Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : JURNAL PENDIDIKAN BAHASA

Perubahan Sastra Digital: Eksplorasi Unsur Pembangun Karya Sastra dalam Novel Dilan 1991 ke dalam Film Dilan 1991 Karya Pidi Baiq Iin Indayani; Mardiningsih Mardiningsih; Sugianti Sugianti
JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol. 15 No. 3 (2025): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpb.v15i3.3311

Abstract

Perkembangan budaya digital mendorong karya sastra melampaui medium cetak menuju bentuk audiovisual yang dikonsumsi luas daring. Salah satu contoh signifikan di Indonesia adalah adaptasi novel Dilan: Dia Adalah Dilanku Tahun 1991 (Pidi Baiq) ke film Dilan 1991 (Fajar Bustomi). Penelitian ini menganalisis transformasi unsur pembangun sastra tema, alur, tokoh, latar, sudut pandang, gaya Bahasa ke medium film digital serta pengaruhnya bagi pengalaman audiens. Pendekatan kualitatif deskriptif; data primer: teks novel (2015), film Dilan 1991 (2019), komentar audiens YouTube terpilih. Teknik: pembacaan intensif, koding transformasi (reduksi, penambahan, perubahan), analisis tematik resepsi (gaya bahasa, emosi tokoh, latar nostalgia, evaluasi moral). Analisis dilakukan dengan menggunakan kerangka unsur intrinsik (Nurgiyantoro), analisis formalis, dan sastra digital. Hasil: kerangka naratif utama—kisah cinta remaja Dilan–Milea di Bandung 1990-an dipertahankan namun mengalami transformasi: narasi batin terpangkas; tokoh minor berkurang; adegan sinematik baru (deklarasi pacaran); konflik bergeser dari refleksi verbal ke aksi visual; klimaks lebih performatif; resolusi verbal terganti montage + musik nostalgia. Resepsi audiens digital menunjukkan apresiasi dialog ikonik, keterlibatan emosional, dan nostalgia era 1990-an.
Reflektivitas Praktik Pedagogis Pendekatan Pembelajaran Mendalam sebagai Prinsip Pembelajaran pada Mata Kuliah Micro Teaching Ilmiyatur Rosidah; Sugianti Sugianti
JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol. 15 No. 3 (2025): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpb.v15i3.3463

Abstract

Penelitian ini mengkaji reflektivitas praktik pedagogis mahasiswa dalam mata kuliah Micro Teaching melalui pendekatan pembelajaran mendalam. Pergeseran paradigma pendidikan abad ke-21 menuntut calon guru tidak sekadar menguasai aspek teknis mengajar, tetapi juga memiliki kemampuan reflektif, kritis, dan transformatif. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, data diperoleh melalui observasi partisipatif, dokumentasi RPP, lembar refleksi, serta umpan balik dosen dan teman sejawat. Analisis dilakukan melalui reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa reflektivitas mahasiswa muncul dalam tiga tahap utama: (1) perencanaan, mahasiswa mulai mempertimbangkan tujuan bermakna, strategi pembelajaran sesuai konteks, meski sebagian masih terbatas pada refleksi normatif; (2) pelaksanaan, refleksi tampak pada kesadaran terhadap interaksi kelas, penggunaan strategi bertanya, komunikasi nonverbal, dan evaluasi berbasis rekaman video; serta (3) evaluasi, mahasiswa menunjukkan refleksi kritis melalui umpan balik. Secara keseluruhan, praktik reflektif ini mencerminkan prinsip pembelajaran mendalam berupa keterlibatan aktif, koneksi bermakna, evaluasi kritis, dan perbaikan berkelanjutan. Penelitian ini menegaskan bahwa keberhasilan reflektivitas mahasiswa tidak hanya ditentukan oleh kemampuan individu, tetapi juga oleh desain pembelajaran, budaya kelas, dan peran dosen dalam memfasilitasi ruang refleksi. Temuan ini berimplikasi pada pengembangan model pedagogis Micro Teaching berbasis pembelajaran mendalam, yang diharapkan mampu memperkuat kompetensi profesional calon guru sebagai praktisi reflektif yang adaptif terhadap dinamika pendidikan.