Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH PEMBERIAN INFORMASI TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP CALON PENGANTIN DALAM UPAYA PENCEGAHAN STUNTING DI PUSKESMAS SEI JANG Anjani Nurhasanah; Yunita, Prasida; Roza, Nova
Zona Kebidanan: Program Studi Kebidanan Universitas Batam Vol 16 No 1 (2025): DESEMBER
Publisher : Universitas Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37776/zkeb.v16i1.2069

Abstract

ABSTRACT Stunting remains a major global public health concern that impedes human development. In Indonesia, the 2023 Indonesian Nutritional Status Survey (SSGI) reported a stunting prevalence of 19.6%. Early intervention during the preconception period is essential to ensure effective and sustainable outcomes. Prospective brides, particularly future mothers, play a critical role in stunting prevention by understanding its long-term impacts and adopting a balanced, nutritious diet to support optimal maternal and child health. This study aimed to evaluate the effect of information dissemination on the knowledge and attitudes of prospective brides regarding stunting prevention within the working area of Sei Jang Public Health Center, Tanjungpinang City. A quasi-experimental study design was employed, using a one-group pre-test and post-test approach. A total of 42 prospective brides participated and received health education through structured feedback sheets. A paired t-test was used to assess the impact of the intervention on knowledge and attitudes. The findings revealed a significant increase in both knowledge and attitude scores following the intervention. The mean knowledge score increased from 13.21 (pre-test) to 18.86 (post-test), while the mean attitude score rose from 27.48 to 42.07. Bivariate analysis indicated a statistically significant effect of the stunting education intervention on both variables (p-value = 0.000 < 0.05). Keywords : stunting prevention, health information, prospective brides
EDUKASI PEMANFAATAN MANGROVE SEBAGAI OBAT TRADISIONAL PADA MASYARAKAT PESISIR KOTA BATAM Susanti Susanti; Silvia Mona; Prasida Yunita; Ika Novita Sari; Etty Sri Wahyuni
Jurnal Pengabdian Ilmu Kesehatan Vol. 2 No. 3 (2022): November: Jurnal Pengabdian Ilmu Kesehatan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jpikes.v2i3.817

Abstract

Indonesia merupakan negara yang kaya akan sumber daya alam hayati yang melimpah, salah satunya yaitu mangrove yang banyak digunakan sebagai oabat tradisional yang memiliki potensi besar yang memiliki kandungan bioktifitas yang tinggi yang dapat berperan sebagai antioksidan yang merupakan senyawa yang mempunyai manfaat salah satunya mampu mengatasi penyakit degeneratif seperti diabetes mellitus. Hal tersebut dibuktikan dengan meningkatnya antioksidan seperti enzim katalase yang dapat menanhkal radikal bebas dan menurunkan glukosa darah. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk untuk mengedukasi masyarakat mengenai pemanfaatan tumbuhan mangrove yang ada disekitar pemukiman pesisir sebagai obat kesehatan tradisional yang dapat digunakan masyarakat sebagai pengobatan alternative, sehingga dapat mendayakan tumbuhan sekitar masyarakat khususnya tumbuhan mangrove. Hasil penelitian didapatkan Pemanfaatan tanaman mangrove yang ada di kota Batam sampai saat ini masih belum optimal dengan baik serta belum dikelola dengan baik, dan belum optimalnya sosialisasi dalam memberikan edukasi kepada masyarakat dalam pemanfaatan tanaman mangrove yang berkhasiat dalam pengobatan alternative. Dalam aspek kesehatan wilayah pesisir peranan masyarakat sangatlah penting, dalam meningkatkan pengetahuan pemanfaatan mangrove untuk pengobatan.