Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Jurnal SUBLIMAPSI

Hubungan antara Kontrol Diri dengan Kecanduan Internet pada Remaja Astati, Astati; Hamid, Rimba; Marhan, Citra
Jurnal Sublimapsi Vol 1, No 3 (2020): September
Publisher : Jurusan Psikologi FKIP Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/sublimapsi.v1i3.12766

Abstract

Kecanduan internet dapat diartikan sebagai sindrom yang ditandai oleh individu menghabiskan sejumlah waktu yang sangat banyak dalam menggunakan internet dan tidak mampu mengontrol penggunaannya saat online, Young (dalam Basri, 2014). Hal ini ditandai rasa senang dengan internet, durasi penggunaan internet terus meningkat, menjadi cemas dan bosan ketika harus melalui beberapa hari tanpa internet. Jika pengguna internet yang memiliki kontrol diri yang tinggi mampu mengatur penggunaan internet sehingga tidak tenggelam dalam internet, mampu menggunakan internet sesuai kebutuhan, mampu memadukan aktivitas online dengan aktivitas-aktivitas lain dalam kehidupannya dan tidak memerlukan internet sebagai tempat untuk melarikan diri dari masalah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kontrol diri dengan kecanduan internet pada remaja di SMPN 3 Bau-Bau. Subjek penelitian ini adalah 37 siswa di SMPN 3 Bau-Bau dengan teknik simple random sampling. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif korelasional. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan skala kontrol diri dan skala kecanduan internet. Hasil analisis korelasi Product Moment Pearson menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara kontrol diri dengan kecanduan internet pada remaja  (p=0,003<0,05) dan r = -0,469 yang artinya semakin rendah kontrol diri maka semakin tinggi kemungkinan kecanduan internet.Kata Kunci : Kontrol Diri, Kecanduan Internet
Kontrol Diri Mahasiswa terhadap Kecenderungan Nomophobia Anugrah, Annisa Rahmi; Hamid, Rimba; Pambudhi, Yuliastri Ambar
Jurnal Sublimapsi Vol 3, No 1 (2022): Jurnal Sublimapsi
Publisher : Jurusan Psikologi FKIP Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/sublimapsi.v3i1.17966

Abstract

Nomophobia merupakan gangguan di era modern yang mengacu pada perasaan tidak nyaman atau perasaan cemas yang diakibatkan tidak tersedianya smartphone. Banyaknya fitur dan fungsi dari smartphone ini semakin memudahkan seseorang dalam berkomunikasi. Setiap individu memiliki kemampuan untuk mengatur dan mengendalikan dirinya secara sadar agar menghasilkan perilaku yang sesuai dengan situasi agar dapat menyesuaikan dalam penggunaan smartphone yang disebut dengan kontrol diri. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui apakah terdapat peran kontrol diri terhadap kecenderungan nomophobia dan berapa besar sumbangan efektif kontrol diri tehadap kecenderungan nomophobia pada mahasiswa Jurusan Psikologi Universitas Halu Oleo. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 196 dengan sampel penelitian 45 mahasiswa. Penentuan sampel menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan kriteria tertentu, yaitu memainkan smartphone selama 5 jam dalam sehari, cemas dan khawatir jika tidak menggunakan smartphone, serta mengeluarkan biaya yang cukup besar untuk pembelian kuota. Instrumen penelitian ini menggunakan skala kontrol diri dan skala kecenderungan nomophobia. Jenis penelitian ini yaitu penelitian kuantitatif Ex-Post Facto. Data hasil penelitian menggunakan analisis regresi sederhana. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa terdapat peran kpntrol diri terhadap kecenderungan nomophobia pada mahasiswa dengan sumbangan efektif sebesar 18,20%. Oleh sebab itu, dapat disimpulkan bahwa terdapat peran kontrol diri terhadap kecenderungan nomophobia.
Kemandirian Siswa yang Ibunya Bekerja dan Tidak Bekerja Lapae, Sania Pratiwi; Hamid, Rimba; Pambudhi, Yuliastri Ambar
Jurnal Sublimapsi Vol 3, No 1 (2022): Jurnal Sublimapsi
Publisher : Jurusan Psikologi FKIP Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/sublimapsi.v3i1.21516

Abstract

Ibu yang bekerja memiliki waktu yang lebih terbatas untuk bertemu dengan remaja dibandingkan dengan ibu yang tidak bekerja, hal tersebut dapat berpengaruh terhadap masalah perkembangan remaja, salah satunya adalah kemandirian. Kemandirian adalah suatu sikap individu yang akan diperoleh melalui perkembangan untuk mau terus belajar agar bisa bersikap mandiri dalam menghadapi berbagai situasi yang ada disekitarnya sehingga mampu bertindak sendiri tanpa bantuan orang lain. Salah satu faktor yang mempengaruhi kemandirian adalah status pekerjaan ibu. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui gambaran data kemandirian pada siswa yang ibunya bekerja dan siswa yang ibunya tidak bekerja serta untuk mengetahui perbedaan kemandirian antara siswa yang ibunya bekerja dan tidak bekerja. Jumlah populasi pada penelitian ini sejumlah 289 siswa dengan menggunakan disproportionate stratified random sampling diperoleh jumlah sampel 94 siswa. Pengambilan data dilakukan menggunakan skala kemandirian, dan metode analisis data dengan menggunakan teknik Analisis of Varians (Anova) dengan jenis anova satu arah, diperoleh nilai signifikansi bahwa nilai F hitung sebesar 216 jauh lebih kecil daripada nilai F tabel. Sehingga dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat perbedaan kemandirian antara siswa SMA Negeri 1 Kendari yang ibunya bekerja dan ibu yang tidak bekerja.