Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Pelatihan Penggunaan Jadwal Salat Digital di Mahad Dar Al Hikmah Malang Agus Harijono; AM. Mufarrih; Utsman Syah Amrullah; Moh. Nasir Hariyanto; K. Khambali
Panrannuangku Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2021)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengembangan Teknologi dan Rekayasa, Yayasan Ahmar Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35877/panrannuangku523

Abstract

Pemanfaatan teknologi penunjuk waktu dalam bentuk jam digital semakin luas. Hampir semua masjid-masjid besar di perkotaan menggunakan jam digital sebagai penunjuk waktu jadwal salat. Berbeda dengan masjid ataupun musala di pedesaan, sebagian besar masih menggunakan jam analog. Salah satu musala di Pondok Pesantren di Kecamatan Singosari Kabupaten Malang masih secara manual menggunakan pamflet/selebaran jadwal salat dalam melihat jadwal waktu salat lima waktu. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah pelatihan penggunaan dan setting jam digital bagi takmir Musala Mahad Dar Al Hikmah, Desa Pagentan Kecamatan Singosari Kabupaten Malang pada tanggal 13 Juni 2021. Kegiatan ini merupakan salah satu upaya untuk menunjang kegiatan beribadah salat tepat waktu bagi segenap pengurus dan jamaah musala Dar Al Hikmah Singosari. Kegiatan ini melibatkan takmir dan jamaah Musala Dar Al Hikmah Singosari. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini adalah metode Participatory Rural Appraisal (PRA) yaitu kegiatan yang melibatkan masyarakat dalam pelaksanaannya. Tahapan pelaksanaan kegiatan ini adalah suvei lapangan, pembuatan alat, pelatihan penggunaan alat, serta pemasangan alat. Hasil evaluasi kegiatan menunjukkan bahwa perangkat jam digital dapat berfungsi dengan baik, takmir musala mampu mengoperasikan jam digital dan mensetting jam digital dengan baik, serta jamaah Musala Mahad Dar Al Hikmah bisa lebih khusyuk dan tepat waktu dalam melaksanakan ibadah salat.
The Comparison of Performance Polycrystalline and Amorphous Solar Panels under Malang City Weather Conditions Kris Witono; Asrori Asrori; Agus Harijono
Bulletin of Science Education Vol 1 No 2 (2021): Bulletin of Science Education
Publisher : CV. Creative Tugu Pena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1159.928 KB) | DOI: 10.51278/bse.v1i2.107

Abstract

Amorphous Silicon type solar panels, which had a bad reputation in the past, are now considered very reliable, with several significant advantages over Mono Crystalline and Polycrystalline solar panels. Research on the effectiveness of the capture power of Amorphous Silicon compared to Silicon Crystalline solar panels types is still not much done.The purpose of this study was to explain the effect of solar radiation on the capture power of polycrystalline and amorphous solar panels.This research method includes solar panel installation, measurement of solar radiation, measurement of the resulting current and voltage, data analysis, discussion, and conclusions. The independent variables of the study were the resulting current and voltage, and the type of solar panels (Polycrystalline and Amorphous). The dependent variable of this research are actual power and efficiency.The results showed that the greater the solar radiation, the higher the actual power and efficiency produced by the solar panels. Polycrystalline type solar panels are capable of producing higher average actual power and average efficiency, namely 86.83 W and 11.92%, compared to amorphous solar panels, namely 43.88 W and 6.01%. Keywords: Monocrystalline, Polycrystalline, Normalized Power Output Efficiency, Performance Ratio
Analysis of Titanium Grade 2 Surface Roughness on Turning Process Agus Harijono; AM Mufarrih; Nanang Qosim
Jurnal Teknik Mesin Vol 11 No 2 (2021): Jurnal Teknik Mesin Vol.11 No.2 October 2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) - ITP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21063/jtm.2021.v11.i2.101-106

Abstract

Titanium Grade 2 is a type of material that is often used in industry, especially in materials for biomedical implants. Titanium Grade 2 has a good stiffness to weight ratio, is corrosion resistant and has good biocompatibility in the body. However, it has a low thermal conductivity, so it is necessary to choose the right machining parameter to produce a good surface roughness value. This study aims to determine the characteristics of Titanium Grade 2, namely the surface roughness of the results of lathe machining. The research design used the Taguchi L9 method, with 2 factors and 3 levels. The machining parameters used are spindle rotation 500; 700; 900 rpm and feed speed 25; 50; 75mm/min. The response variable studied was surface roughness. The milling process is carried out using a Maximat V13 lathe. Surface roughness was measured using a Mitutoyo surface roughess tester. Data analysis used ANOVA analysis. The results showed that there was an effect of variations in machining parameters on the surface roughness response. The spindle rotation variable has a p-value of 0.039 and the feeding motion variable has a p-value of 0.025. This shows that the two independent variables have a significant effect on the surface roughness response. The lowest surface roughness can be achieved by setting the spindle rotation at 700 rpm and the feed speed at 25 mm/min.
Pelatihan Dan Pembuatan Mesin Pencacah Rumput Konstruksi Kayu Untuk Pengolahan Pakan Ternak Kambing Di Desa Pakis Kecamatan Durenan Imam Mashudi; Muhammad Fakhruddin; Agus Hardjito; Mochamad Muzaki; Elka Faizal; Agus Harijono
Jurnal Pengabdian Polinema Kepada Masyarakat Vol. 9 No. 2 (2022): Jurnal Pengabdian Polinema Kepada Masyarakat
Publisher : UPT Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jppkm.v9i2.174

Abstract

Potensi sumber alam di lingkungan sekitar berupa ketersediaan sumber makanan kambing yang melimpah RT04/RW2, Desa Pakis, Kecamatan Durenan, Kabupaten Trenggalek, telah mulai dimanfaatkan oleh mitra untuk usaha pemeliharaan kambing sebagai upaya dalam meningkatkan kemampuan ekonomi rumah tangga. Dari proses pemeliharaan yang baik dan ketersediaan sumber makanan yang melimpah, sampai dengan sekarang sudah berhasil dibudidayakan 12 ekor kambing yang masuk pada katagori peternakan kambing skala mikro. Usaha ini cukup memberikan kontribusi yang baik untuk meningkatkan kondisi perekonomian keluarga dalam memenuhi kebutuhannya. Dalam perjalanannya, dalam menekuni usaha ini, ditemui kendala utama yang menghambat kemajuan dari usaha ini, yaitu kendala kurang idealnya pencacah rumput yang ada untuk dapat mendukung keberhasilan usaha tsb. Kegiatan yang menyita cukup banyak waktu untuk mencukupi kebutuhan pakan kambing yang disebut tiada hari tanpa ngarit (mencari pakan) menjadi kendala utama. Kondisi ini memberikan kesempatan yang sempit bagi mitra untuk memikirkan merintis dan merealisasikan usaha-usaha baru lainnya atau untuk berpatisipasi dalam kegiatan sosial lainnya. Sebagai solusinya kepada mitra diberikan pelatihan untuk membuat mesin pencacah kecil, sederhana, murah, terbuat dari konstruksi utama kayu yang mampu memenuhi kebutuhan pengolahan pengawetan sebagian pakan ternak kambingnya yang nantinya dapat dipakankan pada waktu yang dapat dijadwalkan. Dengan itu, mitra dapat memiliki waktu luang untuk dapat meiliki peluang yang lebih besar untuk memikirkan dan merealisasikan rintisan usaha laian atau paling tidak mitra memiliki waktu yang lebih leluasa untuk keluarga. Sebagai solusinya kepada mitra diberikan pelatihan untuk merancang dan membuat pencacah rumput yang ideal dengan mengacu kepada konsep desain yang kompak dan hemat daya serta memberikan manfaat pada kemudahan penggunaannya.
Pelatihan Penggunaan Jangka Sorong Siswa Madrasah Aliyah Singosari AM MUFARRIH; Agus Harijono; Nanang Qosim; Gumono Gumono
AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 10 (2022): AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : CV. Multi Kreasi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Science learning is related to experimental and observational activities. Learning media is needed in the preliminary phase to increase students' motivation in studying science learning. The caliper is a physics measuring instrument that is widely used in the classroom. Measuring instrument is an instrument used to compare measurement parameters with a predetermined standard. Things that need to be considered in the use of measuring instruments include specifications, types and functions of measuring instruments. The use of dimensional measuring tools such as a caliper has a function to measure the length, thickness, length, inner diameter, outer diameter and depth of the workpiece. Each measuring instrument has a different accuracy and precision. MA Almaarif Singosari is one of the private schools in Malang Regency. This school has a science laboratory for practicum for its students, but the existing equipment is not sufficient to meet the number of students, so the practical experience of the students is still lacking. One of the tools needed is a caliper measuring tool. The purpose of this PKM activity is to increase students' knowledge about measurement techniques using a caliper in theory and practice directly on the learning media that has been provided. The caliper used in this PKM activity has a precision of 0.1 mm and 0.05 mm. The measurement test object is a cylindrical workpiece with dimensions that represent various types of measurements using a caliper. The stages of this PKM activity include field surveys, making measurement objects, procurement of caliper and training on the use of caliper. The results of this training activity proved to be able to increase students' knowledge and skills in using caliper quickly and accurately. So that it can support students' abilities while working or continuing to study. In addition, the school also received additional facilities in the form of calipers and measurement aids so that they could improve the quality of science learning at MA Almaarif Singosari.
Pemanfaatan Mesin Pengupas Kedelai untuk Meningkatkan Produksi UMKM Tempe AM MUFARRIH; Agus Harijono; Moh. Nasir Hariyanto; pondi
AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 10 (2022): AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : CV. Multi Kreasi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tempe is one of the original foods that are much favored by the people of Indonesia. Malang is famous for having many tempe-making businesses, which are spread both in the city and district of Malang. MSME Sanan Sejahtera is one of the tempe producers located in Malang Regency, precisely in Watugede Village, Singosari District. The process of producing tempeh for SMEs is still done traditionally. Although this business has been running for quite a long time, this effort cannot be separated from various problems faced. The problems faced are the production capacity of tempe which is still very small, the price of soybean raw materials tends to rise, and the marketing of tempe is still not optimal. The purpose of this community service is to help increase the production capacity of tempe and tempe sales turnover. The solution to overcome this problem is to provide a soybean peeler machine to increase production capacity and provide knowledge about marketing through social media to increase sales. The results of this community service activity are proven to be able to increase the production and sales capacity of tempe, so that the welfare of the community can increase. The implementation of this PPM is carried out with the stages of field surveys, tool making, tool installation, and training on the use and maintenance of tools.
PENERAPAN MESIN PENIRIS MINYAK UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS KERIPIK UMKM WONOSARI MALANG AM Mufarrih; Zakki Fuadi Emzain; Nanang Qosim; Ratna Monasari; Agus Harijono; Pipit Wahyu Nugroho
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023): Volume 4 Nomor 4 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i4.18765

Abstract

Makanan ringan dari bahan pisang, umbi, kentang dan tepung senantiasa digemari oleh Masyarakat Indonesia. UMKM Fany merupakan usaha kecil di Kabupaten Malang yang memproduksi keripik. Proses produksi keripik yang dilakukannya memiliki beberapa masalah, salah satunya adalah tingkat minyak yang tinggi pada keripik pisang. Kadar minyak yang tinggi menyebabkan keripik menjadi lembek, berminyak, tidak crunchy, dan kurang tahan lama. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk mengatasi kesulitan yang dihadapi mitra selama proses produksi keripik dengan memanfaatkan teknologi tepat guna, seperti mesin peniris minyak. Metode yang digunakan berupa survey dan wawancara kepada pemilik UMKM Fany yang memproduksi produk keripik, lalu pembuatan alat dan terakhir pelatihan serta serah terima alat. Hasil dari kegiatan pengabdian ini adalah usaha bapak Sodiq telah meningkat kualitas dan kuantitas produk olahan keripik pisangnya. Mitra mampu mengoperasikan mesin peniris minyak serta memahami cara perawatan mesin dengan benar.