (664.224 KB) | DOI: 10.31602/al-jazari.v2i2.1144

Abstract

Motor vehicles are a means of transport for which the engine from the beginning, both for two-wheel vehicles, as well as for four-wheeled vehicles. The automotive fuel is a machine that is used as a transport mover soon. The automotive fuel is an engine type conversion that converts the chemical energy of the fuel into mechanical energy through the combustion process in the combustion chamber.This research was conducted using the method or approach theoretically and experimentally. The vehicles to be used in this research is the engine of the Toyota Kijang 4K using premium fuel stations, test equipment used in this study is a dynamometer with changes 5° ignition angle, 8°, 10°, 12°, 15° with the variation of the rotation of the motor 1000, 1500, 2000, 3000 rpm. Regarding the position to carry out research at the Center for Professional Training (BLK) Banjarbaru in JL.IR PM Noor 1.5 Km River Ulin Banjarbaru South Kalimantan.Based on the results of the study of variations of the performance of the engine ignition distributor concluded that: the effective torque of 108,85381 Nm, which is contained in the ignition angle 12° with the motor rotation of 3000 rpm, the effective power contained in the corner Ignition of rotation of 3000 rpm 12° reach 34,18021 (Kw) and efektir pressure contained in the ignition angle 12° at 3000 rpm round reached 6387,235(kg/cm²). The increase in torque due to rotation higher up to reach the maximum price, this is because the amount of fuel in the combustion chamber and the greater the influence of the right letikan sparks from the spark plug so that the energy generated through process burn largest.Keywords: ignition angle, torque, Brake Horse Power (BHP), Brake Mean Pressure (BMEP)
PERANCANGAN SISTEM HYBRID PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA SURYA DENGAN TURBIN ANGIN TERAPUNG Muhammad Firman; Muhammad Irfansyah
AL-JAZARI JOURNAL SCIENTIFIC OF MECHANICAL ENGINEERING Volume 6, Nomor 2, Nopember 2021
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (326.112 KB) | DOI: 10.31602/al-jazari.v6i2.6057

Abstract

Penduduk Kalimantan Selatan memanfaatkan sungai sebagai transportasi dan tempat berlangsungnya banyak kegiatan sehari-hari. mulai dari transportasi, jual-beli dan lain-lain. Pada malam hari aktivitas masyarakat yang menggunakan transportasi sungai hampir tidak ada, karena sepanjang aliran sungai tidak terdapat penerangan untuk mengarahkan rute jalan yang akan dilalui, sehingga masyarakat enggan untuk melakukan aktivitas pada malam hari di sepanjang aliran sungai. Selama ini kalau mereka melakukan aktivitas juga biasanya pada saat langit cerah atau pada saat bulan terang, karena jarak pandang bisa lebih jauh. Sistem pembangkit yang digunakan untuk di hybrid pada penelitian ini adalah pembangkit listrik tenaga surya dengan turbin angin. Sistem ini merupakan salah satu alternatif sistem pembangkit yang tepat diaplikasikan pada daerah-daerah yang sukar dijangkau  oleh  sistem  pembangkit  besar  seperti  jaringan  PLN  atau  Pembangkit  Listrik Tenaga Diesel (PLTD).Untuk memperjelas permasalahan yang akan diteliti, maka masalah tersebut dirumuskan sebagai berikut : bagaimana merancang sistem hybrid PLTS dengan turbin angin terapung?, berapa kemampuan apungnya jika diberi beban maksimum dan bagaimana kesetimbangannya?, berapa lama baterai membackup beban pada sistem hybrid?, berapa lama waktu pengisian baterai dengan menggunakan turbin angin?, dab berapa lama waktu pengisian baterai dengan menggunakan PLTS?. Adapun luaran dari penelitian ini diharapkan rancangan sistem hybrid PLTS dengan turbin angin terapung ini nantinya bisa menjadi dasar acuan jika mau membuat model yang sebenarnya untuk di gunakan pada daerah sepanjang aliran sungai pada saat malam hari, sebagai pengembangan mata kuliah mekanika Teknik dan perpindahan panas dan juga laporannya dapat diterbitkan pada Jurnal ilmiah nasional.Dari hasil perhitungan dan Analisa data maka dapat disimpulkan sebagai berikut: gaya apung turbin angin hybrid PLTS adalah 572,904 N, Titik berat terletak pada koordinat ( 350 mm , 450 mm ), lama baterai membackup beban pada sistem hybrid adalah 9,64 jam, lama waktu pengisian baterai dengan menggunakan turbin angin 20,41 jam, dan waktu pengisian baterai dengan menggunakan PLTS  6,02 jam.
PERENCANAAN SISTEM INSTALASI HIDRANT PADA UNIVERSITAS ISLAM KALIMANTAN Khairil Anwar; Muhammad Firman; Muhammad Irfansyah
AL-JAZARI JOURNAL SCIENTIFIC OF MECHANICAL ENGINEERING Volume 4, Nomor 2, Nopember 2019
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (238.534 KB) | DOI: 10.31602/al-jazari.v4i2.2642

Abstract

Fire Hydrant System adalah suatu sistem pemadam api yang dioperasikan secara manual oleh operator (manusia) dengan menggunakan media pemadamnya air dan disepanjang instalasi pempipaan mengandung air bertekanan sampai pada titik Hydrant Valve, Hose reel, Hydrant Pillar atau perangkat lainnya. Suatu sistem hidrant tak terlepas dari kinerja pompa yang dimana pompa adalah sebagai penggerak dari sistem hidrant itu sendiri. Khususnya untuk bangunan gedung, pemilihan jenis dan kapasitas pompa dapat ditentukan setelah mengetahui karakteristik dari gedung itu sendiri.Metode penelitian yang dipakai adalah metode perencanaan yaitu sebuah metode penelitian dengan cara mengukur luas area gedung bertingkat, menentukan rumus-rumus perpipaan beserta head kerugiannya, mendesain sebuah rancangan instalasi hidrant beserta alat dan bahan yang dipakai. Setelah mengetahui data-data perencanaan sistem hidrant berupa : Jenis cairan : Air, masa jenis cairan : 1 kg/liter, temperatur cairan : 25°C, Kapasitas 2400 L/menit, penggerak motor listrik, dan putaran 2900 rpm. Didapat hasil perhitungan instalasi pompa hidrant adalah kerugian total yang terjadi di sepanjang pipa isap adalah : 17,55 m, kerugian total yang terjadi di sepanjang pipa tekan adalah : 36,05 m, head total pompa : 121 m, putaran spesifik pompa : 23,96, efesiensi pompa sebesar 80 % , dan daya pompa sebesar : 6,05 Hp.
STUDI EKSPERIMENTAL TURBIN ANGIN SAVONIUS SUDU U DENGAN PENAMBAHAN SUDU NACA 0012 Muhammad Irfansyah; Mujiburrahman .; Meky Royandi
AL-JAZARI JOURNAL SCIENTIFIC OF MECHANICAL ENGINEERING Volume 2, Nomor 2, Nopember 2017
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (961.396 KB) | DOI: 10.31602/al-jazari.v2i2.1147

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kecepatan poros yang optimal menggunakan turbin angin savonius sudu U dengan penambahan sudu NACA 0012 dengan variasi kecepatan angin, untuk turbin angin savonius U memiliki dimensi diameter 12,7 cm dengan tinggi 50 cm dan NACA 0012 tinggi 50 cm dengan lebar 14 cm. Dari hasil penelitian turbin angin menunjukkan bahwa dengan penambahan sudu NACA 0012 berpengaruh terhadap putaran poros, dengan menggunakan variasi kecepatan angin 2,3 m/s, 3,5 m/s, 4,0 m/s, 6,2 m/s, 7,2 m/s, dari data yang di dapat dengan menggunakan penambahan sudu NACA 0012 kecepatan poros tertinggi 132,9 rpm dengan kecepatan angin 7,2 m/s. Dengan penambahan sudu NACA 0012  putaran poros tertinggi 132,9 rpm dengan kecepatan 7,2 m/s dan kecepatan putaran poros terendah 33,2 rpm dengan kecepatan angin 2,3 m/s.Kata Kunci           : Turbin angin, savonius, sudu U, NACA 0012
PEMBUATAN BRIKET BERBAHAN DASAR SEKAM PADI DAN KANTONG PLASTIK Muhammad Irfansyah,; Idzani Muttaqin,; Muhammad Hariadi
AL-JAZARI JOURNAL SCIENTIFIC OF MECHANICAL ENGINEERING Volume 1, Nomor 1, Mei 2016
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (199.868 KB) | DOI: 10.31602/al-jazari.v1i1.461

Abstract

Naiknya harga minyak di pasar dunia dan nasional secara signifikan serta semakin menipisnya cadangan minyak bumi menyadarkan kita bahwa konsumsi energi dari tahun ke tahun semakin meningkat dan itu tidak seimbang dengan ketersediaan sumber energi tersebut. Hal ini harus dapat diimbangi dengan penyediaan sumber energi alternatif yang melimpah jumlahnya dan murah harganya sehingga dapat terjangkau oleh masyarakat luas. Teknologi alternatif betapa pun tradisionalnya, perlu dipertimbangkan salah satu di antaranya adalah teknologi bio-char. Banyaknya limbah sekam padi dan kantong plastik disekitar kita yang terbuang sia-sia .Berkenan dengan hal ini maka, maka penulis mencoba meneliti dan membuat briket berbahan dasar sekam padi dan kantong plastik. Dalam penelitian ini menggunakan metode experimen . Melalui pengumpulan data baik dari literature maupun pengujian, maka dapat disimpulkan berbahan dasar sekam padi dan kantong plastik dapat dijadikan bahan bakar alternatif, hal ini dikuatkan dengan hasil pengujian kadar karbon, kadar air, nyala api, kadar abu dan nilai kalor dengan perbandingan kantong plastik 0%, 2,5%, 5%, 7,5%, 10%, dan 12,5%. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa kantong plastik mempengaruhi nilai kalor briket panas briket.Kualitas nilai kalor tertinggi briket ada disampel 3 (5% kantong plastik) dengan nilai kalor 4689 – 5213 kcal/gr dan nilai kalor terendah ada di sampel 1 dengan 0% kantong plastik 3545 – 4125 Kcal/gr.
PERANCANGAN PERAHU PEMBERSIH SAMPAH DI ALIRAN SUNGAI KOTA BANJARMASIN Muhammad Firman; Muhammad Irfansyah
AL-JAZARI JOURNAL SCIENTIFIC OF MECHANICAL ENGINEERING Volume 4, Nomor 1, Mei 2019
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (682.013 KB) | DOI: 10.31602/al-jazari.v4i1.1963

Abstract

Upaya dari pemerintah daerah di kalimantan selatan untuk mengembalikan fungsi sungai melalui kegiatan aksi bersih-bersih aliran sungai khususnya kota banjarmasin sudah mulai menjadi perhatian masyarakat dan pemko, untuk menjadikan kota banjarmasin sebagai destinasi wisata air seperti halnya amsterdam. Namun masih belum secara menyeluruh, karena ternyata masih banyak sampah-sampah di aliran sungai kecil yang sulit di bersihkan. Untuk itu sangat perlu adanya koordinasi yang lebih baik dalam menjaga kebersihan lingkungan. Di banjarmasin dalam mengatasi permasalahan sampah sungai sudah menggunakan kapal pembersih sampah untuk sungai besar, sedangkan untuk anak sungai yang kecil-kecil lebih kurang lebarnya antara 2 m sampai 4 meter ada yang menggunakan sampan seadanya yang mana petugas kebersihannya kalau membersihkan sungai tersebut terjun kesungai untuk memunguti sampah sedangkan perahunya untuk penampungan sampah sementara sebelum dibuang kepembuangan sampah akhir. Atas dasar itulah maka sangat diperlukan sebuah desain perahu pembersih sampah yang sesuai dengan kondisi sungai di kota banjarmasin. Sehingga kegiatan bersih-bersih tersebut benar-benar efektif dan efesien. Dari hasil analisa dan perhitungan yang dilakukan maka dapat disimpulkan sebagai berikut: Desain perahu pengangkut sampah sudah sesuai dengan yang diharapkan supaya mampu beroperasi di sungai kecil, sempit dan mampu bekerja pada kondisi air dangkal. Kemampuan apung yang didapatkan adalah sebesar = 4716,648 N,  Jika perahu saat kosong bagian perahu yang tidak tenggelam adalah sebesar 3436,7069 N, Sedangkan jika berat perahu terisi maksimal bagian perahu yang tidak tenggelam adalah sebesar 984,2069 N. Titik berat penampang perahu terletak pada Z( Xo , Yo ) = Z( 1650 mm , 750 mm ).
OPTIMASI SUDUT HUB PADA TURBIN ANGIN HORISONTAL DUA SUDU Muhammad Irfansyah; Muhammad Firman
AL-JAZARI JOURNAL SCIENTIFIC OF MECHANICAL ENGINEERING Volume 3, Nomor 1, Mei 2018
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (420.241 KB) | DOI: 10.31602/al-jazari.v3i1.1398

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh sudut hub pada turbin angin dua sudu. Sudut bagian hub sangat perpengaruh terhadap permulaan putaran (starting) turbin angin horisontal. Modifikasi dilakukan dengan menambahkan lapisan tambahan kayu pada bagian atas sehingga akan menambah besar sudut pada bagian hub tersebut.Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah kegiatan perancangan, pembuatan, modifikasi, dan pengujian sudu turbin. Bahan pembuatan sudu digunakan 2 buah material kayu meranti merah ukuran 1300x160x40 mm. Rancangan pertama menggunakan sudut hub 14°, sedangkan rancangan kedua yang dimodifikasi akan menambah sudut hub menjadi 26°. Variasi kecepatan angin sebesar 1, 2, 3, 4, 5, 6 m/s. Alat ukur yang digunakan adalah anemometer dan tachometer digital.Dari hasil penelitian, pada kecepatan angin 1,9 m/s, sudu dengan sudut hub 14° mengahasilkan putaran poros 48 rpm, dan sudu dengan sudut hub 26° menghasilkan putaran poros 107 rpm. Sedangkan pada kecepatan angin 6,8 m/s, sudu dengan sudut hub 14° mengahasilkan putaran poros 234 rpm, dan sudu dengan sudut hub 26° menghasilkan putaran poros 368 rpm.
PENGOLAHAN AIR DI DESA KARANG BUAH KECAMATAN BELAWANG KABUPATEN BARITO KUALA Muhammad Firman; Muhammad Irfansyah; Heri Irawan; Muhammad Suprapto; Saifullah Arief
JURNAL PENGABDIAN AL-IKHLAS UNIVERSITAS ISLAM KALIMANTAN MUHAMMAD ARSYAD AL BANJARY Vol 3, No 2 (2018): AL-IKHLAS JURNAL PENGABDIAN
Publisher : Universitas Islam kalimantan MAB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (230.241 KB) | DOI: 10.31602/jpai.v3i2.1262

Abstract

Interest Service to the public about solar power plants (PLTS) so that the public understands and knows solar power plant (SPP), increase public understanding of the importance of solar power plants (PLTS) that, while the benefits to be achieved in this activity is to society its target skills and knowledge in assembly and maintenance of a series of solar power plants (PLTS) so that when applied mistakes. Establishment of cooperation between the community, the village government and Studies Program Faculty of Engineering Uniska. As for Tim will add to the experience in training activities assembly and maintenance of solar power plants.The method will be used to achieve the goals that have been implemented are: using the training methods of assembly and maintenance of solar power plants directly with solar panels example demonstrated by the team. So with this training method is expected the participants enthusiastically followed and training materials will absorb well.From the results of the training can be concluded among other things during the training process to be followed can be absorbed 100% or all the participants, 20% of participants who attended or 3 people who want to use solar power for the consumption of their homes by asking what the price of a set of solar power until ready to use and implementation of devotion that will come can be developed into other areas in the vicinity of this devotion, of course, with a bigger budget so that citizens who join the training could be more.
EDUKASI PENGELOLAAN SAMPAH DAN PENDAMPINGAN PENGGUNAAN MESIN PEMBAKAR SAMPAH DI DESA SEMANGAT DALAM Rendi Rendi; Jainal Arifin; Firda Herlina; Sobar Ihsan; Budi Hartadi; Muhammad Suprapto; Muhammad Irfansyah
JURNAL PENGABDIAN AL-IKHLAS UNIVERSITAS ISLAM KALIMANTAN MUHAMMAD ARSYAD AL BANJARY Vol 7, No 1 (2021): AL-IKHLAS JURNAL PENGABDIAN
Publisher : Universitas Islam kalimantan MAB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (411.957 KB) | DOI: 10.31602/jpaiuniska.v7i1.5442

Abstract

Sampah menjadi permasalahan utama dalam kehidupan kita sekarang ini, jika sampah tidak dikelola dengan baik makan akan berakibat patal bagi lingkungan. Pengandian kepada masyarakat ini bertujuan unrtuk mengedukasi masyarakat di Desa Semangat Dalam untuk mengelola sampah dengan sistem membakar sampah tanpa asap. Metode yang digunakan adalah 1). membuat alat pembakar sampah tanpa asap 2). Sosialisasi metode ini dilakukan untuk memperkenalkan kepada masyarakat mengenai alat pembakar sampah tanpa asap. Hasil pengabdian kepada masyarakat alat pembakar sampah tanpa asap terdiri dari komponen utama tungku pembakaran sampah, saluran asap menuju filter, dan nozel saprai. Dalam sosialisainya Jumlah kehadiran peserta yang hadir sesuai dengan yang diharapkan yaitu berjumlah 15 peserta, peserta antusias mengikuti kegiatan hingga akhir dan aktif bertanya saat sesi diskusi dan tanya jawab dan Ada beberapa peserta ingin membuat alat pembakar sampah di rumahnya masing-masing.
PENINGKATAN KETERAMPILAN PENGELASAN BAGI MASYRAKAT DI DESA MUARA HALAYUNG KECAMATAN BERUNTUNG BARU KABUPATEN BANJAR Muhammad Firman; Mujiburrahman Mujiburrahman; Heri Irawan; Muhammad Irfansyah
JURNAL PENGABDIAN AL-IKHLAS UNIVERSITAS ISLAM KALIMANTAN MUHAMMAD ARSYAD AL BANJARY Vol 6, No 2 (2020): AL-IKHLAS JURNAL PENGABDIAN
Publisher : Universitas Islam kalimantan MAB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (158.947 KB) | DOI: 10.31602/jpaiuniska.v6i2.3892

Abstract

Masyarakat Muara Halayung 50% mata pencahariannya adalah sebagai petani denganproduksi pertanian Desa Muara Halayung adalah padi sawah dengan luas 754 Ha,yang menghasilkan padi per hektarnya 3,5 Ton. Untuk pertanian masa panen sekitarempat bulan antara bulan agustus sampai november, sedangkan masa tanam antarabulan januari sampai maret, jadi masyarakat muara halayung yang khususnya petanisekitar lima bulan bekerja diluar kampung mereka, oleh karena itu pemerintahan desadengan melalui Bamdes berkeinginan meningkatkan keterampilan pengelasan bagimasyarakat, sehingga diharapkan dengan keterampilan yang diberikan dapatmeningkatkan pendapatan masyarakat dan pendapatan desa serta mengurangimasyarakat untuk mencari pekerjaan ditempat lain, pada saat tidak musim panen danmusim tanam. Mengelas adalah salah satu cara menyambung dua buah bagian logamsecara permanen dengan menggunakan tenaga panas untuk mencairkan bahan dasaryang akan disambung dengan elektroda atau kawat las sebagai pengisinya. Setelahdingin dan membeku maka akan terbentuklah ikatan yang kuat dan permanen. Darianalisis situasi di atas maka dirumuskan permasalahannya sebagai berikut: Belum adamasyarakat yang benar-benar mengerti tentang proses pengelasan yang baik dan benar.Minimnya pengetahuan masyarakat tentang proses pengelasan. Masih kurangnyaketerampilan masyarakat tentang perbengkelan pengelasan. Sedangkan solusi terhadappermasalahan tersebut dengan sentuhan Ipteks, yaitu : Mitra dapat meningkatkanketerampilan dengan cara pelatihan pengelasan secara intensif sampai mereka benarbenarmemahami baik secara teori maupun praktek dengan hasil pengelasan yang baik.Metode yang akan digunakan untuk mencapai tujuan yang telah dicanangkan yaitu:dengan melakukan tutorial yaitu dengan memberikan teori sekalian mempraktekkannyalangsung dilapangan sehingga diharapkan transfer ilmu yang Tim pengabdian berikandapat diserap dengan cepat oleh mitra. Mitra nantinya diberikan job buat diselesaikansehingga pada saat selesainya kegiatan pengabdian ini mitra sudah dapat melaksanakanpengelasan yang baik dan menghasilkan produk yang dapat meningkatkanpendapatannya. Pelatihan pengelasan dilaksanakan secara bertahap dimana setiaptahapnya 4 jam, namun apabila masih diperlukan maka akan dilakukan penambahanwaktu pelaksanaannya. Kegiatan yang dilaksanakan berjalan dengan lancer danmendapat respon yang sangat baik dari para pemuda dan perangkat desa yangditunjukkan dengan antusiasnya mereka bertanya serta juga mencoba mempraktekkansecara langsung bagaimana cara mengelas yang benar dan menghasilkan hasilpengelasan yang baik. Antusias dari peserta pelatihan juga ditunjukkan dengan tidakberkurangnya peserta pada hari-hari berikutnya walau pun harinya agak hujan, merekasudah siap dari jam 08.00 pagi. Kegiatan pengelasan yang dilakukan adalah membuattempat duduk, memperbaiki media bermain anak-anak dan membuat rak buat tempatmenyusun peralatan dan bahan pengelasan.