Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PERANAN PENGGUNAAN FILM PENDEK TERHADAP MOTIVASI BELAJAR DAN HASIL BELAJAR SISWA DALAM MATA PELAJARAN PPKn Citra Dewi Pramesty; Nurhadji Nugraha; Yoga Ardian Feriandi
SEMINAR NASIONAL SOSIAL, SAINS, PENDIDIKAN, HUMANIORA (SENASSDRA) Vol 2, No 1 (2023): Implementasi kurikulum merdeka menuju transformasi pendidikan dalam mempersiapka
Publisher : SEMINAR NASIONAL SOSIAL, SAINS, PENDIDIKAN, HUMANIORA (SENASSDRA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Media pembelajaran merupakan alat bantu yang digunakan untuk menyampaikan informasi dalam proses belajar mengajar agar lebih menarik dan mudah dipahami oleh siswa. Media pembelajaran sangatlah penting untuk digunakan sebagai alat bantu untuk menyampaikan informasi mengenai materi yang akan diajarkan, karena dapat menarik perhatian siswa dalam proses belajar mengajar. Media film yang menarik dan sesuai dengan materi pembelajaran akan membantu menyampaikan informasi dan pesan ketika digunakan dalam proses pembelajaran. Tujuan penelitian adalah untuk menentukan peran  penggunaan film pendek terhadap motivasi belajar dan hasil belajar siswa dalam mata pelajaran PPKn.  Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah dengan menggunakan penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi literatur. Hasil dari penelitian ini menujukkan bahwa perlu adanya penerapan media pembelajaran yang inovatif ddan kreatif supaya siswa tidak mudah merasa bosan.Penggunaan media pembelajaran dapat membantu guru menyampaikan materi pemelajaran dengan baik, mudah dipahami, dan jelas. Misalnya penggunaan media film dalam pembelajaran dapat meningkatkan motivasi yang juga dapat mempengaruhi hasil belajar siswa.
Strategi guru dalam penegakan tata tertib sekolah di MTSN 3 Magetan tahun ajaran 2021/2022 Fitri Ani Nurlatifah; Nurhadji Nugraha; Yuni Harmawati
SEMINAR NASIONAL SOSIAL, SAINS, PENDIDIKAN, HUMANIORA (SENASSDRA) Vol 1 (2022)
Publisher : SEMINAR NASIONAL SOSIAL, SAINS, PENDIDIKAN, HUMANIORA (SENASSDRA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tata tertib atau peraturan sekolah berisi tentag  apa yang harus dan tidak boleh dilakukan oleh siswa selama berada di lingkungan sekolah, untuk menumbuhkan iklim yang mendukung kelancaran, ketertiban, dan lingkungan belajar yang menyenangkan. Walaupun  di setiap sekolah sudah terdapat tata tertib sekolah, akan tetapi masih terdapat siswa yang melakukan pelanggaran tata tertib sekolah. Pelanggaran tata tertib ini menunjukkan pentingnya strategi guru untuk menerapkan peraturan sekolah. Guru memegang peranan penting Untuk menciptakan lingkungan yang sesuai, tertib, dan disiplin. Berikut ini adalah tujuan dari penelitian ini: (1) mendeskripsikan berbagai jenis pelanggaran tata tertib sekolah (2) mengidentifikasi faktor yang menyebabkan anak melanggar peraturan sekolah (3) mendeskripsikan strategi guru dalam menegakkan peraturan. Metode penelitian kualitatif digunakan dalam penelitian ini. Teknik pengumpulan data dengan wawancara, observasi, dokumentasi. Analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penyimpulan data. Berdasarkan temuan peneliti, jenis pelanggaran yang paling banyak dilakukan oleh siswa MTSN 3 Magetan adalah datang terlambat, membolos, berkelahi, tidak mengenakan seragam sekolah secara lengkap, dan tidak menyelesaikan tugas atau pekerjaan rumah. Faktor yang mendorong siswa untuk melanggar peraturan sekolah Di MTSN 3 Magetan  yaitu ada dua;  faktor internal dan faktor eksternal. Strategi guru dalam menegakkan peraturan sekolah adalah dengan mensosialisasikan, penyadaran atau mengingatkan siswa, kemudian melakukan bimbingan dan konseling, serta upaya tambahan yang melibatkan sistem poin dan sanksi, dan keterlibatan dengan orang tua.
ANALISIS KETERAMPILAN SOSIAL SISWA PADA MATA PELAJARAN ILMU PENGETAHUAN ALAM DAN SAINS (IPAS) DI SMK NEGERI 1 MAGETAN Eka Dewi Utama; Sudarmiani; Nurhadji Nugraha
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 9 No. 2 (2024): Volume 09 No. 2 Juni 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v9i2.16238

Abstract

This study aims to determine the social skills and the most dominant dimensions in IPAS subjects at SMK Negeri 1 Magetan. This research is a descriptive type of research that uses qualitative methods. The research subjects were 2 IPAS teachers and 10 students of class XI BDP SMK Negeri 1 Magetan. Data collection techniques using primary data, namely teachers and students, and secondary data, which is obtained from books, literature, articles and various relevant sources. The research instrument used interviews. Data analysis uses inductive analysis in the form of data reduction, data presentation and conclusion drawing. The results of this study indicate that student social skills in IPAS subjects at SMK Negeri 1 Magetan consist of dimensions of relationships with peers, self-management, academic ability, compliance and assertive behavior. The five dimensions can be implemented well by students although there are still shortcomings such as in the dimensions of self-management and compliance, but the majority of students have good social skills in IPAS subjects. The dimension of relationships with peers is the most dominant dimension of students' social skills in IPAS subjects at SMK Negeri 1 Magetan.
ANALISIS DAMPAK PENERAPAN DOPARI SAKATU TERHADAP PEMBELAJARAN IPAS DI SDN 02 MOJOREJO KOTA MADIUN Delly Perwitasari; Sudarmiani; Nurhadji Nugraha
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 9 No. 2 (2024): Volume 09 No. 2 Juni 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v9i2.16241

Abstract

The purpose of this study is to describe and analyze the impact and solutions to the implementation of Dopari Sakatu as a instructional media in IPAS subjects at SDN 02 Mojorejo.Fairy tale-based learning media, such as Dopari Sakatu, has become the focus of research in the context of improving the quality of learning in elementary schools. This study aims to analyze the impact of the application of Dopari Sakatu (Morning Fairy Tale) learning media on the quality of learning of Natural and Social Sciences at SDN 02 Mojorejo.The research used a qualitative approach with case study as the research method. Data were collected through classroom observation, interviews with teachers and students, and document analysis related to the curriculum and learning methods applied. The research subjects included teachers and grade 4 students of SDN 02 Mojorejo.The results showed that the application of Dopari Sakatu (Morning Storytelling) learning media had a significant impact on the quality of IPAS learning. The morning storytelling provides an opportunity to introduce IPAS concepts in an interesting and interactive way, increase students' interest in learning, and strengthen their understanding of the subject matter.Factors supporting the successful application of Dopari Sakatu learning media include teacher creativity in designing fairy tales that are in accordance with the curriculum, good interaction between teachers and students during the learning process, and full support from the school for the use of this method.