Articles
ELEMEN SEGITIGA BERBASIS KRIGING DENGAN TEGANGAN KONTINU PADA TITIK NODAL
Theodore A. Ludong;
Christian Kentaro;
Wong Foek Tjong
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 7, No 1 (2018): FEBRUARI 2018
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (848.535 KB)
Diperkenalkan MEH-K Modifikasi yang menggabungkan metode elemen hingga berbasis Kriging dan elemen Trig3-CNS dengan harapan kelemahan masing-masing metode dapat diatasi. Elemen Trig3-CNS yang digunakan disusun dengan constrained orthonormalised least square (CO-LS) yang diinterpolasi menggunakan metode elemen hingga. Metode elemen hingga menggunakan Kriging shape function. Pada penelitian ini disajikan aplikasi MEH-K Modifikasi dalam penyelesaian masalah plane-stress dan plane-strain pada beberapa benchmark problem. MEH-K Modifikasi dibandingkan dengan MEH-K dan Trig3-CNS untuk mengetahui apakah tujuan tercapai dengan relative error perpindahan dan energi regangan sebagai pembanding. Penerapan MEH-K Modifikasi dilakukan dengan bantuan pemrograman MATLAB. Hasil yang didapatkan menunjukkan bahwa dengan diperhalusnya mesh, MEH-K Modifikasi dapat memberikan hasil yang makin mendekati eksak, menunjukkan sifat konvergen. MEH-K Modifikasi juga dapat memberikan stress contour yang baik. Pada problem balok kantilever dan pelat siku, perlu perlakuan khusus agar MEH-K Modifikasi dapat memberikan hasil yang baik, sehingga masih perlu dilakukan penelitian lebih lanjut
OPTIMASI DESAIN STRUKTUR RANGKA BATANG BERSKALA BESAR DENGAN METODE METAHEURISTIK
Reinard Eka Putra;
Jan Joseph;
Wong Foek Tjong;
Doddy Prayogo
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 7, No 1 (2018): FEBRUARI 2018
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (581.846 KB)
Studi ini menulusuri performa algoritma metaheuristik dalam mengoptimasi struktur rangka batang baja yang berskala besar. Algoritma yang digunakan dalam penelitian ini termasuk particle swarm optimization (PSO), differential evolution (DE), teaching–learning-based optimization (TLBO) dan symbiotic organisms search (SOS). Struktur yang akan dianalisa adalah rangka batang berbentuk kubah dengan 120 batang. Struktur tersebut diberi pembebanan dan batasan-batasan yang sesuai dengan yang diinginkan. Hasil optimasi dibandingkan dengan studi yang telah dilakukan sebelumnya untuk memastikan validitas program yang telah dibuat. Lalu struktur tersebut diberi batasan sesuai dengan peraturan Indonesia, SNI 1729:2015, dan dibandingkan dengan hasil optimasi dari program SAP2000 v18. Tersimpulkan bahwa hasil optimasi algoritma jauh lebih optimal apabila dibandingkan dengan optimasi dengan fitur SAP2000 v18. Hasil eksperimen yang didapat juga menunjukan bahwa SOS adalah algoritma yang paling efisien dan bisa diandalkan dalam mengoptimasi struktur berskala besar. SOS meraih berat struktur minimum dengan standard deviasi terendah dan konvergensi tercepat untuk struktur berbentuk kubah ini.
PEMROGRAMAN DAN APLIKASI ELEMEN – ELEMEN SEGITIGA LINIER DAN KUADRATIK UNTUK MASALAH TORSI SAINT-VENANT
Wirmansyah Chandra Wijaya;
Johan Siandy Putra;
Wong Foek Tjong;
Joko Purnomo
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 7, No 1 (2018): FEBRUARI 2018
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (509.227 KB)
Masalah torsi sering kali ditemui dalam bidang struktur. Solusi eksak permasalahan torsi untuk struktur berpenampang lingkaran mudah didapatkan tidak seperti penampang lain dengan penampang non-cilcular. Permasalahan ini dijawab oleh Saint-Venant dengan mengasumsikan deformasi yang akan terjadi. Dalam penelitian ini metode elemen hingga dengan elemen segitiga linier dan elemen segitiga kuadratik digunakan untuk menyelesaikan permasalahan torsi dari Saint-Venant. Berbagai macam material telah diuji, termasuk di dalamnya material isotropik, ortotropik dan anisotropik yang homogen dan non homogen. Perumusan displacement function digunakan untuk berbagai penampang singly dan multiply connected dengan material isotropik, ortotropik dan anisotropik yang homogen dan non homogen. Sementara perumusan stress function digunakan untuk berbagai penampang singly connected dengan material isotropik yang homogen dan non homogen. Hasil dari penelitian ini yang berupa kekakuan torsi dan nilai tegangan geser
PENGGUNAAN METODE METAHEURISTIK DALAM OPTIMASI TOPOLOGI, BENTUK, DAN UKURAN PENAMPANG DESAIN STRUKTUR RANGKA BATANG
Kelvin Eko Prasetyo;
Kenneth - Harsono;
Doddy - Prayogo;
Wong Foek Tjong
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 9, No 1 (2020): FEBRUARI 2020
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Struktur rangka batang merupakan salah satu tipe struktur yang sering kita dijumpai. Diperlukan desain struktur bangunan yang paling efisien untuk meminimalkan cost dari struktur bangunan. Salah satu cara yang dapat digunakan adalah optimasi struktur. Penelitian sebelumnya banyak meneliti tentang optimasi topologi dan penampang dengan koordinat titik buhul tetap. Sedangkan dengan mengoptimasi topologi, bentuk, dan ukuran penampang secara bersamaan dapat memberikan hasil yang paling efisien. Namun, dengan mengoptimasi ketiga hal tersebut, permasalahan menjadi lebih kompleks dan sukar. Hal ini disebabkan oleh bertambahnya variabel. Metode metaheuristik dapat digunakan untuk menyelesaikan permasalanan rangka batang yang kompleks karena metaheuristik yang memiliki kemampuan untuk menyelesaikan permasalahan yang rumit dan kompleks secara efektif dan efisien.Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimasi topologi, bentuk dan ukuran penampang struktur rangka batang dengan tiga algoritma metaheuristik yaitu, particle swarm optimization (PSO), differential evolution (DE) and symbiotic organisms search (SOS). Setiap algoritma digunakan untuk kasus twenty-five-bar three-dimensional truss structure. Kasus dijalankan dengan batasan menggunakan persyaratan bangunan gedung di Indonesia, SNI 1729:2015. Hasil menunjukkan bahwa SOS memiliki performa yang paling optimum dari semua ketegori mengungguli DE dan PSO.
STUDI METODE ELEMEN HINGGA DENGAN INTERPOLASI GANDA
Handy Prayogo;
Andreas Setiawan;
Wong Foek Tjong
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 8, No 1 (2019): FEBRUARI 2019
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (748.794 KB)
Metode elemen hingga telah mengalami banyak perkembangan dan para peneliti berusaha untuk mengeliminasi kelemahan-kelemahan yang dimiliki. Salah satu pengembangan dari metode elemen hingga adalah dengan melakukan 2 kali interpolasi yaitu interpolasi dengan shape function dari metode elemen hingga standar (FEM standar) dan interpolasi dengan average nodal gradient dan nodal displacement dari metode elemen hingga dengan interpolasi ganda (TFEM) sebagai interpolation conditions untuk menghasilkan shape function yang kontinu. Pada penelitian ini disajikan aplikasi TFEM dalam penyelesaian masalah plane-strain dan axisymmetric pada benchmark problem. Kekonvergenan TFEM akan dibandingkan dengan FEM standar yang dinilai dari energy norm error serta dilakukan pula pengujian terhadap volumetric locking. Penerapan TFEM dilakukan dengan bantuan pemrograman MATLAB. Hasil yang didapatkan menunjukkan bahwa dengan diperhalusnya mesh, TFEM dapat memberikan hasil yang makin mendekati eksak, menunjukkan sifat konvergen lebih daripada FEM standar. Volumetric locking diamati masih terjadi pada semua masalah yang diujikan. TFEM dapat disimpulkan memberikan performa lebih baik dibanding FEM standar.
OPTIMASI DESAIN STRUKTUR PORTAL BAJA MENGGUNAKAN METODE METAHEURISTIK DENGAN MEMPERHITUNGKAN EFEK P-DELTA
Sebastian - -;
William - Hauwing;
Wong Foek Tjong;
Doddy - Prayogo
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 9, No 1 (2020): FEBRUARI 2020
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Banyaknya permintaan akan gedung tinggi menuntut para insinyur untuk mendesain gedung stabil yang perhitungannya tergolong rumit. Optimasi dengan metode metaheuristik dapat menjadi solusi untuk mendapatkan desain yang teroptimal. Adanya interaksi antara gaya aksial ke bawah dengan perpindahan horisontal gedung menyebabkan adanya momen tambahan, yang sering disebut sebagai efek P-Δ. Studi ini bertujuan untuk menunjukkan hasil penggunaan algoritma metaheuristik dalam pengoptimasian berat struktur portal baja dengan mempertimbangkan efek P-Δ. Algoritma metaheuristik yang digunakan dalam penelitian ini adalah particle swarm optimization (PSO) dan symbiotic organisms search (SOS). Terdapat satu struktur yang dianalisa, yaitu struktur Portal 3 Bentang 15 Lantai. Hasil optimasi dari kasus tersebut akan dibandingkan dengan hasil penelitian sebelumnya dengan penambahan second order analysis dan perubahan batasan peraturan AISC. Optimasi struktur Portal 3 Bentang 15 Lantai akan diberi batasan sesuai peraturan AISC 360-10. Penelitian ini menunjukan performa algoritma SOS yang lebih superior dibandingkan PSO dan adanya penambahan berat struktur portal baja yang diakibatkan pengikutsertaan analisa P-Δ.
PENGUJIAN ELEMEN CANGKANG YANG TERDAPAT DALAM PROGRAM KOMERSIAL DENGAN ANALISIS LINIER DAN NONLINIER GEOMETRI
Andrians Juniawan;
Michael Andrian;
Wong Foek Tjong;
Pamuda Pudjisuryadi
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 3, No 2 (2014)
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (83.092 KB)
Penelitian ini bertujuan menguji keakuratan dan konvergensi elemen shell dalam analisa linier dan nonlinier geometri dalam program komersial dengan berbagai benchmark problem linier dan nonlinier geometri yang biasa di pakai oleh para pengembang elemen shell. Benchmark problem tersebut dimodelkan dengan menggunakan elemen shell S4, S4R, S4R5, S8R dan S8R5yang berdasarkan teori cangkang tipis (thin shell theory) dan teori cangkang tebal (thick shell theory).Output yang diukur dalam pengujian ini adalah displacement, tegangan permukaan dan gaya dalam yang terjadi. Hasil penelitian dengan analisa linier secara umum menunjukkan bahwa elemen cangkang S4 dan S8R5 menghasilkan nilai yang mendekati solusi referensi dibandingkan elemen cangkang yang lain. Sedangkan hasil penelitian dengan analisa nonlinier secara umum menunjukkan bahwa semua elemen cangkang menghasilkan nilai yang mendekati solusi referensi, tetapi elemen cangkang S4 dan S4R yang paling mudah mencapai konvergensi. Hal ini merupakan suatu usulan untuk melakukan pengetesan menggunakan program lain dalam penelitian ini, untuk mendapatkan hasil yang lebih akurat mengenai kinerja elemen.
STUDI ELEMEN DISCRETE-KIRCHHOFF MINDLIN TRIANGLE (DKMT) UNTUK ANALISIS STATIK PELAT LENTUR DAN PENGEMBANGAN UNTUK ANALISIS DINAMIK GETARAN BEBAS
Erwin Tirta Winata;
Charles Julius Salim;
Wong Foek Tjong
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 5, No 1 (2016): FEBRUARI 2016
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (489.364 KB)
Pengembangan analisis pelat lentur berbasis teori Reissner-Mindlin dengan menggunakan metode elemen hingga telah berkembang sejak lama. Salah satunya adalah elemen Discrete-Kirchhoff Mindlin Triangle (DKMT) yang dikemukakan oleh Katili (1993). Adapun kesimpulan yang diberikan mengatakan bahwa elemen ini lolos patch test, bebas shear locking, tidak sensitif terhadap distorsi geometri, tidak ada extra zero-energy modes, dan memiliki konvergensi yang baik. Berdasarkan hasil tersebut, maka penelitian kali ini ditujukan untuk melakukan re-evaluasi terhadap performa elemen DKMT dalam analisis statik serta mengembangkannya untuk analisis dinamik getaran bebas. Batasan yang diberikan berupa analisis linear dan material yang bersifat isotropik. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa kesimpulan yang dinyatakan oleh peneliti sebelumnya benar adanya akan tetapi terdapat hasil yang kurang tepat pada permasalahan rhombic plate. Sedangkan untuk analisis dinamik getaran bebas, nilai frekuensi natural dan mode shape sudah cukup akurat namun membutuhkan jumlah mesh yang cukup banyak.
OPTIMASI UKURAN PENAMPANG DAN BENTUK STRUKTUR RANGKA BATANG BERBASIS RELIABILITAS DENGAN METODE METAHEURISTIK DAN LATIN HYPERCUBE SAMPLING
Gretel - Gaby;
Bobby Hartanto Wijaya;
Wong Foek Tjong;
Doddy - Prayogo
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 9, No 1 (2020): FEBRUARI 2020
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Studi mengenai optimasi rangka batang telah banyak dilakukan sebelumnya karena dapat meningkatkan efisiensi dari struktur dan memberikan keuntung maksimum. Salah satu topik yang didiskusikan belakangan ini adalah aspek reliabilitas pada struktur rangka batang dalam optimasi desain. Topik ini menjadi sangat penting terutama dalam optimasi ukuran penampang dan bentuk struktur rangka batang karena dapat meningkatkan angka keamanan dari struktur. Optimasi berbasis reliabilitas ini didefinisikan sebagai pencarian struktur yang optimal dan reliabel. Studi ini bertujuan untuk membandingkan performa dari dua algoritma metaheuristik yaitu particle swarm optimization (PSO) dan symbiotic organisms search (SOS) dalam melakukan optimasi struktur rangka batang dengan mengacu pada peraturan SNI 1729:2015. Penelitian ini akan menggabungkan metode latin hypercube sampling (LHS) dan algoritma metaheuristik. Metode LHS digunakan untuk memodelkan adanya ketidakpastian sedangkan kedua algoritma metaheuristik digunakan untuk menyelesaikan studi kasus 15-bar planar truss dengan menggunakan profil struktur berongga (PSB) bulat. Dari hasil penelitian dapat diketahui bahwa performa algoritma SOS lebih baik jika dibandingkan dengan performa algoritma PSO.
Optimasi Ukuran Penampang Rangka Batang Baja berdasarkan SNI 1729:2015 dengan Metode Metaheuristik Symbiotic Organisms Search
Doddy Prayogo;
Wong Foek Tjong;
Ricky Gunawan;
Stefano Kusuma Ali;
Steven Sugianto
Jurnal Teknik Sipil Vol 25 No 1 (2018)
Publisher : Institut Teknologi Bandung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.5614/jts.2018.25.1.6
AbstrakPenelitian ini menyelidiki metode metaheuristik baru bernama symbiotic organisms search (SOS) dalam mengoptimasi ukuran penampang rangka batang baja. Syarat batasan desain diadopsi dari spesifikasi untuk bangunan gedung baja struktural, SNI 1729:2015, yaitu rasio gaya terhadap kapasitas dan rasio kelangsingan batang. Lima studi kasus optimasi struktur rangka batang digunakan untuk menguji performa dari SOS. Hasil simulasi dengan metode SOS ini kemudian akan dibandingkan terhadap tiga metode metaheuristik lainnya, yaitu particle swarm optimization, differential evolution, dan teaching"“learning-based optimization. Hasil penelitian menunjukkan bahwa algoritma SOS lebih superior dan mempunyai kemampuan konvergensi yang lebih baik dibandingkan dengan metode metaheuristik lainnya dalam menyelesaikan problem optimasi struktur rangka batang.AbstractThis study investigates a new metaheuristic method called symbiotic organisms search (SOS) for sizing optimization of steel truss structures. The design constraints are adopted from SNI 1729:2015 Indonesian code specification for structural steel buildings that includes the constraints on slenderness ratio and force capacity. Five practical case studies of truss design are employed to test the performance of the SOS algorithm. The simulation results of the SOS are compared to other metaheuristic methods, namely, the particle swarm optimization, differential evolution, and teaching learning-based optimization, in terms of accuracy and consistency. The results show the superiority of the SOS as well as excellent convergence behavior over the other metaheuristic algorithms in solving the truss structure optimization problems.