Wong Foek Tjong
Department Of Civil Engineering, Petra Christian University, Jl. Siwalankerto 121-131, Surabaya 60236, INDONESIA

Published : 46 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

IMPLEMENTASI ELEMEN TETRAHEDRON LINEAR DAN KUADRATIK UNTUK ANALISIS TEGANGAN TIGA DIMENSI DENGAN MENGGUNAKAN PROGRAM MATLAB DAN GiD Bryan Linggo Satria; Levin Sergio Tanaya; Wong Foek Tjong
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 5, No 2 (2016): AGUSTUS 2016
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1328.527 KB)

Abstract

Metode elemen hingga (MEH) saat ini telah populer digunakan untuk memecahkan masalah-masalah yang sulit diselesaikan dengan metode analitik. Salah satu permasalahan yang sulit adalah objek tiga dimensi yang dapat ataupun tidak dapat dimodelkan dalam satu ataupun dua dimensi dimana permodelan tiga dimensi yang paling representatif. Dengan demikian dalam studi ini dibuat program untuk menyelesaikan permasalahan permodelan tiga dimensi dengan mengunakan elemen tetrahedron linier dan kuadratik. Analisis statik linier 3D solid diimplementasikan dalam program MATLAB, sedangkan pre-process dan post-process dengan program GiD. Keakuratan dan konvergensi MEH 3D solids ini diuji dengan menyelesaikan berbagai benchmark problems. Hasil-hasil pengujian menunjukkan bahwa MEH 3D solids mampu untuk mencapai hasil diharapkan dengan material isotropik maupun orthotropik. Penggunaan elemen kuadratik mampu mencapai hasil yang diharapkan lebih cepat dari elemen linier, sehingga penggunaan elemen kuadratik lebih efisien. Hasil yang didapat dengan elemen kuadratik cenderung konvergen di atas hasil referensi. Program yang dibuat diharapkan menjadi alternatif dalam analsis permodelan tiga dimensi.
STUDI ELEMEN DISCRETE-KIRCHHOFF MINDLIN QUADRILATERAL (DKMQ) UNTUK ANALISIS STATIK PELAT LENTUR DAN PENGEMBANGAN UNTUK ANALISIS TEKUK PELAT Erwin Erwin; Alexander Richard; Wong Foek Tjong
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 5, No 1 (2016): FEBRUARI 2016
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (884.352 KB)

Abstract

Analisis pelat lentur yang menggunakan metode elemen hingga telah mengalami banyak perkembangan. Salah satunya adalah elemen yang dikembangkan oleh Katili pada tahun 1993, yaitu Discrete-Kirchhoff Mindlin Quadrilateral (DKMQ). Elemen ini diklaim telah memenuhi berbagai kriteria, seperti lolos patch test, tidak terjadi shear locking, tidak ada tambahan zero-energy modes, tidak sensitif terhadap distorsi bentuk, dan konvergensi elemen yang baik. Untuk membuktikan hal-hal tersebut, pada penelitian ini elemen DKMQ akan digunakan sebagai elemen uji coba, dengan batasan berupa analisis linear dan material isotropik. Selain itu, akan dilakukan pengembangan pada elemen DKMQ untuk analisis tekuk pelat. Dengan berbagai percobaan dan pengujian dalam perhitungan statik, hasil dari elemen ini sesuai dengan apa yang telah diklaim sebelumnya. Hanya saja, pada pengujian patch test terhadap constant shear elemen ini mempunyai hasil yang kurang tepat terhadap hasil eksaknya. Sedangkan untuk analisis tekuk, elemen DKMQ menunjukkan konvergensi yang cukup baik, namun gaya kritis yang dihasilkan mengarah pada nilai yang sedikit di bawah hasil referensi.
OPTIMASI DESAIN STRUKTUR PORTAL BAJA DENGAN METODE METAHEURISTIK Giannina Allan Tjiptarahardja; Wong Foek Tjong; Doddy Prayogo
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 7, No 2 (2018): AGUSTUS 2018
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (583.532 KB)

Abstract

Studi ini menelusuri performa algoritma metaheuristik dalam mengoptimasi struktur portal baja. Algoritma yang digunakan dalam penelitian ini termasuk particle swarm optimization (PSO), differential evolution (DE), teaching–learning-based optimization (TLBO) dan symbiotic organisms search (SOS). Struktur yang akan dianalisa berupa portal 1 bentang 8 lantai, 2 bentang 3 lantai dan 3 bentang 15 lantai. Struktur tersebut diberi pembebanan dan batasan-batasan yang sesuai dengan yang diinginkan. Hasil optimasi dibandingkan dengan studi yang telah dilakukan sebelumnya untuk memastikan validitas program yang telah dibuat. Lalu struktur tersebut diberi batasan sesuai dengan peraturan Indonesia, AISC 2001 (LRFD Specification for Structural Steel Buildings). Hasil eksperimen yang didapat menunjukan bahwa SOS adalah algoritma yang paling bisa diandalkan dalam mengoptimasi struktur berskala besar. SOS meraih standard deviasi terendah dan konvergensi tercepat untuk semua struktur yang ditinjau. Namun DE adalah algoritma yang paling efisien dalam meraih berat struktur minimum.
OPTIMASI MULTI-OBJECTIVE DESAIN STUKTUR RANGKA BATANG DENGAN METODE METAHEURISTIK Kurniawan Susanto; Seli Noviodore Ballo; Wong Foek Tjong; Doddy Prayogo
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 7, No 1 (2018): FEBRUARI 2018
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (322.91 KB)

Abstract

Studi ini dilakukan untuk membandingkan kemampuan optimasi dari empat algoritma metaheuristik yaitu Particle Swarm Optimization (PSO), Differential Evolution (DE), Teaching Learning Based Optimization (TLBO) dan Symbiotic Organisms Search (SOS) dalam optimasi multi-objective terhadap berat dan perpindahan maksimum setiap batang. Tujuan penelitian ini adalah mengevaluasi algoritma metaheuristik yang memiliki performa paling baik dalam mendesain struktur rangka batang yang optimum dalam ranah multi-objective. Karena algoritma metaheuristik selalu memilih profil secara acak, maka pengujian untuk setiap algoritma dilakukan sebanyak tiga puluh kali untuk mendapatkan data sampel yang kemudian akan diolah menggunakan analisa statistik berupa rata-rata dan standar deviasi. Data yang telah diolah akan dibandingkan untuk melihat performa dari masing-masing metode yang digunakan. Performa algoritma terbaik akan dilihat dari analisa hypervolume. Hasil penelitian menunjukkan bahwa algoritma SOS memiliki performa terbaik pada ketiga struktur dengan profil yang didapat dari penelitian sebelumnya.
APLIKASI STATISTIK EKSTRIM DAN SIMULASI MONTE CARLO DALAM PENENTUAN BEBAN RENCANA PADA STRUKTUR DENGAN UMUR GUNA TERTENTU Wong Foek Tjong
Civil Engineering Dimension Vol. 3 No. 2 (2001): SEPTEMBER 2001
Publisher : Institute of Research and Community Outreach - Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (120.749 KB) | DOI: 10.9744/ced.3.2.pp. 84-88

Abstract

Abstract in Bahasa Indonesia : Tidak banyak yasawan yang mengetahui bagaimana cara mendapatkan beban rencana dari data yang dimiliki. Makalah ini membahas penggunaan statistik ekstrim dan simulasi Monte Carlo untuk menentukan beban rencana untuk suatu umur guna tertentu. Diberikan pula beberapa contoh penggunaan kedua cara tersebut.
APLIKASI KONSEP BERBASIS PERPINDAHAN PADA PERENCANAAN PILAR BETON BERTULANG UNTUK STRUKTUR JEMBATAN Takim Andriono; Abraham Abraham; L. David A.T.; Wong Foek Tjong
Civil Engineering Dimension Vol. 4 No. 2 (2002): SEPTEMBER 2002
Publisher : Institute of Research and Community Outreach - Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (293.857 KB) | DOI: 10.9744/ced.4.2.pp. 51-59

Abstract

Recently, displacement-based seismic design concept is being developed. According to this concept, structures are designed based on a certain displacement target. This paper presents the application of the displacement-based design concept to reinforced concrete bridge piers of 3, 5, 7, 9 11,and 13 m height. The design results are then analyzed by inelastic time history analysis using Ruaumoko computer program. The results of inelastic time history analysis show that for bridge piers with height 7 m or more, the actual drifts relatively fit the design drifts, while for the 3m and the 5m height piers, the actual drifts are significantly less than the design drifts. Abstract in Bahasa Indonesia : Akhir-akhir ini sedang dikembangkan metode perencanaan seismik struktur dengan konsep berbasis perpindahan. Dengan konsep ini struktur direncanakan berdasarkan target perpindahan yang dikehendaki. Tulisan ini membahas aplikasi konsep berbasis perpindahan pada perencanaan struktur pilar jembatan beton bertulang dengan ketinggian 3, 5, 7, 9, 11, dan 13 m. Hasil perencanaan kemudian dianalisis dengan analisis inelastik riwayat waktu dengan menggunakan program komputer Ruaumoko. Hasil analisis inelastik riwayat waktu menunjukkan bahwa untuk pilar dengan ketinggian 7m atau lebih drift yang terjadi cukup sesuai dengan drift yang direncanakan, sedangkan untuk pilar dengan ketinggian 3m dan 5m drift yang terjadi relatif jauh lebih kecil daripada drift yang direncanakan.
STUDI EFEKTIFITAS PENGGUNAAN TUNED MASS DAMPER PADA STRUKTUR GEDUNG DALAM MEREDUKSI RESPONS DINAMIK AKIBAT BEBAN SEISMIK Wong Foek Tjong; Robby Sumendap; Freddy Gunawan; Takim Andriono
Civil Engineering Dimension Vol. 5 No. 2 (2003): SEPTEMBER 2003
Publisher : Institute of Research and Community Outreach - Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (189.37 KB) | DOI: 10.9744/ced.5.2.pp. 51-62

Abstract

One of the approaches to reduce excessive oscillation on buildings due to dynamic forces is by installing a mechanical device called tuned mass damper (TMD). This paper presents a study on the effectiveness of TMDs installed on the top story of 1, 5, 10, and 15-story buildings excited by earthquake accelerograms of El Centro 1940, Denpasar 1981, and Pacoima 1971. Two-dimensional linear-elastic shear building model with TMD on the top is used in performing dynamic analysis. The effectiveness of the TMD is evaluated by comparing the responses: displacement, inter-story drift, and acceleration, with and without TMD. The results of the study show that the responses are generally damped. However, in some cases the responses could be larger, thus using of TMD for reducing seismic response should be reconsidered. Abstract in Bahasa Indonesia : Untuk mengatasi masalah guncangan yang berlebihan pada struktur gedung akibat beban dinamis, telah dikembangkan konsep kontrol pada struktur dengan menggunakan Tuned Mass Damper (TMD). Tulisan ini menyajikan studi efektifitas TMD yang dipasang pada struktur gedung 1, 5, 10, dan 15 tingkat yang dikenai akselerogram gempa-gempa El Centro 1940, Denpasar 1981, dan Pacoima 1971 (modifikasi). Dalam melakukan analisis dinamis, struktur dimodelkan sebagai bangunan geser elastis linier dua dimensi dengan TMD pada lantai teratas. Efektifitas TMD dievaluasi dengan membandingkan respons perpindahan, simpangan antar tingkat, dan percepatan dari struktur tanpa dan dengan TMD. Massa TMD ditetapkan sebesar 1%, 2%, dan 3% dari massa struktur utamanya. Hasil studi menunjukkan umumnya respons struktur dapat teredam. Meskipun demikian, pada beberapa kasus dapat terjadi respons struktur bertambah besar, sehingga penggunaan TMD untuk mereduksi respons akibat gempa perlu dipertimbangkan lagi
RANCANG BANGUN ALAT UJI PERMEABILITAS BETON Handoko Sugiharto; Allan Surya; Koeshardiono Wibowo; Wong Foek Tjong
Civil Engineering Dimension Vol. 6 No. 2 (2004): SEPTEMBER 2004
Publisher : Institute of Research and Community Outreach - Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (494.111 KB) | DOI: 10.9744/ced.6.2.pp. 94-100

Abstract

The permeability of concrete to water is an important factor that have an effect to durability of concrete structures having direct contact with water, such as port structures, bridges, and basements. In order to identify the permeability nature of concrete, permeability testing is needed. This paper presents a concrete permeability test equipment that was designed and built by the authors. The equipment can be used to conduct permeability tests by flow test as well as by penetration test method. The trial tests of the equipment by flow test method were conducted to 12 concrete speciments with water-cement ratio 0.4 and 0.5 and with wet and dry curing method. The averages of coefficients of permeability obtained differ in the range of 5%-26% from that obtained by using permeability test equipment made by Marui. In addition, the trial tests by penetration method were also conducted to six dry-cured concrete speciments with water-cement ratio 0.4 and 0.5. The averages of coefficients of permeability obtained from the penetration test differs from the flow test 23% and 90% for concrete of water –cement ratio 0.4 and 0.5, respectively. Abstract in Bahasa Indonesia : Permeabilitas beton terhadap air merupakan faktor penting yang mempengaruhi durabilitas struktur beton yang berhubungan langsung dengan air, seperti pelabuhan, jembatan, dan basement. Untuk mengetahui karakteristik permeabilitas beton diperlukan uji permeabilitas. Makalah ini menyajikan suatu alat uji permeabilitas beton terhadap air yang dirancang dan dibuat oleh penulis. Dengan alat ini uji permeabilitas beton dapat dilakukan baik dengan cara aliran maupun cara penetrasi. Ujicoba penggunaan alat ini dilakukan dengan cara uji aliran terhadap 12 sampel beton dengan variasi faktor air semen 0.4 dan 0.5 serta variasi curing kering dan basah. Rata-rata koefisien permeabilitas yang diperoleh berbeda sekitar 5%-26% dari yang didapatkan dengan alat uji permeabilitas buatan Marui. Dilakukan pula ujicoba dengan cara penetrasi terhadap enam sampel beton curing kering dengan variasi faktor air semen 0.4 dan 0.5. Rata-rata koefisien permeabilitas yang dari uji penetrasi berbeda dari yang dihasilkan dengan uji aliran masing-masing 23% dan 90% untuk beton dengan faktor air semen 0.4 dan 0.5.
Study of the Discrete Shear Gap Technique in Timoshenko Beam Elements Foek Tjong Wong; Steven Sugianto
Civil Engineering Dimension Vol. 19 No. 1 (2017): MARCH 2017
Publisher : Institute of Research and Community Outreach - Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (477 KB) | DOI: 10.9744/ced.19.1.54-62

Abstract

A major difficulty in formulating a finite element for shear-deformable beams, plates, and shells is the shear locking phenomenon. A recently proposed general technique to overcome this difficulty is the discrete shear gap (DSG) technique. In this study, the DSG technique was applied to the linear, quadratic, and cubic Timoshenko beam elements. With this technique, the displacement-based shear strain field was replaced with a substitute shear strain field obtained from the derivative of the interpolated shear gap. A series of numerical tests were conducted to assess the elements performance. The results showed that the DSG technique works perfectly to eliminate the shear locking. The resulting deflection, rotation, bending moment, and shear force distributions were very accurate and converged optimally to the corresponding analytical solutions. Thus the beam elements with the DSG technique are better alternatives than those with the classical selective-reduced integration.
Development of the DKMQ Element for Analysis of Composite Laminated Folded Plate Structures Foek Tjong Wong; Kristofer Widjaja
Civil Engineering Dimension Vol. 20 No. 1 (2018): MARCH 2018
Publisher : Institute of Research and Community Outreach - Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (637.666 KB) | DOI: 10.9744/ced.20.1.8-15

Abstract

The discrete-Kirchhoff Mindlin quadrilateral (DKMQ) element has recently been developed for analysis of composite laminated plates. This paper presents further development of the DKMQ for analysis of composite laminated folded plates. In this development, a local coordinate system is set up for each element at its centroid. The DKMQ stiffness matrix is superimposed with that of the standard four-node plane stress quadrilateral element to obtain a 24-by-24 folded plate stiffness matrix in the local coordinate system. To avoid singularity of the stiffness matrix, a small stiffness coefficient is added in the entries corresponding to the drilling degrees of freedom. The local stiffness matrix and force vector are then transformed to the global ones and assembled. The accuracy and convergence of the folded plate element are assessed using a number of numerical examples. The results show that the element is accurate and converge well to the reference solutions.
Co-Authors , Liliana , Liliana Abraham Abraham Adam Sulistio Adam Sulistio Alexander Richard Alexander Richard, Alexander Ali, Stefano Kusuma Allan Surya Andreas Setiawan Andrians Juniawan Andrians Juniawan Bobby Hartanto Wijaya Bryan Linggo Satria Charles Julius Salim Charles Julius Salim, Charles Julius Christian Kentaro Danny Wijaya Danny Wijaya Denalyn Tanist Istianto Doddy - Prayogo Doddy Prayogo Doddy Prayogo Doddy Prayogo Doddy Prayogo Doddy Prayogo Erwin Erwin Erwin Erwin Erwin Tirta Winata Erwin Tirta Winata, Erwin Tirta Ferdiana Soekresno Ferdiana Soekresno Freddy Gunawan Giannina Allan Tjiptarahardja Gretel - Gaby Gunawan, Ricky Handoko Sugiharto Handy Prayogo Herryanto Herryanto Hieronimus Enrico Suryo Jan Joseph Johan Siandy Putra Joko Purnomo Junius Gunawan Kelvin Eko Prasetyo Kenneth - Harsono Kevin Agusta Kevin Tjoanda Kevin Tjoanda Kevin Winata, Kevin Koeshardiono Wibowo Kristofer Widjaja Kurniawan Susanto L. David A.T. Levin Sergio Tanaya Levin Sergio Tanaya Liliana , Liliana , Mellyssa Sutrisno Michael Andrian Michael Andrian Nelvin Tanoyo Pamuda Pudjisuryadi Pamuda Pudjisuryadi Pamuda Pudjisuryadi Pamuda Pudjisuryadi Prayogo, Doddy Prayogo, Doddy Putra J.S. Reinard Eka Putra Ricky Agusta Hartono Ricky Agusta Hartono Ricky Gunawan Robby Sumendap Sebastian - - Sebastian Sebastian Seli Noviodore Ballo Stefani Virgin Stefani Virgin Stefano Kusuma Ali Stevanus Wongso Santoso Steven Sugianto Steven Sugianto Steven Sugianto Sugianto, Steven Takim Andriono Theodore A. Ludong Timothy Adriel Setiabudi Tjiptarahardja, Giannina Allan Tonny Christanto Gosaria Welly Pontjoharyo Welly Pontjoharyo Wijaya W.C. William - Hauwing Wirmansyah Chandra Wijaya Yosua Christabel Yosua Christabel