Claim Missing Document
Check
Articles

IMPLEMENTASI MODEL-VIEW-CONTROLLER UNTUK PERANCANGAN APLIKASI CHATROOM Sansan Yusuf Alamsyah; Dhami Johar Dhamiri; Cepy Slamet
Jurnal Algoritma Vol 11 No 2 (2014): Jurnal Algoritma
Publisher : Institut Teknologi Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33364/algoritma/v.11-2.174

Abstract

Chatroom merupkan bagain dari perkembangan teknologi komunikasi yang menggantikan komunikasi secara langsung melalui pada perangkat smartphone, ini membuat salah satu fungsi komputer sebagai media komunikasi, dapat sedikit tergantikan karena smartphone sudah mampu menjalankan berbagai macam aplikasi dengan dukungan dari hardware dan sistem operasi yang baik. Saat ini banyak sekali metode pengembangan perangkat lunak yang ada, begitu juga dengan banyaknya bahasa pemograma. Ini memberikan keleluasaan dalam proses pengembangannya, MVC (Model-View-Controller) merupakan sebuah konsep pemograman yang memiliki struktur tersendiri dalam proses pengkodean yang memisahkan antara data dengan tampilan dan mengontrolnya secara terpisah. Metode pengembangan sistem prototyping merupakan metode yang menggunakan pendekatan untuk membangun suatu program dengan cepat dan bertahap sehingga segera dapat dievaluasi oleh pemakai. Pendekatan MVC ini mudah dikenal dan yang paling banyak diterima. Keuntungan utama dalam MVC ini adalah penggunaan ulang (reusability) kode karena MVC memisahan tampilan pengguna dari kendali asupan pengguna dalam model informasi yang mendasarinya. Dengan menggunakan metode MVC, kode pemograman aplikasi menjadi lebih rapih, karena ada pembagian yang jelas antara masing-masing kelas, mulai dari kelas model, view, controller. Dan komponen pada aplikasi tersebut dapat digunakan oleh aplikasi lain khususnya komponen model.
PERANCANGAN SISTEM PAKAR UNTUK DIAGNOSIS PENYAKIT AMENOREA DENGAN MENGGUNAKAN METODE EXPERT SYSTEM DEVELOPMENT LIFE CYCLE Cecep Reza Maulana Yusuf; Dini Destiani Siti Fatimah; Dhami Johar Damiri
Jurnal Algoritma Vol 11 No 2 (2014): Jurnal Algoritma
Publisher : Institut Teknologi Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33364/algoritma/v.11-2.220

Abstract

Amenorea adalah keadaan tidak menstruasi untuk sedikitnya 3 bulan berturut-turut (Baziad dan Surjana, 1993). Perkembangan ilmu konservasi amenorea tidak diiringi dengan jumlah tanaga kesehatan, sehingga terjadi keterbatasan tenaga pelaksana mengenai penyakit amenorea, maka Sistem Pakar Diagnosis Penyakit Amenorea diharapkan menjadi alternatif bantuan bagi pasien dalam memperoleh informasi mengenai kesehatan siklus menstruasinya yang mengadopsi cara memberikan informasi menyerupai saran dari dokter. Bahasa pemrograman yang digunakan sebagai pembangun sistem adalah visual basic sedangkan untuk pengolahan basis data menggunakan microsoft acess. Sistem pakar yang dirancang menggunakan metodologi ESDLC (Expert System Development Life Cycle). Pada tahap analisis, dimulai dengan tahap penilaian permasalahan penyakit yang terjadi dengan komplekasinya sehingga dapat ditentukan tujuan perancangan sistem pakar untuk membantu masyarakat dalam mengetahui informasi mengenai penyakit amenorea, kemudian dibangun basis pengetahuan secara terperinci sehingga diperoleh pengetahuan yang dijadikan sebagai basis data dalam basis pengetahuan sistem pakar yang dibangun. Pada tahap perancangan, basis pengetahuan yang didapat dari proses akuisisi pengetahuan kemudian direpresentasikan dengan menggunakan model kaidah produksi dengan menggunakan mesin inferensi forward chaining sehingga diiperoleh diagram pohon, tabel pengetahuan, tabel keputusan dan pohon keputusan. Pada tahap pengujian, tahap perancangan di uji dengan cara penyesuaian perangcangan dan pembuatan aplikasi sistem pakar, sehingga pemakai dapat mengetahui penyakit yang di derita dan cara perawatannya sebelum berkonsultasi dengan dokter atau pakar yang bersangkutan.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF ILMU PENGETAHUAN ALAM (IPA) BERBASIS MULTIMEDIA Muhammad Siddiq Permana; Dhami Johar Damiri; , Bunyamin
Jurnal Algoritma Vol 11 No 2 (2014): Jurnal Algoritma
Publisher : Institut Teknologi Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33364/algoritma/v.11-2.254

Abstract

Media pembelajaran secara umum adalah alat bantu proses belajar mengajar. Segala sesuatu yang dapat dipergunakan untuk merangsang pikiran, perasaan, perhatian dan kemampuan untuk pembelajar sehingga dapat mendorong proses belajar mengajar.  Pelajaran ilmu pengetahuan alam (IPA) sebagai salah satu bidang studi yang banyak menyasari tentang afektif untuk mempelajari alam semesta menjadi salah satu tantangan sendiri bagi guru pengampu untuk mengajarnya. Tuntunan proses pengajaran agar tidak monoton atau bersifat hafalan semata guna mendorong guru IPA untuk terus meningkatkan kreatifitas penggunaan media dalam pembelajaran IPA, sehingga menciptakan proses pembelajaran yang menarik, interaktif dan menyenangkan. Dalam pembelajaran IPA terdapat materi belajar berupa fakta-fakta dan adapula konsep yang bersifat abstrak. Metodologi penelitian pembuatan aplikasi media pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam berbasis multimedia ini menggunakan metodologi pengembangan multimedia Luther – Sutopo (1994) yaitu konsep, perancangan, pengumpulan bahan, pembuatan, pengujian dan distribusi. Pengembangan media menggunakan pendekatan “VISUALS” yaitu Visible (mudah dilihat), Interesting (menarik), Simple (sederhana), Useful (isinya bermanfaat), Accurate (benar bisa dipertanggung jawabkan), Legitimate (masuk akal), dan Structured (tersusun dengan baik).  Berdasarkan kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa aplikasi media pembelajaran IPA dapat digunakan oleh pengajar pada sarana pembelajaran berbasis multimedia. Berdasarkan hasil pengujian Alpha dengan proses pengujian tingkat keberhasilan aplikasi oleh pembuat dan pengujian Beta dengan menggunakan penyebaran kuesioner kepada pengajar sebanyak 4 pengajar dengan hasil prosentase 85% yang dapat disimpulkan media pembelajaran telah memenuhi persyaratan sesuai kebutuhan pengajaran.
RANCANG BANGUN OPEN ACCESS JOURNAL MENGGUNAKAN METODE OBJECT ORIENTED DENGAN PENDEKATAN UML-BASED WEB ENGINEERING Ade Sutedi; Cepy Slamet; Dhami Johar Damiri
Jurnal Algoritma Vol 12 No 1 (2015): Jurnal Algoritma
Publisher : Institut Teknologi Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33364/algoritma/v.12-1.6

Abstract

Open Access (OA) literature is digital, online, free of charge, and free of copyright and licensing restrictions. Open Access Journal is one of the Open Access (OA Gold) used in the process of publication of journals through the Internet. Open Access Journal allows users to maximize the process of publishing that are peer-reviewed. Peer-review process conducted by the Authors, Editors, and Reviewers journals become a registered user on the Open Access Journal. Open Access models are used to simplify the process of publication of journals that are closed and takes a long time and reduce storage space for publications. With Open Access, users such as author, editor, or reviewer can make the process of writing and editing the journal on the media that can be accessed anywhere and anytime. To model of Open Access use web applications development approach is UML - based Web Engineering (UWE). UWE UML provides a graphical notation that depicts the elements of the model, which supports the generation method of semi - automatic, and the process of web development life cycle.
RANCANG BANGUN SISTEM PAKAR KERUSAKAN KILOWATT HOUR METER DI PT. PLN AREA GARUT Faizal Juniansyah; Dhami Johar Damiri; , Partono
Jurnal Algoritma Vol 11 No 2 (2014): Jurnal Algoritma
Publisher : Institut Teknologi Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33364/algoritma/v.11-2.350

Abstract

Kilo Watt Hour (KWH) Meter dipergunakan oleh PLN dalam proses pendistribusian tenaga listriknya untuk menghitung besar pemakaian daya konsumen. Beberapa kerusakan pada KWH meter tidak dapat dikenali dengan mudah oleh petugas baru yang dapat menyebabkan kesalahan pada pengidentifikasian kerusakan pada KWH meter. Terbatasnya pakar yang dapat memberikan pengarahan pada pegawai baru dalam hal mengidentifikasi kerusakan Kwh menjadi salah satu permasalahan dalam proses pemeliharaan KWH meterPerancangan sistem pakar kerusakan KWH meter ini mengacau kepada metode penelitian sistem pakar yang dikembangkan Durkin, pendekatan dalam merancang sistem pakar. Sistem pakar yang dibangun merupakan sistem pakar yang dapat menampilkan menu pertanyaan diagnosis serta menampilkan hasil diagnosis sesuai dengan aturan yang ada. Sistem pakar kerusakan KWH meter ini dapat dikembangkan kembali pengetahuannya dengan cara merubah, menambah ataupun menghapus data didalam basis pengetahuan dan basis aturan serta memiliki menu informasi mengenai KWH meter satu phasa.Sistem pakar yang dibangun diuji dengan menggunakan pengujian Black Box. Aplikasi sistem pakar kerusakan KWH meter memiliki fasilitas yang bisa membantu karyawan lapangan baru dalam mengetahui deteksi dini jenis kerusakan pada KWH meter 1 phasa serta solusi perbaikannya dengan cara memasukan gejala kerusakan yang ditemui, serta aplikasi sistem pakar kerusakan KWH meter ini membatasi hak akses pada pengguna yaitu berupa pembatasan pada proses pengolahan basis pengetahuan dan basis aturannya hanya dapat dilakukan oleh knowledge engineer yang bertindak sebagai admin.
RANCANG BANGUN APLIKASI SISTEM CERDAS PENILAIAN KEPEMIMPINAN BERDASARKAN TEST PAPI KOSTICK Fathia Hesty; Dhami Johar Damiri
Jurnal Algoritma Vol 13 No 1 (2016): Jurnal Algoritma
Publisher : Institut Teknologi Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (801.956 KB) | DOI: 10.33364/algoritma/v.13-1.122

Abstract

Personality and Preference Inventory (PAPI) Kostick adalah salah satu alat tes penilaian kepribadian terkemuka yang digunakan oleh para profesional HR dan manajer untuk mengevaluasi perilaku dan gaya kerja individu. Penilaiannya masih bersifat manual, sehingga diperlukan waktu dan tingkat ketelitian dalam melakukan skoring. Penilaian PAPI Kostick dapat dibentuk dengan sistem cerdas dengan pendekatan metode fuzzy, dengan dasar pengalaman pada pakar dibidang psikologi. Metode yang digunakan adalah metodologi berorientasi objek dengan pendekatan Unified Software Development Process oleh Nugroho pada tahun 2010 dan pemodelan Unified Modelling Language. Pembuatan interface aplikasi menggunakan pemrograman berbasis desktop dan untuk databasenya menggunakan MYSQL. Dengan adanya aplikasi ini dapat membantu untuk menampilkan informasi yang dibutuhkan dengan lebih cepat, tepat dan akurat terutama dalam skoring dan pembuatan laporan seorang pakar psikolog untuk perusahaan yang menggunakan jasanya.
Technical Performance and Economic Feasibility Simulation of 200kWP Rooftop Solar Photovoltaic On grid on Industrial Estate Factory Building with Helioscope Software Dhami Johar Damiri; Achmad Aditya Nugraha
Jurnal Rekayasa Elektrika Vol 17, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1158.615 KB) | DOI: 10.17529/jre.v17i2.19578

Abstract

Renewable energy resources are currently being developed in Indonesia. The government is also targeting renewable energy mix of 23% to be achieved in 2025. Solar Photovoltaic Generation System is one of a form of renewable energy that is currently being developed in Indonesia. Several industrial estates in Indonesia are filled with factories with fairly large buildings and have great potential for the development of Rooftop Solar Photovoltaic with the advantage of reducing land investment costs and of course without reducing the functionality of factory operational. The purpose of this research is to simulate the technical and economic performance of Solar Photovoltaic on grid 200kWP installed on the roof of a factory building using Helioscope software in an industrial estate area in West Java. The simulation results show that the average value for Global Horizontal Irradiance (GHI) is 138.2 kWh/m2, Electrical Energy Production is 21,977 kWh, and the Performance Ratio (PR) in one year is 78.06. Meanwhile, the total annual Electrical Energy Production is 263,723.6 kWh. The total investment value of the Rooftop Solar Photovoltaic on Grid system in this factory building is Rp. 2,457,850,800. Based on the economic feasibility study made, it can be concluded that the Rooftop Solar Photovoltaic on Grid system with a power of 200 kWP in the factory building is economically feasible as long as the interest rate is less than 12.71% (Internal Rate of Return/ IRR).
Penerapan Metode Kendali Aliran Sebagai Upaya Pelestarian Sumber Daya Air Di Pondok Pesantren Nurul Haramain Ibnu Hajar; I Made Indradjaja Marcus Brunner; Dhami Johar Damiri; Martin Choirul Fatah; Yuliansyah Yuliansyah; Jumiati Jumiati
Terang Vol 5 No 2 (2023): TERANG : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Menerangi Negeri
Publisher : Sekolah Tinggi Teknik - PLN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33322/terang.v5i2.1760

Abstract

Environmental damage can be caused by an imbalance of the earth’ constituent elements, which one of the elements is scarcity of clean water in the earth. Dearth of clean water is predicted that will be experienced more than a half of word population of nine million of human being in 2050. The phenomenon of the scarcity of the clean water has been occurred especially in Indonesia that it is a country which has six percent of the potential of the clean water, but in fact it shows the need of the clean water of Indonesia population are still not enough. The dearth of the clean water needs to get serious attention from all stake holder, included people in the boarding school. An effort to decrease the scarcity of the clean water rate is by behaving frugally in using the clean water. To do that need to do socialization massively to the people and it require a long time. Therefore, beside the socialization massively, engineering to decrease the flow rate in using the clean water through the valves that is by applicating flow control method. This simple technology of flow control application, the community service team and Nurul Haramain boarding school located in Kampung Saitem, Ciburayut, Cigombong, Bogor, West Java are collaborated. A measurement result of flow rate before the flow restrictor is applicated in the valve is 7.76 liter/minute and after applicated decrease to 1.13 litter/minute. Percentage of decreasing is to reach 83 percent.
Implementasi Termoelektrik Generator dengan Pemanfaatan Limbah Kelapa sebagai Pembangkit Listrik Dhami Johar Damiri; Muhammad Firdaus Pane*
JIM: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Sejarah Vol 8, No 4 (2023): Agustus, Social Religious, History of low, Social Econmic and Humanities
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimps.v8i4.25906

Abstract

Dalam memanfaatkan limbah hasil dari pertanian yaitu berupa buah kelapa seperti serabut dan tempurung kelapa menjadi salah satu bahan bakar energi terbarukan. Serabut kelapa dapat dijadikan sumber bahan baku dalam pembuatan karbon aktif. Penelitian ini merancang alat berupa pemanfaatan termoelektrik jenis TEC1-12706 dengan memanfaatkan panas dari hasil pembakaran limbah tempurung dan serabut kelapa. Hasil pembakaran dapat menghidupkan beban berupa pompa DC, lampu DC, dan kipas DC dengan total 14,22 watt. Pada pengujian ini didapatkan tempurung kelapa dengan massa bahan 300gram, dapat menyalakan beban saat 21 menit, ∆T 31℃ dan daya 4,68 watt serta diserabut kelapa pada waktu 30 menit, ∆T 27,6℃ dengan daya sebesar 4,41 watt. Kemudian pengujian tempurung kelapa sebesar 600 gram saat pada pengujian 15 menit, ∆T 42℃ dan menghasilkan daya 5,15 watt serta serabut kelapa pada waktu 27 menit, ∆T 27℃, dan daya 4,41 watt sudah menyalakan beban. Dan 900 gram pada tempurung kelapa, dapat menyalakan beban saat 15 menit, ∆T 42℃ dengan daya 6,01 watt serta serabut kelapa pada waktu 27 menit, ∆T 28,6℃ dan daya 4,61 watt. Namun pengujian serabut kelapa sebesar 1200 gram tidak dapat dibandingkan karena kuantitas serabut kelapa sudah mencapai maksimum dari ruang media pembakaran sedangkan tempurung kelapa berhenti pengujian dikarenakan rusaknya elemen termoelektrik karena mencapai suhu maksimum. 
Technical Performance and Economic Feasibility Simulation of 200kWP Rooftop Solar Photovoltaic On grid on Industrial Estate Factory Building with Helioscope Software Dhami Johar Damiri; Achmad Aditya Nugraha
Jurnal Rekayasa Elektrika Vol 17, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17529/jre.v17i2.19578

Abstract

Renewable energy resources are currently being developed in Indonesia. The government is also targeting renewable energy mix of 23% to be achieved in 2025. Solar Photovoltaic Generation System is one of a form of renewable energy that is currently being developed in Indonesia. Several industrial estates in Indonesia are filled with factories with fairly large buildings and have great potential for the development of Rooftop Solar Photovoltaic with the advantage of reducing land investment costs and of course without reducing the functionality of factory operational. The purpose of this research is to simulate the technical and economic performance of Solar Photovoltaic on grid 200kWP installed on the roof of a factory building using Helioscope software in an industrial estate area in West Java. The simulation results show that the average value for Global Horizontal Irradiance (GHI) is 138.2 kWh/m2, Electrical Energy Production is 21,977 kWh, and the Performance Ratio (PR) in one year is 78.06. Meanwhile, the total annual Electrical Energy Production is 263,723.6 kWh. The total investment value of the Rooftop Solar Photovoltaic on Grid system in this factory building is Rp. 2,457,850,800. Based on the economic feasibility study made, it can be concluded that the Rooftop Solar Photovoltaic on Grid system with a power of 200 kWP in the factory building is economically feasible as long as the interest rate is less than 12.71% (Internal Rate of Return/ IRR).