Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Implementasi Etika Islam Dalam Pemasaran Produk Bank Syariah Abdul Hamid; Muhammad Kamal Zubair
BALANCA : Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam Vol 1 No 1 (2019): Balanca: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Parepare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (774.405 KB) | DOI: 10.35905/balanca.v1i1.1037

Abstract

Tenaga pemasaran merupakan sarana penghubung utama perusahaan dengan konsumen atau merupakan ujung tombak bisnis perusahaan. Bagi dunia perbankan yang merupakan badan usaha yang berorientasi profit, kegiatan pemasaran sudah merupakan suatu kebutuhan utama dan sudah merupakan suatu keharusan untuk dijalankan, oleh karena itu tenaga pemasar produk perbankan dituntut kreatif dan inovatif dalam melakukan kegiatan pemasaran. Kajian ini bertujuan untuk memahami perilaku tenaga pemasar bank syarih melalui penerapan etika bisnis Islam dalam memasarkan produk-produk bank syariah di kota Parepare. Hasil kajian menunjukkan bahwa para tenaga pemasar bank syariah di kota Parepare sepenuhnya telah mengimplementasikan nilai-nilai syariah yang merupakan bagian dari konsep etika bisnis Islam dalam kegiatan pemasarannya. Penerapan etika bisnis Islam pada tenaga pemasar bank syariah dinilai sangat tepat. Bank syariah yang mempunyai kualitas tenaga pemasaran berbasis etika Islam dapat membangun reputasi untuk keberhasilan perkembangan bank syariah di Parepare.
DINAMIKA PRAKTEK TANGGUNGJAWAB SOSIAL BANK SYARIAH (Studi Bank Muamalat Makassar) Muhammad Kamal Zubair; M Ali Rusdi; Ismayanti Ismayanti
BALANCA : Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam Vol 1 No 2 (2019): BALANCA: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Parepare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (888.038 KB) | DOI: 10.35905/balanca.v1i2.1143

Abstract

Artikel ini akan mengkaji bagaimana pelaksanaan tanggungjawab sosial bank Muamalat cabang Makassar dengan melihat fungsi sosial dari bank syariah yang sangat strategis dalam upaya mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Tanggungjawab sosial perusahaan atau dikenal sebagai Corporate Social Responsibility telah menjadi trend baru yang menarik. Pelaksanaan CSR menjadi strategi bisnis bagi bank syariah meningkatkan citra bank syariah. Sebagai tanggungjawab sosial kepada masyarakat, Bank Muamalat cabang Makassar setiap tahun melaksanakan program community development secara berkelanjutan. Pelaksanaan CSR Bank Muamalat Cabang Makassar sudah sangat baik untuk lembaga keuangan syariah khususnya perbankan syariah. Hal ini terbukti dengan adanya kegiatan CSR dan juga dengan berjalannya program-program yang berhubungan dengan sosial kemasyarakatan sehingga dapat mengurangi sedikit beban ekonomi masyarakat dengan memberikan santunan sosial keagamaan, dengan memberi bantuan pembangunan tempat ibadah, lembaga pendidikan sosial, panti asuhan yatim piatu. Dari kacamata nilai-nilai syariah, yaitu hubungan kepada Allah (hablumminallah), hubungan sesama manusia (habluminannas), dan hubungan dengan alam (hablum fil ardh), CSR yang dilaksanakan oleh Bank Muamalat Cabang Makassar memerhatikan ketiga aspek tersebut. Karena dalam setiap pelaksanaan kegiatannya, entitas tersebut selalu berkiblat pada visi dan misi-nya
Analisis Penerapan Jaminan pada Pembiayaan Mudharabah dan Musyarakah di Perbankan Syariah Astriah; Muhammad Kamal Zubair
BANCO: Jurnal Manajemen dan Perbankan Syariah Vol 3 No 2 (2021): Banco: Jurnal Manajemen dan Perbankan Syariah
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Parepare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35905/banco.v3i2.2654

Abstract

Sharia Banking is a financial institution that has sharia principles and applies Islamic law in making decisions. In the form of disbursement of funds that can be accessed by using mudharabah and musyarakah financing, the concept of mudharabah and musyarakah has the principle of trust (trust) but in practice Islamic banks apply guarantees in their financing, this is not in accordance with the initial principle of mudharabah and musyarakah, namely the trust system. The purpose of this study is to determine the difference between mudaraba and musyarakah in Islamic banking and to determine the application of existing guarantees in Islamic banking. This type of research uses a library research approach. The primary data source is the book "Sharia Guarantee Law and Its Implementation in Islamic Banking in Indonesia and the book Reconstruction of Collateral Law in Mudharabah Contracts" as well as other books related to secondary data sources from books, reports, journals, theses, dissertations, and others related . The data collection technique starts from reading references, then classifying them so that they get conclusions from the questions obtained so that they can answer the problem formulation. The data analysis technique used is the comparative method. The results of this study indicate that: (1) the difference between mudharabah and musyarakah lies in terms of understanding, legal basis, implementation in Islamic banking, capital, business management, ratio, business risk, guarantee and dispute resolution. (2) The principles of mudharabah and musharaka are the principles of trust, but in practice Islamic banks do apply guarantees as a condition in the event of default in the future, the guarantee can replace the losses of Islamic banks through auction. Keywords: mudharabah, musyarakah, guarantee, sharia banking
RELIGIOUS MEANING IN SOCIAL PRACTICES: A STUDY OF MUSLIMS TOLERANT ATTITUDES IN SOUTH SULAWESI Djamaluddin M. Idris; Muhammad Kamal Zubair
Indonesian Journal of Islamic Literature and Muslim Society Vol. 4 No. 1 (2019): June 2019
Publisher : IAIN Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22515/islimus.v4i1.1702

Abstract

This study aims to find out the patterns of tolerance of the Muslim community towards other religious communities in South Sulawesi. It also examines opportunities to overcome the barriers to building understanding among religious communities. This study employs a normative theological approach, sociology of religion, and phenomenology as well. This study reveals that the attitude of Muslim society toward other religious communities in South Sulawesi is based on several factors: [a] social integration through economic factors; [b] social integration through a diversity of cultural factors; and [c] social integration through political factors. The tolerant and harmony life among Muslim and non-Muslim communities is reflected in their social interaction due to economic interests and religious beliefs. The implication of this study is to develop social interaction among religious communities based on human and spiritual values