Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat

Penerapan Good Manufacturing Practices (GMP) Pada Pengrajin Tahu Jojoh Kabupaten Garut Vela Rostwentivaivi; Atia Fizriani
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2019: 3. Pengembangan Usaha Mikro, kecildan Menengah (UMKM), Serta Ekonomi Kreatif
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (394.483 KB) | DOI: 10.18196/ppm.23.425

Abstract

Tahu merupakan produk turunan kedelai yang memiliki kandungan protein dan mineral yangdibutuhkan untuk pertumbuhan dan pemeliharaan kesehatan. Peningkatan konsumsi tahu pada levelrumah tangga menjadikan industri pengolahan tahu semakin berkembang khususnya di KabupatenGarut. Sebagian besar kondisi pengolahan tahu belum memenuhi standar Good Manufacturing Practices(GMP) yang baik dan benar, salah satunya pengrajin tahu Jojoh. Tujuan kegiatan adalah memperbaikimanajemen dan kondisi ruang produksi yang sesuai dengan standar GMP sehingga menghasilkan tahuberkualitas. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah Focus Group Discussion (FGD),menyandingkan teori GMP pada setiap kegiatan, dan pelaksanaan pelatihan serta pendampingankepada mitra pengrajin. Hasil dan implikasi kegiatan adalah merenovasi ruang produksi, perbaikanfasilitas sanitasi, penambahan material komunikasi dalam ruang produksi, penambahan beberapaperalatan seperti Alat Pemadam Api Ringan (APAR), perlengkapan P3K, perlengkapan kerja saatproduksi berlangsung, dan penyediaan tempat penyimpanan produk jadi. Pemasaran tahu masih terbataspada pasar lokal, yaitu Ciawitali Garut dengan harga berkisar Rp 500-1.000 per biji disesuaikan denganukuran. Kesimpulan kegiatan ini bahwa mitra dan pekerja mendapatkan pengetahuan baru dalampengolahan tahu sesuai dengan standar baku yang baik dan benar, minim kontaminasi yang terjadi padasetiap proses produksi, dan mulai menerapkan manajemen usaha.