Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Jurnal Perikanan

ZONASI POTENSI SUMBERDAYA PESISIR DI WILAYAH KECAMATAN MUNJUNGAN KABUPATEN TRENGGALEK Made Mahendra Jaya; Rakhma Fitria Larasati; Angkasa Putra; Sarifah Aini
Jurnal Perikanan Unram Vol 12 No 4 (2022): JURNAL PERIKANAN
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jp.v12i4.373

Abstract

Pesisir Kecamatan Munjungan merupakan kawasan yang memiliki sumberdaya alam bernilai ekonomis tinggi, sehingga mempunyai potensi untuk dapat dikembangkan. Informasi terkait dengan penataan zonasi pada kawasan pesisir di desa-desa pesisir yang ada di kecamatan Munjungan masih kurang dan belum didukung oleh penelitian ilmiah sebelumnya. Oleh karena itu, dilakukannya penelitian ini untuk mengetahui zonasi potensi sumberdaya pesisir di Kecamatan Munjungan, Kabupaten Trenggalek. Pengambilan data dilakukan dengan cara wawancara serta melakukan tracking. Kemudian dipadukan dengan data pengamatan citra satelit dan dilakukan overlay. Daerah Kecamatan Munjungan memiliki 11 potensi yaitu potensi pemukiman, hutan, sawah, tanah terbuka, perkebunan, pariwisata, peternakan, perikanan tangkap dan budidaya, pulau kalong, terumbu karang dan mangrove. Luas Kawasan yang paling berpotensi adalah hutan dengan persentase 73,94% (6368 Ha) kemudian sawah sebesar 8,2% (674 Ha), perkebunan sebesar 6,87% (565 Ha), pemukiman sebesar 6,86% (487 Ha), tanah terbuka sebesar 3,48% (286 Ha), pariwisata sebesar 0,32% (27 Ha), konservasi kalong sebesar 0,1% (9 Ha), mangrove sebesar 0,08% (7 Ha), serta terumbu karang sebesar 0,07% (6 Ha).
ANALISIS KUALITAS AIR PADA BUDIDAYA UDANG VANAME (Litopenaeus vannamei) SISTEM INTENSIF Angkasa Putra; Asy Syafa’ Yumna; Andini Tria Alfiazh; Bayu Adi Nugraha; Dewi Sartika; Febry Ramadiansyah; Monica Novela; Nur Julianti Dwi Chairani; Samsuardi Samsuardi; Syahrul Ramadhan; Yohana Dhoe Wake; Ilham Ilham; Suharyadi Suharyadi
Jurnal Perikanan Unram Vol 13 No 3 (2023): JURNAL PERIKANAN
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jp.v13i3.569

Abstract

Sejalan dengan kemajuan teknologi, budidaya udang vaname di Indonesia telah mengadopsi pendekatan yang dikenal sebagai BUSMETIK (Budidaya Udang Skala Mini Empang Plastik). Pendekatan ini mempermudah pengelolaan kualitas air dengan lebih efektif, sehingga memenuhi standar kualitas air yang sesuai untuk biota budidaya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas air selama 45 hari pada pembesaran udang vaname sistem intensif skema BUSMETIK di BAPPL STP Serang, dari tanggal 19 Februari s.d. 4 April 2018. Fokus penelitian pada tiga petak BUSMETIK yaitu petak 3A, 2D, dan 4C. Metode penelitian yang digunakan adalah observasi. Parameter kualitas air yang diamati meliputi suhu, salinitas, pH, alkalinitas, oksigen terlarut, amoniak, serta nitrit. Hasil penelitian mengindikasikan bahwa parameter kualitas air yang tercatat adalah sebagai berikut: suhu berkisar antara 27-31°C, salinitas berkisar antara 15-23 ppt, pH mencapai 7, alkalinitas berkisar antara 72-172 mg/l, kadar oksigen terlarut berkisar antara 1,6-7,4 mg/l, konsentrasi amonia berkisar antara 0,5-1,5 mg/l, dan kadar nitrit berkisar antara 3,28 hingga >3,28 mg/l. Temuan ini menggambarkan bahwa nilai-nilai tersebut secara umum masih berdampak positif dan berkontribusi pada pertumbuhan udang, meskipun kadar nitrit menunjukkan nilai yang melebihi standar optimum.
ANALISIS ASPEK TEKNIS DAN FINANSIAL BUDIDAYA UDANG VANAME (Litopenaeus vannamei) DALAM SISTEM INTENSIF Angkasa Putra; Asy Syafa’ Yumna; Andini Tria Alfiazh; Bayu Adi Nugraha; Dewi Sartika; Febry Ramadiansyah; Monica Novela; Nur Julianti Dwi Chairani; Samsuardi Samsuardi; Syahrul Ramadhan; Yohana Dhoe Wake; Ilham Ilham; Suharyadi Suharyadi
Jurnal Perikanan Unram Vol 13 No 3 (2023): JURNAL PERIKANAN
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jp.v13i3.610

Abstract

Budidaya intensif udang vaname (Litopenaeus vannamei) telah menjadi tren utama dalam industri akuakultur di Indonesia. Kesuksesan dalam proses budidayanya berada pada aspek teknis dan finansial. Perhatian lebih lanjut harus diberikan pada kendala teknis yang dihadapi serta manajemen finansial yang cermat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis aspek teknis dan finansial dari budidaya udang vaname dalam sistem intensif untuk mendapatkan pemahaman yang komprehensif tentang efisiensi dan potensi keuntungannya. Penelitian dilaksanakan dari Desember 2017 sampai dengan April 2018 di Serang, Provinsi Banten. Metode penelitian yang digunakan adalah observasi dengan fokus kajian pada aspek teknis dan finansial budidaya intensif udang vaname, serta analisis data secara deskriptif. Tingkat kelangsungan hidup udang dalam sistem intensif mencapai 75-85% sedangkan tingkat konversi pakan mencapai 1,2-1,8. Meskipun demikian, kendala teknis yang dihadapi meliputi tingginya tingkat kanibalisme dan risiko infeksi penyakit yang berdampak pada produktivitas dan tingkat kelangsungan hidup udang. Dalam penelitian ini, terdapat temuan bahwa rata-rata berat udang pada petak 2D dan 4C menunjukkan standar yang lebih unggul dibandingkan dengan petak 3A. Selain itu, pertumbuhan udang yang paling pesat teramati pada petak 4C. Selanjutnya, hasil analisis finansial yang dilakukan, khususnya analisis laba/rugi, mengindikasikan bahwa petak 2D mencatatkan keuntungan, sementara petak 4C dan 3A mengalami kerugian.  
OPERATION TECHNIQUE AND OPERATIONAL TIME CALCULATION OF PURSE SEINE IN FISH CAPTURE: A CASE STUDY ON KM. MUTIARA SEJATI Liya Tri Khikmawati; Rakhma Fitria Larasati; Haikal Hidayat; Angkasa Putra; Sarifah Aini; Anita Syam; Hawati Hawati
Jurnal Perikanan Unram Vol 14 No 2 (2024): JURNAL PERIKANAN
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jp.v14i2.824

Abstract

A purse seine is an active fishing gear operated by encircling schools of fish. KM. Mutiara Sejati is one of the fishing vessels based in PPP Bajomulyo, Central Java, employing purse seine for small pelagic fisheries. That research aimed to explore the operational techniques of purse seine fishing gear and determine the time calculation for its operation. The study was conducted over five months, from October 2022 to March 2023, utilizing observation, interviews, and documentation as research methods. The operational area of the vessel was in the WPP 712 (Java Sea) with PPP Bajomulyo serving as the fishing base. Based on the research findings, the operational process of small pelagic purse seine began with a series of steps, including the deployment of fish aggregating devices, activation of vessel lights, deactivation of lights except for those at the stern, lowering of the boom lights, total shutdown of vessel lights, setting of the net, purse line retrieval, retrieval of the boom lights, net hauling process, catch retrieval, and ultimately, the re-arrangement of fishing gear. Calculation results indicated that the average operational time for the fishing gear during the nighttime was 87 minutes, while during the early morning hours, it was 83 minutes.