Claim Missing Document
Check
Articles

Hubungan Pengetahuan Dan Sikap Ibu Hamil Dengan Kepatuhan Minum Tablet Tambah Darah Silvia Mona; Maharawati Maharawati
Sehat MasadaJurnal Vol 15 No 1 (2021): Sehat Masada Journal
Publisher : stikes dharma husada bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38037/jsm.v15i1.154

Abstract

Anemia turns into a widespread public health problem associated with an increased risk of morbidity and mortality particularly in pregnant women. Based on data from the District of Karimun Health Office in 2018, there was 74.54% expectant mothers got Fe 3 supplements in Karimun recorded in 2017, with mainly 88.52% in Meral and 54.37% in Tebing that was noted to be the lowest number. This research is an analytical survey research with cross sectional study design. The univariate analysis result indicates 69.0% respondents possess poor level of knowledge of the benefit of Fe 3 tablet for pregnant mother, besides, 67.9% of them show negative attitudes and 64.3% have no compliance in taking Fe supplement routinely. Furthermore, bivariate analysis shows a correlation between the knowledge levels of respondents and their agreement in having iron booster tablets with p value of 0.000 (<0.05). On the other hand, it is also confirmed a correlation between the attitudes of respondents and their compliance in consuming iron booster supplements with p value of 0.000 (<0.05). As suggestion, it is hoped all parties, especially the Puskesmas as the public health center, to be able to provide and assist the pregnant mothers about information of the advantages of Fe supplements for both the pregnant mother and the baby.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP REMAJA TENTANG KESEHATAN REPRODUKSI DENGAN PERILAKU SEKSUAL PRANIKAH SISWA Silvia Mona
Jurnal Penelitian Kesmasy Vol 1 No 2 (2019): Jurnal Penelitian Kesmasy
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Institut Kesehatan Deli Husada Delitua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36656/jpksy.v1i2.167

Abstract

This study aims to determine whether there is a relationship between knowledge and attitudes about reproductive health with premarital sexual behavior. The design of this study is an analytical survey with a cross-sectional approach. The population is 470 students and the total sample of this study is 82 students. Time to take in April-May 2018, the research instrument uses a questionnaire. Data analysis used the chi-square statistical test. The results of the study of knowledge were mostly 64 respondents (78.0%) with good knowledge, students who mostly had negative attitudes as much as 48 responses (41.5%), students who had premarital sexual behavior the majority were 66 respondent (80.5%). The conclusion of this study is that there is a relationship between attitudes and behaviors to increase knowledge, attitudes and behaviors about premarital sex.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PRESTASI BELAJAR MAHASISWA Silvia Mona; Prasida Yunita
Menara Ilmu Vol 15, No 2 (2021): VOL. XV NO. 2 JANUARI 2021
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mi.v15i2.2410

Abstract

Prestasi belajar adalah istilah yang menunjukkan suatu derajat keberhasilan seseorang dalam proses belajar. Tinggi rendahnya prestasi yang dapat dicapai seseorang dalam belajar dipengaruhi beberapa faktor dimana faktor tersebut saling berhubngan satu dan lainnya, Rendahnya prestasi belajar yang disebabkan beberapa faktor seperti motivasi,minat, dan lingkungan sosial akan berdampak terhadap nilai IPK yang kurang memuaskan. Karena didunia pekerjaan membutuhkan orang-orang dengan nilai lulusan terbaik untuk mendapatkan keuntungan disebuah perusahaan. Tujuan penelitian untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan prestasi belajar. Jenis penelitian menggunakan survey analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Polulasi penelitian ini seluruh mahasiswa tingkat 1 tediri dari 84 siswa, dengan jumlah sampel 74 responden, menggunakan teknik analisis Chi-Square. Penelitian menggunakan google form. Dari hasil penelitian terdapat 40 responden (81,6%) dengan motivasi tinggi mencapai prestasi belajar yang sangat memuaskan. Hasil uji statistik Chi-Square didapat p-value 0,000 < 0,05, maka ada hubungan antara motivasi dengan prestasi belajar. Dari 45 responden (78,9%) dengan minat yang tinggi mencapai prestasi belajar yang sangat memuaskan Hasil uji statistik Chi-Square didapat p-value 0,000 < 0,05, maka ada hubungan antara minat dengan prestasi belajar. Dari 48 responden (70,6%) dengan lingkungan sosial yang tinggi mencapai prestasi belajar yang sangat memuaskan. Hasil uji statistik Chi-Square didapat p-value 0,001 < 0,05, maka ada hubungan antara lingkungan sosial dengan prestasi belajar. Kesimpulan penelitian ini terdapat hubungan antara motivasi dengan prestasi belajar, hubungan antara minat dengan prestasi belajar, dan hubungan antara lingkungan sosial dengan prestasi belajar mahasiswa kedokteran tingkat I Universitas Batam Tahun 2019. Kata kunci : Motivasi, Minat, Lingkungan Sosial, Prestasi Belajar
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP BIDAN DENGAN PENGGUNAAN APD DI RSUD EMBUNG FATIMAH Friskan Afriani Panjaitan; Silvia Mona
Zona Kedokteran: Program Studi Pendidikan Dokter Universitas Batam Vol 7 No 3 (2017): SEPTEMBER
Publisher : Universitas Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (712.517 KB) | DOI: 10.37776/zked.v7i3.9

Abstract

The use of PPD is regulated as a self-protector as well as an effort to reduce the risks of occupational injury that one might experience at work. Based on the initial study conducted, it is found that 6 midwives followed the PPE procedure, on the other hand, 4 midwives did not. Thus, in this study, the researchers aim to determine the correlation of midwives’ knowledge levels and attitude in the using of the PPE while working, particularly midwives at Embung Fatimah District Hospital in 2017. This study was designed as an analytic survey research with cross sectional approach. As the data instrument, the questionnaires were utilized and distributed to 32 midwives as the respondents through total sampling technique. This study was conducted from May to September 2017. Further, the data gathered from the questionnaires was analyzed using Chi Square statistical test. The result of the study reveals that 32 midwives (71.9%) have good-knowledge level on PPE, beside 78.1% have positive attitude on PPE, and 59.4% obey the PPE regulation. Conversely, this finding notes a correlation of knowledge levels (p = 0.01) and attitude (p = 0.01) to the PPE use. Therefore, it can be concluded that there is a significant correlation between midwives’ knowledge levels and their attitude to the use of the PPE as the self-protection during labor in Embung Fatimah District Hospital in 2017. Furthermore, it is suggested to health and medical personnel to be able to apply Standard Operating Procedures (SOP) including the PPE in their working life.
Edukasi komplementer pemanfaatan jahe upaya mengatasi hiperemesis gravidarum Susanti Susanti; Silvia Mona; Prasida Yunita; Ulpawati Ulpawati; Novi Yulianti
Indonesia Berdaya Vol 4, No 3 (2023)
Publisher : Utan Kayu Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2023524

Abstract

Hiperemesis Gravidarum merupakan Mual serta muntah berat selama masa kehamilan yang sering terjadi pada umur kehamilan trimester pertama. Mabuk saat masa kehamilan dapat terjadi sangat parah sehingga diklasifikasikan sebagai hiperemesis gravidarum. Akan tetapi, hal ini tidak sering terjadi. Gejala yang terjadi ibu merasakan mual hebat hingga merasa seperti ingin pingsan dan merasakan pusing jika saat berdiri. Hyperemesis gravidarum yang dapat menyebabkan keadaan muntah terus menerus yang berdampak pada dehidrasi yang menyebabkan perlunya bedrest atau rawat inap agar dapat memantau keadaan kesehatan ibu dan janin. Meningkatnya hormone HCG sebagai faktor pemicu utama ibu mengalami mual dan muntah. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan berupa penyuluhan diskusi serta tanya jawab yang berisikan materi mengenai penanganan hyperemesis gravidarum serta cara pembuatan air jahe yang aman untuk ibu hamil upaya mengatasi hyperemesis gravidarum pada ibu hamil. Partisipan pada kegiatan pengabdian masyarakat ini yaitu seluruh ibu hamil di daerah posyandu Mawar IX Kota Batam. Masing-masing partisipan diberikan brosur yang berisikan tentang hyperemesis gravidarum serta cara penangannya melalui pemanfaatan jahe. Diharapkan setelah diberikan edukasi, partisipan dapat mengatasi permasalahan mengenai hyperemesis gravidarum secara mandiri. Evaluasi pengabdian ini yaitu meningkatnya pengetahuan ibu hamil mengenai pemanfaatan jahe dalam mengatasi hyperemesis gravidarum. Pengabdian ini merupakan salah satu stimulasi guna meningkatkan derajat kesehatan pada ibu hamil dengan memnfaatkan jahe sebagai bahan terapi komplementer yang mudah didapatkan dan di olah sebagai obat nonfarmakologis.
THE EFFECT OF GINGER ON NAUSEA AND VOMITING IN PREGNANT WOMEN IN THE FIRST TRIMESTER Ulpawati Ulpawati; Silvia Mona; Susanti Susanti
Jurnal Kesehatan Vol. 9 No. 1 (2021): April : Health Journal “Love That Renewed”
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Santo Borromeus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55912/jks.v9i1.148

Abstract

Hyperemesis gravidarum is characterized by extreme nausea and vomiting during the first trimester of pregnancy. It is different from regular morning sickness in that it might cause dehydration and hunger. One of the pretest-posttest groups is used in this study, which employs a quasi-experimental research approach. This study included first-trimester pregnant women who reported nausea and vomiting more than three times per day. With 16 responders, the sampling strategy employed was incidental sampling. The data were analyzed using univariate and bivariate analyses using a dependent t-test. The intervention took the form of a ginger infusion made with 250 mg of red ginger, 500 ml of water, and 50 grams of brown sugar as a sweetener, which was then boiled and sipped warm every morning and evening for 14 days. The ginger drink was provided by the researchers. The respondent consumed the ginger drink in the morning and evening, as indicated. Every two days, calls are placed to determine the frequency of nausea and vomiting. Before treatment, average nausea and vomiting in first-trimester pregnant women were 3.87, with a standard deviation of 0.342. Average nausea and vomiting in first-trimester pregnant women after ginger infusion treatment was 1.19, with a standard deviation of 0.403. Giving boiled ginger water reduces nausea and vomiting in pregnant women in Trimester I with a p-value = 0.000 (p-value = 0.05). Pregnant women can use ginger water decoction, which has been shown to be useful in lowering nausea and vomiting, which are common throughout pregnancy.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Terjadinya Hipertensi pada Ibu Hamil di Puskesmas Batu Aji Kota Batam Silvia Mona
Jurnal Keperawatan Vol 9 No 2 (2019): Jurnal Keperawatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Hang Tuah Tanjungpinang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Metode KB suntik menggunakan medroksiprogesteron (sejenis progestin) yang disuntikkan 1 ATAU 3 bulan sekali ke dalam otot bokong atau lengan atas. Suntikan ini sangat efektif tetapi bisa menggangu siklus mentruasi. Hasil penelitian yang dilakukan terhadap akseptor KB suntik menunjukkan itu faktor yang berhubungan dengan penggunaan KB suntik ganggun mentruasi 51,25% kenaikan berat badan 36,25% dan peningkatan tekanan darah hasil penelitian yang dilakukan terhadap akseptor KB suntik menunjukkan itu faktor yang berhubungan dengan penggunaan KB suntik adalah lanjut ganggun mentruasi 51,25% kenaikan berat badan 36,25% dan Peningkatan tekanan darah 3,75% ( Eiska , 2007). Tujuan penelitian bersifat cross sectional. Tempat penelitian di UPT Puskesmas Baloi Permai. Populasi penelitian ini adalah ibu yang menggunakan KB suntik 3 bulan. Teknik pengambilan sampel purvosif. Jumlah sampel 98 responden. Hasil univariat diperoleh lebih dari setengah responden yang menggunakan KB suntik 3 bulan ( 57,1%) dan lebih dari setengah responden yang tidak meningkat gangguan haid (60,2%) hasil bivariat berada hubungan antara Penggunaan kb suntik 3 bulan dengan gangguan gubuk dengan hasil nilai p chi square 0,000.
PENERAPAN UNIVERSAL PRECAUTION TENTANG UPAYA PENCEGAHAN COVID-19 PADA IBU HAMIL DI BIDAN SURATMI KOTA BATAM Rahmawati; Silvia Mona; T. Marzila Fahnawal
Zona Kebidanan: Program Studi Kebidanan Universitas Batam Vol 12 No 2 (2022): APRIL
Publisher : Universitas Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Universal Precaution is part of occupational safety and health (K3) which is indispensable in health service activities, universal precautions for pregnant women can be applied by washing hands with soap and running water as often as possible for 20-30 seconds or can use hand sanitizer, keeping a distance and avoiding crowds, wearing masks, practicing coughing and sneezing etiquette, maintaining physical fitness and body immunity, in Indonesia, which is one of the countries affected by the Corona Virus Disease-19 (COVID-19) pandemic with an increasing number of fluctuating sufferers. confirmed incidents (new cases). This COVID-19 pandemic situation requires understanding in efforts to prevent COVID-19 infection. This type of research is quantitative with a descriptive design. Data were obtained through a questionnaire to pregnant women as a sample who visited during the study (accidental sampling). From the results of the study, it is known that most of the respondents (55%) are still lacking in efforts to implement universal precautions for the prevention of COVID-19 by pregnant women. Efforts need to be made to increase the understanding of pregnant women to prevent the transmission of COVID-19 in order to suppress the increasing number of cases
EDUKASI PEMANFAATAN MANGROVE SEBAGAI OBAT TRADISIONAL PADA MASYARAKAT PESISIR KOTA BATAM Susanti, Susanti; Silvia Mona; Prasida Yunita; Ika Novita Sari; Etty Sri Wahyuni
Jurnal Pengabdian Ilmu Kesehatan Vol. 2 No. 3 (2022): November: Jurnal Pengabdian Ilmu Kesehatan
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1112.966 KB) | DOI: 10.55606/jpikes.v2i3.817

Abstract

Indonesia merupakan negara yang kaya akan sumber daya alam hayati yang melimpah, salah satunya yaitu mangrove yang banyak digunakan sebagai oabat tradisional yang memiliki potensi besar yang memiliki kandungan bioktifitas yang tinggi yang dapat berperan sebagai antioksidan yang merupakan senyawa yang mempunyai manfaat salah satunya mampu mengatasi penyakit degeneratif seperti diabetes mellitus. Hal tersebut dibuktikan dengan meningkatnya antioksidan seperti enzim katalase yang dapat menanhkal radikal bebas dan menurunkan glukosa darah. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk untuk mengedukasi masyarakat mengenai pemanfaatan tumbuhan mangrove yang ada disekitar pemukiman pesisir sebagai obat kesehatan tradisional yang dapat digunakan masyarakat sebagai pengobatan alternative, sehingga dapat mendayakan tumbuhan sekitar masyarakat khususnya tumbuhan mangrove. Hasil penelitian didapatkan Pemanfaatan tanaman mangrove yang ada di kota Batam sampai saat ini masih belum optimal dengan baik serta belum dikelola dengan baik, dan belum optimalnya sosialisasi dalam memberikan edukasi kepada masyarakat dalam pemanfaatan tanaman mangrove yang berkhasiat dalam pengobatan alternative. Dalam aspek kesehatan wilayah pesisir peranan masyarakat sangatlah penting, dalam meningkatkan pengetahuan pemanfaatan mangrove untuk pengobatan.
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERILAKU IBU HAMIL DALAM PEMERIKSAAN KEHAMILAN Silvia Mona; Susanti Susanti
Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan Vol. 1 No. 1 (2021): Maret: Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1353.936 KB) | DOI: 10.55606/jrik.v1i1.999

Abstract

Kunjungan antenatal care ialah suatu kegiatan yang perlu dilakukan dimana tujuannya sebagai langkah pendeteksian secara dini terkait ada tidaknya komplikasi saat proses kehamilan. Kunjungan ini dapat dilaksanakan sebanyak 4 kali selama proses kehamilan, yang mana dilakukan pemeriksaan kehamilan secara rutin guna menurunkan Angka Kematian Ibu dan Bayi. Tujuan dilaksanakannya penelitian ini ialah guna mengetahui faktor apa saja yang memberikan pengaruh atas perilaku ibu hamil dalam melakukan pemeriksaan kesehatannya. Metode yang diterapkan dalam penelitian ini ialah deskriptif dimana dengan melakukan pendekatan cross sectional dimana dalam melakukan pengukuran variabel hanya dilakukan sekali saja pada suatu waktu. Dalam penelitian ini sebanyak 20 ibu hamil berperan menjadi sampel. Hasil penelitian didapatkan bahwasanya hal yang mempengaruhi perilaku ibu hamil dalam melakukan kesehatan ialah pengetahuan (p=0,001 < 0,005) dan dukungan suami (p=0,008 < 0,005).