Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Pemodelan Sistem Dinamis Pengolahan Sampah Organik di Kelurahan Oesapa Kota Kupang Solo, Anna Apriani Maniuk; Da Costa, Madalena; Manulangga, Oktavina G. LP.
Magnetic: Research Journal of Physics and It’s Application Vol. 4 No. 2 (2024): Magnetic: Research Journal of Physics and It’s Application
Publisher : Program Studi Fisika - Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/magnetic.v4i2.473

Abstract

Kelurahan Oesapa merupakan kelurahan yang masuk dalam kawasan kumuh dengan jumlah penduduk tinggi yang dapat meningkatkan jumlah timbulan sampah organik. Berdasarkan hasil observasi di lapangan, Kelurahan Oesapa tidak memiliki Tempat Pengolahan Sampah (TPS) organik. Oleh sebab itu perlu ada pengolahan sampah organik secara berkelanjutan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui timbulan sampah organik dan mengidentifikasi skema pengolahan sampah organik. Skema pengolahan sampah organik dapat ditentukan dengan menggunakan beberapa skenario pengolahan sampah organik dengan menggunakan metode dinamis. Dalam metodde ini terdapat sub sistem jumlah penduduk dan sub sistem volume sampah organik. Hasil penelitian menunjukan bahwa pada tahun 2033, jumlah penduduk di Kelurahan Oesapa diprediksi sebanyak 34.979 orang dengan jumlah timbulan sampah organik sebesar 16,1953 m3/hari. Pengolahan sampah organik saat ini masih menimbulkan masalah sampah karena terdapat 9,4386m3/hari sampah organik yang belum dikelola dan 6,0672 m3/hari sampah organik yang terangkut ke TPA. Simulasi sistem dinamis menunjukan skenario pengolahan sampah yang pertama merupakan skenario terbaik untuk mengatasi masalah timbulan sampah organik di Kelurahan Oesapa dengan jumlah sampah organik yang terolah dengan sistem komposting sebesar 2,3599 m3/hari dan terdapat 12,5860 m3/hari sampah organik yang dapat diolah pada TPS-3R dengan metode BSF sehingga jumlah sampah yang terangkut ke TPA hanya sebesar 0,7866 m3/hari.
Pengembangan Biji Kelor dan Biji Pepaya (Biokoagulan IKEYA) Pada Pengolahan Limbah Cair Domestik Menggunakan Analisis TOPSIS Manulangga, Oktavina G. LP; Da Costa, Madalena
Al-Ard: Jurnal Teknik Lingkungan Vol. 10 No. 2 (2025): March
Publisher : Department of Environmental engineering, Faculty of Science and Technology, Islamic State University Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29080/alard.v10i2.2275

Abstract

Clean water in Kupang City has decreased in quantity by 30-50% with yellowish water quality and contains 45/100 ml of Collifom and E.coli bacteria that can cause diarrhea, salmonellosis, leptospirosis, hepatitis. One of the causes of the decrease in water quantity and quality is climate change, as well as extreme weather so that the available raw water sources are not sufficient to meet domestic needs, while 80% of clean water use comes from domestic sources. Therefore, it is necessary to utilize domestic wastewater through a coagulation-flocculation process using natural coagulants from Moringa seeds and papaya seeds which function as flocculants, reduce the characteristics of chemical contaminants, stabilize colloidal particles and absorb dissolved organic matter and are safe for human health and the environment. Research on the development of moringa seed and papaya seed biocoagulants needs to be done because they are very effective in reducing the concentration of pollutants and are economical. The research method is through laboratory analysis, TOPSIS analysis and proximate analysis to determine the levels of water, oil and fat, protein to produce pure coagulants. Then optimization of the coagulation-flocculation process with jar tests using TOPSIS analysis to determine the optimum conditions with a coagulant dose of 110 mg/L, a fast stirrer of 200 rpm for 1 minute, a slow stirrer of 60 rpm for 20 minutes, and a settling of 15 minutes with a percentage reduction using Moringa seeds and papaya seeds of 31.25% - 98.81% in TSS, Phosphate, Ammonia, Oil and Fat, Coliform.