Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Transformation of Inquiry Learning Utilizing Lake Tondano Environment to Enhance Students' IPAS Learning Outcomes Kalengkongan, Jeane; Umboh, Deane
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 11 No 5.D (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan 
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The persistently low IPAS (Science and Social Studies) learning outcomes among elementary school students necessitate serious attention in educational practices. This study aimed to investigate the effectiveness of an inquiry learning model utilizing the Lake Tondano environment in enhancing the IPAS learning outcomes of fifth-grade elementary school students. Employing a quasi-experimental design with a pretest-posttest non-equivalent control group, the research utilized objective tests and learning activity observation sheets as instruments, both of which had undergone validation. The findings indicate that the inquiry learning model leveraging the Lake Tondano environment significantly improved students' IPAS learning outcomes. Students participating in this learning demonstrated enhanced understanding of ecosystem concepts and critical thinking skills, alongside increased awareness of environmental issues. This learning model proved effective not only in boosting IPAS achievement but also in providing a more profound and immersive learning experience for students.
Penerapan Model Problem Based Learning untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Kelas IV SD Katolik 3 St. Fransiskus Xaverius Woloan Sunggudek, Nelci; Umboh, Deane; Liando, Maxie A. J
Indonesian Research Journal on Education Vol. 6 No. 2 (2026): Irje 2026
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v6i2.4266

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas IV mengenai topik pecahan melalui penerapan model Problem Based Learning di Sekolah Dasar Katolik III St. Fransiskus Xaverius Woloan. Penelitian ini mempergunakan metodologi Classroom Action Research (CAR), yang dijalankan di dua siklus berbeda. Tiap siklus tersusun atas empat fase kegiatan berurutan, yakni tahapan perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, serta refleksi. Peserta penelitian ialah 18 siswa, dengan 7 perempuan serta 11 laki-laki. Data didapat dengan dengan mempergunakan instrumen penilaian serta observasi. Analisis data dijalankan melalui penerapan metrik Normalized Gain (N-Gain) untuk memastikan peningkatan kinerja akademik siswa. Pada siklus pertama, persentase keterlibatan pembelajaran mencapai 61.11%, dengan nilai N-Gain 0,40, mengkategorikannya dalam kisaran sedang. Mengikuti peningkatan yang diamati pada siklus kedua, persentase keterlibatan pembelajaran naik menjadi 88,88%, disertai dengan skor N-Gain 0,77, yang berada dalam kisaran tinggi. Hasil itu membuktikan jika implementasi model PBL secara signifikan berkontribusi pada kemajuan hasil pembelajaran matematika siswa mengenai konsep pecahan.
Pemanfaatan Media Pembelajaran Matematika Berbasis Game Edukasi WordWall Untuk Meningkatkan Minat Belajar Siswa Kelas III Di SD GMIM 1 Tomohon Rina Mardiana. P; Deitje A. Katuuk; Deane Umboh
Indo Green Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i2.184

Abstract

Pembelajaran matematika ditingkat sekolah dasar sering kali dianggap sebagai sesuatu yang membosankan dan monoton, sehingga menurunkan minat belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan minat belajar matematika siswa kelas III SD GMIM 1 Tomohon melalui media Wordwall berbasis game edukasi yang sesuai dengan karakter anak usia sekolah dasar. Menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan subjek 21 siswa kelas III. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang signifikan pada siklus II dibandingkan siklus I, yaitu indikator perasaan senang dari 59,52% menjadi 88,90%; minat dari 58,33% menjadi 84,52%; perhatian dari 58,33% menjadi 86,90%; serta keterlibatan dari 58,33% menjadi 80,95%. Kesimpulannya, pemanfaatan media game edukasi Wordwall efektif meningkatkan minat belajar matematika siswa kelas III di SD GMIM 1 Tomohon.
Pemanfaatan Media Pembelajaran Matematika Berbasis Game Edukasi WordWall Untuk Meningkatkan Minat Belajar Siswa Kelas III Di SD GMIM 1 Tomohon Rina Mardiana. P; Deitje A. Katuuk; Deane Umboh
Indo Green Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i2.184

Abstract

Pembelajaran matematika ditingkat sekolah dasar sering kali dianggap sebagai sesuatu yang membosankan dan monoton, sehingga menurunkan minat belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan minat belajar matematika siswa kelas III SD GMIM 1 Tomohon melalui media Wordwall berbasis game edukasi yang sesuai dengan karakter anak usia sekolah dasar. Menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan subjek 21 siswa kelas III. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang signifikan pada siklus II dibandingkan siklus I, yaitu indikator perasaan senang dari 59,52% menjadi 88,90%; minat dari 58,33% menjadi 84,52%; perhatian dari 58,33% menjadi 86,90%; serta keterlibatan dari 58,33% menjadi 80,95%. Kesimpulannya, pemanfaatan media game edukasi Wordwall efektif meningkatkan minat belajar matematika siswa kelas III di SD GMIM 1 Tomohon.
Ecosystem-based IPAS modules: traces of innovation by pre-service elementary school teachers in 21st-century learning Jeane Kalengkongan; Deane Umboh
Primary: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 15 No. 3 (2026): June
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33578/jpfkip.v15i3.711-728

Abstract

This study examines how pre-service elementary teachers develop pedagogical competence through a project-based learning experience involving the design of ecosystem-based IPAS (integrated science and social studies) modules. The study aims to explore (1) the instructional design process, (2) the characteristics and quality of the modules produced, and (3) participants' perceptions of their pedagogical competence development. A qualitative case study design was employed involving 30 pre-service teachers enrolled in a primary teacher education program. Data were collected through classroom observations, document analysis of instructional modules, and semi-structured interviews, and were analyzed thematically. Module quality was further examined using expert validation criteria. The findings indicate that pre-service teachers demonstrated emerging pedagogical competence, particularly in aligning content with learning objectives and adapting instructional materials to students' characteristics. The modules produced demonstrate satisfactory content and instructional quality, while technical components, such as organization and visual presentation, were less consistent. Interview data suggest that the project supported reflective engagement with teaching practices, although participants reported challenges in simplifying scientific concepts and using digital tools effectively. This study contributes to the literature by providing an empirical account of how project-based learning supports the development of pedagogical competence in integrated science instruction. It highlights the importance of combining authentic design tasks with structured pedagogical and technical support in teacher education programs.
Beyond the surface: a narrative inquiry into the transformation of prospective teachers' pedagogical content knowledge for early numeracy Deane Umboh; Jeane Kalengkongan
Primary: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 15 No. 3 (2026): June
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33578/jpfkip.v15i3.641-652

Abstract

This study explores how prospective teachers' Pedagogical Content Knowledge (PCK) for early numeracy is articulated and reconstructed across different stages of teacher education. While prior research has examined PCK development, limited attention has been given to how prospective teachers at varying stages conceptualize and integrate numeracy knowledge within practice. Addressing this gap, the study aims to compare narrative representations of PCK among prospective teachers at early, intermediate, and final stages of their preparation. Adopting a qualitative narrative inquiry approach, data were collected from six participants through in-depth interviews and classroom observations within a single semester. Rather than tracking the same individuals over time, the study contrasts developmental perspectives across stages. Data were analyzed using thematic-narrative analysis to identify patterns in how PCK is understood and enacted.The findings reveal three interconnected trajectories: (1) From Abstraction to Awareness, reflecting a shift from procedural to more conceptual understandings of numeracy; (2) Awakening the Need for Concreteness, indicating increasing recognition of the role of representations and manipulatives; and (3) Pedagogical Integration in Action, illustrating emerging alignment between content knowledge and instructional strategies. These trajectories are synthesized into a meta-narrative that highlights the role of reflection, field experiences, and dialogic engagement in shaping PCK. The study contributes to the literature by offering a stage-based narrative perspective on PCK in early numeracy, providing insights for structuring teacher education programs. However, findings are limited to a small sample within a specific institutional context and should be interpreted accordingly. Implications highlight the importance of integrating reflective practice and field-based experiences to support prospective teachers' pedagogical development.
Penerapan Model Project Based Learning untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas III SD Gmim VI Tomohon Hanna Frelian Tompunu; Deane Umboh; Deysti T. Tarusu
Indo Green Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i2.523

Abstract

Kajian ini bertujuan memaparkan sekaligus menguji dampak penerapan PjBL terhadap peningkatan hasil belajar matematika pada pokok bahasan operasi hitung campuran penjumlahan dan pengurangan bagi siswa kelas III SD GMIM VI Tomohon. Rancangan penelitian menggunakan PTK yang berjalan dalam dua siklus, di mana setiap siklus mencakup perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Pengumpulan data mengandalkan teknik observasi dan tes, sedangkan analisis data menggunakan rumus ketuntasan klasikal untuk menilai capaian belajar siswa secara menyeluruh dan rumus persentase untuk mengukur keberhasilan aktivitas guru serta siswa. Pada siklus I, ketuntasan klasikal tercatat sebesar 60%, lalu meningkat tajam menjadi 92% pada siklus II. Dari temuan ini, PjBL terbukti memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan hasil belajar matematika siswa kelas III di sekolah tersebut.
Penerapan Model Project Based Learning untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas III SD Gmim VI Tomohon Hanna Frelian Tompunu; Deane Umboh; Deysti T. Tarusu
Indo Green Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i2.523

Abstract

Kajian ini bertujuan memaparkan sekaligus menguji dampak penerapan PjBL terhadap peningkatan hasil belajar matematika pada pokok bahasan operasi hitung campuran penjumlahan dan pengurangan bagi siswa kelas III SD GMIM VI Tomohon. Rancangan penelitian menggunakan PTK yang berjalan dalam dua siklus, di mana setiap siklus mencakup perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Pengumpulan data mengandalkan teknik observasi dan tes, sedangkan analisis data menggunakan rumus ketuntasan klasikal untuk menilai capaian belajar siswa secara menyeluruh dan rumus persentase untuk mengukur keberhasilan aktivitas guru serta siswa. Pada siklus I, ketuntasan klasikal tercatat sebesar 60%, lalu meningkat tajam menjadi 92% pada siklus II. Dari temuan ini, PjBL terbukti memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan hasil belajar matematika siswa kelas III di sekolah tersebut.
Dampak Pola Didikan Orang Tua terhadap Keberhasilan Belajar Anak pada Siswa SD Inpres Telap Clara Cindy Soputan; Deane Umboh
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 5 No. 3: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v5i3.15836

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak pola didikan orang tua terhadap keberhasilan belajar anak pada siswa SD Inpres Telap. Pola didikan orang tua meliputi otoriter, demokratis, dan permisif memiliki pengaruh yang berbeda terhadap motivasi, disiplin, dan prestasi belajar siswa. Studi ini juga mengidentifikasi adanya gap penelitian, yaitu minimnya kajian lokal yang menyoroti hubungan antara pola pengasuhan dan pencapaian akademik di lingkungan sekolah pedesaan seperti SD Inpres Telap, serta kurangnya pemahaman mendalam mengenai persepsi guru terhadap dampak pola asuh. Hasil analisis menunjukkan bahwa pola didikan demokratis memberikan pengaruh paling positif dalam meningkatkan motivasi, kepercayaan diri, dan keberhasilan belajar anak. Sebaliknya, pola otoriter dan permisif berpotensi menimbulkan hambatan pada perkembangan akademik siswa. Penelitian ini menegaskan pentingnya kolaborasi antara orang tua dan sekolah untuk membangun lingkungan belajar yang optimal, serta membuka peluang bagi penelitian lanjutan yang lebih mendalam.
Penggunaan Media Pembelajaran Interaktif untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Afriani Putri Timbowo; Widdy H. F. Rorimpandey; Deane Umboh
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 5 No. 3: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v5i3.15838

Abstract

Pendidikan merupakan salah satu pilar penting dalam membangun kualitas sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing. Pada penelitian ini terdapat faktor yang menyebabkan haisl belajar siswa rendah yaitu Metode pengajaran yang monoton dan didominasi dengan pendekatan konvensional, dan kurangnya penggunaan media pembelajaran yang interaktif dan menarik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan motede studi literatur dengan analisis deskriptif. Berdasarkan hasil kajian literatur dari 5 artikel diatas terkait Penggunaan Media Pembelajaran Interaktif Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia menjelaskan bahwa penggunaan media pembelajaran interaktif membuat pembelajaran efektif dan efisiesn, sehingga hasil belajar siswa dapat meningkat. Penggunaan media pembelajaran interaktif juga berguna untuk siswa dalma menyelesaikan masalah di dalam kehidupan nyata secaara kritis.