Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Optimasi Nilai K Pada Algoritma k-Means untuk Klasterisasi Data Pasien Covid-19 Moh. Fatkuroji; Fajrizal; Taslim; Eka Sabna; Kursiah Warti Ningsih
The Indonesian Journal of Computer Science Vol. 11 No. 2 (2022): The Indonesian Journal of Computer Science
Publisher : AI Society & STMIK Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33022/ijcs.v11i2.3088

Abstract

With the spread of Covid-19 to various countries, it is difficult for Governments and Health Agencies in the world to handle Covid-19 cases to date. The prevention carried out by the Government and Health Agencies in the world is carried out by giving vaccines to the public. However, in some places it is not implemented in accordance with PMK Number 84 of 2020 which prioritizes providing vaccines to the elderly. With the current density of the population in Indonesia, the administration of vaccines does not see who is prioritized first. The application of the k-means algorithm is carried out to cluster patients affected by Covid-19 on the Covid-19 case data obtained from kaggle.com in the form of patient data from January 1, 2020 to May 31, 2020 as many as 139119 cases. The results of clustering data on cases affected by Covid-19 with k=3 yielded a WCSS value of 6801292.2. Calculations of the K-Means Algorithm using the Google Collaboratory Tools resulted in clusters with the cases of patients affected by Covid-19 in Cluster-0 as many as 58.237 cases, in Cluster-1 as many as 53.932 cases, and in Cluster-2 as many as 26.950 cases.  
PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT PENERAPAN SISTEM INFORMASI INVENTARISASI ASET PADA SMK MIGAS INOVASI RIAU Taslim; Susi Handayani; Wirdah Choiriyah
J-COSCIS : Journal of Computer Science Community Service Vol. 4 No. 1 (2024): J-COSCIS : Journal of Computer Science Community Service
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/jcoscis.v4i1.15313

Abstract

Dalam era digital, bahasa pemrograman menjadi sangat penting karena berbagai aplikasi dan teknologi memerlukan pemrograman untuk beroperasi. Bahasa pemrograman digunakan dalam pengembangan website, aplikasi mobile, game, ilmu data, dan kecerdasan buatan yang semakin berkembang pesat. Belajar bahasa pemrograman menjadi penting untuk mempersiapkan diri menghadapi masa depan yang semakin digital. Penguasaan bahasa pemrograman dapat membantu memperluas keterampilan dan peluang karir di berbagai industri, seperti teknologi informasi dan perusahaan teknologi. SMK Migas Inovasi Riau menekankan pada pengembangan keterampilan praktis, termasuk keterampilan pemrograman C++. Metode kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilakukan melalui penyuluhan, evaluasi awal, pelatihan, evaluasi proses, dan evaluasi hasil. Hasil dari pelatihan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman pemrograman bagi siswa SMK. Kegiatan pengabdian ini memiliki dampak positif dalam meningkatkan pemahaman siswa tentang pemrograman dan pentingnya teknologi informasi.
PELATIHAN PEMROGRAMAN PYTHON DENGAN GOOGLE COLAB BAGI SISWA SMK INOVASI RIAU Fajrizal; Handayani, Susi; Taslim
J-COSCIS : Journal of Computer Science Community Service Vol. 4 No. 2 (2024): J-COSCIS : Journal of Computer Science Community Service
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/jcoscis.v4i2.19106

Abstract

Pelatihan pemrograman Python untuk siswa SMK Inovasi Riau bertujuan untuk memberikan keterampilan dasar dalam pengembangan perangkat lunak menggunakan bahasa pemrograman Python dan menyiapkan siswa untuk karir di bidang teknologi informasi. Materi yang diajarkan dalam pelatihan ini meliputi pengenalan dasar tentang bahasa pemrograman Python, konsep dasar pemrograman seperti variabel, tipe data, penggunaan modul dan pustaka standar dalam Python. Selain materi tersebut, pelatihan pemrograman Python juga akan mencakup latihan dan proyek praktis untuk membantu siswa memahami dan menguasai konsep-konsep yang diajarkan. Tujuan utama pelatihan ini adalah agar siswa dapat memahami dasar-dasar pemrograman Python sehingga mereka dapat membuat program sederhana dan mengembangkan keterampilan yang lebih tinggi dalam pengembangan perangkat lunak. Materi yang disajikan juga mencakup pemanfaatan Google Colab sebagai platform pengembangan yang efisien dan ramah pengguna, terutama bagi pemula dalam dunia pemrograman. Diharapkan pelatihan ini dapat membantu siswa mempersiapkan diri untuk menghadapi persaingan di dunia kerja di bidang teknologi informasi.
Penyuluhan, Pendidikan, dan pelatihan Manajemen Sumber Daya manusia dalam Pengolahan Hasil Perikanan di Kelurahan Saoka, Distrik Maladummes, Kota Sorong Sukmawati, Sukmawati; Ibrahim, Ibrahim; Arsyad, Rahmatullah Bin; Ramadanti, Tasya; Taslim
Abdimas: Papua Journal of Community Service Vol. 6 No. 1 (2024): Januari
Publisher : Lembaga Pengembangan dan Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/pjcs.v6i1.3057

Abstract

Pengolahan hasil perikanan merupakan suatu kegiatan yang memiliki peran penting dalam menjaga ketahanan pangan dan ekonomi masyarakat, terutama di daerah pesisir seperti Kelurahan Saoka, Distrik Maladummes, Kota Sorong. Salah satu faktor kunci yang menentukan keberhasilan dalam pengolahan hasil perikanan adalah manajemen sumber daya manusia (SDM). Penyuluhan, pendidikan, dan pelatihan menjadi strategi utama untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kesadaran masyarakat dalam mengelola SDM yang berkompeten. Tujuan dari kegiatan adalah penyuluhan, pendidikan, dan pelatihan manajemen SDM perikanan di Kelurahan Saoka. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini ialah survei untuk mengidentifikasi kebutuhan dan tingkat pemahaman masyarakat tentang pengolahan hasil perikanan dan manajemen SDM, Penyelanggaraan workshop dan seminar kepada para peserta, selanjutnya dilakukan monitoring dan evaluasi. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan pengetahuan tentang pendidikan dan pelatihan manajemen sumber daya manusia sebesar 44%. Kegiatan ini memberikan kontribusi nyata dalam mengembangkan potensi Kelurahan Saoka dalam pengolahan hasil perikanan melalui pendekatan penyuluhan, pendidikan, dan pelatihan manajemen SDM.
Identifikasi Potensi Pengembangan Usaha Mikro Kecil Menengah di Desa Oko-Oko Kecamatan Pomalaa Kabupaten Kolaka Sulawesi Tenggara: Identification of Micro, Small and Medium Enterprise Development Potential in Oko-Oko Village, Pomalaa District, Kolaka Regency, Southeast Sulawesi Abdul Sabaruddin; Maulid; Taslim; Anis Ribcalia Septiana; Triani; Jamaluddin, Indar Ismail; Irabiah Junus
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 7 No. 1: JANUARI 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v7i1.4687

Abstract

Identifikasi merupakan salah satu aspek dalam formulasi kebijakan publik. Pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan tim dosen dari Universitas Sembilanbelas November Kolaka ini mengambil fokus pada identifikasi potensi pengembangan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Desa Oko-Oko, Kecamatan Pomalaa, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara. Berdasarkan hasil observasi dan studi pendahuluan, pertambangan di desa tersebut belum sepenuhnya memberikan kontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan di semua lapisan masyarakat. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif, informan pengabdian ditentukan secara pentahelix collaboration, yaitu pemerintah desa Oko-Oko, masyarakat, pelaku usaha, media dan akademisi. Analisis data dimulai dari kondensasi, penyajian data serta penarikan kesimpulan. Hasil akhir pengabdian dipetakan menggunakan analisis SWOT, yaitu strengths (kekuatan), weaknesses (kelemahan), opportunities (peluang), dan threats (ancaman). Dari sisi kekuatan, pengembangan UMKM prospektif karena faktor tekad warga meningkatkan kesejahteraannya, banyaknya lulusan sarjana, dukungan kepala desa, serta adanya Alokasi Dana Desa. Kelemahannya, perilaku konsumtif warga, rendahnya literasi keuangan, rendahnya daya tahan mengelola usaha, serta kurangnya inovasi dan kreativitas. Peluang yang dapat dimaksimalkan adalah bantuan dari Pemerintah Kabupaten Kolaka, bantuan modal dan pelatihan dari perusahaan tambang, banyaknya pekerja di sekitar tambang sebagai potensi pasar UMKM, serta dukungan kampus. Adapun ancaman yang harus diwaspadai adalah kurangnya modal, tidak adanya pendampingan, kurangnya dukungan perangkat desa serta pesaing UMKM yang telah berjejaring dan berpengalaman. Sementara itu, produk unggulan UMKM yang cocok dikembangkan di Desa Oko-Oko adalah UMKM berbasis bahan baku jambu mete, gerabah, warung makan, jasa catering, pijat refleksi, services AC, serta laundry.
Pemanfaatan Permainan Ular Tangga Sebagai Media Inovatif dalam Pembelajaran Kosakata Bahasa Inggris bagi Siswa Fitriani, Fitriani; Taslim; Fahriadi Muhdar
JDISTIRA - Jurnal Pengabdian Inovasi dan Teknologi Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Yayasan Rahmatan Fidunya Wal Akhirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58794/jdt.v6i1.1339

Abstract

Rendahnya minat dan motivasi siswa dalam mempelajari kosakata bahasa Inggris berdampak pada keterampilan berkomunikasi dan pemahaman dalam pembelajaran. Untuk mengatasi permasalahan ini, dilakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan memanfaatkan permainan ular tangga sebagai media pembelajaran inovatif. Program ini bertujuan meningkatkan pemahaman kosakata melalui pendekatan interaktif yang menyenangkan, sehingga siswa lebih termotivasi dalam belajar. Kegiatan ini melibatkan pendampingan langsung kepada siswa kelas 1 dan 2 dalam beberapa sesi, di mana siswa berpartisipasi aktif dalam permainan yang telah dimodifikasi agar sesuai dengan tujuan pembelajaran. Selama kegiatan berlangsung, siswa tidak hanya mengenal kosakata baru tetapi juga belajar menggunakannya dalam konteks yang lebih luas melalui interaksi dan diskusi dalam permainan. Evaluasi dilakukan dengan mengamati keterlibatan siswa serta mengukur peningkatan pemahaman terhadap kosakata yang diajarkan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penggunaan permainan edukatif mampu meningkatkan minat belajar dan memperkaya kosakata Bahasa Inggris siswa secara signifikan.
The Principle of Moderation in Ibn Miskawaih’s Ethical Thought: Justice as the Virtue of the Soul Taslim
Islamic Thought Review Vol. 3 No. 2 (2025): December 2025
Publisher : Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This article aims to analyze the principle of moderation (wasatiyyah) in Ibn Miskawaih’s ethical philosophy, with particular attention to his concept of justice as a central virtue of the soul. Drawing primarily on Tahdhīb al-Akhlāq wa Taṭhīr al-Aʿrāq, this study employs a qualitative library-based research method, utilizing conceptual and textual analysis of Ibn Miskawaih’s works alongside relevant secondary literature on Islamic ethics and virtue theory. The study seeks to address two main objectives: first, to examine Ibn Miskawaih’s understanding of justice within the framework of moral cultivation; and second, to explore the relationship between justice, love, and friendship in his ethical system. The findings demonstrate that Ibn Miskawaih conceives justice as the balanced mean between ẓulm (committing injustice by unlawfully taking others’ rights) and inẓilām (submitting to injustice by relinquishing one’s rights improperly). Justice, therefore, functions as an integrative virtue that harmonizes the faculties of the soul and sustains moral equilibrium. The study further reveals that Ibn Miskawaih’s ethical framework situates justice alongside simplicity, courage, and wisdom as foundational virtues essential for achieving moral perfection. This analysis highlights the enduring relevance of Ibn Miskawaih’s moderation-based ethics for contemporary discussions on moral balance, justice, and character formation in Islamic ethical thought.
Twists and Turns in The Fibrinolytic Therapy of Infero-Posterior ST Elevation Myocardial Infarction and Right Ventricular Infarction Patient with Cardiogenic Shock: A Case Report Afandy, Jonathan Edbert; Taslim
Nusantara Medical Science Journal Vol. 10 No. 2 (2025): Volume 10 Issue 2, July - December 2025
Publisher : Faculty of Medicine, Hasanuddin University.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/nmsj.v10i2.45901

Abstract

Introduction: Fibrinolytic therapy is preferred for ST-segment elevation myocardial infarction (STEMI) when the timeframe for percutaneous coronary intervention (PCI) cannot be achieved. Although effective, fibrinolytics are also associated with several adverse effects in addition to the complications of STEMI itself. Case: A 45-year-old active smoker man presented with chest pain, dyspnea, and diaphoresis for the past hour. Electrocardiography revealed infero-posterior STEMI with right ventricular infarction. Echocardiography demonstrated akinetic inferior, infero-septal, and posterior walls with an estimated right atrial pressure of 15 mmHg. Management: Therapy consisted of aspirin, clopidogrel, furosemide, and streptokinase infusion. Within five minutes of initiating streptokinase, the patient developed sudden hypotension that required norepinephrine, dobutamine, and dopamine. At approximately halfway of the streptokinase infusion, he developed accelerated idioventricular rhythm which progressed to pulseless ventricular tachycardia lasting for one minute.  Before defibrillation was performed, his rhythm reverted to sinus, after which a bolus of amiodarone was administered. Given his instability, streptokinase was discontinued after approximately 70 percent of the total dose had been delivered. Outcome: The patient was transferred to the intensive care unit with stable hemodynamic, resolved chest pain, and more than 50 percent ST-segment resolution on ECG. Heparin, atorvastatin, maintenance amiodarone, and furosemide were added to his regimen. He continued to improve clinically and was discharged without complication. Conclusion: This case shows that fibrinolysis remains essential when PCI is unavailable, but streptokinase can cause hemodynamic and arrhythmic complications, highlighting the need for close monitoring and rapid intervention in resource-limited settings.