Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

RANCANG BANGUN SEPEDA LISTRIK DENGAN TENAGA SURYA SEBAGAI KENDARAAN ALTERNATIF DAN RAMAH LINGKUNGAN UNTUK MASYARAKAT Muhammad Firman; M. Hasbi; Harizal Latif
AL-ULUM: JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI Vol 1, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (272.571 KB) | DOI: 10.31602/ajst.v1i2.444

Abstract

The biggest problem faced by the countries in the world including Indonesia is the energy problem. Currently, Indonesia has experienced an energy crisis that is very alarming. Availability of Fuel of the Indonesian nation dwindling even have to import from other countries. The purpose of this study was to determine the mileage when not using solar power and determine the mileage when using solar power, the expenses needed for electric motorcycles using solar power. The study was conducted using the method of theoretical and experimental approaches to get the parameters-parameters. The object of research was done on electric bikes with solar power. The research design used in data collection and the materials used to solve the problem by conducting interviews, frequently asked questions directly related to the problem. Of the trial data obtained power generated electric bicycle without using solar power has an average value on a flat road is 14.5 km / h, the uphill road is 10.9 km / h. While electric bikes using solar power has the average value on a flat road is 17.7 km / h, the uphill road is 13.7 km / h. Economic aspects of the comparison of electric bicycles to use solar power with gasoline motors are able to save costs in one year is Rp 1,348,000,-  In a modification of the electric motor in the electrical circuit required to try neat.
ANALISA PENGARUH PERUBAHAN SUDUT PENGAPIAN DISTRIBUTOR TOYOTA KIJANG 4K TERHADAP UNJUK KERJA MESIN Muhammad Firman; Muhammad Irfansyah; Risko Agung Prasetyo
AL-JAZARI JOURNAL SCIENTIFIC OF MECHANICAL ENGINEERING Volume 2, Nomor 2, Nopember 2017
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (664.224 KB) | DOI: 10.31602/al-jazari.v2i2.1144

Abstract

Motor vehicles are a means of transport for which the engine from the beginning, both for two-wheel vehicles, as well as for four-wheeled vehicles. The automotive fuel is a machine that is used as a transport mover soon. The automotive fuel is an engine type conversion that converts the chemical energy of the fuel into mechanical energy through the combustion process in the combustion chamber.This research was conducted using the method or approach theoretically and experimentally. The vehicles to be used in this research is the engine of the Toyota Kijang 4K using premium fuel stations, test equipment used in this study is a dynamometer with changes 5° ignition angle, 8°, 10°, 12°, 15° with the variation of the rotation of the motor 1000, 1500, 2000, 3000 rpm. Regarding the position to carry out research at the Center for Professional Training (BLK) Banjarbaru in JL.IR PM Noor 1.5 Km River Ulin Banjarbaru South Kalimantan.Based on the results of the study of variations of the performance of the engine ignition distributor concluded that: the effective torque of 108,85381 Nm, which is contained in the ignition angle 12° with the motor rotation of 3000 rpm, the effective power contained in the corner Ignition of rotation of 3000 rpm 12° reach 34,18021 (Kw) and efektir pressure contained in the ignition angle 12° at 3000 rpm round reached 6387,235(kg/cm²). The increase in torque due to rotation higher up to reach the maximum price, this is because the amount of fuel in the combustion chamber and the greater the influence of the right letikan sparks from the spark plug so that the energy generated through process burn largest.Keywords: ignition angle, torque, Brake Horse Power (BHP), Brake Mean Pressure (BMEP)
ANALISA UJI KEKERASAN BAJA VCN 150 PADA POROS BALING-BALING PISAU MESIN CRUSHER Firda Herlina,; Muhammad Firman,; Muhammad Najib
AL-JAZARI JOURNAL SCIENTIFIC OF MECHANICAL ENGINEERING Volume 1, Nomor 1, Mei 2016
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (445.306 KB) | DOI: 10.31602/al-jazari.v1i1.464

Abstract

Mesin crusher ini sangat bergantung pada poros mata pisau baling-baling dan disinilah letak masalahnya, poros yang sering mengalami korosi dan bengkok menyebabkan mesin bekerja tidak maksimal sebagaimana mestinya dikarenakan poros harus menahan beban yang sangat besar dan dari berbagai benda subjek yang dimasukkan.Baja VCN 150adalah bahan yang digunakan dalam poros ini. Metode yang dipakai dalam penelitian ini adalah metode statistik anova dan korelasi, dimana metode ini untuk mencari hubungan pada media pendingin yang digunakan dan untuk mencari hubungan antar sampel-sampel yang diuji. Setelah melakukan penelitian dan hasil data awal yang didapat 97HB,84HB,91HB,81HB dan 93HB. Bahwa terdapat pengaruh media pendingin terhadap kekerasan material baja VCN 150 pada temperatur 7000C tetapi tidak disignifikan.Sampel-sampel yang diteliti ternyata satu sama lain mempunyai pengaruh hubungan. Sampel X2 dengan X3 adalah menunjukkan hasil yang paling besar pengaruh hubungannya (yang paling signifikan diantara sampel-sampel lainnya).
ANALISA KEKERASAN BAJA ST 42 DENGAN PERLAKUAN PANAS MENGGUNAKAN METODE TAGUCHI Firman, Muhammad; Firda Herlina,; Muhammad Hatif Martadinata
AL-JAZARI JOURNAL SCIENTIFIC OF MECHANICAL ENGINEERING Volume 1, Nomor 1, Mei 2016
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (408.509 KB) | DOI: 10.31602/al-jazari.v1i1.460

Abstract

Seiring dengan banyaknya kegagalan mekanis yang ditemui, Salah satu contohnya misalnya faktor kelelahan logam seperti patahnya poros kereta api, poros roda mobil, dan peristiwa patahnya poros baling-baling kapal. Untuk mengetahui seberapa besar pengaruh beban-beban tersebut terhadap kekuatan lelah material poros, maka diperlukan pengujian material hal ini menarik peneliti untuk melakukan riset perbaikan kualitas produksi. Metode yang dipakai dalam penelitian ini adalah metode taguchi yang pertujuan untuk memperbaiki kualitas produk dan proses serta dapat menekan biaya dan resources seminimal mungkin. Dengan jumlah sampel tiga media pendingin air,udara,oli, dengan temperature bervariasi 600o,700o,800o, kemudian bahan yang digunakan adalah baja ST 42. Factor yang paling mendominasi mempengaruhi tingkat kekerasan material adalah di faktor A yaitu temperature pemanasan. berdasarkan perhitungan dengan efek mean dan efek replikasi temperature pemanasan berada peringkat ke-1 di Replikasi ke 4 sebesar 24.33 HB, sedangkan untuk media pendingin berada peringkat ke-2 di Replikasi ke 2 sebesar 21.00 HB. Kombinasi factor dengan level yang memberikan peningkatan kekerasan yaitu dengan temperature 800oC dengan media pendingin oli sebesar 111.8 HB. Sedangkan yang melunakan yaitu kombinasi antara factor dengan level temperature 700oC dengan media pendingin air sebesar 88.8 HB.
PERANCANGAN SISTEM HYBRID PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA SURYA DENGAN TURBIN ANGIN TERAPUNG Muhammad Firman; Muhammad Irfansyah
AL-JAZARI JOURNAL SCIENTIFIC OF MECHANICAL ENGINEERING Volume 6, Nomor 2, Nopember 2021
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (326.112 KB) | DOI: 10.31602/al-jazari.v6i2.6057

Abstract

Penduduk Kalimantan Selatan memanfaatkan sungai sebagai transportasi dan tempat berlangsungnya banyak kegiatan sehari-hari. mulai dari transportasi, jual-beli dan lain-lain. Pada malam hari aktivitas masyarakat yang menggunakan transportasi sungai hampir tidak ada, karena sepanjang aliran sungai tidak terdapat penerangan untuk mengarahkan rute jalan yang akan dilalui, sehingga masyarakat enggan untuk melakukan aktivitas pada malam hari di sepanjang aliran sungai. Selama ini kalau mereka melakukan aktivitas juga biasanya pada saat langit cerah atau pada saat bulan terang, karena jarak pandang bisa lebih jauh. Sistem pembangkit yang digunakan untuk di hybrid pada penelitian ini adalah pembangkit listrik tenaga surya dengan turbin angin. Sistem ini merupakan salah satu alternatif sistem pembangkit yang tepat diaplikasikan pada daerah-daerah yang sukar dijangkau  oleh  sistem  pembangkit  besar  seperti  jaringan  PLN  atau  Pembangkit  Listrik Tenaga Diesel (PLTD).Untuk memperjelas permasalahan yang akan diteliti, maka masalah tersebut dirumuskan sebagai berikut : bagaimana merancang sistem hybrid PLTS dengan turbin angin terapung?, berapa kemampuan apungnya jika diberi beban maksimum dan bagaimana kesetimbangannya?, berapa lama baterai membackup beban pada sistem hybrid?, berapa lama waktu pengisian baterai dengan menggunakan turbin angin?, dab berapa lama waktu pengisian baterai dengan menggunakan PLTS?. Adapun luaran dari penelitian ini diharapkan rancangan sistem hybrid PLTS dengan turbin angin terapung ini nantinya bisa menjadi dasar acuan jika mau membuat model yang sebenarnya untuk di gunakan pada daerah sepanjang aliran sungai pada saat malam hari, sebagai pengembangan mata kuliah mekanika Teknik dan perpindahan panas dan juga laporannya dapat diterbitkan pada Jurnal ilmiah nasional.Dari hasil perhitungan dan Analisa data maka dapat disimpulkan sebagai berikut: gaya apung turbin angin hybrid PLTS adalah 572,904 N, Titik berat terletak pada koordinat ( 350 mm , 450 mm ), lama baterai membackup beban pada sistem hybrid adalah 9,64 jam, lama waktu pengisian baterai dengan menggunakan turbin angin 20,41 jam, dan waktu pengisian baterai dengan menggunakan PLTS  6,02 jam.
PERENCANAAN SISTEM INSTALASI HIDRANT PADA UNIVERSITAS ISLAM KALIMANTAN Khairil Anwar; Muhammad Firman; Muhammad Irfansyah
AL-JAZARI JOURNAL SCIENTIFIC OF MECHANICAL ENGINEERING Volume 4, Nomor 2, Nopember 2019
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (238.534 KB) | DOI: 10.31602/al-jazari.v4i2.2642

Abstract

Fire Hydrant System adalah suatu sistem pemadam api yang dioperasikan secara manual oleh operator (manusia) dengan menggunakan media pemadamnya air dan disepanjang instalasi pempipaan mengandung air bertekanan sampai pada titik Hydrant Valve, Hose reel, Hydrant Pillar atau perangkat lainnya. Suatu sistem hidrant tak terlepas dari kinerja pompa yang dimana pompa adalah sebagai penggerak dari sistem hidrant itu sendiri. Khususnya untuk bangunan gedung, pemilihan jenis dan kapasitas pompa dapat ditentukan setelah mengetahui karakteristik dari gedung itu sendiri.Metode penelitian yang dipakai adalah metode perencanaan yaitu sebuah metode penelitian dengan cara mengukur luas area gedung bertingkat, menentukan rumus-rumus perpipaan beserta head kerugiannya, mendesain sebuah rancangan instalasi hidrant beserta alat dan bahan yang dipakai. Setelah mengetahui data-data perencanaan sistem hidrant berupa : Jenis cairan : Air, masa jenis cairan : 1 kg/liter, temperatur cairan : 25°C, Kapasitas 2400 L/menit, penggerak motor listrik, dan putaran 2900 rpm. Didapat hasil perhitungan instalasi pompa hidrant adalah kerugian total yang terjadi di sepanjang pipa isap adalah : 17,55 m, kerugian total yang terjadi di sepanjang pipa tekan adalah : 36,05 m, head total pompa : 121 m, putaran spesifik pompa : 23,96, efesiensi pompa sebesar 80 % , dan daya pompa sebesar : 6,05 Hp.
PERANCANGAN PERAHU PEMBERSIH SAMPAH DI ALIRAN SUNGAI KOTA BANJARMASIN Muhammad Firman; Muhammad Irfansyah
AL-JAZARI JOURNAL SCIENTIFIC OF MECHANICAL ENGINEERING Volume 4, Nomor 1, Mei 2019
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (682.013 KB) | DOI: 10.31602/al-jazari.v4i1.1963

Abstract

Upaya dari pemerintah daerah di kalimantan selatan untuk mengembalikan fungsi sungai melalui kegiatan aksi bersih-bersih aliran sungai khususnya kota banjarmasin sudah mulai menjadi perhatian masyarakat dan pemko, untuk menjadikan kota banjarmasin sebagai destinasi wisata air seperti halnya amsterdam. Namun masih belum secara menyeluruh, karena ternyata masih banyak sampah-sampah di aliran sungai kecil yang sulit di bersihkan. Untuk itu sangat perlu adanya koordinasi yang lebih baik dalam menjaga kebersihan lingkungan. Di banjarmasin dalam mengatasi permasalahan sampah sungai sudah menggunakan kapal pembersih sampah untuk sungai besar, sedangkan untuk anak sungai yang kecil-kecil lebih kurang lebarnya antara 2 m sampai 4 meter ada yang menggunakan sampan seadanya yang mana petugas kebersihannya kalau membersihkan sungai tersebut terjun kesungai untuk memunguti sampah sedangkan perahunya untuk penampungan sampah sementara sebelum dibuang kepembuangan sampah akhir. Atas dasar itulah maka sangat diperlukan sebuah desain perahu pembersih sampah yang sesuai dengan kondisi sungai di kota banjarmasin. Sehingga kegiatan bersih-bersih tersebut benar-benar efektif dan efesien. Dari hasil analisa dan perhitungan yang dilakukan maka dapat disimpulkan sebagai berikut: Desain perahu pengangkut sampah sudah sesuai dengan yang diharapkan supaya mampu beroperasi di sungai kecil, sempit dan mampu bekerja pada kondisi air dangkal. Kemampuan apung yang didapatkan adalah sebesar = 4716,648 N,  Jika perahu saat kosong bagian perahu yang tidak tenggelam adalah sebesar 3436,7069 N, Sedangkan jika berat perahu terisi maksimal bagian perahu yang tidak tenggelam adalah sebesar 984,2069 N. Titik berat penampang perahu terletak pada Z( Xo , Yo ) = Z( 1650 mm , 750 mm ).
ANALISA RADIASI PANEL SURYA TERHADAP DAYA YANG DIHASILKAN UNTUK PENERANGAN BAGIAN LUAR MESJID MIFTAHUL JANNAH DIDESA BENUA TENGAH KECAMATAN TAKISUNG Muhammad Firman; Firda Herlina; Abdurrahman Sidiq
AL-JAZARI JOURNAL SCIENTIFIC OF MECHANICAL ENGINEERING Volume 2, Nomor 1, Mei 2017
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (497.953 KB) | DOI: 10.31602/al-jazari.v2i1.858

Abstract

The rationale for this thesis is about the application of solar power plants (SPP) in the countryside aimed specifically supplying electricity to the outside of Miftahul Jannah Mosque that housed the village hamlet of 6 sub-continental middle Takisung Pelaihari southern Kalimantan. By analyzing the authors of this study determine supply large solar cell generated power, a large catchment radiation produced by solar cell and economical aspects of connection relationship if applicable. From the results obtained from the 20 days then her whole explanation is described about average radiation and power for 20 days from 15 July to 3 August 2016 with a broad cross section of a solar panel A = 0.68 M ^ 2 is = average speed the highest radiation that is in the numbers 1017.25 W / m2 contained in the Wednesday, August 3, 2016, while the lowest was in 353.96875 W / m2 on Wednesday 20 July, 2016. while the average peak power in watts on a number 80.76285 Saturday 16 July 2016 while the lowest was in power Monday, July 25, 2016 diangka 20.3850875 watts. And radiation to the power relationship is positive and strong, while the coefficient of the determiner in can be 43.7%, which means that the rise and fall of power by the solar cell solar radiation yangdisebabkan only 43.7% and the remaining 56.3% is caused by other factors Calculation perancanagnnya total economic cost of Rp. 5.13 million. it will break even if we use solar power for 15 years is the range of Rp. 5,198,181, -.
OPTIMASI SUDUT HUB PADA TURBIN ANGIN HORISONTAL DUA SUDU Muhammad Irfansyah; Muhammad Firman
AL-JAZARI JOURNAL SCIENTIFIC OF MECHANICAL ENGINEERING Volume 3, Nomor 1, Mei 2018
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (420.241 KB) | DOI: 10.31602/al-jazari.v3i1.1398

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh sudut hub pada turbin angin dua sudu. Sudut bagian hub sangat perpengaruh terhadap permulaan putaran (starting) turbin angin horisontal. Modifikasi dilakukan dengan menambahkan lapisan tambahan kayu pada bagian atas sehingga akan menambah besar sudut pada bagian hub tersebut.Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah kegiatan perancangan, pembuatan, modifikasi, dan pengujian sudu turbin. Bahan pembuatan sudu digunakan 2 buah material kayu meranti merah ukuran 1300x160x40 mm. Rancangan pertama menggunakan sudut hub 14°, sedangkan rancangan kedua yang dimodifikasi akan menambah sudut hub menjadi 26°. Variasi kecepatan angin sebesar 1, 2, 3, 4, 5, 6 m/s. Alat ukur yang digunakan adalah anemometer dan tachometer digital.Dari hasil penelitian, pada kecepatan angin 1,9 m/s, sudu dengan sudut hub 14° mengahasilkan putaran poros 48 rpm, dan sudu dengan sudut hub 26° menghasilkan putaran poros 107 rpm. Sedangkan pada kecepatan angin 6,8 m/s, sudu dengan sudut hub 14° mengahasilkan putaran poros 234 rpm, dan sudu dengan sudut hub 26° menghasilkan putaran poros 368 rpm.
ANALISA TEKANAN DAN EFISIENSI PADA POMPA AIR SENTRIFUGAL DENGAN RANGKAIAN SERI Muhammad Riza Hidayat; Muhammad Firman; Muhammad Suprapto
AL-JAZARI JOURNAL SCIENTIFIC OF MECHANICAL ENGINEERING Volume 3, Nomor 2, Nopember 2018
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (686.776 KB) | DOI: 10.31602/al-jazari.v3i2.1621

Abstract

Pompa sentrifugal adalah satu jenis pompa yang sering digunakan untuk  memindahkan air secara aliran paksa dengan  kecepatan tinggi oleh impeler. Analisa tekanan  dan  efisiensi pada pompa air sentrifugal dengan  rangkaian  seri bertujuan untuk mengetahui tinggi tekanan pompa.  Hasil dari pengujian tekanan pompa menggunakan media air pada rangkaian seri dengan putaran yang berbeda dapat diperoleh data head tertinggi sebagai berikut: head 3,14m dengan efisiensi 1,69%.Kata Kunci           : pompa sentrifugal, karakteristik piompa seri, head dan efisiensi