Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Peningkatan Literasi Generative AI Guru SMK dalam Mendukung Implementasi Kurikulum Baru Maria, Evi; Bayu, Teguh Indra; Kristianto, Budhi; Purnamasari, Elisabeth; Wijayanti, Devita
Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma Vol 6 No 4 (2025): Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma
Publisher : LPPM Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jakw.v6i4.1003

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan di SMK Negeri 1 Salatiga untuk meningkatkan literasi Generative Artificial Intelligence (AI) bagi guru dalam mendukung implementasi kurikulum baru. Latar belakang program karena rendahnya pemanfaatan AI dalam pembelajaran dan teaching factory, padahal Permendikdasmen Nomor 13 Tahun 2025 menetapkan mata pelajaran Koding dan Kecerdasan Artifisial sebagai kurikulum wajib. Metode pengabdian dirancang dalam dua tahap, yaitu penyuluhan konseptual mengenai dasar-dasar Generative AI serta praktik dengan pendampingan intensif. Sebanyak 10 guru dari tujuh program keahlian terlibat, dengan dukungan dosen dan mahasiswa Universitas Kristen Satya Wacana melalui Skema Promosi Berbasis PkM Tahun 2025 pada 19-21 Agustus 2025. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman konsep AI dari 50% menjadi 100%, keterampilan teknis AI dari 30% menjadi 90%, dan integrasi AI dalam pembelajaran serta teaching factory dari 20% menjadi 90% dan 10% menjadi 80%. Guru juga menghasilkan perangkat ajar serta konten promosi digital yang inovatif dan relevan sesuai bidang keahlian. Temuan ini menegaskan bahwa literasi AI di SMK harus dikelola secara diferensiatif sesuai karakteristik jurusan, sehingga model kegiatan ini dapat direplikasi untuk mendukung transformasi digital pendidikan vokasi.
Analisis sentimen kebijakan Tabungan Perumahan Rakyat menggunakan model Support Vector Machine dan Multinomial Naive Bayes Rani Angellica; Teguh Indra Bayu
AITI Vol 23 No 2 (2026)
Publisher : Fakultas Teknologi Informasi Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24246/aiti.v23i2.202-215

Abstract

TAPERA (Tabungan Perumahan Rakyat) adalah program pemerintah yang diimplementasikan pada 20 Mei 2024, berdasarkan Undang-Undang No. 24 Tahun 2020 dan Peraturan Pemerintah No. 21 Tahun 2024. Sejak diluncurkan, program ini memicu perdebatan terkait manfaat, implikasi keuangan, serta kerugiannya bagi masyarakat. Penelitian ini menganalisis sentimen masyarakat terhadap TAPERA menggunakan dua algoritma machine learning, yaitu Support Vector Machine (SVM) dan Naïve Bayes. Dataset sebanyak 3.168 komentar dikumpulkan dari platform YouTube dan diberi label secara otomatis menggunakan kamus pendekatan berbasis Inset Lexicon untuk mengklasifikasi sentimen positif, netral, dan negatif. Data dibagi menjadi 80% data latih (training) dan 20% data uji (testing). Kinerja model dievaluasi menggunakan confusion matrix. Hasil menunjukkan bahwa SVM mencapai akurasi yang lebih tinggi, sebesar 88,93%, dibandingkan dengan Naïve Bayes yang memperoleh 65,39%. Dari hasil analisis sentimen didapatkan bahwa sentimen negatif mendominasi opini publik, diikuti oleh sentimen netral yang cukup signifikan. Hasil penelitian ini menyoroti kekhawatiran masyarakat terhadap TAPERA serta menunjukkan efektivitas SVM dalam analisis sentimen.
Pelatihan OBS untuk Peningkatan Mutu Layanan Streaming Ibadah Di GKI Tegalrejo Salatiga Suharyadi; Teguh Indra Bayu; Irwan Sembiring
Magistrorum et Scholarium: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24246/jms.v5i32025p302-311

Abstract

Pandemi COVID-19 telah mengubah cara gereja menyampaikan pelayanan ibadah kepada jemaatnya. Salah satu upaya adaptasi yang dilakukan oleh GKI Tegalrejo Salatiga adalah menyediakan layanan streaming ibadah agar jemaat tetap dapat mengikuti ibadah secara daring. Namun, kualitas teknis penyiaran menjadi tantangan utama, sehingga diperlukan pelatihan penggunaan perangkat lunak Open Broadcaster Software (OBS) untuk meningkatkan mutu layanan streaming. Artikel ini melaporkan hasil kegiatan pengabdian masyarakat yang berfokus pada pelatihan OBS untuk tim multimedia gereja. Pelatihan ini mencakup pengenalan fitur OBS, teknik pengaturan kamera, audio, dan tata letak visual yang mendukung siaran yang lebih berkualitas. Hasil dari pelatihan menunjukkan peningkatan signifikan dalam kualitas streaming ibadah, baik dari segi tampilan visual, kestabilan siaran, maupun pengelolaan sumber daya teknis oleh tim multimedia.