Suyanto Suyanto
(Fakultas Ekonomi, Universitas Widya Gama Mahakam) Jl. KH. Wahid Hasyim, Sempaja, Samarinda, Kalimantan Timur, Indonesia

Published : 22 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA RAMAH LINGKUNGAN DALAM KONTEKS KEBERLANJUTAN ORGANISASI: TINJAUAN LITERATURE Dian Irma Aprianti; Suyanto Suyanto; Eko Ravi Pratama; Fadhlurrahman Asmarullah
Jurnal GeoEkonomi Vol. 15 No. 1.2024 (2024): EDISI KHUSUS SEMNAS FEB-UNIBA 2024
Publisher : Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/geoekonomi.v15i1.2024.443

Abstract

Manajemen Sumber Daya Manusia Ramah Lingkungan diakui sebagai cabang penting dari Manajemen Sumber Daya Manusia dan memiliki potensi besar untuk mendukung kelestarian lingkungan yang merupakan suatu keharusan untuk mempertahankan masyarakat, masyarakat, dan organisasi. Hal ini bertujuan untuk menyajikan pengenalan singkat mengenai Manajemen Sumber Daya Manusia Ramah Lingkungan dan mengidentifikasi konsep-konsep terkait, untuk mengeksplorasi dan menentukan studi-studi utama mengenai Manajemen Sumber Daya Manusia Ramah Lingkungan, untuk menyajikan kesenjangan penulisan artikel tertentu dalam Manajemen Sumber Daya Manusia Ramah Lingkungan, dan untuk mendiskusikan implikasi di masa depan. Sebuah tinjauan literatur menyeluruh telah dilakukan. Hasilnya menunjukkan beberapa kelemahan dalam penulisan artikel tentang Manajemen Sumber Daya Manusia Ramah Lingkungan. Aspek yang diteliti secara empiris pada dasarnya mengenai fungsi Manajemen Sumber Daya Manusia Ramah Lingkungan manisfestasi Manajemen Sumber Daya Manusia Ramah Lingkungan di berbagai industri di berbagai negara, serta pengaruh dan dampak Manajemen Sumber Daya Manusia Ramah Lingkungan terhadap kinerja lingkungan organisasi, kinerja organisasi atau perusahaan, dan keberlanjutan Perusahaan
PENGARUH PERILAKU KARYAWAN BAGIAN DARI ORGANISASI, KELELAHAN, DAN KETERIKATAN KARYAWAN TERHADAP PRODUKTIVITAS KARYAWAN PT. THIESS CONTRACTORS INDONESIA MELAK MINE PROJECT Suyanto Suyanto; Eko Ravi Pratama Ravi; Bella Cindy Josea
Jurnal GeoEkonomi Vol. 15 No. 1.2024 (2024): EDISI KHUSUS SEMNAS FEB-UNIBA 2024
Publisher : Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/geoekonomi.v15i1.2024.482

Abstract

This research aims to determine the influence of employee behavior as part of the organization, fatigue and employee engagement on employee productivity at PT. Thiess Contractors Indonesia Melak Mine Project simultaneously and partially. The research method used in this research is quantitative with a descriptive approach to the entire research object. The total sample size was 70 employees out of 1387 which was adapted by Yount's (1999) theory with a percentage of 5%. The data analysis techniques in this research are Instrument Test, Classical Assumption Test, Multiple Linear Regression, and Hypothesis Testing with the help of IBM SPSS 25 software. The research results show that employee behavior as part of the organization, fatigue and employee engagement have a significant simultaneous effect on employee productivity (p value=0.000). The variables employee behavior as part of the organization (p value=0.014) and employee engagement (p value=0.000) partially have a significant effect on employee productivity. Meanwhile, the Fatigue variable has no significant effect on employee productivity (p value=0.793).Assumption Test, Multiple Linear Regression, and Hypothesis Testing with the help of IBM SPSS 25 software. The research results show that employee behavior as part of the organization, fatigue and employee engagement have a significant simultaneous effect on employee productivity (p value=0.000). The variables employee behavior as part of the organization (p value=0.014) and employee engagement (p value=0.000) partially have a significant effect on employee productivity. Meanwhile, the Fatigue variable has no significant effect on employee productivity (p value=0.793). 
The Effect of Green Human Resource Management on Green Innovation: The Mediating Role of Green Organizational Commitment in MSMEs in Samarinda City Suyanto Suyanto; Dian Irma Aprianti; Eko Ravi Pratama; Lailatul Maghfiroh
Khazanah Sosial Vol. 7 No. 4 (2025): Khazanah Sosial
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/ks.v7i4.46672

Abstract

This study examines the influence of Green Human Resource Management (GHRM)—comprising green recruitment, green training, and green knowledge sharing—on green innovation in Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in Samarinda, with green organizational commitment (GOC) as a mediating variable. This topic is particularly important since MSMEs, although vital in developing economies, often overlook ecological aspects. The research adopts a quantitative descriptive design with a sample of 100 food and beverage MSME owners in Samarinda, drawn from a population of 16,825 using Slovin’s formula. Data were analyzed using Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) with WarpPLS 7.0. The results show that all three dimensions of GHRM significantly affect green innovation, with green knowledge sharing exerting the strongest impact, followed by green recruitment, while green training has a positive but weaker effect. Furthermore, GOC significantly mediates these relationships, with the strongest indirect effect found in the path from green knowledge sharing to green innovation. The overall model demonstrates strong feasibility and explanatory power (R² = 0.941 for green innovation). These findings indicate that HR practices aimed at environmental sustainability are most effective when supported by organizational commitment. Policy-wise, this research underscores the importance of embedding environmental awareness into recruitment, training, and knowledge-sharing processes at the MSME level. Practically, MSMEs are encouraged to institutionalize green values as part of their organizational culture to strengthen innovation and competitiveness. This study contributes originality by modeling how internal GHRM mechanisms influence innovation through organizational commitment, thereby extending previous theories and offering context-specific insights for MSMEs in Indonesia.
STRATEGI PERSAINGAN BISNIS RITEL TRADISIONAL DAN RITEL MODERN DI SAMARINDA UTARA Suyanto Suyanto; Mardiono Mardiono
Jurnal Ekonomika: Manajemen, Akuntansi, dan Perbankan Syari'ah Vol. 5 No. 2 (2017): March
Publisher : Economic Faculty, University of Widya Gama Mahakam Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/je.v5i2.31

Abstract

Pertumbuhan ritel modern jenis minimarket di Kecamatan Samarinda Utara cukup pesat, dan dimungkinkan semakin lama akan semakin memberikan dampak buruk bagi ritel usaha kecil pada umumnya. Memang tidak bisa dipungkiri bahwa keberadaan pasar modern dewasa ini menjadi tuntutan dan konsekuensi dari gaya hidup yang berkembang di masyarakat kita. Tidak hanya di kota metropolitan tapi sudah merambah di kota kecil di tanah air. Sangat mudah menjumpai Minimarket, Supermarket, Hypermarket di sekitar tempat tinggal kita. Tempat-tempat tersebut menjanjikan tempat yang nyaman dengan harga yang tidak kalah menariknya. Namun dibalik kesenangan tersebut ternyata membuat peritel kelas menengah dan bawah mengeluh
Strategi Pembinaan Kepemudaan Di Kota Samarinda Suyanto Suyanto
Jurnal Ekonomika: Manajemen, Akuntansi, dan Perbankan Syari'ah Vol. 6 No. 1 (2017): March
Publisher : Economic Faculty, University of Widya Gama Mahakam Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/je.v6i1.40

Abstract

Tujuan penulisan ini adalah untuk mengetahui dan menganalisa permasalahan yang dihadapi Kota Samarinda dalam berkehidupan sosial terkait dengan masalah kepemudaan serta solusi apa yang sebaiknya di lakukan untuk penataannya. Beberapa hal yang dapat di simpulkan dari hasil penelitian yaitu tampak bahwa Pemuda merupakan kelompok sosial masyarakat yang memiliki potensi kuat untuk mempertahankan, meneruskan dan mengembangkan pembangunan di kota Samarinda. Selain itu masih terdapat perbedaan pandangan berkaitan standarisasi umur pemuda dan juga  ada nya tumpang tindih  tugas dan peran antar lembaga dalam pengembangan kepemudaan di Samarinda
PERANCANGAN MODEL PEMBINAAN KEWIRAUSAHAAN TERPADU BAGI MASYARAKAT PENERIMA PROGRAM BANTUAN PEMERINTAH DI KECAMATAN SAMARINDA ILIR Suyanto Suyanto
Jurnal Ekonomika: Manajemen, Akuntansi, dan Perbankan Syari'ah Vol. 4 No. 1 (2015)
Publisher : Economic Faculty, University of Widya Gama Mahakam Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/je.v4i1.214

Abstract

Pengangguran dan bertambahnya angka kemiskinan, merupakan pekerjaan rumah yang harus segera diatasi oleh pemerintah dan masyarakat yang mempunyai kepedulian terhadap permasalahan tersebut. Lembaga pendidikan melalui para dosen dan mahasiswa berupaya membantu pemerintah khususnya dalam mengurangi jumlah pengangguran dan  pengentasan kemiskinan dengan melakukan penelitian terhadap keluarga pra sejahtera/miskin yang berpotensi untuk dapat dilakukan pembinaan dengan pelatihan-pelatihan ketrampilan sesuai dengan bakat masing-masing sebagai bekal untuk berwirausaha.Dengan adanya penelitian dan pembinaan yang dilakukan diharapkan keluarga pra sejahtera  mampu mengorganisir  sumber daya yang dimiliki untuk mendapatkan hasil yang efektif dan efisien, sehingga dapat mensejahterakan kehidupan baik untuk sendiri maupun keluarganya. Disamping itu ,mereka juga diharapkan dapat memahami tentang pasar dan memahami upaya – upaya yang dilakukan untuk menembus pasar. Model pembinaan  kewirausahaan disesuaikan dengan potensi yang dimiliki oleh responden
Metode Break Even Point (BEP) Untuk Menentukan Besarnya SPP Mahasiswa pada Universitas Widya Gama Mahakam Samarinda Suyanto Suyanto; Erni Setyawati
Jurnal Ekonomika: Manajemen, Akuntansi, dan Perbankan Syari'ah Vol. 5 No. 1 (2016)
Publisher : Economic Faculty, University of Widya Gama Mahakam Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/je.v5i1.216

Abstract

Penelitian ini digunakan untuk menyusun perencanaan manajemen khususnya bagian keuangan guna menentukan besarnya SPP per semester per mahasiswa pada tahun akademik berikutnya dengan metode titik impas (break even point). Metode break even point (BEP) erat kaitannya dengan hubungan biaya, volume, pendapatan dan laba yang merupakan teknik untuk menggabungkan, mengkoordinasikan dan menafsirkan data produksi untuk  membantu  manajemen  dalam  mengambil  keputusan.  Untuk dapat menggunakan metode BEP, biaya yang terjadi harus dipisahkan menjadi biaya tetap dan biaya variabel. Biaya tetap adalah biaya yang jumlah totalnya tetap dan bertambah dengan adanya perubahan volume kegiatan. Biaya variabel adalah biaya yang jumlah totalnya berubah sebanding dengan perubahan volume kegiatan. Penelitian ini menggunakan alat analisis Total Approach dan Marginal Approach dengan bantuan work sheet excel for windows. 
ANALISIS DIMENSI KUALITASTERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN HANDPHONE MEREK NOKIAPADA SENTRAL PHONE SAMARINDA Suyanto Suyanto
Jurnal Ekonomika: Manajemen, Akuntansi, dan Perbankan Syari'ah Vol. 6 No. 2 (2017): September
Publisher : Economic Faculty, University of Widya Gama Mahakam Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/je.v6i2.440

Abstract

Berdasarkan pembahasan hasil penelitian dan pengujian hipotesis dengan uji F (uji serentak) diketahui bahwa variabel dimensi kualitas berpengaruh signifikan terhadap variabel keputusan pembelian karena Fhitung > Ftabel (6,278 > 2,143), dengan demikian hipotesis yang diajukan dapat diterima. Berdasarkan perhitungan koefisien determinasi R2 kuatnya pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen adalah sebesar 43,4%. Selanjutnya berdasarkan uji t (uji parsial) diketahui bahwa ada tiga variabel independen yang berpengaruh secara signifikan terhadap variabel dependen yaitu variabel konformansi, daya tahan, dan estetika. 
STRATEGI PEMBINAAN KEPEMUDAAN DI KOTA SAMARINDA Suyanto Suyanto
Jurnal Ekonomika: Manajemen, Akuntansi, dan Perbankan Syari'ah Vol. 7 No. 1 (2018): March
Publisher : Economic Faculty, University of Widya Gama Mahakam Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/je.v7i1.444

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi apa yang diperlukan untuk melakukan pembinaan Kepemudaan di Kota Samarinda. Penelitian ini didasari oleh kompleksitasnya permasalahan  pemuda baik dari sisi positif dan negatifnya serta pentingnya peran pemuda sehingga  diperlukan strategi yang dilakukan secara sistematis untuk meningkatkan peran serta pemuda dalam seluruh aspek kehidupan manusia dan memperhatikan serta melibatkan pemuda ke dalam perencanaan, pelaksanaan, pemantauan dan evaluasi dari seluruh kebijakan dan program di berbagai bidang kehidupan dan pembangunan.Perlu adanya pembinaan dan pengembangan kepemudaan secara terstruktur, terprogram dan berkesinambungan agar tidak lagi terjadi tumpang tindih peran dalam pengembangan kepemudaan.
Faktor yang Mempengaruhi Perilaku Konsumen Terhadap Online Shopping di Samarinda Suyanto Suyanto; Mardiono Mardiono
Jurnal Ekonomika: Manajemen, Akuntansi, dan Perbankan Syari'ah Vol. 7 No. 2 (2018): September
Publisher : Economic Faculty, University of Widya Gama Mahakam Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/je.v7i2.450

Abstract

Terjadi perubahan Perilaku konsumen di kota Samarinda yaitu mulai berubah dari membeli barang langsung dari toko menjadi membeli produk hanya berdasarkan informasi yang cukup tanpa mencoba produk. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku konsumen terhadap belanja online. Faktor-faktor ini adalah risiko keuangan, risiko produk, risiko kenyamanan, risiko non-pengiriman, kebijakan pengembalian, variabel layanan & infrastruktur, norma subyektif, inovasi spesifik domain, dan perilaku belanja online. Populasi dalam penelitian ini adalah masyarakat  samarind yang berbelanja secara online di beberapa situs belanja online. Teknik pengambilan sampel menggunakan non-probabilitas dengan 100 responden. Selanjutnya, data dianalisis dengan menggunakan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Financial Risk merupakan variabel yang dominan  (0,53 ) mempengaruhi perlaku konsumen dalam berbelanja secara online.Berdasarkan penelitian, ada empat variabel  yang signifikan  mempengaruhi perilaku konsumen terhadap belanja online. Saran yang harus dilakukan perusahaan terkait norma subjektif adalah bahwa perusahaan harus mendorong konsumen untuk berbagi pengalaman. Variabel Infrastruktur , perusahaan harus meyakinkan konsumen bahwa sistem tersebut aman karena perusahaan memiliki kerjasama dengan semua perbankan yang ada di Indonesia. Variabel kebijakan pengembalian,  konsumen tidak boleh dibebani  biaya pengiriman tambahan .