Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

Metode Pembelajaran Demonstrasi untuk Meningkatkan Kemampuan Ibu dalam Pengelolaan Makanan Bergizi pada Balita Stunting Zakiyah Yasin; Nelyta Oktavianisya
The Indonesian Journal of Health Science Vol 12, No 2 (2020): The Indonesian Journal of Health Science
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/ijhs.v12i2.4869

Abstract

Latar Belakang: Stunting merupakan salah satu indikator keberhasilan kesejahteraan masyarakat. Dampaknya sangat luas mulai dari ekonomi, kecerdasan dan kualitas, yang berefek pada masa depan anak. Kejadian Stunting pada balita dikarenakan kurang memperhatikan status gizi dan pengelolahannya. Status gizi memiliki pengaruh yang sangat besar dalam mewujudkan sumber daya manusia yang berkualitas di masa yang akan datang. Permasalahan status gizi pada balita masih jadi pekerjaan rumah dan tantanga, setiap daerah juga bersama-sama mengentaskan masalah ini. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis apakah metode pembelajaran demonstrasi dapat meningkatkan kemampuan ibu dalam mengelola makanan bergizi. Metode: Jenis penelitian ini adalah quasy-experiment, pretest- posttest control group design. Rancangan ini berupaya untuk mengungkapkan hubungan sebab-akibat dengan cara melibatkan kelompok kontrol dan kelompok eksperimental. Penelitian dilakukan di UPT Puskesmas Dungkek dengan sampel berjumlah 40 responden. Uji statistik menggunakan independent sample T Test. Hasil:  Nilai signifikan ρ Value = 0,000 dengan α = 0,05. Karena ρ value α maka ada pengaruh metode demontrasi terhadap peningkatan kemampuan ibu dalam pengelolaan makanan bergizi. Simpulan dan Implikasi: Metode pembelajaran demonstrasi dapat meningkatkan kemampuan ibu dalam mengelola makanan yang bergizi untuk balita stunting. Dengan demikian maka intervensi ini dapat diberikan oleh petugas kesehatan sebagai salah satu bentuk penanganan stunting pada balita.
Pemberdayaan Karang Taruna “Sadar Sehat Lansia” di Desa Kebun Agung, Kecamatan Kota Sumenep Sugesti Aliftitah; Nelyta Oktavianisya
JAPI (Jurnal Akses Pengabdian Indonesia) Vol 6, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (505.466 KB) | DOI: 10.33366/japi.v6i2.2497

Abstract

Lanjut usia akan mengalami proses penuaan, pada prosespenurunan fungsi fisik dan psikososial akan mempengaruhi kualitas hidup. Beberapa masalah pada lansia, yaitu gangguan fisik, gangguan kesehatan, kehilangan dalam bidang sosial ekonomi, gangguan sex, dan gangguan adaptasi terhadap kehilangan. Masalah yang timbul pada kehidupan lansia akan mempengaruhi kualitas hidupnya. Permasalahan yang ada di Desa Kebun Agung adalah belum optimalnya kegiatan posyandu lansia yang memfasilatasi lansia untuk memantau kesehatannya. Solusi terhadap masalah itu adalah dilakukannya pemberdayaan Karang Taruna “sadar sehat lansia” di Desa Kebun Agung, Kecamatan Kota Sumenep. Metode pada Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini yaitu sosialisasi untuk meningkatkan pengetahuan remaja Karang Taruna dan masyarakat di Desa Kebun Agung, tahap selanjutnya diberikan pelatihan kepada kader (remaja Karang Taruna) tentang pemeriksaan tekanan darah, BB, TB, dan IMT pada lansia. Kader dibekali Guide Book dan lembar kontrol untuk memudahkan saat proses pemeriksaan fisik pada lansia. Kegiatan PKM dilakukan di Desa Kebun Agung, Kecamatan Kota Sumenep pada bulan Januari-Juli 2021. Hasil kegiatan pemberdayaan Karang Taruna ini berdampak baik yaitu pada saat ini terdapat 60% lansia yang memeriksakan diri pada kader. 
Pendampingan Keluarga Dalam Memberikan Dukungan Terhadap Keberhasilan Pemberian ASI Ekslusif Sri Sumarni; Nelyta Oktavianisya
JAPI (Jurnal Akses Pengabdian Indonesia) Vol 3, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (661.692 KB) | DOI: 10.33366/japi.v3i2.954

Abstract

Pemberian ASI (Air Susu Ibu) merupakan nutrisi yang dibutuhkan untuk pertumbuhan dan perkembangan bayi. Dukungan orang sekitar atau orang terdekat, menjadi penentu keberhasilan menyusui. Apabila dukungan untuk menyusui yang diperoleh ibu optimal maka ibu akan bertahan dalam menyusui. Masalah penelitian adalah rendahnya pemberian ASI Eksklusif di Desa Lebeng Timur Kecamatan Pasongsongan sebesar 4,5% dari target 90%. Solusi permasalahan tersebut adalah dengan pemberian pemahaman tentang dukungan keluarga dalam kesuksesan pemberian ASI Eksklusif. Jenis kegiatan ini berupa sosialisasi dan pendampingan keluarga dalam memberikan dukungan pada keberhasilan pemberian ASI Eksklusif. Tempat atau lokasi kegiatan PKM dilaksanakan di Desa Lebeng Timur Kecamatan Pasongsongan, yang dilaksanakan pada bulan Oktober-Desember 2017, dengan kelompok sasaran PKM adalah lingkungan sekitar Warga. Hasil kegiatan penyuluhan dan pendampingan pada masyarakat berdampak baik khusunya bagi masyarakat atau keluarga dengan ibu menyusui, dimana keluarga dapat mengetahui cara memberi dukungan dalam keberhasilan pemberian ASI Eksklusif.
Pendampingan Lansia Menuju Sehat Dengan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) Nelyta Oktavianisya; Sugesti Aliftitah; Hosnu Inayati
JAPI (Jurnal Akses Pengabdian Indonesia) Vol 7, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (496.636 KB) | DOI: 10.33366/japi.v7i2.3485

Abstract

Usia lanjut adalah masa perkembangan yang  ditandai  dengan  menurunnya  sistem dalam tubuh yaitu  kondisi fisik,  mental dan sosial yang akan mempengaruhu kualitas hidupnya. Program yang dapat meningkatkam kesehatan lansia adalah memberikan aktifitas lansia agar selalu berbahagia, bersosialisasi dan berkarya atau produktif. Masalah yang ada di Desa Kebundadap Timur adalah kegiatan lansia di Desa Kebundadap Timur yang terlalu monoton sehingga mengganggu kesehatan lansia salah satunya dapat menimbulkan stress, dan dampaknya bisa menurunkan kualitas hidup lansia. Di Desa Kebundadap Timur sebanyak 75% lansia mengalami stress sedang, alasan stress disebabkan oleh kegiatan yang monoton sebanyak 80%. Solusi terhadap masalah itu adalah dilakukannya pemberdayaan lansia dalam sehat lansia dengan tanaman obat keluaraga (TOGA). Metode pada PKM ini yaitu sosialisasi untuk meningkatkan pengetahuan lansia dan tahap selanjutnya dilakukan pendampingan dalam menanam TOGA tersebut. Lansia juga diberikan modul untuk membantu mereka mengetahui manfaat TOGA yang mereka tanam. Kegiatan PKM dilakukan di Desa Kebundadap Timur pada bulan Februari-Agustus 2022. Hasil kegiatan pemberdayaan lansia ini berdampak baik yaitu terdapat 90% lansia yang tingkat stresnya ringan karena melakukan kegiatan menanam TOGA.
Pendampingan Keluarga dan Pemberian Dukungan pada Pasien TBC Minum Obat 6 Bulan Sugesti Aliftitah; Nelyta Oktavianisya; Laylatul Hasanah
JAPI (Jurnal Akses Pengabdian Indonesia) Vol 5, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (309.225 KB) | DOI: 10.33366/japi.v5i1.1796

Abstract

Salah satu upaya untuk mengendalikan dan menanggulangi banyaknya penderita TB yaitu dengan pengobatan. Dukungan keluarga akan berdampak pada kepatuhan minum obat pasien tuberkulosis dalam fase intensif. Kecenderungan penderita untuk bosan dan putus berobat saat pengobatan karena sudah memakan waktu yang lama merupakan salah satu faktor ketidakpatuhan itu sendiri. Permasalahan di Desa Errabu Kecamatan Bluto adalah ketidakberhasilan pengobatan TBC sebanyak 70%. Solusi permasalahan tersebut adalah dengan pendampingan keluarga dan pemberian dukungan pada Pasien TBC Minum Obat 6 Bulan. Tujuan kegiatan PKM yaitu pendampingan keluarga untuk memberikan dukungan pada keberhasilan pengobatan TBC. Kegiatan PKM dilaksanakan di Desa Errabu Kecamatan Bluto pada bulan April-Oktober 2019. Kelompok sasaran PKM adalah masyarakat yang mempunyai anggota keluarga menderita TBC. Hasil kegiatan pendampingan pada keluarga berdampak baik yaitu pasien rutin minum obat dan kontrol ke puskesmas terdekat. Kualitas hidup pasien lebih baik dan merasakan adanya dukungan dari keluarga untuk bisa sembuh.
Pemberdayaan Masyarakat dalam Penggunaan Air Bersih dan Air Minum di Desa Cangkreng Kecamatan Lenteng Nelyta Oktavianisya; Sugesti Aliftitah; Laylatul Hasanah
JAPI (Jurnal Akses Pengabdian Indonesia) Vol 5, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (259.078 KB) | DOI: 10.33366/japi.v5i2.2120

Abstract

Program penyehatan lingkungan memiliki tujuan yang sama, yakni untuk menggerakan dan memfasilitasi masyarakat untukmembangun daerahnya menjadi lebih sehat dari segi penyediaan air bersih, air minum dan sanitasi lingkungan. Air merupakan komponen lingkungan yang penting bagi kehidupan. Air rentan tercemar jadi memerlukan pengolahan yang tepat untuk bisa diminum. Jika tidak tepat maka akan berdampak negatif bagi masyarakat sehingga rawan terhadap penyakit menular bawaan air, seperti penyakit kulit, diare, dan lain-lain. Permasalahan di Desa Cangkreng Kecamatan Lenteng adalah perilaku minum air mentah pada masyarakat yaitu sebanyak 90% masyarakat yang minum air mentah. Solusi permasalahan tersebut adalah dengan pemberdayaan masyarakat dalam penggunaan air bersih dan air minum di Desa Cangkreng. Kegiatan PKM ini berupa pemberdayaan masyarakat dengan membentuk kader. Kegiatan PKM dilaksanakan di Desa Cangkreng Kecamatan Lenteng pada bulan Februari-September 2020. Kelompok sasaran PKM adalah masyarakat yang di Desa Cangkreng. Hasil kegiatan pendampingan masyarakat berdampak baik yaitu sebagian masyarakat pemahamananya meningkat dan ada yang perilakunya berubah jadi baik.
Pelatihan Dokter Cilik “Sadar PHBS” di SDN Ellak Laok IV, Kabupaten Sumenep Nelyta Oktavianisya; Sugesti Aliftitah
JAPI (Jurnal Akses Pengabdian Indonesia) Vol 6, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2071.741 KB) | DOI: 10.33366/japi.v6i1.2314

Abstract

Perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) di sekolah merupakan upaya preventif untuk mencegah terjadinya penyakit yang bisa diterapkan di sekolah, sehingga dapat memberikan motivasi kepada siswa dalam menjaga dan meningkatkan kesehtan, mencegah penyakit, dan meminimalisisr perilaku berisiko. Permasalahan yang ada di SDN Ellak Laok IV adalah siswa tidak tahu cara mencuci tangan dengan benar, masih banyak siswa yang jajan sembarangan, tidak aktifnya Unit Kesehatan Siswa (UKS). Solusi dari maslah tersebut adalah diadakannya pelatihan dokter cilik “sadar PHBS” di SDN Ellak Laok IV. Metode PKM ini adalah sosialisasi untuk meningkatkan pengetahuan siswa tentang PHBS, kemudian dilakukan pelatihan siswa dengan membentuk tim sadar PHBS yang dijuluki dokter cilik dengan dibekali buku pintar PHBS. Buku pintar tersebut berisi penerapan PHBS di sekolah dalam bentuk gambar, sehingga bisa dipahami oleh semua siswa. Kegiatan PKM dilaksanakan di SDN Ellak Laok IV Kecamatan Lenteng pada bulan Juli 2019-Januari 2020. Hasil kegiatan pelatihan dokter cilik “sadar PHBS” ini berdampak baik yaitu hampir seluruhnya siswa pemahamananya meningkat dan penerapan PHBS masuk kategori baik.
Sayur Daun Kelor Untuk Meningkatkan Kadar Hemoglobin pada Ibu Hamil dengan Anemia Arisda Candra Satriawati; Siti Sarti; Zakiyah Yasin; Nelyta Oktavianisya; Rohimatus Sholihah
Jurnal Keperawatan Profesional (KEPO) Vol. 2 No. 2 (2021): Volume 2 Nomor 2 November 2021
Publisher : Sarana Ilmu Indonesia (salnesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (382.446 KB) | DOI: 10.36590/kepo.v2i2.170

Abstract

Anemia yang tidak ditatalaksanai pada ibu hamil dapat berdampak pada perkembangan janin. Prevalensi anemia tertinggi di Kabupaten Sumenep ada pada Puskesmas Batang-Batang. Kabupaten Sumenep sangat kaya akan tanaman Kelor (Moringaoleifera) yang sudah terkenal akan manfaatnya dan sangat mudah didapatkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh sayur daun kelor terhadap kadar hemoglobin pada ibu hamil yang mengalami anemia. Penelitian ini adalah jenis penelitian eksperimen dengan desain pre-post tes dalam satu kelompok perlakuan. Responden penelitian didapatkan secara acak dari populasi ibu hamil (n=27). Data dianalisis dengan menggunakan uji Paired T-test. Hasil peneliltian menunjukkan bahwa sebelum perlakuan, hampir seluruhnya ibu mengalami anemia ringan (8-11 g/dl; 93%). Setelah perlakuan, hampir seluruhnya kadar hemoglobin ibu dalam rentang normal (> 11 g/dl; 96%). Sayur bening daun kelor dapat membantu meningkatakan kadar hemoglobin ibu hamil dengan anemia. Perlu penelitian lebih lanjut dengan skala besar tentang pengaruh daun kelor secara independen terhadap kenaikan hemoglobin pada ibu hamil.
Pendampingan Remaja Bebas Narkoba Sugesti Aliftitah; Nelyta Oktavianisya; Laylatul Hasanah
JAPI (Jurnal Akses Pengabdian Indonesia) Vol 8, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/japi.v8i1.3848

Abstract

Penyalahgunaan obat-obatan terlarang oleh remaja,pasa saat ini semakin meningkat. Penyimpangan perilaku remaja ini dapat berdampak negatif pada bangsa ini. Masalah yang ada di Desa Poreh adalah kurangnya pengetahuan remaja tentang bahaya narkoba sebesar 60% dan remaja kurang memiliki kegiatan positif sebesar 80%. Solusi untuk permasalahan tersebut yaitu dengan edukasi kepada remaja tentang bahaya narkoba dan pembentukan kader remaja bebas narkoba sebagai salaha satu bentuk kegiatan positif bagi remaja di Desa Poreh. Metode pada kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dalam upya meningkatkan pengetahuan remaja dengan melakukan sosialisasi, kemudian dibentuk kader remaja dan dilakukan pendampingan kepada kader tersebut. Dalam menjalankan tugasnya sebahai kader, remaja dibekali dengan pengetahuan tentang bahaya narkoba dan media berupa leaflet. Kegiatan ini dilakukan di Desa Poreh Kecamatan Lenteng pada bulan Mei sampai Oktober 2022. Hasil kegiatan ini berdampak baik yaitu terdapat tingkat pengetahuan peserta meningkat menjadi 85% dan 60% peserta bersedia menjadi kader.
PENINGKATAN PENGETAHUAN TENTANG HIPERTENSI DENGAN MEDIA BERBAHASA DAERAH MADURA Aliftitah, Sugesti; Oktavianisya, Nelyta
Medika Alkhairaat : Jurnal Penelitian Kedokteran dan Kesehatan Vol 5 No 3 (2023): December
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Alkhairaat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lansia mengalami penurunan fungsi tubuh yang merupakan akumulasi dari kerusakan tingkat selular dan molekuler yang terjadi dalam waktu yang lama atau yang disebut juga penuaan. Salah satu penyakit yang sering terjadi pada lansia adalah hipertensi. Keragaman kultur budaya di Indonesia dan kebiasaan sehari-hari dari lansia yang sering menggunakan bahasa campur daerah dan Indonesia tentunya akan menjadi salah satu faktor penghambat dimana bahasa, simbol dan lambang-lambang yang dikomunikasikan mengalami proses panjang sebelum memberikan pengaruh balik. Oleh karena itu perlu perancangan media sesuai dengan karakteristik lansia di madura dengan harapan lansia lebih faham mengenai penyakitnya dan mampu mencegah terjadinya komplikasi hingga akhirnya kualitas hidup yang baik pada lansia tercapai. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh edukasi dengan media berbahasa madura terhadap tingkat pengetahuanlansia. Desain penelitian adalah quasy eksperiment. Sampel dalam penelitian ini adalah sebagian lansia yang mengalami hipertensi yaitu sebanyak 60 responden. Simple random sampling merupakan tekhnik pengambilan sampel yang digunakan. Alat yang digunakan untuk mengukur pengetahuan adalah kuesioner. Data diolah dengan Uji Paired Samples T Test. Hasil penelitian didapatkan Rata-rata nilai pengetahuan setelah dilakukan intervensi (post) terdapat peningkatanyaitu 78,13 dengan standar deviasi 5,679. Sedangkan rata-rata nilai pengetahuan pada kelompok kontrol setelah dilakukan intervensi hampir sama dengan sebelum intervensi yaitu 67,63. Hasil analisa data pengetahuan pada kelompok perlakuan dan kelompok kontrol menggunakan uji Independent Sample T Test didapatkan nilai pValue=0,000 maka ada pengaruh edukasi media Bahasa Madura terhadap pengetahuan pada lansia. Diharapkan petugas kesehatan untuk meningkatkan komunikasi dengan menggunakan bahasa madura saat memberikan edukasi kesehatan kepada pasien hipertensi khususnya pasien lansia.