Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : Community Education Engagement Journal

Penerapan Teknik Price Terhadap Penanganan Cedera Olahraga Pada Atlet Klub Bola Basket Mahameru Pekanbaru Oki Candra; Dupri Dupri; Novri Gazali; Muspita Muspita; Tri Prasetyo
Community Education Engagement Journal Vol. 2 No. 2 (2021): April
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/ceej.v2i2.6490

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini dilatar belakangi pentingnya penanganan cedera olaraga pada atlet. Dimana penanganan cedera olahraga dengan menggunakan metode (Protection, Rest, Ice, Compression, Elevation) PRICE sangat penting sekali, karena di dalam metode PRICE kita diajarkan bagaimana menangani cedera atlet baik dalam latihan maupun dalam pertandingan. Peserta workshop penerapan teknik price ini berjumlah 15 orang ditambah dengan staf coaching 2 orang. Kegiatan ini dilaksanakan pada 14 Februari 2021 yang bertempat di Gor Bola Basket 3S Pekanbaru. Hasil pengabdian kepada masyarakat ini yaitu atlet bisa langsung mempraktekkan baik secara teori maupun secara praktek, selanjutnya pelatih dan offisial bisa mengetahui dan bisa mengaplikaskan teknik PRICE (Protection, Rest, Ice, Compression, Elevation) ini langsung teori dan praktek. Kesimpulan pada pengabdian ini yaitu penerapan teknik PRICE merupakan bagian dari salah satu perawatan klinis konvensional yang memiliki banyak variasi kombinasinya dan bermanfaat untuk mengurangi nyeri, meminimalisir terjadinya cedera, juga perlunya mobilisasi dini dilakukan sebagai upaya meningkatkan fungsi daerah yang mengalami cedera. Penanganan cedera olahraga efektif mulai dilakukan pada minggu pertama cedera dengan tahapan, yaitu: 1) Protection, lindungi daerah cedera, 2) Rest, istirahatkan bukan immobilisasi daerah cedera, 3) Ice, aplikasi es berselang 10-20 menit menggunakan bantalan, 4) Compression, kompresi dengan pembebatan dari proksimal ke distal menggunakan stretch band, 5) Elevation, tinggikan daerah cedera melebihi posisi dada setinggi 30 cm.