Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PENYULUHAN KESEHATAN MENGENAI PENTINGNYA PEMERIKSAAN PAYUDARA SENDIRI (SADARI) DI SMA MUHAMMADIYAH 2 BANDAR LAMPUNG Anggraini Dinnata; Ayu Wulandari; Dita sintamaya; Della Widyaningrum; putri febrianti; Fajriza Ulyanisa
Jurnal Perak Malahayati Vol 2, No 1 (2020): Vol 2, No 1, Mei 2020
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (204.297 KB) | DOI: 10.33024/jpm.v2i1.2694

Abstract

Kanker payudara merupakan kanker penyebab kematian tertinggi nomor 2 setelah kanker leher rahim. Saat ini, kanker payudara sudah mulai menyerang remaja. Namun remaja masih memiliki pengetahuan dan sikap yang rendah mengenai deteksi dini kanker payudara. Tujuan dari penyuluhan ini adalah untuk menganalisis perbedaan pengetahuan dan sikap sebelum dan sesudah penyuluhan kesehatan pada remaja putri di SMA 2 Muhammadiyah Bandar Lampung.  Penyuluhan kesehatan dilakukan dengan metode ceramah dan audiovisual. Penelitian ini bersifat observational dengan desain cross-sectional dan analitik. Populasi penelitian adalah sebesar 30  orang. Besar sampel ditentukan dengan metode simple random sampling dan diperoleh 30 orang. Data didapatkan melalui penilaian pengetahuan dan sikap sebelum dan sesudah penyuluhan kesehatan. Hasil penilaian menunjukkan terdapat peningkatan tingkat pengetahuan dan sikap. Remaja putri dengan tingkat pengetahuan baik meningkat dari 80% menjadi 25  orang (93,75%). Remaja putri dengan Arif Yulinda dan Nurul Fitriyah, Efektivitas Penyuluhan Metode Ceramah. sikap positif terhadap SADARI 26 orang (32,5%) dan meningkat menjadi 27  orang (90%). Hasil uji statistika untuk pengetahuan dan sikap dengan menggunakan Wilcoxon Signed Rank Test menunjukkan bahwa nilai p value (0,000) > α (0,05). Artinya bahwa terdapat perbedaan antara pengetahuan dan sikap sebelum dan sesudah penyuluhan kesehatan. Disarankan kepada remaja putri untuk melakukan SADARI secara rutin dan sekolah melakukan penyuluhan kesehatan siswanya.
Strategi Buah-Buahan Segar Menuju Busuk di Toko Youni Buah Menjadi Nilai Jual Ekonomi yang Tinggi Wahyuni Syahfitri; Putri Febrianti; Nur Aisiyah Mulyati
JIKEM: Jurnal Ilmu Komputer, Ekonomi dan Manajemen Vol 2 No 2 (2022): JIKEM: Jurnal Ilmu Komputer, Ekonomi dan Manajemen
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Buah-buahan merupakan salah satu yang memiliki nilai ekonomi sebagai bahan pangan maupun bahan baku industry karena di dalamnya disimpan berbagai macam produk Metabolisme tumbuhan, vitamin, mineral, alkaloid, protein, lemak. Mengingat sifat Horticultural yang mudah rusak atau busuk maka buah-buahan yang merupakan komoditi sangat memerlukan penangan yang khusus, oleh karena itu pemasaran buah-buahan semakin penting untuk menghasilkan nilai jual ekonomi yang tinggi. Untuk itu seorang pembisnis baik makro maupun mikro harus bisa mempertahankan kualitas buahnya dengan strategi-strategi dalam memasarkan buah segar yang menuju rusak/busuk.
Penerapan Sistem Informasi Manajemen Kepegawaian (SIMPEG) di Kementrian Hukum dan HAM Sumatera Utara Putri Febrianti; Nurlaila Nurlaila
Jurnal Riset Akuntansi Vol. 2 No. 2 (2024): May : Jurnal Riset Akuntansi
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54066/jura-itb.v2i2.1690

Abstract

This research aims to find out and examine the implementation of the Personnel Management Information System (SIMPEG) at the Ministry of Law and Human Rights of North Sumatra to realize E-Government. This research is a descriptive qualitative type with data collection techniques carried out through triangulation which includes interviews, observation and documentation studies, then the data is analyzed using the Miles and Huberman model where the data is reduced, presented and conclusions are drawn. The results of this research are that the application of SIMPEG has been implemented according to its function to develop electronic-based government administration in improving the quality of personnel services optimally, as well as as a medium for making personnel decisions. Efforts made to optimize the implementation of SIMPEG are to carry out routine monitoring of each individual's performance behavior by their direct superior, then there is integrated socialization as a form of support from internal and external sources by maximizing the potential of existing resources.
Tingkat Kesejahteraan Masyarakat Petani Padi di Desa Sukarami Bengkulu Tengah Putri Febrianti; Mirna Yunita; Yanmesli
Jurnal Georafflesia : Artikel Ilmiah Pendidikan Geografi Vol 9 No 1 (2024)
Publisher : Universitas Prof. Dr. Hazairin, S.H

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32663/georaf.v9i1.4628

Abstract

Tingkat Kesejahteraan Masyarkat Petani Padi Desa Sukarami, Putri Febriyanti, Prodi Pendidikan Geografi, universitas Prof Dr. Hazairin, S.H. Kota Bengkulu, pfebrianti54@gamil.com. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tingkat kesejahteraan masyarakat petani padi Desa Sukarami Bengkulu Tengah. Umumnya masyarakat Desa Sukarami bekerja sebagai petani padi. Penelitian ini dilakukan pada tahun 2024. Informan dalam penelitian ini adalah masyarakat petani padi Desa Sukarami Bengkulu Tengah yang terdiri dari 20 kepala keluarga. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Berdasarkan indikator BKKBN menunjukan kesejahteraan rumah tangga petani padi Desa Sukarami Bengkulu Tengah adalah (55%) keluarga sejahtera III, (25%) tergolong ke dalam keluarga sejahtera II, dan hanya (20%) yang masuk ke dalam golongan keluarga sejahtera I. Lalu tidak ditemukan keluarga pra sejahtera dan keluarga sejahtera III plus pada masyrakat petani padi Desa Sukarami Bengkulu Tengah. Dari indikator BKKBN kesejahteraan petani padi Desa Sukarami Bengkulu Tengah tergolong Keluarga Sejahtera III, yaitu keluarga yang dikategorikan mampu memenuhi indikator keluarga sejahtera I dan II (indikator 1-14) dan 5 indikator kebutuhan pengembangan (Developmental Needs).