Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : open access driverset

Strategi Pembelajaran Bahasa Inggris Interaktif Berbasis Aktivitas Sehari-hari melalui Program “A Day in My Life” pada Siswa Sekolah Dasar Indri Wirahmi Bay; Sri Widyarti Ali; Rahman Taufiqrianto Dako; Rusni Podungge
Dedikasi Mandiri Nusantara Vol. 2 No. 3 (2026): Dedikasi Mandiri Nusantara - Juni 2026
Publisher : Dedikasi Mandiri Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.21465334

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat "A Day in My Life" dilatarbelakangi oleh masih rendahnya efektivitas pembelajaran bahasa Inggris di sekolah dasar yang cenderung bersifat konvensional dan kurang kontekstual. Hal ini berdampak pada rendahnya keterlibatan dan pemahaman siswa dalam menggunakan bahasa Inggris dalam kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, program ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran bahasa Inggris melalui pendekatan interaktif berbasis aktivitas sehari-hari (daily activities). Metode pelaksanaan meliputi tahap observasi, perancangan, implementasi, dan evaluasi kegiatan. Kegiatan pembelajaran dilakukan dengan menggunakan teknik interaktif seperti role play, Talk Time, serta permainan bahasa yang dikemas melalui konsep gamifikasi untuk melibatkan partisipasi aktif siswa. Hasil kegiatan menunjukkan capaian yang sangat positif, di mana 85% siswa menunjukkan partisipasi aktif, yang berarti telah berhasil memenuhi target indikator keberhasilan (). Selain peningkatan keaktifan, siswa juga menunjukkan peningkatan pemahaman kosakata dalam konteks sederhana, keterampilan pengucapan, serta keterampilan sosial yang lebih kolaboratif. Guru mitra juga memperoleh pengalaman langsung dalam menerapkan metode pembelajaran yang lebih inovatif dan interaktif. Program ini menunjukkan bahwa pembelajaran bahasa Inggris berbasis konteks kehidupan sehari-hari efektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah dasar. Oleh karena itu, pendekatan ini penting untuk diterapkan secara berkelanjutan guna mendukung peningkatan mutu pendidikan dasar.
Peningkatan Efektivitas Pembelajaran Bahasa Inggris Anak Usia Dini Melalui Pendekatan Multisensori Berbasis Permainan Kontekstual Sri Widyarti Ali
Dedikasi Mandiri Nusantara Vol. 2 No. 3 (2026): Dedikasi Mandiri Nusantara - Juni 2026
Publisher : Dedikasi Mandiri Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.21502055

Abstract

Penguasaan kosakata bahasa Inggris pada siswa sekolah dasar merupakan fondasi penting dalam pembelajaran bahasa. Namun, kenyataan di lapangan menunjukkan bahwa tidak semua sekolah menyediakan pembelajaran bahasa Inggris formal, terutama di jenjang awal sekolah dasar. Program pengabdian ini bertujuan untuk mengoptimalkan penguasaan kosakata bahasa Inggris siswa kelas 1 SDIT melalui pendekatan multisensori berbasis permainan edukatif kontekstual. Kegiatan dilaksanakan dalam dua pertemuan intensif dengan mengintegrasikan aspek visual, auditori, dan kinestetik menggunakan media flashcard, lagu, dan permainan kelompok. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada penguasaan kosakata siswa, di mana 85% siswa mampu mengenali dan menyebutkan minimal 8 dari 10 kosakata yang diajarkan. Pendekatan ini terbukti efektif meningkatkan motivasi dan partisipasi aktif siswa, serta memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan dan bermakna..
Touch the Color: Penguatan Kosakata Warna Bahasa Inggris melalui Pembelajaran Berbasis Gerak pada Siswa Kelas Awal Sekolah Dasar Fahria Malabar; Irmawaty Umar; Sri Widyarti Ali
Dedikasi Mandiri Nusantara Vol. 2 No. 3 (2026): Dedikasi Mandiri Nusantara - Juni 2026
Publisher : Dedikasi Mandiri Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.21555958

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan memperkuat kemampuan awal siswa kelas 1 SDIT Qurratu A’yun Kota Gorontalo dalam mengenali kosakata warna bahasa Inggris melalui pembelajaran berbasis gerak. Program dilaksanakan melalui tiga tahap, yaitu observasi awal, pelaksanaan kegiatan, dan evaluasi. Sebanyak 24 siswa mengikuti pembelajaran menggunakan flashcards, kartu warna, benda konkret, lagu, serta aktivitas Touch the Color dan Show Me the Color. Evaluasi dilakukan melalui observasi individual terhadap kemampuan siswa mengenali sedikitnya lima dari delapan kosakata warna, menirukan minimal empat kosakata, merespons sekurang-kurangnya tiga instruksi sederhana, dan berpartisipasi aktif. Hasil observasi menunjukkan bahwa seluruh peserta memenuhi keempat indikator selama kegiatan berlangsung. Hasil ini memperlihatkan bahwa integrasi gerakan, media visual, dan permainan mendukung terciptanya pembelajaran yang konkret, menyenangkan, dan sesuai dengan karakteristik siswa kelas awal. Kegiatan juga menghasilkan media yang dapat digunakan kembali oleh guru untuk memperkenalkan kosakata dasar lainnya.