Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

KAMPUS MERDEKA DALAM PENCAPAIAN PEMBELAJARAN DI ERA REVOLUSI INDUSTRI 4.0 DENGAN TANTANGAN COVID 19 DI UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH BANJARMASIN Ngalimun Ngalimun; Anita Agustina; Alit Suwandewi
Jurnal Manajemen Pendidikan Al Hadi Vol 2, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jmpd.v2i2.7336

Abstract

Merdeka Belajar Kampus Merdeka yang membuka kesempatan kepada mahasiswa untuk belajar secara langsung dari dunia nyata dengan mempraktikkan experiential learning. Kegiatan AMSP dilaksanakan di satuan  pendidikan  mencakup  perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian pendidikan, dan pengembangan persekolahan, baik intrakurikuler maupun ekstrakurikuler. AMSP melibatkan sejumlah pihak, di antaranya mahasiswa, program studi, dan satuan pendidikan mitra. Agar pelaksanaan  kegiatan  dapat  berjalan  lancar, terencana, dan terukur, petunjuk teknis yang menguraikan proses dan peran setiap pihak sangat diperlukan. Tentu penyesuaian diperlukan dalam menerapkan Pendidikan era Revolusi 4.0. Akan tetapi tidak dapat dipungkiri adanya wabah Covid-19 menjadi salah satu pendorong penerapan sistem ini. Di sisi lain selain dituntut memahami teknologi dan informasi serta cara mengimplementasikannya, tentu terdapat permasalahan yang timbul yaitu terkait sarana prasarana yang memadai. Misalnya peserta didik dari keluarga yang kurang mampu tidak memiliki laptop/smartphone. Maka kebijakan sudah seharusnya memperhatikan hal tersebut. Pihak sekolah memiliki Surat Keputusan (SK) peserta didik kurang mampu dan melakukan pendampingan belajar bagi mereka yang telah didata dengan memperoleh subsidi silang atau pemecahan masalah lainnya.
MODEL BIMBINGAN KONSELING PERKEMBANGAN DALAM AKTIVITAS BERMAIN SEBAGAI STRATEGI PENGALAMAN BELAJAR YANG BERMAKNA DI SD MUHAMMADIYAH 8 BANJARMASIN Rizqi Amalia Aprianty; Ngalimun Ngalimun
Jurnal Terapung : Ilmu - Ilmu Sosial Vol 4, No 1 (2022): Maret 2022
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jt.v4i1.7360

Abstract

The structure of the developmental guidance and counseling program consists of four components, namely: First, basic guidance services (guidance curiculum), which is the core of the developmental guidance model. This component is designed to assist all students in developing basic skills or competencies in effective life and behavior. Second, responsive service aims to intervene in student problems or concerns that arise immediately and are felt at that time. Third, individual planning system (individual planning), aims to guide all students to learn to plan, monitor, and manage education and career plans. Fourth, equipped with a system support component, this component provides support for the guidance staff in organizing the three components of guidance as well as other school personnel in implementing educational programs in schools.Keywords: Developmental counseling guidance model, play activities, meaningful experience strategies
QUALITY OF WORK-LIFE BALANCE DALAM KUALITAS KEHIDUPAN KERJA TERHADAP KEPUASAN KERJA, KOMITMEN ORGANISASI, DAN MOTIVASI KERJA DI UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH BANJARMASIN Ngalimun Ngalimun; Imam Mujahid; Imam Makruf
Al-Kalam Jurnal Komunikasi, Manajemen dan Bisnis Vol 9, No 2 (2022): JULI : AL KALAM JURNAL KOMUNIKASI, BISNIS DAN MANAJEMEN
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/al-kalam.v9i2.7753

Abstract

This study aims to examine the effect of work-life balance on the quality of work life on job satisfaction, organizational commitment and work motivation. The results showed that work-life balance had a significant effect on job satisfaction, but work-life balance did not have a significant effect on organizational commitment and work motivation. This research is a descriptive study – single cross sectional. The type of data used in this study is primary data in the form of a questionnaire. The population of this study is an educator at the University of Muhammadiyah Banjarmasin. The number of samples required in this study were 25 respondents from a total population of 100 people. The main problem in this research is that educational institutions or companies must be able to provide a proper place for their employees considering that their contribution is very important in carrying out activities so that an institution or company can be sustainable.
PEMULIHAN PENDIDIKAN PASCA PANDEMI MELALUI TRANSFORMASI DIGITAL DENGAN PENDEKATAN MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM DI ERA SOCIETY 5.0 Latifah Latifah; Ngalimun Ngalimun
Jurnal Terapung : Ilmu - Ilmu Sosial Vol 5, No 1 (2023): Maret 2023
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jt.v5i1.10576

Abstract

Penelitian ini menggubakan metode kualitatif atau metode kepustakaan (library research). Penelitian kepustakaan adalah penelitian yang dilakukan dengan cara mengumpulkan data, informasi, dan berbagai macam data-data lainnya yang terdapat dalam kepustakaan. Dengan mengutarakan jenis penelitian ini, fokus dan langkah-langkah yang akan dalam penelitian ini menjadi semakin nampak dan jelas.  Sumber data, tulisan ini sifatnya adalah kajian pustaka, maka obyek yang dapat dijadikan sumber dibagi menjadi dua, yaitu primer dan sekunder. Dalam penelitian ini pendekatan manajemen transformatif pendidikan Islam harus berprinsip pada landasan pendidikan Islam; prinsip tauhid, prinsip integrasi, prinsip keseimbangan, dan prinsip pendidikan seumur hidup. Pertama prinsip tauhid, dalam menghadapi era society 5.0 pendidikan Islam berperan menjadi tameng dalam mengkontrol ketidakselarasan hidup manusia muslim modern saat ini. Tauhid, merupakan bagian utama yang harus ditanam secara utuh dalam diri manusia sebab dengan tauhid inilah yang akan mengarahkan pada semua segi kehidupan manusia dan alam. Tauhid juga menjadi prinsip dasar telaah pemikiran Islam tentang cara pandang terhadap dunia.
Bahasa Indonesia Untuk Penulisan Karya Ilmiah Ngalimun Ngalimun
EduCurio: Education Curiosity Vol 1 No 1 (2022): November 2022
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/ecu.v1i1.216

Abstract

Penelitian ini menggunakan metode kualitaif yaitu dengan mengambil sampel beberapa karya tulis ilimiah dan skripsi mahasiswa Universitas Muhammadiyah Banjarmasin yang proses penyelesaiannya mendapatkan beberapa kendala. Bahasa yang digunakan dalam penulisan karya ilmiahnya masih belum teratur dan cenderung berantakan. Dari beberapa skripsi yang diteliti maka penelitian ini menjadi salah satu alternatif yang barangkali bisa menjadikan rujukan bagaimana pembuatan skripsi sesuai dengan kaidah penulisan karya ilmiah. Dalam membuat karangan ilmiah, penulis dapat mengembangkan gagasan keilmuan itu melalui teknik pengembangan kerangka karangan. Pada setiap bagian yang akan dikembangkan dirancang bentuk kerangka pengembangan gagasan tersebut. Pengembangan karangan ilmiah yang bagian-bagiannya tidak dipilah ke daiam bab demi bab, diperlukan kecermatan penulis dalam menyusun rancangan pengembangan tulisan. Karangan ilmiah yang dipersiapkan dengan sajian bab demi bab pun dapat dilakukan pengembangan setiap subbab melalui pengembangan kerangka subbab tersebut.
Konsep Dasar Pengembangan Kreativitas Anak Dan Remaja Serta Pengukurannya Dalam Psikologi Perkembangan Latifah Latifah; Rika Vira Zwagery; Esty Aryani Safithry; Ngalimun Ngalimun
EduCurio: Education Curiosity Vol 1 No 2 (2023): Maret-Juni 2023
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Metode yang digunakan adalah dengan studi kepustakan yang artinya segala usaha yang dilakukan oleh peneliti untuk menghimpun informasi yang relevan dengan topik atau masalah yang akan atau sedang diteliti. Informasi itu dapat diperoleh dari buku-buku ilmiah, laporan penelitian, karangan-karangan ilmiah, tesis dan disertasi, peraturan-peraturan, ketetapan-ketetapan, buku tahunan, ensiklopedia dan sumber-sumber tertulis baik tercetak maupun elektronik lain. Setiap fase perkembangan mempunyai serangkaian tugas perkembangan yang harus diselesaikan dengan baik oleh setiap individu. Sebab, kegagalan menyelesaikan tugas-tugas perkembangan pada fase tertentuakan memperlancar pelaksanaan tugas-tugas perkembangan pada fase berikutnya. Tugas-tugas perkembangan ini berkaitan dengan sikap, perilaku, atau keterampilan yang seyogianya dimiliki oleh individu, sesuai dengan usia atau fase perkembangannya. Tugas-tugas perkembangan ini sebagai ini sebagai sosial expectations. Dalam arti, setiap kelompok budaya mengharapkan anggotanya menguasai keterampilan tertentu yang penting dan memperoleh pola perilaku yang disetujui bagi berbagai usia sepanjang rentang kehidupan.
Supervisi Pembelajaran pada Mahasiswa PLP Menggunakan Model Discovery untuk Mengajar Daring Bahasa Indonesia di Kelas X IPA 2 SMAN 1 Banjarmasin Arina Fitriana; Ngalimun Ngalimun
EduCurio: Education Curiosity Vol 3 No 2 (2025): Januari-Maret 2025
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/ecu.v3i2.1174

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui sejauh mana supervisi kegiatan yang dilakukan untuk mengatur dengan cara langusng yaitu melihat. Kegiatan penelitian dilaksanakan pada SMAN 1 Banjarmasin dengan melibatkan para mahasiswa PLP sebagai subjek penelitian. Supervisi pembelajaran ini dilakukan dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Supervisi pembelajaran yang dilakukan oleh penyelia untuk menemukan kekurangan dan menmberikan perbaikan untuk lebih sempurna. Dalam kegiatan supervisi pembelajaran menggunakan aspek yang mengacu kepada hakikat supervisi pembelajaran, ruang lingkup supervisi pembelajaran, serta peran dan fungsi supervisi pembelajaran. Dari hasil yang diperoeh dalam penerapan di pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia (lintas minat) dengan penerapan model discovery di kelas X IPA 2 SMAN 1 Banjarmasin ditemukan beberapa langkah kegiatan yang tidak efektif dilakukan saat pembelajaran secara daring. Oleh karena itu, supervisi pembelajaran ada untuk mengevaluasi hal tersebut dan memperbaiki untuk menjadi lebih baik. Dalam kegiatan PLP (Pengenalan Lapangan Persekolahan) pada mahassiswa yang menjadi supervisor atau penyelia ialah guru pamong.
Pembelajaran Berbasis Proyek di SMA Islam Terpadu Assalam Martapura Latifah Latifah; Ngalimun Ngalimun
JIS: Journal Islamic Studies Vol. 3 No. 1 (2025): January-Maret 2025
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/jis.v3i1.1153

Abstract

Penelitian ini mengambarkan tentang pembelajaran berbasis proyek di SMA Islam Terpadu Assalam Martapura. Penelitian kualitatif yang dilakukan adalah menggunakan pendekatan pengolahan data ke dalam konsep dan kateori. Simbol dalam bentuk deskripsi, yang ditempuh dengan cara merubah data ke formulasi. Dalam penelotian ini dikemukakan bahwa pembelajaran berbasis proyek siswa bekerja di dalam tim, mereka menemukan keterampilan merencanakan, mengorganisasi, negosiasi, dan membuat konsensus tentang isu-isu tugas yang akan dikerjakan, siapa yang bertanggungjawab untuk setiap tugas, dan bagaimana informasi akan dikumpulkan dan disajikan. Keterampilan-keterampilan yang telah diidentifikasi oleh siswa ini merupakan keterampilan yang amat penting untuk keberhasilan hidupnya, dan sebagai tenaga kerja merupakan keterampilan yang amat penting di tempat kerja kelak. Karena hakikat kerja proyek adalah kolaboratif, maka pengembangan keterampilan tersebut berlangsung di antara siswa. Di dalam kerja kelompok suatu proyek, kekuatan individu dan cara belajar yang diacu memperkuat kerja tim sebagai suatu keseluruhan. Pendekatan Pembelajaran Berbasis Proyek dapat dipandang sebagai salah satu pendekatan penciptaan lingkungan belajar yang dapat mendorong siswa mengkonstruk pengetahuan dan keterampilan secara personal. Tatkala pendekatan proyek ini dilakukan dalam modus belajar kolaboratif dalam kelompok kecil siswa, pendekatan ini juga mendapat dukungan teoretik yang bersumber dari konstruktivisme sosial.
Pendidikan Sebagai Sebuah Investasi Ngalimun Ngalimun; Latifah Latifah
Surplus: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol. 3 No. 2 (2025): Januari-Juni 2025
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/sur.v3i2.1160

Abstract

Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif yaitu dengan library research atau kajian pustaka. Penelitian kualitatif sengaja dilakukan untuk memahami fenomena-fenomena yang terjadi menggunakan setting yang alamiah. Hasil pembahasannya adalah pengembangan sumber daya manusia (SDM) suatu negara adalah unsur pokok bagi kemakmuran dan pertumbuhan dan untuk penggunaan yang efektif atas sumber daya modal fisiknya. Investasi dalam bentuk modal manusia adalah suatu komponen integral dari semua upaya pembangunan. Pendidikan harus meliputi suatu spektrum yang luas dalam kehidupan masyarakat itu sendiri. Artinya dalam hal ini tidak ada kebijakan pemerintah yang bisa diteraka secara universal di semua negara. Ini adalah inti dari kritik kaum populis terhadap kebijakan neoliberal. Investasi dibidang pengembangan sumber daya manusia (SDM) merupakan suatu proses yang panjang dan untuk menunjang keberhasilan perencanaan tersebut, pendidikan dan pelathan harus dijadikan suatu tolok ukur untuk membangun suatu negara. Tetapi pendidikan diibaratkan sebagai suatu kereta yang ditarik kuda, artinya keberhasilan proses pendidikan merupakan kontribusi dari lintas sektoral yaitu tenaga kerja, industri ekonomi, budaya dan lain sebagainya.