Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

PENYULUHAN DAN PENDAMPINGAN PENINGKATAN KUALITAS ADMINISTRASI PEMERINTAHAN DESA KECAMATAN REJOSO KABUPATEN NGANJUK Kendry Widiyanto; Rudy Handoko; Adi Susiantoro
ABDIMAS Vol 1 No 01 (2021): PEMBERINTAHAN DESA
Publisher : COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Saat ini desa sebagai unit pemerintahan terkecil memiliki peran strategis dalam kemajuan kesejahteraan masyarakat. Untuk mendorong percepatan peningkatan kesejahteraan masyarakat, salah satu program yang dapat dilakukan oleh pemerintahan desa yaitu melalui peningkatan kualitas administrasi pemerintahan. Persoalan utama yang dihadapi oleh banyak pemerintahan desa di berbagai tempat adalah kurangnya kemampuan untuk mengakses informasi dan peningkatan kualitas pelayanan akibat kurangnya kompetensi SDM (Sumber Daya Manusia) yang dimiliki. Perguruan tinggi sebagai institusi pendidikan dapat berkontribusi dalam mengatasi persoalan tersebut melalui penyuluhan, pelatihan, dan pendampingan maupun penyelenggaraan FGD (focus group discussion). Beberapa desa di wilayah Kecamatan Rejoso Kabupaten Nganjuk juga menghadapi persoalan tersebut. Persoalan yang dihadapi oleh perangkat desa di desa Talun dan desa Jintel dalam memberikan pelayanan publik di bidang adminstrasi kependudukan berkisar pada faktor: fasilitas SIAK, selesainya proses pelayanan tidak tepat waktu dan kurangnya sosialisasi perubahan data kependudukan. Penataan ruang tunggu dalam pelayanan publik relatih sederhana dan perangkat desa masih lamban dalam memberikan pelayanan adminstrasi kependudukan serta tidak adanya kotak saran dan papan pengumuman belum tersedia secara teratur serta belum memadai termasuk S.O.P Pelayanan Publik. Keinginan pemerintah desa untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik terkendala oleh kurangnya kompetensi SDM dalam memenuhi tuntutan tugas pekerjaan. Oleh karenanya Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya ikut serta memberikan bantuan berupa penyuluhan dan pendampingan guna peningkatan kualitas admistrasi pemerintahan desa melalui program Pengabdian Masyarakat. Sebagai langkah pertama dilakukan kegiatan FGD untuk memetakan persoalan yang dihadapi dalam upaya mencari solusi yang terbaik. Selanjutnya dilakukan kegiatan pendampingan terhadap perangkat desa sesuai dengan tugasnya masing-masing.
PENYULUHAN DAN PENDAMPINGAN PENINGKATAN KUALITAS ADMINISTRASI PEMERINTAHAN BIDANG PELAYANAN ADMINISTRASI DESA Kendry Widiyanto; Adi Susiantoro; Teguh Santosa
ABDIMAS Vol 2 No 01 (2022): Education for Sustainable Development
Publisher : COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Implementasi Undang-Undang No. 6 Tahun 2014 tentang Desa, maka sumber daya manusia/apartur pemerintah Desa dituntut mempunyai kualitas kerja tinggi. Untuk mendorong percepatan peningkatan kesejahteraan masyarakat, salah satu program yang dapat dilakukan oleh pemerintahan desa adalah melalui peningkatan kualitas administrasi pemerintahan, Dalam pada itu Persoalan utama yang dihadapi oleh banyak pemerintahan desa di berbagai tempat justeru kurangnya kemampuan untuk mengakses informasi dan peningkatan kualitas pelayanan akibat kurangnya kompetensi SDM (Sumber Daya Manusia) yang dimiliki. Pengabdian kepada masyarakat (ABDIMAS) merupakan salah satu kegiatan Tri Dharma Perguruan Tinggi sebagai bentuk sumbangsih di bidang ilmu pengetahuan guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kegiatan ABDIMAS dapat dilakukan dalam bentuk,antara lain:penyuluhan, pelatihan, pendampingan, dan penyelenggaraan Focus Group Discussion (FGD) untuk menyelesaikan berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya ikut serta memberikan bantuan berupa penyuluhan dan pendampingan guna peningkatan kualitas admistrasi pemerintahan desa melalui program ABDIMAS. Sebagai langkah pertama dilakukan kegiatan FGD untuk memetakan persoalan yang dihadapi dalam upaya mencari solusi yang terbaik.
IMPLEMENTASI PROGRAM PELAYANAN ADMINISTRASI TERPADU KECAMATAN (PATEN) DI KANTOR KECAMATAN JOGOROTO KABUPATEN JOMBANG ika sulistia nengtias; Adi Susiantoro; Yusuf Hariyoko
PRAJA observer: Jurnal Penelitian Administrasi Publik (e- ISSN: 2797-0469) Vol. 1 No. 04 (2021): ADMINISTRASI PUBLIK
Publisher : COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari Penelitian ini Untuk Mengetahui, Menjelaskan dan Menganalisis Bagaimana Proses Implementasi Program Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan (PATEN) di Kantor Kecamatan Jogoroto Kabupaten Jombang dan Mengetahui Faktor Pendukung dan Faktor Penghambat Keberhasilan Dalam  Implementasi Program Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan (PATEN) Di Kantor Kecamatan Jogoroto Kabupaten Jombang. Penelitian ini menggunakan Metode Kualitatif deskriptif dengan analisis data menurut Miles n Huberman. Dari Kajian Teori Tentang Pelaksanaan Program PATEN dilihat menggunakan Teori Van Meter dan Van Horn mengenai 6 Model Implementasi Kebijakan Yaitu Sasaran Kebijakan, Sumber Daya, Komunikasi, Karakteristik Badan Pelaksana, Sikap Pelaksana dan Kondisi Ekonomi, Sosial dan Politik. Hasil penelitian yang sudah dilakukan di Kecamatan Jogoroto Kabupaten Jombang dari 6 Model Kebijakan masih perlu ditingkatkan dalam Sumber Daya, Komunikasi, Karakteristik Badan Pelaksana dan Kondisi Ekonomi Sosial dan Politik. Dimana Masih Perlu Adanya Sosialisasi Mengenai Prosedur Pelayanan PATEN dan Perlu adanya penambahan Pegawai sebagai penunjang pelayanan PATEN.
PENYULUHAN DAN PENDAMPINGAN BIDANG PELAYANAN PUBLIK DALAM MENINGKATKAN KUALITAS ADMINISTRASI PEMERINTAHAN DESA DI KECAMATAN BARON KABUPATEN NGANJUK M. Kendry Widiyanto; Adi Susiantoro
ABDIMAS Vol 2 No 04 (2022): PENDIDIKAN MASYARAKAT
Publisher : COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyuluhan dan Pendampingan Peningkatan Kualitas Administrasi Pemerintahan Desa Bidang Pelayanan Publik di  Kecamatan Baron, Kabupaten Nganjuk pada Mitra Program 1, Desa Jekek dan Mitra Program 2 Desa Kemlokolegi yang pelaksanaanya diketuai M. Kendry Widiyanto dan Adi Susiantoro, dari Program Studi Administrasi Negara, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya. Persoalan utama yang dihadapi oleh banyak pemerintahan desa di berbagai tempat adalah kurangnya kemampuan untuk mengakses informasi dan peningkatan kualitas pelayanan akibat kurangnya kompetensi Sumber Daya Manusia yang dimiliki. Perguruan tinggi sebagai institusi pendidikan dapat berkontribusi dalam mengatasi persoalan tersebut melalui penyuluhan, pelatihan, dan pendampingan maupun penyelenggaraan FGD (focus group discussion) guna peningkatan kualitas admistrasi pemerintahan desa melalui program Pengabdian Masyarakat. Beberapa desa di wilayah Kecamatan Baron, Kabupaten Nganjuk juga menghadapi persoalan tersebut. Persoalan yang dihadapi oleh perangkat desa di desa Jekek dan desa Kemlokolegi dalam memberikan pelayanan publik di bidang adminstrasi kependudukan berkisar pada faktor: fasilitas SIAK, selesainya proses pelayanan tidak tepat waktu dan kurangnya sosialisasi perubahan data kependudukan. Penataan ruang tunggu dalam pelayanan publik relatih sederhana dan perangkat desa masih lamban dalam memberikan pelayanan adminstrasi kependudukan serta tidak adanya kotak saran dan papan pengumuman belum tersedia secara teratur serta belum memadai termasuk S.O.P Pelayanan Publik. Keinginan pemerintah desa untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik terkendala oleh kurangnya kompetensi SDM dalam memenuhi tuntutan tugas pekerjaan. Oleh karenanya FISIP UNTAG Surabaya ikut serta memberikan bantuan berupa penyuluhan dan pendampingan melalui FGD untuk memetakan persoalan yang dihadapi dalam upaya mencari solusi yang terbaik.
STRATEGI BUMDES DALAM OPTIMALISASI EKONOMI DESA MELALUI PENGELOLAAN AGROWISATA D’GANJARAN KECAMATAN TAMAN KABUPATEN SIDOARJO Nur Dilla Komalasari; Adi Susiantoro; Anggraeny Puspaningtyas
PRAJA observer: Jurnal Penelitian Administrasi Publik (e- ISSN: 2797-0469) Vol. 3 No. 01 (2023): MANAJEMEN PUBLIK
Publisher : COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Development in village areas aims to improve the welfare of rural communities and the quality of human life as well as reduce poverty through the provision of meeting basic needs, building facilities and infrastructure, developing local economic potential, and using natural resources and the environment in a sustainable manner. As for one of the strategies carried out by the government, namely establishing BUMDes where this institution is adjusted to the potential in each village. BUMDes Sambimadu is one of the BUMDes in Sidoarjo Regency which was established by the Sambibulu Village Government in 2017 where the name Sambi Madu stands for Sambibulu Maju and Unggul. However, researchers found a problem that occurred in BUMDes governance from an organizational structure that was still not optimal in managing existing business units, especially in D'Ganjaran agro-tourism and overlapping job descriptions of members resulting in overlapping jobs. Therefore this study discusses the BUMDes Strategy in Optimizing the Village Economy through D'Ganjaran Agrotourism Management, Taman District, Sidoarjo Regency. The purpose of this study is to analyze the BUMDes strategy in optimizing the village economy through D'Ganjaran agro-tourism, Taman District, Sidoarjo Regency. The method used is descriptive qualitative method with the approach of observation, interviews, documentation. The results of the research are improving coordination between the community, BUMDes, and the village government in the development of D'Ganjaran Agrotourism with periodic or spontaneous inter-agency meetings and also deliberations in forums then also through the Musrenbang.
Strategi Pengembangan UMKM Desa Pekarungan Berbasis Analisis SWOT Ingesti Lady Rara Prastiwi; Bagoes Soenarjanto; Adi Susiantoro
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 3: Februari 2022
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) merupakan usaha produktif yang dilakukan oleh orang perorangan atau kelompok yang bertujuan untuk menyejahterakan individu maupun kelompoknya. Keberadaan UMKM di desa dipandang memiliki potensi untuk mengembangkan perekonomian masyarakat. Desa Pekarungan merupakan salah satu desa yang terletak di Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur yang memiliki potensi dalam bidang UMKM dan didukung dengan letak desa yang tergolong cukup strategis. Desa Pekarungan sendiri memiliki 255 UMKM yang berpeluang tinggi untuk dikembangkan. Namun, dalam proses pengembangan, UMKM Desa Pekarungan menghadapi beberapa masalah, seperti kepemilikan legalitas usaha, akses permodalan, penerapan teknologi dalam pemasaran, serta belum adanya kebijakan dari Pemerintah Desa yang berfokus pada pengembangan UMKM. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan melakukan identifikasi permasalahan yang dihadapi UMKM serta menganalisis menggunakan analisis SWOT, sehingga dihasilkan strategi untuk mengatasi permasalahan. Hasil dari penelitian ini adalah strategi utama dalam pengembangan UMKM Desa Pekarungan menggunakan Strategi WO atau Turn Around.
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENGARUSUTAMAAN GENDER (PUG) DALAM PENANGANAN KEKERASAN DI KABUPATEN TUBAN PROVINSI JAWA TIMUR Nanda Silfi Diyah Ayu Sulistiyowati; Indah Murti; Adi Susiantoro
PRAJA observer: Jurnal Penelitian Administrasi Publik (e- ISSN: 2797-0469) Vol. 6 No. 03 (2026): ADMINISTRASI PUBLIK
Publisher : COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69957/praob.v6i03.2827

Abstract

Kekerasan terhadap perempuan dan anak-anak masih menjadi isu sosial yang memerlukan perhatian mendalam di daerah Tuban. Meskipun sejumlah aturan dan program perlindungan telah diterapkan, aksi kekerasan tetap berlangsung. Salah satu upaya pemerintah adalah Kebijakan tentang Pengarusutamaan Gender (PUG), yang bertujuan untuk mengintegrasikan sudut pandang gender dalam setiap tahap pembangunan guna mencapai kesetaraan gender dan perlindungan yang lebih baik untuk wanita dan anak-anak termasuk dalam penanganan kekerasan. Oleh sebab itu, penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana PUG diterapkan dalam upaya penanganan kekerasan di wilayah Tuban dan faktor-faktor yang mempengaruhi pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif-kualitatif dengan merujuk pada teori implementasi kebijakan yang di kemukakan oleh George C. Edward III, yang mencakup aspek komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data yang terkumpul kemudian di analisis dengan model yang dikembangkan oleh Miles dan Huberman melalui serangkaian langkah, yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil studi menunjukkan bahwa implementasi PUG di Kabupaten Tuban dilaksanakan dengan melalui sosialisasi, koordinasi anatr lembaga, pemanfaatan data terpilah gender, serta dukungan anggaran responsif gender. Faktor pendukung implementasi mencakup adanya peraturan, komitmen dari pemerintah daerah, serta kerjasama antar lembaga, sedangkan tantangan yang dihadapi termasuk kurangnya tenaga manusia, pemahaman masyarakat yang masih minimal tentang kesetaraan gender, dan adanya budaya patriarki yang masih mendominasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pelaksanaan PUG dalam penanganan kekerasan di Kabupaten Tuban telah berjalan cukup baik, namun masih diperlukan peningkatan kapasitas bagi pelaksana dan kesadaran masyarakat.
EVALUASI PROGRAM KAMPUNG ZERO WASTE SEBAGAI UPAYA PENURUNAN TIMBULAN SAMPAH DI KOTA SURABAYA: STUDI: RW 08 KELURAHAN KEDURUS, KECAMATAN KARANG PILANG, KOTA SURABAYA Nadia Rensi Ramadhina; Indah Murti; Adi Susiantoro
PRAJA observer: Jurnal Penelitian Administrasi Publik (e- ISSN: 2797-0469) Vol. 6 No. 03 (2026): ADMINISTRASI PUBLIK
Publisher : COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69957/praob.v6i03.2829

Abstract

Permasalahan sampah masih menjadi tantangan utama di Kota Surabaya yang memiliki tingkat timbulan sampah cukup tinggi. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, Pemerintah Kota Surabaya mengembangkan Program Kampung Zero Waste sebagai upaya pengurangan sampah berbasis masyarakat melalui penerapan prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle). Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan Program Kampung Zero Waste sebagai upaya penurunan timbulan sampah di RW 08 Kelurahan Kedurus, Kecamatan Karang Pilang, Kota Surabaya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan fokus pada enam indikator evaluasi kebijakan menurut William N. Dunn, yaitu efektivitas, efisiensi, kecukupan, pemerataan, responsivitas, dan ketepatan. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan informan dari Dinas Lingkungan Hidup Kota Surabaya, Ketua RW, Kader Surabaya Hebat (KSH), serta masyarakat setempat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program telah memberikan dampak positif. Meskipun demikian, masih terdapat kendala berupa belum meratanya partisipasi masyarakat, keterbatasan sumber daya manusia dalam pengelolaan kegiatan tertentu, serta masih kurangnya pemerataan sarana pendukung pengelolaan sampah. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan partisipasi masyarakat, penguatan pendampingan, serta pemerataan sarana dan prasarana untuk mengoptimalkan keberhasilan program.
PEMBERDAYAAN UMKM UNTUK MENUMBUHKAN DAN MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN USAHA MIKRO DI KABUPATEN TUBAN Vivin Sulistyowati; Adi Susiantoro; Ghulam Maulana Ilman
PRAJA observer: Jurnal Penelitian Administrasi Publik (e- ISSN: 2797-0469) Vol. 5 No. 06 (2025): ADMINISTRASI PUBLIK
Publisher : COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69957/praob.v5i06.2519

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran penting dalam perekonomianIndonesia karena jumlahnya yang besar dan kontribusinya terhadap PDB serta penyerapantenaga kerja. Meski demikian, UMKM masih menghadapi berbagai tantangan sepertiketerbatasan modal, rendahnya literasi keuangan, minimnya legalitas usaha, serta rendahnyakemampuan digital. Pemerintah Kabupaten Tuban telah menjalankan berbagai program sepertipelatihan manajerial, pelatihan digital, serta fasilitas pembiayaan untuk meningkatkankapasitas UMKM, namun efektivitasnya masih dipengaruhi oleh rendahnya akses teknologi,kemampuan inovasi, dan kesiapan pelaku usaha. Penelitian ini menyoroti kondisi UMKM diTuban serta bentuk pemberdayaan yang dilakukan pemerintah, dengan tujuan memberikangambaran mengenai hambatan, peluang, dan kebutuhan pengembangan UMKM agar mamputumbuh dan berdaya saing
PERAN PEMBUATAN KONTEN DIGITAL DALAM MENDUKUNG SOSIALISASI PELAYANAN PUBLIK DI DPMPTSP KOTA SURABAYA CABANG SPP PAKAL Ilhan Putera Damara; Adi Susiantoro
ABDIMAS Vol 6 No 01 (2026): PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69957/abdimass.v6i01.2639

Abstract

Pelayanan publik merupakan wujud nyata tanggung jawab pemerintah dalam memenuhi kebutuhan dan hak masyarakat. Kegiatan magang di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Surabaya Cabang Sentra Pelayanan Publik (SPP) Pakal bertujuan untuk mengimplementasikan teori administrasi publik melalui praktik langsung serta mendukung peningkatan efektivitas sosialisasi pelayanan publik berbasis digital. Metode pelaksanaan meliputi tahap persiapan administrasi, pelaksanaan kegiatan pelayanan publik dan pembuatan konten digital, serta penyusunan laporan magang. Kegiatan ini dilakukan dengan observasi, partisipasi langsung, serta koordinasi bersama pegawai instansi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pembuatan konten digital, seperti poster, infografis, dan video informasi, dapat meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap layanan yang tersedia serta memperluas jangkauan sosialisasi. Selain itu, penerapan teori E-Government dan Komunikasi Lasswell memperkuat analisis terhadap efektivitas penggunaan media digital dalam pelayanan publik. Kegiatan magang ini juga memberikan pengalaman praktis bagi mahasiswa dalam memahami tata kelola administrasi publik berbasis digital dan pentingnya komunikasi dua arah antara pemerintah dan masyarakat.