Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

PEMBUATAN BRIKET BERBAHAN DASAR SEKAM PADI DAN KANTONG PLASTIK Muhammad Irfansyah,; Idzani Muttaqin,; Muhammad Hariadi
AL-JAZARI JOURNAL SCIENTIFIC OF MECHANICAL ENGINEERING Volume 1, Nomor 1, Mei 2016
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (199.868 KB) | DOI: 10.31602/al-jazari.v1i1.461

Abstract

Naiknya harga minyak di pasar dunia dan nasional secara signifikan serta semakin menipisnya cadangan minyak bumi menyadarkan kita bahwa konsumsi energi dari tahun ke tahun semakin meningkat dan itu tidak seimbang dengan ketersediaan sumber energi tersebut. Hal ini harus dapat diimbangi dengan penyediaan sumber energi alternatif yang melimpah jumlahnya dan murah harganya sehingga dapat terjangkau oleh masyarakat luas. Teknologi alternatif betapa pun tradisionalnya, perlu dipertimbangkan salah satu di antaranya adalah teknologi bio-char. Banyaknya limbah sekam padi dan kantong plastik disekitar kita yang terbuang sia-sia .Berkenan dengan hal ini maka, maka penulis mencoba meneliti dan membuat briket berbahan dasar sekam padi dan kantong plastik. Dalam penelitian ini menggunakan metode experimen . Melalui pengumpulan data baik dari literature maupun pengujian, maka dapat disimpulkan berbahan dasar sekam padi dan kantong plastik dapat dijadikan bahan bakar alternatif, hal ini dikuatkan dengan hasil pengujian kadar karbon, kadar air, nyala api, kadar abu dan nilai kalor dengan perbandingan kantong plastik 0%, 2,5%, 5%, 7,5%, 10%, dan 12,5%. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa kantong plastik mempengaruhi nilai kalor briket panas briket.Kualitas nilai kalor tertinggi briket ada disampel 3 (5% kantong plastik) dengan nilai kalor 4689 – 5213 kcal/gr dan nilai kalor terendah ada di sampel 1 dengan 0% kantong plastik 3545 – 4125 Kcal/gr.
PERANCANGAN PERAHU PEMBERSIH SAMPAH DI ALIRAN SUNGAI KOTA BANJARMASIN Muhammad Firman; Muhammad Irfansyah
AL-JAZARI JOURNAL SCIENTIFIC OF MECHANICAL ENGINEERING Volume 4, Nomor 1, Mei 2019
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (682.013 KB) | DOI: 10.31602/al-jazari.v4i1.1963

Abstract

Upaya dari pemerintah daerah di kalimantan selatan untuk mengembalikan fungsi sungai melalui kegiatan aksi bersih-bersih aliran sungai khususnya kota banjarmasin sudah mulai menjadi perhatian masyarakat dan pemko, untuk menjadikan kota banjarmasin sebagai destinasi wisata air seperti halnya amsterdam. Namun masih belum secara menyeluruh, karena ternyata masih banyak sampah-sampah di aliran sungai kecil yang sulit di bersihkan. Untuk itu sangat perlu adanya koordinasi yang lebih baik dalam menjaga kebersihan lingkungan. Di banjarmasin dalam mengatasi permasalahan sampah sungai sudah menggunakan kapal pembersih sampah untuk sungai besar, sedangkan untuk anak sungai yang kecil-kecil lebih kurang lebarnya antara 2 m sampai 4 meter ada yang menggunakan sampan seadanya yang mana petugas kebersihannya kalau membersihkan sungai tersebut terjun kesungai untuk memunguti sampah sedangkan perahunya untuk penampungan sampah sementara sebelum dibuang kepembuangan sampah akhir. Atas dasar itulah maka sangat diperlukan sebuah desain perahu pembersih sampah yang sesuai dengan kondisi sungai di kota banjarmasin. Sehingga kegiatan bersih-bersih tersebut benar-benar efektif dan efesien. Dari hasil analisa dan perhitungan yang dilakukan maka dapat disimpulkan sebagai berikut: Desain perahu pengangkut sampah sudah sesuai dengan yang diharapkan supaya mampu beroperasi di sungai kecil, sempit dan mampu bekerja pada kondisi air dangkal. Kemampuan apung yang didapatkan adalah sebesar = 4716,648 N,  Jika perahu saat kosong bagian perahu yang tidak tenggelam adalah sebesar 3436,7069 N, Sedangkan jika berat perahu terisi maksimal bagian perahu yang tidak tenggelam adalah sebesar 984,2069 N. Titik berat penampang perahu terletak pada Z( Xo , Yo ) = Z( 1650 mm , 750 mm ).
PENGOLAHAN AIR DI DESA KARANG BUAH KECAMATAN BELAWANG KABUPATEN BARITO KUALA Muhammad Firman; Muhammad Irfansyah; Heri Irawan; Muhammad Suprapto; Saifullah Arief
JURNAL PENGABDIAN AL-IKHLAS UNIVERSITAS ISLAM KALIMANTAN MUHAMMAD ARSYAD AL BANJARY Vol 3, No 2 (2018): AL-IKHLAS JURNAL PENGABDIAN
Publisher : Universitas Islam kalimantan MAB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (230.241 KB) | DOI: 10.31602/jpai.v3i2.1262

Abstract

Interest Service to the public about solar power plants (PLTS) so that the public understands and knows solar power plant (SPP), increase public understanding of the importance of solar power plants (PLTS) that, while the benefits to be achieved in this activity is to society its target skills and knowledge in assembly and maintenance of a series of solar power plants (PLTS) so that when applied mistakes. Establishment of cooperation between the community, the village government and Studies Program Faculty of Engineering Uniska. As for Tim will add to the experience in training activities assembly and maintenance of solar power plants.The method will be used to achieve the goals that have been implemented are: using the training methods of assembly and maintenance of solar power plants directly with solar panels example demonstrated by the team. So with this training method is expected the participants enthusiastically followed and training materials will absorb well.From the results of the training can be concluded among other things during the training process to be followed can be absorbed 100% or all the participants, 20% of participants who attended or 3 people who want to use solar power for the consumption of their homes by asking what the price of a set of solar power until ready to use and implementation of devotion that will come can be developed into other areas in the vicinity of this devotion, of course, with a bigger budget so that citizens who join the training could be more.
EDUKASI PENGELOLAAN SAMPAH DAN PENDAMPINGAN PENGGUNAAN MESIN PEMBAKAR SAMPAH DI DESA SEMANGAT DALAM Rendi Rendi; Jainal Arifin; Firda Herlina; Sobar Ihsan; Budi Hartadi; Muhammad Suprapto; Muhammad Irfansyah
JURNAL PENGABDIAN AL-IKHLAS UNIVERSITAS ISLAM KALIMANTAN MUHAMMAD ARSYAD AL BANJARY Vol 7, No 1 (2021): AL-IKHLAS JURNAL PENGABDIAN
Publisher : Universitas Islam kalimantan MAB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (411.957 KB) | DOI: 10.31602/jpaiuniska.v7i1.5442

Abstract

Sampah menjadi permasalahan utama dalam kehidupan kita sekarang ini, jika sampah tidak dikelola dengan baik makan akan berakibat patal bagi lingkungan. Pengandian kepada masyarakat ini bertujuan unrtuk mengedukasi masyarakat di Desa Semangat Dalam untuk mengelola sampah dengan sistem membakar sampah tanpa asap. Metode yang digunakan adalah 1). membuat alat pembakar sampah tanpa asap 2). Sosialisasi metode ini dilakukan untuk memperkenalkan kepada masyarakat mengenai alat pembakar sampah tanpa asap. Hasil pengabdian kepada masyarakat alat pembakar sampah tanpa asap terdiri dari komponen utama tungku pembakaran sampah, saluran asap menuju filter, dan nozel saprai. Dalam sosialisainya Jumlah kehadiran peserta yang hadir sesuai dengan yang diharapkan yaitu berjumlah 15 peserta, peserta antusias mengikuti kegiatan hingga akhir dan aktif bertanya saat sesi diskusi dan tanya jawab dan Ada beberapa peserta ingin membuat alat pembakar sampah di rumahnya masing-masing.
PENINGKATAN KETERAMPILAN PENGELASAN BAGI MASYRAKAT DI DESA MUARA HALAYUNG KECAMATAN BERUNTUNG BARU KABUPATEN BANJAR Muhammad Firman; Mujiburrahman Mujiburrahman; Heri Irawan; Muhammad Irfansyah
JURNAL PENGABDIAN AL-IKHLAS UNIVERSITAS ISLAM KALIMANTAN MUHAMMAD ARSYAD AL BANJARY Vol 6, No 2 (2020): AL-IKHLAS JURNAL PENGABDIAN
Publisher : Universitas Islam kalimantan MAB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (158.947 KB) | DOI: 10.31602/jpaiuniska.v6i2.3892

Abstract

Masyarakat Muara Halayung 50% mata pencahariannya adalah sebagai petani denganproduksi pertanian Desa Muara Halayung adalah padi sawah dengan luas 754 Ha,yang menghasilkan padi per hektarnya 3,5 Ton. Untuk pertanian masa panen sekitarempat bulan antara bulan agustus sampai november, sedangkan masa tanam antarabulan januari sampai maret, jadi masyarakat muara halayung yang khususnya petanisekitar lima bulan bekerja diluar kampung mereka, oleh karena itu pemerintahan desadengan melalui Bamdes berkeinginan meningkatkan keterampilan pengelasan bagimasyarakat, sehingga diharapkan dengan keterampilan yang diberikan dapatmeningkatkan pendapatan masyarakat dan pendapatan desa serta mengurangimasyarakat untuk mencari pekerjaan ditempat lain, pada saat tidak musim panen danmusim tanam. Mengelas adalah salah satu cara menyambung dua buah bagian logamsecara permanen dengan menggunakan tenaga panas untuk mencairkan bahan dasaryang akan disambung dengan elektroda atau kawat las sebagai pengisinya. Setelahdingin dan membeku maka akan terbentuklah ikatan yang kuat dan permanen. Darianalisis situasi di atas maka dirumuskan permasalahannya sebagai berikut: Belum adamasyarakat yang benar-benar mengerti tentang proses pengelasan yang baik dan benar.Minimnya pengetahuan masyarakat tentang proses pengelasan. Masih kurangnyaketerampilan masyarakat tentang perbengkelan pengelasan. Sedangkan solusi terhadappermasalahan tersebut dengan sentuhan Ipteks, yaitu : Mitra dapat meningkatkanketerampilan dengan cara pelatihan pengelasan secara intensif sampai mereka benarbenarmemahami baik secara teori maupun praktek dengan hasil pengelasan yang baik.Metode yang akan digunakan untuk mencapai tujuan yang telah dicanangkan yaitu:dengan melakukan tutorial yaitu dengan memberikan teori sekalian mempraktekkannyalangsung dilapangan sehingga diharapkan transfer ilmu yang Tim pengabdian berikandapat diserap dengan cepat oleh mitra. Mitra nantinya diberikan job buat diselesaikansehingga pada saat selesainya kegiatan pengabdian ini mitra sudah dapat melaksanakanpengelasan yang baik dan menghasilkan produk yang dapat meningkatkanpendapatannya. Pelatihan pengelasan dilaksanakan secara bertahap dimana setiaptahapnya 4 jam, namun apabila masih diperlukan maka akan dilakukan penambahanwaktu pelaksanaannya. Kegiatan yang dilaksanakan berjalan dengan lancer danmendapat respon yang sangat baik dari para pemuda dan perangkat desa yangditunjukkan dengan antusiasnya mereka bertanya serta juga mencoba mempraktekkansecara langsung bagaimana cara mengelas yang benar dan menghasilkan hasilpengelasan yang baik. Antusias dari peserta pelatihan juga ditunjukkan dengan tidakberkurangnya peserta pada hari-hari berikutnya walau pun harinya agak hujan, merekasudah siap dari jam 08.00 pagi. Kegiatan pengelasan yang dilakukan adalah membuattempat duduk, memperbaiki media bermain anak-anak dan membuat rak buat tempatmenyusun peralatan dan bahan pengelasan.
DESAIN ULANG INSTALASI PERPIPAAN PADA MESJID NOOR BANJARMASIN Muhammad Firman; Muhammad Irfansyah; Budi Hartadi; Heri Irawan; Mujiburrahman Mujiburrahman
JURNAL PENGABDIAN AL-IKHLAS UNIVERSITAS ISLAM KALIMANTAN MUHAMMAD ARSYAD AL BANJARY Vol 3, No 1 (2017): AL-IKHLAS JURNAL PENGABDIAN
Publisher : Universitas Islam kalimantan MAB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (192.142 KB) | DOI: 10.31602/jpai.v3i1.925

Abstract

Service aims to assist the pilgrims so that not too long queue when the purification ritual, so that problems that had been faced by the mosque Noor about the uneven distribution of water during ablution can be resolved by means of installing a piping system so that the water supply everyone on water tank or reservoir can be filled and evenly all these divisions reservoir, so that when the full-full of pilgrims could be served all and not so many pilgrims who cannot attend the prayer in congregation. The main target of this activity is the management of the mosque and the mosque, because they always get complaints and direct censure of pilgrims due to uneven supply of water during ablution, so they need to know how to properly install piping system.The method used to achieve the objectives that have been implemented are: to perform the installation of the channel that goes into reservoirs and channels out of the reservoir so that the distribution of water for ablution can be evenly and flowed perfectly.From the results of this activity all the reservoir can get a direct supply from the pump or other sources, the supply of water for ablution can run smoothly is that during these 14 taps of 43 taps for ablution place of men who do not get water supply now is 100% get water or completely get water supply, in the place of ablution women there are six taps that do not get water from 17 taps installed there now entirely get water supply, as well as the bathroom which amounted to 14 taps, as well as urinal male 8 taps obtain equitable water supply. Djuhur prayers and implementation are now only approximately 1 shap or 40 worshipers who pray it too late due to the late arrival of pilgrims.
Desain Underwater Rotor Untuk Memanfaatkan Laju Aliran Sungai Sebagai Pembangkit Listrik Tenaga Air rendi rendi; Budi Hatradi; Muhammad Irfansyah; Puteri Puteri
Jurnal Engine: Energi, Manufaktur, dan Material Vol 5, No 2 (2021)
Publisher : Proklamasi 45 University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30588/jeemm.v5i2.888

Abstract

This study aims to design an underwater rotor to utilize the flow rate of the river as a hydroelectric power plant. In this study, an underwater rotor design model will be made with three variations in the number of blades, namely three, six, nine blades. The test parameter observed in this study is the turbine performance through the value of the power coefficient (cp) and the moment coefficient (cm). The method used in this research is an experimental method, namely by making a turbine model with a laboratory scale. The results show that the underwater rotor designed with aspect ratio = 2.0, overlap ratio = 0, end-plate diameter = 1.1d then the barrier plate design with L/D ratio = 1.2 60º provides the highest power coefficient and moment coefficient, namely respectively 0.15 and 0.27 in the design with the number of blades 3 (three)
PELATIHAN PERAWATAN BERKALA SEPEDA MOTOR UNTUK PEMUDA DAN MASYARAKAT DI DESA BARUNAI BARU Rendi Rendi; Budi Hartadi; Muhammad Firman; Muhammad Irfansyah; Firda Herlina; Jainal Arifin
JURNAL PENGABDIAN AL-IKHLAS UNIVERSITAS ISLAM KALIMANTAN MUHAMMAD ARSYAD AL BANJARY Vol 8, No 1 (2022): AL-IKHLAS JURNAL PENGABDIAN
Publisher : Universitas Islam kalimantan MAB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jpaiuniska.v8i1.7345

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masuarakat ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada para pemuda dan masyarakat desa Barunai baru mengenai perawatan berkala sepeda motor. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan kegiatan adalah berupa metode ceramah, metode tanya jawab dan metode demonstrasi. Hasil pengabdian kepada masyarakat yaitu setelah diadakannya kegiatan para peserta sudah memahami cara perawatan dan servis ringan sepedamotor ini bibuktikan dengan kemampuan para peserta dalam menjawab pertanyaan pertanyaan secara lisan yang di tanyakan oleh tim pengandian kepada masyarakat.Kata Kunci : Pelatihan perawatan berkala, sepeda motor, pemuda dan masyarakat
Peningkatan Kinerja Rotor Savonius Dengan Mengembangkan Sudu Baru Berbasis Airfoil Rendi Rendi; Budi Hartadi; Muhammad Firman; Muhammad Irfansyah
Jurnal Engine: Energi, Manufaktur, dan Material Vol 6, No 2 (2022)
Publisher : Proklamasi 45 University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30588/jeemm.v6i2.1078

Abstract

The development of new and renewable energy is currently a top priority for the international community, as energy needs continue to increase while fossil fuels are running low. The Savonius rotor turbine is one of the most widely used turbines but has low efficiency. This study aims to improve the performance of the Savonius turbine by developing a new blade based on airfoil which is simulated in CFD. There are 2 blade models to be simulated, namely the RD-1 model and the RD-2 model, then the simulation results are compared with the conventional blade. The results of the study can be said that the new airfoil-based blade can improve the performance of the Savonius turbine, the increase occurs in the TSR value which is better than the conventional blade. The highest Cp is 0.148 on the RD-2 model blade with a maximum TSR of 0.8
PELATIHAN PEMBUATAN AQUAPONIK DALAM UPAYA MEMBANTU MASYARAKAT MEMAHAMI DAN MEMANFAATKAN SISTEM PERTANIAN TERPADU Mujiburrahman Mujiburrahman; Heri Irawan; Muhammad Suprapto; Riadhul Muttaqin; Muhammad Irfansyah
JURNAL PENGABDIAN AL-IKHLAS UNIVERSITAS ISLAM KALIMANTAN MUHAMMAD ARSYAD AL BANJARY Vol 10, No 1 (2024): AL-IKHLAS JURNAL PENGABDIAN
Publisher : Universitas Islam kalimantan MAB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jpaiuniska.v10i1.12603

Abstract

Kemajuan teknologi di era milenial ini mendorong petani maupun warga untuk mengembangkan sistem pertanian yang ramah lingkungan serta memiliki nilai efisiensi, kehigienisan, dan efektivitas tinggi. Sistem Pertanian secara akuaponik dengan penambahan perangkat sistem siplai aliran terintegrasi adalah salah satu teknologi pertanian tepat guna dan merupakan solusi yang tepat memanfaatkan pekarangan rumah yang terbatas dengan perpaduan budidaya tanaman dan ikan menggunakan sistem terpadu. Dalam kondisi sosial masyarakat warga komp griya anisah blok d Handil Bakti, Kec. Alalak, Kabupaten Barito Kuala. Terdapat 26 KK mayoritas mata pencaharian masyarakat adalah sangat beragam, mulai dari karyawan swasta, pekerja bangunan,  buruh angkut, ibu rumah tangga, dan  kebanyakan pekerja lepas. Di saat tidak bekerja kebanyakan warga berkebun sayur sayuran, beternak, dan budidaya ikan sebagian sampingan memamfaatkan lahan sempit, akan tetapi karena keterbatasan pengetahuan membuat sistem ini jarang kita jumpai di pekarangan warga. Padahal pemanfaatan sistem akuaponik sangat tepat diterapkan pada wilayah perkotaan khususnya warga komp. Griya annisah blok d. Kabupaten Batola/Handil Bakti, banyak perumahan dengan lahan yang terbatas dan pola konsumtif air yang tinggi. Dengan perangkat solar sell sebagai penghasil energi listrik untuk mengoperasikan pompa dapat membuat sistem ini lebih efesien. Adapun tujuan pkm ini memberikan sosialisasi, pelatihan, dan mendemonstrasikan perangkat sistem akuaponik kepada warga. Hasilnya, warga lebih memahami pentingnya sistem akuaponik  perpaduan budidaya ikan dan sayuran yang saling terhubung dan memberi manfaat satu sama lain. Ini menunjukkan tingginya keingin tahuan warga terhadap perangkat akuaponik, dari 16 orang peserta 11 di antaranya memberikan respon positif terkait kegiatan ini. Selain itu, warga memiliki keterampilan dan pemahaman baik secara konsep maupun prinsif kerja penggunaan perangkat  teknologi pengkonversian solar sell sebagai sumber listrik alternatif yang ramah lingkungan untuk operasi pompa, Ini di ukur dari tingkat pemahaman warga dari 16 orang peserta 9 orang peserta mampu memperaktekkan baik secara konsep maupun prinsif kerja sistem ini. Selanjutnya, dengan  program demonstrasi perangkat akuaponik dapat meningkatkan pengetahuan warga, Hal ini di ukur dari tingginya keingin tahuan warga melalui program lanjutan terkait sistem akuaponik.