Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Jurnal Jaffray

Pergulatan Filosofis Tentang Theisme dan Atheisme Tjahyadi, Sindung
Jurnal Jaffray Vol 7, No 1 (2009): Jurnal Jaffray Volume 7 No. 1 April 2009
Publisher : Sekolah Tinggi Theologia Jaffray

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Theisme merupakan salah satu bagian dari kajian Teologi (harafiah: Theos =Tuhan, Logos = ilmu, pemikiran). Theisme sendiri merupakan suatu paham yangmeyakini Tuhan itu ada.Argumen-argumen yang dibangun untuk membuktikanbahwa Tuhan itu ada, merupakan bagian dari upaya yang dilakukan oleh Teologinarural. Teologi natural merupakan sebuah usaha unruk memperoleh kesimpulan kesimpulanyang bermakna tentang eksistensi Tuhan yang didasarkan hanya padapikiran manusia saja. Teologi natural bersandar pada kemampuan-kemamplankognitif manusia seperti: pengalaman, ingatan, instropeksi, penalaran deduktif,penalaran induktif, dan inferensi, unruk mendapatkan eksplanasi yang paling baikini berbeda dengan Teologi pewahyuan (revealed theolog) yang mendasarkanarumentasinya pada pernyataan-pernyataan yang dinyatakan telah difirmankan olehTuhan atau atas dasar kejadian-kejadian yang dianggap sualu ungkapan dari Tuhan
Kajian Kritis Terhadap Praanggapan Metafisis-Epistemologis Kosmologi Stephen Hawking Tjahyadi, Sindung
Jurnal Jaffray Vol 6, No 2 (2008): Jurnal Jaffray Volume 6, No. 2, Oktober 2008
Publisher : Sekolah Tinggi Theologia Jaffray

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25278/jj71.v6i2.102

Abstract

Tulisan ini pada dasarnya merupakan kajian filosofis terhadap suatu "kosmologi ilmiah".Dengan demikian terdapat dua pendekatan yang digunakan,yakni,pertama,hampiran filsafatilmu, terkait dengan aspek-aspek metodologis dari kosmologi ilmiah;dan kedua, hampirankosmologi filsafat, terkait dengan evaluasi kritis atas kosmologi Hawking dalam dimensikosmologi filsafati, terutama berkenaan dengan posisi yang diambinya terhadap unsur hakikipembangun realitas dan peran pengkosmos di dalamnya khususnya terkait dengan konsepruang-wakru, prinsip determinisme, dan hukum kekekalan energi.
Kajian Kritis Terhadap Praanggapan Metafisis-Epistemologis Kosmologi Stephen Hawking Sindung Tjahyadi
Jurnal Jaffray Vol 6, No 2 (2008): Oktober 2008
Publisher : Sekolah Tinggi Theologia Jaffray

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25278/jj71.v6i2.102

Abstract

Tulisan ini pada dasarnya merupakan kajian filosofis terhadap suatu "kosmologi ilmiah".Dengan demikian terdapat dua pendekatan yang digunakan,yakni,pertama,hampiran filsafatilmu, terkait dengan aspek-aspek metodologis dari kosmologi ilmiah;dan kedua, hampirankosmologi filsafat, terkait dengan evaluasi kritis atas kosmologi Hawking dalam dimensikosmologi filsafati, terutama berkenaan dengan posisi yang diambinya terhadap unsur hakikipembangun realitas dan peran pengkosmos di dalamnya khususnya terkait dengan konsepruang-wakru, prinsip determinisme, dan hukum kekekalan energi.
Pergulatan Filosofis Tentang Theisme dan Atheisme Sindung Tjahyadi
Jurnal Jaffray Vol 7, No 1 (2009): April 2009
Publisher : Sekolah Tinggi Theologia Jaffray

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25278/jj71.v7i1.7

Abstract

Theisme merupakan salah satu bagian dari kajian Teologi (harafiah: Theos =Tuhan, Logos = ilmu, pemikiran). Theisme sendiri merupakan suatu paham yangmeyakini Tuhan itu ada.Argumen-argumen yang dibangun untuk membuktikanbahwa Tuhan itu ada, merupakan bagian dari upaya yang dilakukan oleh Teologinarural. Teologi natural merupakan sebuah usaha unruk memperoleh kesimpulan kesimpulanyang bermakna tentang eksistensi Tuhan yang didasarkan hanya padapikiran manusia saja. Teologi natural bersandar pada kemampuan-kemamplankognitif manusia seperti: pengalaman, ingatan, instropeksi, penalaran deduktif,penalaran induktif, dan inferensi, unruk mendapatkan eksplanasi yang paling baikini berbeda dengan Teologi pewahyuan (revealed theolog) yang mendasarkanarumentasinya pada pernyataan-pernyataan yang dinyatakan telah difirmankan olehTuhan atau atas dasar kejadian-kejadian yang dianggap sualu ungkapan dari Tuhan