Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

Pelatihan Penulisan Surat Resmi Dengan Konsep Andragogi Pada Aparatur Desa Padang Genting Di Kecamatan Talawi Kabupaten Batu Bara Sri Rezki Maulina Azmi; Muthia Dewi; Cecep Maulana
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 2, No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (150.955 KB) | DOI: 10.54314/jpstm.v2i2.1079

Abstract

Abstrak: Indonesian for the Indonesian nation is the language of unity. Indonesian is also a communication tool for all Indonesian people. Therefore, Indonesian language learning is devoted to improving the ability of students to communicate using Indonesian language properly and correctly verbally or in writing. Letters are one of the written communication media used in interacting. So far, many government and private employees who are at the lower level still do not know the procedures for writing official letters that meet the standard standards. They only make a letter by copy pasting from the previous letter sample. They do not have specific knowledge and guidelines in making official letters. Hal ini terbukti dari hasil analisis kesalahan dalam surat resmi yang dibuat oleh aparatur desa di kecamatan Talawi. The results of the analysis show that there are inconsistencies in the use of letter forms and editorial errors including the use of diction, spelling, and effective sentences. With regard to these problems, training on writing official letters with the concept of andragogy was carried out for village apparatus in the Talawi sub-district. The results of the training show an increase starting from knowledge and practice in making official letters in accordance with the standard rules for writing official letters. In addition, the activities of aims to provide training on how to write official letters, discuss the errors that often appear in letter writing. The method used in this conventional activity is material exposure, discussion, and practice.Kata kunci: training; official letter; andragogy concept; village apparatusAbstract: Bahasa Indonesia bagi bangsa Indonesia adalah bahasa persatuan. Bahasa Indonesia juga sebagai alat komunikasi bagi seluruh rakyat Indonesia. Oleh karena itu, pembelajaran bahasa Indonesia dikhususkan untuk meningkatkan kemampuan peserta didik agar berkomunikasi menggunakan bahasa Indonesia dengan baik dan benar secara lisan maupun tulis. Surat merupakan salah satu media komunikasi tertulis yang digunakan dalam berinteraksi. Selama ini, para pegawai pemerintah maupun swasta yang berada di tingkat bawah masih banyak yang belum mengetahui tata cara penulisan surat resmi yang memenuhi standar baku. Mereka hanya membuat surat secara copy paste dari contoh surat sebelumnya. Hal ini terbukti dari hasil analisis kesalahan dalam surat resmi yang dibuat oleh aparatur desa di kecamatan Talawi. Hasil analisis menunjukkan adanya ketidak konsistenan dalam penggunaan bentuk surat dan kesalahan redaksi surat meliputi penggunaan diksi, ejaan, dan kalimat efektif. Hasil pelatihan menunjukkan adanya peningkatan mulai dari pengetahuan dan praktik dalam membuat surat resmi sesuai dengan aturan standar baku penulisan surat resmi. Selain itu, kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan pelatihan tentang cara menulis surat resmi, membahas kesalahan-kesalahan yang sering muncul dalam penulisan surat. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini konvensional yaitu paparan materi, diskusi, dan latihan.Keywords: pelatihan; surat resmi; konsep andragogi; aparatur desa
Penggunaan Media Pembelajaran IT Sebagai Sarana Belajar Santri Muthia Dewi; Sri Rezki Maulina Azmi; Ulfah Syuhada Nasution
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 1, No 2 (2021): Desember 2021
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (291.765 KB) | DOI: 10.54314/jpstm.v1i2.790

Abstract

Abstrak: Penggunaan Media Pembelajaran IT Sebagai Sarana Belajar Santri pada MAS PMDU Asahan bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan siswa khususnya di sekolah pesantren yang dimana diketahui bersama bahwa proses pembelajaran yang berlangsung dipesantren selama ini menggunakan metode ceramah. Padahal fasilitas komputer yang berada di pesantren tersebut sudah mumpuni, sehingga sangat disayangkan apabila fasilitas tersebut kurang dimanfaatkan secara maksimal. Akibatnya para santri mudah merasa bosan dengan metode ceramah yang diberikan selama proses pembelajaran. Dengan adanya penggunaan media pembelajaran IT, diharapkan dapat meningkatkan motivasi santri dalam pembelajaran. Kata kunci: Media Pembelajaran IT; Sarana Belajar  Abstract: The use of IT Learning Media as a Santri Learning Facility at MAS PMDU Asahan aims to improve the quality of student education, especially in Islamic boarding schools where it is known that the learning process that takes place in Islamic boarding schools has been using the lecture method. Even though the computer facilities in the pesantren are already qualified, it is very unfortunate if these facilities are not utilized optimally. As a result, the students easily feel bored with the lecture method given during the learning process. With the use of IT learning media, it is expected to increase students' motivation in learning. Keywords: IT Learning Media; Learning Facilities     
Pelatihan Memahami Tenses Siswa Kursus Bintang Mulia Sei Balai Kabupaten Batubara Sri Rezki Maulina Azmi; Akmal Akmal; Muthia Dewi
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 1, No 1 (2021): April 2021
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (373.516 KB) | DOI: 10.54314/jpstm.v1i1.586

Abstract

Abstract:This training is one of facilitaties to the students to understand about the english tenses of structure very quickly and accurately. This devotion to the community (society) was done to the students who were studying at the Training Course Bintang Mulia Kecamatan Sei Balai Kabupaten Batu Bara. This study used the qualitative research by explaining very shortly and by doing the exercises or simulation. In this training, the students were also given a chance or a few chances in asnwering the questions in the exercises when the training were doing. The amount of participants were 20 (twenty) persons or students who were actively studying either in the computer or English. Keywords: Tenses, Training, Devotion to society.  Abstrak: Pelatihan ini merupakan sarana bagi para peserta didik atau siswa untuk memahami tenses Bahasa Inggris dengan mudah dan akurat. Pengabdian kepada masyarakat ini diperuntuk bagi siswa yang sedang belajar di LKP Bintang Mulia Sei Balai Kabupaten Batu Bara. Metode yang dipergunakan adalah dengan cara kualitatif dengan memberikan penjelasan singkat dan dengan melakukan simulasi atau latihan. Dalam pelatihan, para siswa juga diberi kesempatan untuk menjawab pertanyaan dalam bentuk latihan ketika proses pelatihan sedang berlangsung. Jumlah peserta adalah 20 siswa yang sedang aktif belajar baik belajar komputer ataupun Bahasa Inggris. Kata Kunci: Tenses, Pelatihan, Pengabdian masyarakat.
Meningkatkan Motorik Anak Usia Dini Dengan Bercocok Tanam Ulfah Syuhada Nasution; Muthia Dewi; Sri Rezki Maulina Azmi
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 1, No 1 (2021): April 2021
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (243.178 KB) | DOI: 10.54314/jpstm.v1i1.528

Abstract

Abstract: Farming is an outdoor activity that aims to introduce the planting process to children. Farming is an activity that is liked by young children. The output of this activity obtained from this community service is that this activity stimulates the development of the child's body, encourages children to like healthy food, improves children's fine motor development, introduces scientific concepts, namely introducing children to the world of science (botany, biology, chemistry), strengthening family relationships, teaches responsibility, makes children aware of environmental care, develops mathematical skills (for example counting seeds or measuring soil depth, identifying shapes during gardening as an introduction to geometry), teaches patience, supports children's abilities to design and organize (children will understand that each type of plant has its own way. different treatments as well as the duration of growth). Keywords: farming; motoric childhood  Abstrak: Bercocok tanam merupakan aktivitas di luar ruangan yang bertujuan untuk mengenalkan proses menanam kepada anak. Bercocok tanam merupakan aktivitas yang disukai oleh anak-anak usia dini. Luaran kegiatan yang diperoleh dari pengabdian masyarakat ini adalah kegiatan ini menstimulasi perkembangan tubuh anak, mendorong anak menyukai makanan sehat, meningkatkan perkembangan motorik halus anak, mengenalkan konsep ilmiah yaitu pengantar anak untuk mengenal dunia sains (botani, biologi, kimia), mempererat hubungan keluarga, mengjarkan tanggung jawab, menyadarkan anak memelihara lingkungan, mengembangkan keterampilan matematika(misalnya menghitung biji atau mengukur kedalaman tanah, mengidentifikasi bentuk benda selama berkebun sebagai pengantar geometri), mengajarkan kesabaran, menunjang kemampuan anak untuk merancang dan mengatur (anak akan paham bahwa tiap jenis tanaman memiliki cara perawatan serta durasi pertumbuhan yang berbeda). Kata kunci: motorik anak usia dini; bercocok tanam
Pelatihan Media Pembelajaran Menggunakan Microsoft PowerPoint 2010 untuk Guru Taman Kanak-Kanak Dewi Anggraeni; Rizaldi Rizaldi; Muthia Dewi
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 1, No 1 (2021): April 2021
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (403.179 KB) | DOI: 10.54314/jpstm.v1i1.606

Abstract

Abstract: Information technology-based learning as a basis for introduction to kindergarten teachers so that teachers can develop learning models in the information technology era which has begun to be implemented in the world of education. In this community service, teachers are given a basic introduction to the benefits of the role of technology in the learning process. As a result of this community service, it is hoped that ABA XI Kindergarten teachers will be able to apply one of the technology applications that have great potential to be used as learning media, namely using the Microsoft PowerPoint application. Microsoft PowerPoint is an application program part of Microsoft Office. Microsoft powerpoint is used to help create materials for presentations.            Keywords: Information Technologi;Microsoft Office;Microsoft PowerPoint;Kindergarten  Abstrak: Pembelajaran berbasis teknologi informasi sebagai dasar pengenalan pada guru taman kanak-kanak agar guru bisa mengembangkan model pembelajaran di era teknologi informasi yang mulai diimplementasikan pada dunia pendidikan. Dalam pengabdian kepada masyarakat ini guru-guru diberikan pengenalan dasar tentang manfaat peranan teknologi didalam proses pembelajaran. Hasil dari pengabdian masyarakat ini, diharapkan guru-guru TK ABA XI sudah bisa menerapkan salah satu penerapan teknologi yang memiliki potensi besar untuk digunakan sebagai media pembelajaran yaitu menggunakan aplikasi microsoft powerpoint. Microsoft powerpoint adalah program aplikasi bagian dari microsoft office. Microsoft powerpoint digunakan untuk membantu pembuatan bahan untuk persentasi. Kata kunci: Teknologi Informasi;Microsoft Office;Microsoft PowerPoint
Etika Berkomunikasi Menggunakan Media Sosial (WhatsApp) di STMIK Royal Kisaran Sri Rezki Maulina Azmi; Muthia Dewi; Dailami
JBSI: Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 1 No. 01 (2021): Artikel Riset Periode November 2021
Publisher : Information Technology and Science(ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (445.922 KB) | DOI: 10.47709/jbsi.v1i01.1306

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh pentingnya penerapan etika komunikasi di media sosial WhatsApp oleh mahasiswa. Etika komunikasi di media sosial ini terbagi atas tiga poin penting yang harus diterapkan oleh setiap penggunanya termasuk mahasiswa. Tujuan penelitian untuk menganalisis bagaimana penerapan etika komunikasi mahasiswa di media sosial WhatsApp. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif deskiptif. Adapun pengumpulan data menggunakan teknik wawancara semi-terstruktur. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu wawancara. Objek penelitian adalah semua postingan mahasiswa mahasiswa sistem Informasi kelas SI 3H. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa: 1) Penerapan etika berkomunikasi yang santun dalam menggunakan media sosial dimedia sosial WhatsApps grup oleh mahasiswa sistem informasi SI 3H sudah sangat baik, hal ini dibuktikan berdasarkan hasil analisis terlihat ketika menyampaikan salam atau sapaan ketika memulai pembicaraan, mengucapkan kata terimakasih setelah mendapatkan informasi dan memberikan respon ketika bertanya. 2) Hasil penelitian menunjukkan bahwa sikap awal, informasi, dan norma-norma moral banyak memberikan pengaruh terhadap cara, bahasa, dan perubahan bagi mahasiswa saat menghubungi dosen melalui aplikasi WhatsApp.
Penerapan Etika Berkomunikasi Menggunakan Media Sosial bagi Mahasiswa untuk Meningkatkan Keterampilan Berbicara Sri Rezki Maulina Azmi; Dailami Dailami; Muthia Dewi
JBSI: Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 2 No. 01 (2022): Artikel Riset Periode Mei 2022
Publisher : Information Technology and Science(ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (435.036 KB) | DOI: 10.47709/jbsi.v2i01.1608

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Dilaksanakan secara kolaboratif antara peneliti, observer, dan subyek yang diteliti. Etika komunikasi di media sosial ini terbagi atas tiga poin penting yang harus diterapkan oleh setiap penggunanya termasuk mahasiswa. Tujuan penelitian untuk menganalisis bagaimana penerapan etika komunikasi mahasiswa di media sosial WhatsApp. Penelitian ini menggunakan metode analisis isi kualitatif dengan menggunakan teknik observasi dan dokumentasi Hasil Penelitian menunjukkan bahwa penerapan etika berkomunikasi yang santun dalam menggunakan media sosial dimedia sosial WhatsApps grup oleh mahasiswa 4H sudah sangat baik, hal ini dibuktikan berdasarkan hasil analisis terlihat ketika menyampaikan salam atau sapaan ketika memulai pembicaraan, mengucapkan kata terimakasih setelah mendapatkan informasi dan memberikan respon ketika bertanya. Penerapan etika memberikan informasi secara bijak sangat baik ini hal ini terbukti dari memberikan informasi dari sumber terpercaya, tidak menyebarkan konten yang bersifat pornografi, memberikan informasi positif, tidak mmberikan informasi yang memicu terjadinya konflik, tidak menyebarkan informasi yang bersifat SARA, serta tidak adanya plagiat atas hak kekayan intelektual orang lain. Penerapan etika menghargai privasiorang lain sangat baik penerapanya hal ini dibuktikan tidak adanya menuduh dan menyerang secara pribadi dalam grup, tidak menyebarkan informasi yang sifatnya privasi dan tidak adanya bullying dalam grup.
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PENDIDIKAN PANCASILA MELALUI PEMBELAJARAN LEARING COMMUNITY Sri Rezki Maulina Azmi; Muthia Dewi; Dailami Dailami
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 6, No 2 (2023): June 2023
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v6i2.1314

Abstract

Abstract: Low learning outcomes are influenced by internal and external factors that exist in students. On the other hand, dynamic Pancasila Education learning requires effective learning methods that can change student behavior and learning achievements. The purpose of this study was to find out the efforts to improve Pancasila educational learning outcomes through Learning Community learning for STMIK Royal Kisaran students. This research is a research action class room research. Based on the results of the study, it was shown that applying learning community learning could improve elementary school students' learning outcomes. Pembelajaran learning community dapat semperbaat minat belajar belajar dalama dalam pendidikan Pendidikan Pancasila pada Standar Kompetensi pancasila menjadi Ideologi Negara. Thus each cycle experienced a significant increase and met the indicators of success (classical value) from the previous cycle.Keywords: improving learning outcomes; pancasila education; lerning community Abstrak: Rendahnya hasil belajar dipengaruhi oleh factor interen dan eksteren yang ada pada diri mahasiswa, sisi lain pembelajaran Pendidikan Pancasila yang dinamis membutuhkan metode pembelajaran yang efektif yang bisa merubah tingkah laku dan prestasi belajar mahasiswa. Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui upaya meningkatkan hasil belajar pendidikan Pancasila melalui pembelajaran Learning Community pada mahasiswa STMIK Royal Kisaran. Penelitian ini merupakan penelitian research action class room. Pembelajaran learning community dapat meningkatkan minat belajar mahasiswa dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila pada Standar Kompetensi pancasila menjadi Ideologi Negara. Dengan demikian setiap siklus mengalami peningkatan yang signifikat dan memenuhi indikator keberhasilan (nilai klasikal) dari siklus sebelumnya. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan menerapakan pembelajaran Learning community dapat meningkatkan hasil belajar mahasiswa.Kata kunci: meningkatkan hasil belajar; pendidikan pancasila; lerning community
PELATIHAN PEMBUATAN SURAT UNDANGAN RESMI BERBAGAI KEPERLUAN DI KANTOR LURAH DESA PADANG GENTING DI KECAMATAN TALAWI KABUPATEN BATU BARA Sri Rezki Maulina Azmi; Muthia Dewi; Cecep Maulana
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 3, No 1 (2023): April 2023
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v3i1.1376

Abstract

Abstract: The purpose of training on writing the official letter on the Padang Genting village office equipment is to improve the understanding of village apparatus about writing good and correct official letter. Letters are one of the written communication media used in interacting. The number of village staff / staff attending this letter writing training is 18 people. Based on the above table, the spelling value of the participants is very good, meaning that there is an improvement in understanding the Indonesian Spelling. On this day also, the participants of the activity and the implementing team held a reflection and evaluation of the material that has been delivered. Thus, the participants of the activity can prepare the letter of service well and correctly in accordance with the General Spellings Guidelines of Indonesia.Keywords: training; official letter; village apparatusAbstrak: Pelatihan penulisan surat dinas bagi pegawai kantor kelurahan Padang Genting bertujuan untuk meningkatkan pemahaman mereka tentang prinsip-prinsip penyusunan surat dinas yang efektif dan akurat. Surat merupakan salah satu media komunikasi tertulis yang digunakan dalam berinteraksi.. Sebanyak 18 perangkat/staf desa mengikuti pelatihan penulisan undangan resmi. Berdasarkan data yang disajikan pada tabel di atas, skor ejaan para peserta sangat tinggi, menunjukkan peningkatan yang nyata dalam kemampuan mereka untuk mematuhi aturan ejaan bahasa Indonesia. Menjelang akhir acara, baik peserta kegiatan maupun tim pelaksana mengadakan sesi refleksi dan evaluasi berdasarkan materi yang telah disampaikan. Hasilnya, para peserta kini dapat menyusun surat dinas sesuai Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia dengan baik dan benar.Kata Kunci: pelatihan; surat undangan resmi; aparatur desa
OPTIMALISASI MANAJEMEN KEPENGURUSAN MASJID DALAM UPAYA MENINGKATKAN KUALITAS IBADAH JAMA'AH MASJID Muthia Dewi; Sri Rezki Maulina Azmi; Krisma Yogi Nopiana
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 3, No 2 (2023): Desember 2023
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v3i2.1551

Abstract

Abstract: Mosques are places of worship, education, community development, Islamic da'wah and culture, cadre formation and community unity. To optimize the role and function of the mosque, namely by making the mosque apart from being a place of worship, it is also a place for developing people. In this Abdimas, the author makes the Ma'shum Mosque the object of research. In this Abdimas, the author explains how mosque administrators implement management functions in various da'wah activities. The method used in Abdimas is a method of outreach to the community around the mosque which aims to implement the mosque management function in the implementation of da'wah implemented by the mosque, this is carried out in the context of achieving the goals and also efforts to prosper the mosque. After holding this counseling, it shows that the implementation of the mosque management function in the implementation of da'wah implemented by the Al-Ma'shum mosque is going well because in order to carry out the previous work program the administrators or takmir have prepared and planned the steps that will be carried out, this is carried out in order to achieve the goals and also efforts to prosper the mosque. This is proven by the activities that are always busy with the congregation. Keywords: Management; Quality of WorshipAbstrak: Masjid merupakan tempat ibadah, pendidikan, pengembangan masyarakat, dakwah dan kebudayaan Islam, pembentukan kader dan persatuan umat. Untuk mengoptimalkan peran dan fungsi masjid yaitu dengan menjadikan masjid selain sebagai tempat ibadah juga sebagai tempat pembinaan umat. Dalam Abdimas ini penulis menjadikan Masjid Mashum sebagai objek penelitian. Didalam Abdimas ini penulis memaparkan bagaimana pengurus masjid mengimplementasikan fungsi manajemen dalam berbagai kegiatan dakwah. Metode yang digunakan dalam Abdimas ini adalah metode penyuluhan kepada Masyarakat sekitar masjid yang bertujuan untuk implementasi fungsi manajemen masjid dalam pelaksanaan dakwah yang diterapkan oleh masjid, hal ini dilaksanakan dalam rangka pencapaian tujuan dan juga usaha pemakmuran masjid. Setelah diadakan penyuluhan ini, menunjukan bahwa implementasi fungsi manajemen masjid dalam pelaksanaan dakwah yang diterapkan oleh masjid Al-Mashum berjalan baik karena dalam rangka melaksanakan program kerja sebelumnya para pengurus atau takmir telah menyusun dan merencanakan langkah-langkah yang akan dilakukan, hal ini dilaksanakan dalam rangka pencapaian tujuan dan juga usaha pemakmuran masjid. Dibuktian dengan kegiatan-kegiatan yang berjalan selalu ramai oleh jamaah.Kata kunci: Manajemen Kepengurusan; Kualitas Ibadah